Anda di halaman 1dari 8

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS WIJAYA KUSUMA SURABAYA

UJIAN AKHIR SEMESTER (SEMESTER IV/B & D)


TANGGAL : 12 JULI 2013
WAKTU : 50 MENIT
NAMA :
NPM:
TD.TGN:
SAYA TIDAK AKAN BERBUAT CURANG
PILIH SALAH SATU JAWABAN YANG PALING BENAR
1. International Health Regulation (IHR) adalah peraturan Internasional yang dikeluarkan oleh
WHO yang harus ditaati bagi negara yang menerima dan mengikuti termasuk
Indonesia,dengan cara cara sebagai berikut a/l :
a.Mencegah masuknya penyakit non infeksi maupun yang penyakit infeksi kedalam
negeri.
b.Cara cara yang digunakan menjaga sanitasi daerah pelabuhan laut dan udara.
c.Memberantas infestasi tikus serta ecto parasitnya.
d.Menjaga sanitasi dan memberantas infestasi seluruh vector penyakit didaerah
pelabuhan ,daerah lintas batas serta infestasi vector dikapal.
e.Mencegahkeluar penyakit baik yang infeksi maupun yang non infeksi keluar negeri.
2. International Health Regulation (IHR) th 2005 sebagai revisi dari IHR th 1969,hal hal yang
direvisi meliputi :
a.Penyakit penyakit karantina dirubah istilahnya menjadi PHEIC (Public Health
Emergency of Internalational Concern.)
b.Penyakit penyakit yang termasuk dalam IHR 2005 hampir semuanya penyakit virus .
c.Penyakit HIV /AID juga dimasukkan PHEIC.
d.Penyakit Influensa juga merupakan penyakit PHEIC
e.Penyakit morbili ternasuk PHEIC.
3. Kedatangan kapal dari daerah endemis yellow fever memasang bendera Q-Q :
a.Kapal tersebut membawa penderita yang terjangkit yellow fever
b.Kapal tersebut penumpangnya ada yang diduga menderita penyakit yellow fever.
c.Semua anak buah kapal boleh turun sebelum diperiksa oleh dokter pelabuhan
d.Semua anak buah kapal tidak perlu divaksinasi yellow fever
e.Penderita tersebut langsung diobati oleh dokter tanpa diamati lebih lanjut.
4. Sewaktu kepulangan rombongan jemaah haji terdapat seorang yqang menderita
meningitis,maka tindakan yang dilakukan dalam survaillans adalah :
a.Seluruh rombongan jemaah tersebut dilakukan swab pharynxnya untuk menentukan
jenis kumannya.
b.Seluruh jemaah haji diberikan kartu survaillans sehingga bila sampai daerahnya
tempat tinggalnya dapat dilakukan pengobatan serta dapat dipantau apakah ada yang
menderita meningitis.
c.Seluruh jemaah haji dalam rombongan diberikan prophilaksis antibiotika Rimpamycin
600 mg.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

