Anda di halaman 1dari 2

Otot adalah sebuah jaringan dalam tubuh manusia dan hewan yang berfungsi sebagai alat

gerak aktif yang menggerakkan tulang. Otot diklasifikasikan menjadi tiga jenis yaitu otot lurik,
otot polos dan otot jantung. Otot menyebabkan pergerakan suatu organisme maupun
pergerakan dari organ dalam organisme tersebut.

Kombinasi dari sistem saraf dan otot, bekerja sama untuk memungkinkan
gerakan, dikenal sebagai sistem neuromuskular. Ada banyak penyakit yang
diklasifikasikan sebagai gangguan neuromuskular.

Mengecilnya otot

Penyebab :

Penyakit Poliomielitis :
Tidak menggunakan otot secara cukup.
Kurangnya latihan fisik
Kurang Beraktivitas

nyeri adalah kondisi berupa perasaan tidak menyenangkan bersifat sangat subyektif karena
perasaan nyeri berbeda pada setiap orang dalam hal skala atau tingkatannya, dan hanya
orang tersebutlah yang dapat menjelaskan atau mengevaluasi rasa nyeri yang dialaminya.
(azimul H, A. Aziz, 2009)

Cara nyeri bekerja adalah sebagai berikut:


Nyeri muncul berkaitan erat dengan reseptor dan adanya rangsangan. Reseptor
nyeri adalah nocireceptor, merupakan ujung-ujung saraf sangat bebas yang memiliki
sedikit atau bahkan tidak memiliki myelin yang tersebar pada kulit dan mukosa,
khususnya pada visera, persendian, dinding arteri, hati dan kandung empedu.
Reseptor nyeri dapat memberikan respon akibat adanya stimulasi atau rangsangan.
Stimulasi tersebut dapat berupa zat kimia seperti histamine, bradikinin,
prostaglandin, dan macam-macam asam yang dilepas apabila terdapat kerusakan
pada jaringan akibat kekurangan oksigenasi, stimulasi lain berupa termal, listrik atau
mekanis.
Selanjutnya, stimulus yang diterima oleh reseptor tersebut ditransmisikan berupa
impuls-impuls nyeri ke sumsum tulang belakang oleh 2 jenis serabut yang bermyelin
rapat atau serabut A(delta) dan serabut lamban (serabut C). impuls-impuls yang
ditransmisikan oleh serabut delta A, mempunyai sifat inhibitor yang ditransmisikan ke
serabut C. serabut-serabut afern masuk ke spinal melalui akar dorsal (dorsal root)
serta sinaps pada dorsal horn. Dorsal horn terdiri atas beberapa lapisan atau
laminae yang saling bertautan. Diantara lapisan 2 atau 3 terbentuk substanta
gelatinosa yang merupakan saluran utama impuls.

Kemudian, impuls nyeri menyeberangi sumsum tulang belakang pada interneuron


dan bersambung ke jalur spinal asendens yang paling utama yaitu jalur
spinothalamie tract (STT) atau jalur spinothalamus dan spinoreticular tract (SRT)
yang membawa informasi tentang sifat dan lokasi nyeri. Dari proses transmisi
terdapat 2 jalur mekanisme terjadinya nyeri yaitu
1.

Jalur Opiate

Jalur yang ditandai oleh pertemuan reseptor pada otak yang terdiri atas jalur spinal
desendens dari thalamus yang melalui otak tengah dan medulla ke tanduk dorsal
dari sumsum tulang belakang yang berkonduksi dnegan nocireceptor impuls
supresif.
2. Jalur Nonopiate
Merupakan jalur desenden yang tidak memberikan respons terhadap naloxone yang
kurang banyak diketahui mekanisme

Apa Neuropati Perifer Itu? (penyebab mati rasa)


Neuropati perifer (peripheral neuropathy/PN) adalah penyakit pada saraf perifer. Saraf
tersebut adalah semua saraf selain yang ada di otak dan urat saraf tulang belakang (perifer
berarti jauh dari pusat).
Kurang lebih 30% Odha mengalami PN. Sebagian PN diakibatkan kerusakan pada sumbu
serabut saraf (akson), yang mengirimkan perasaan pada otak. Kadang kala, PN disebabkan
kerusakan pada selubung serabut saraf (mielin). Ini berpengaruh pada isyarat nyeri (sakit)
yang dikirim ke otak.
PN dapat menjadi gangguan ringan atau kelemahan yang melumpuhkan. PN biasanya
dirasakan sebagai kesemutan, pegal, mati rasa atau rasa seperti terbakar pada kaki dan jari
kaki, tetapi juga dapat dialami pada tangan dan jari. Juga dapat dirasa dikitik-kitik, nyeri
tanpa alasan, atau rasa yang tampaknya lebih hebat daripada biasa. Gejala PN dapat
bersifat sementara: kadang sangat sakit, terus tiba-tiba hilang. PN berat dapat mengganggu
waktu berjalan kaki atau berdiri.