d.Pihak Dinas Kesehatan bersama Puskesmas daerah rombongan tersebut harus


malakukan survaillans para jemaahnya selama dua kali masa inkubasi penyakit
meningitis tersebut.
e.Semua tindakan diatas sesuai dengan peraturan dalam penanggulangan PHEIC
Tentang meningitis yang terjadi sewaktu melakukan kegiatan haji di Saudi Arabia :
a.Penyebabnya adalah virus yang ditularkan nyamuk.
b.Kebanyakan adalah kuman meningococcus strain A.
c.Strain B Meningococcus vaksinnya sangat poten.
d.Penderita yang punya masalah dengan vaksin (pada kehamilan muda) diberikan
prophilaxis anti biotika.
e.Potensi vaksin adalah seumur hidup.
Nyamuk Aedes spp. punya potensi menularkan penyakit penyakit sebagai berikut :
a.Marburg disease.
b.Ebola haemorrhagic fever.
c.SARS.
d.West Nile Fever.
e.Malaria.
Pernyataan dibawah ini tentang Avian Flu (flu burung) :
a.Avian flu tidak berpotensial menjadi pandemic.
b.Mudah bermutasi sehingga perlu dilakukan reformulasi vaksin.
c.Dapat menular melalui gigitan serangga.
d.AH5N1 kurang fatal dibanding dengan AH1N1
e.Kematian akibat flu burung sering disebabkan perdarahan lambung.
Didaerah kepulauan terpencil didaerah Maluku belum pernah ada laporan penyakit
diphteri,didaerah tersebut baru baru ini dilaporkan adanya beberapa kasus diphteri :
a.Adanya kasus penyakit diphteri ini maka daerah tersebut disebut daerah endemis.
b.Kejadian kasus didaerah tersebut dapat dikatakan terjangkit New Emerging
Infectious Disease.
c. Kejadian kasus didaerah tersebut dapat dikatakan terjangkit Remerging Infectious
Disease.
d.Puskesmas daerah tersebut cukupmelapor ke Dinas Kesehatan setempat.
e.Penyakit tersebut cukup ditangani oleh pihak Puskesmas.
Kejadian penyakit SARS yang hamplr menimbulkan Pandemi membuka mata dunia bahwa :
a.Kejadian semua penyakit infeksi baik yang berbahaya maupun yang tidak berbahaya
perlu dilaporkan ke WHO .
b.Hanya penyakit infeksi khusus saja yang perlu dilaporkan ke WHO .
c.Penyakit infeksi yang tidak umum dijumpai,serta tidak dapat diduga penyebarannya
adalah termasuk penyakit yang perlu dilaporkan dalam waktu sesingkat-singkatnya ke
WHO;
d.Penyakit keracunan yang menimbulkan angka kesakitan meningkat serta menimbulkan
kematian bukan merupakan kejadian yang perlu dilaporkan ke WHO.
e.Semua pernyataan yang tersebut diatas benar.
Apa yang saudara ketahui tentang virus HIV :
a.Virus HIV adalah DNA virus.
b.Genome virus HIV dapat berubah dari RNA menjadi DNA serta bergabung
dengan DNA dari host.
c.Dinding sel virus HIV melekat pada CD4+ kemudian merusak sel yang dimasukinya.
d.Untuk mendiagnose penderita HIV cukup tes antibody dengan hanya rapid tes

11.

12.

13.

14.

15.

16.

e.Tes Elisa + dan Western Blot + terhadap HIV belum tentu penderita terkena HIV.
Gejala HIV ditentukan oleh kondisi sebagai berikut kecuali :
a.Jumlah CD4+ cell menurun < 500/mm3.
b.Jumlah CD4+ cell <200/mm3 sering disertai TB military (extra pulmonary TB).
c.Jumlah CD4+ cell < 50 /mm3 dengan cardiomyopathy yang berat polyneuropathy dlsb.
d.Jumlah CD4+ cell nomal tidak mungkin menderita HIV.
e.Guillain Barre Syndrome dapat timbul pada HIV dini.
Apa yang saudara ketahui tentang penyakit Viral Hepatitis A.kecuali :
a.Hepatitis A dapat dicegah dengan pemberian vaksin Hepatitis A
b.Hepatitis A.sering menyebabkan keracunan makanan.
c.Hepatitis A dapat ditularkan melalui suntikan.
d.Hepatitis A dapat menjadi penyakit kronis.
e.Vaksin Hepatitis A tidak dapat mencegah timbulnya Hepatitis E.
Sebut pernmyataan yang salah tentang Hepatitis B infeksi :
a.HB-e Ag merupakan tanda penyakit sedang aktif.
b.Timbulnya HB-e Ab menandakan virus tidak aktif
c. HB-sAb + menandakan bahwa terdapat imunitas atau penyembuhan.
d.HB-sAg carier dapat mendeteksi aktivitas virus (HBV-DNA) diserum.
e.HB-cAb merupakan tanda penyakit sedang aktif.
Apa yang saudara ketahui tentang Hepatitis C infeksi.
a.Penularan HCV dapat melalui fecal oral.
b Spesifik HCV antibody dapat melindungi penderita.
c.Antibodi HCV hanya berguna untuk diagnostic tes.
d.Pencegahan HVC dapat dilakukan dengan vaksinasi.
e.Penyakit HCV adalah self limiting disease.
Beberapa pekerja disebuah peternakan didaerah Sumedang menderita penyakit kulit seperti
bekas gigitan serangga,lesi tersebut semakin melebar kemerahan ada bagian yang
menghitam .Beberapa pekerja dibawa ke Puskesmas setempat dan diberikan perawatan dan
antibiotika dan beberapa hari sudah terlihat sembuh.Ada seorang pekerja yang dibawa
kedukun dan diobati oleh dukun tersebut.Beberapa hari kemudian pekerja pekerja tersebut
timbul gejala panas tinggi disertai mual muntah kemudian pekerja tersebut dibawa kerumah
sakit.Gejala penyakitnya tambah berat disertai tanda tanda radang otak.
a.Pekerja pekerja dari pertenakan tersebut yang menderita lesi dikulit mungkin menderita
penyakit allergi biasa.
b.Kejadian tersebut diatas tidak perlu dicurigai penularan oleh binatang (Zoonosis).
c.Kejadiantersebut diatas kemungkinan besar pekerja pekerja menderita
Cutaneous Antrax
d.Kejadian tersebut diatas bukan merupakan Kejadian Luar Biasa serta tidak perlu
dilaporkan.
e.Pengobatan toxic ,sepsis dan gejala meningitis cukup diberi obat obatan yang
konvensional.
Tentang penyebaran Cutaneous Antrax yang benar adalah :
a.Cutaneous Antrax dapat menyebar keparu paru.
b.Cutaneous Antax dapat menjadi Gastro Intestinal Antrax
c.Cutaneous Antrax dapat self limiting disease.
d.Cutaneous Antrax bukan penyakit yang perlu dilaporkan
e.Cutaneous Antrax dapat menyebabkan komplikasi septic shock.

17. Sepuluh orang bersama sama makan siang,makanan tersebut berupa kentang yang dimasak
dalam almunium foil yang sudah lama dingin dan tidak dipanasi lagi.Tiga orang diantaranya
menderita muntah muntah dan diare,seorang bahkan ada yang menderita kelumpuhan
saraf.Penderta segera dibawa ke Rumah Sakit untuk dirawat secara intensif akan tetapi
mennggal karena respiratory failure.
a.Kejadian tersebut adalah keracunan makanan diduga karena toxin kuman
Staphylococcus aureus.
b.Kejadian tersebutadalah keracunan makanan yang disebabkan kuman Vibrio
Parahaemoliticus.
c.Kejadian tersebut diduga keracunan toxin Clostirium Botulisme.
d.Kejadian tersebut dapat disebablan kuman Samonella.
e.Kejadian tersebut katrena keracunan kuman Campyllobacter.
18. Cara pengobatan penderita tersebut diatas antara lain :
a.Diberi laxansia, infus dan antibiotika..
b.Diberikan anti muntah,antibiotika dan infus cairan.
c.Diberikan antitoxin,infus cairan dan terapi intensif lainnya.
d.Menunggu hasil laboratorium dahulu baru melakukan pengobatan yang spesifik/
e.Menunggu hasil laboratorium untuk menentukan pengobatan yang spesifik
sambil melakukan pengobatan intensif.
19. Seorang anak 3 th dibawa oleh orang tuanya ke Puskesmas.dengan gejala panas ,batuk pilek
ringan dan oleh dokter yang bertugas diberi obat flu dan kemudian pulang.Dua hari kemudian
anak tersebut dibawa kembali ke Puskesmas karena tidak ada perubahan bahkan anak tersebut
kelihatan lebih sakit.Pada pemeriksaan anak tersebut lehernya tampak membengkak seperti
leher sapi (bullneck).Pada pemeriksaan daerah pharynxnya terlihat membrane berwarna putih
agak kotor di daerah pallatum, pernyataan yang benar dibawah ini adalah :
a.Penderita diduga menderita radang tenggorokan biasa.
b.Penderita mungkin menderita penyakit Pertusis.
c.Penderita mungkin menderita Influenza.
d.Penderita mungkin menderita penyakit Diphteriae.
e.Penderita mungkin menderita penyakit Tyhoid Fever.
20. Dalam tindakan survaillans kerumah penderitakeluarga perlu dilakukan :
a.Pemeriksaan swab tenggorokan anggota keluarga yang serumah dengan penderita
tidak perludilakukan.
b.Bila ditemukan Carrier penyakit tersebut diatas pada anggota keluarga perlu diberikan
vaksinasi kotipa.
c.Carrier penyakit tersebut diatas diberi antibiotika hingga pada hasil biakan swab
ulangan negatif.
d.Bagianggota keluarga yang bukan carrier tidak perlu diberikan vaksinasi.
e.Semua pernyataan tersebut dapat dibenarkan.
21. Daerah Papua Barat adalah daerah endemis Malaria,untuk mencegah tertularnya penyakit
malaria pada ibu hamil yang akan berpergian kedaerah tersebut adalah :
a.Dianjurkan minum obat chloroquin bagi ibu yang hamil.
b.Dianjurkan minum obat doxycycline bagi orang hamil.
c.Dianjurkan minum obat proguanil untuk ibu hamil karena efek samping obat tersebut
sangat rendah.
d.Sebaiknya bepergian ke daerah tersebut ditunda dahulu bagi ibu hamil sampai
melahirkan.

22.

23.

24.

25.

26.

e.Sebaiknya ibu hamil dilakukan vaksinasi terhadap malaria dahulu sebelum


bepergian kedaerah Papua.
Program Pemerintah untuk mencegah penularan lymphatik Filariasis adalah :
a.Pemberantasan nyamuk Aedes spp.
b.Diethyl Carbamacin Citrat dengan kombinasi albendazol merupakan drug of choice
untuk pengobatan masal.
c.Pemberian obat tidak perlu diberikan pada orang yang tinggal serumah dengan penderita
filariasis.
d.Penderita filariasis perlu diisolasi supaya tidak menular.
e.Bila ada lymphadenitis maka perlu dilakukan tindakan operatif.
Pengobatan sesudah digigit anjing gila (post-exposure treatment) adalah :
a.Luka dibersihkan diberi antibiotika dan divaksinasi anti rabies.
b.Bila luka cukup dalam,luka hanya dibersihkan dengan antiseptic serta diberi antibiotika.
c.Bila luka cukup berat,setelah supportive treatment harus diberi immunoglobulin dan
vaksinasi 1 x saja.
d.Bila luka cukup berat,setelah supportive treatment harus diberi immunoglobulin dan
vaksinasi 5 x / 1 bulan..
e.Tindakan tersebut diatas tidak dibenarkan.
Didaerah ditemukan beberapa anak menderita meningitis daerah tersebut dinyatakan KLB
meningitis.Anak anak tersebut dibawa dan dirawat dirumah sakit kabupaten,hasil
pemeriksaan CSF (cerebro spnal fluid) leukosit normal hasil laboratorium darah lainnya
normal.
a.Kelainan tersebut kemungkinan karena kuman meningococcus.
b.Kemungkinan karena virus influenza.
c.Kemungkinan karena tetanus.
d.Kemungkinan virus Japanese Enchepalitis
e.Kemungkinan karena virus Parotitis Epidemica
Di desa Balong panggang Kabupaten Gresik rata-rata remaja wanita usia 12 sampai 17 tahun
memiliki tinggi badan 150 cm sedangkan remaja laki-laki dengan usia 12 sampai 17 tahun
memiliki tinggi rata-rata 160 cm. Kepala puskesmas setempat ingin mengetahui apakah
penyebab remaja di desa tersebut memiliki tinggi badan yang relatif rendah, dengan cara
mencari hubungan asupan gizi terhadap pola pertumbuhan pada bayi dan balita di desa
Balong panggang. Jenis penelitian apa yang cocok dengan kasus tersebut jika kepala
puskesmas ingin mengetahui hasilnya dengan cepat dan tepat agar dapat memperbaiki pola
asupan gizi pada bayi dan balita di desa tersebut?
a. Case control
b. Cross Sectional
c. Ecological study
d. Cohort
e. RCT
Seorang Dokter Rumah Sakit mengevaluasi dari pasiennya yang menderita
Kanker paru dan hubungannya dengan Perokok ,maka dilakukan penelitian
dengan mengikuti perkembangan pasien yang mempunyai kebiasaan merokok
selama 5 tahun. Diantara desain penelitian dibawah ini, desain mana yang paling cocok
digunakan?
a. Penelitian Case-control
b. Penelitian Cross-sectional
c. Penelitian Ecological study
d. Penelitian Randomised controlled trial
e. Penelitian Cohort

27. Faktor resiko non karsinogen yang dapat menyebabkan kanker antara lain adalah perbedaan
jenis kelamin, dibawah ini merupakan data epidemiologi faktor resiko perbedan sex yang
tepat sebagai penyebab kanker :
a. Ca payudara wanita sama dengan laki-laki
b. Ca kulit wanita lebih sedikit daripada laki-laki
c. Ca paru wanita lebih banyak daripada laki-laki
d. Ca nasopharynx laki lebih sedikit dari wanita
e. Leukimia laki-laki sama dengan wanita
28.PT.Dj Industri bergerak dibidang produksi pipa paralon dan asbes memiliki sekitar 1578
karyawan yang bekerja dibagian penyusunan partikel bahan jadi. Dari laporan rutin dokter
perusahaan tercatat adanya peningkatan prevalensi Ca Paru dikalangan karyawan, bila ditinjau
dari faktor resiko pekerjaan hal apakah yang menjadi penyebab Ca paru tersebut?
a. Hygienitas perusahaan
b. Tingginya beban kerja karyawan
c. Bahan kimia industri
d. Penggunaan obat-obatan pribadi
e. Polusi udara
29. Dalam program surveilans perusahaan AX dilakukan upaya pemeriksaan darah rutin dan
vital sign yang bekerjasama dengan laboratorium. Hasil pemeriksaan akan dijadikan acuan
perusahaan menentukan tindakan preventif terhadap karyawan bila terdapat suatu keadaan
kurang sehat, menurut five level of prevention upaya tersebut termasuk dalam :
a. Health promotion
b. Specific protection
c. Early diagnosa and prompt treament
d. Disability limitation
e. Rehabilitation
30. Selama tahun 2012, data Puskesmas Dukuh Pakis jumlah kasus baru diabetes dilaporkan
sebanyak 100 orang, sedangkan menurut data selama tahun 2010 -2012 total kasus diabetes
sebanyak 400 kasus. Menurut data kepundudukan, jumlah penduduk di wilayah Dukuh Pakis
adalah 4.000 jiwa. Hitunglah angka prevalensi penyakit diabetes di Kecamatan Dukuh Pakis
selama tahun 2012.
a. 10%
b. 15%
c. 20%
d. 25%
e. 30%
27. Ratusan peserta seminar yang diselenggarakan di FK di Surabaya keracunan usai mengkonsumsi
makanan (catering) pada saat pelaksanaan seminar. Setelah itu dilakukan surveilans
Epidemiologi Keracunan pangan di tempat pelaksanaan seminar. Sejumlah peserta yang hadir
sebanyak 200 peserta termasuk panitia seminar. Sebanyak 125 org mengalami keracunan,75
diantaranya makan catering dan 50 diantaranya tidak makan.Peserta yang makan catering
sebanyak 100 orang. Berapa resiko sakit pada peserta seminar yang makan nasi kotak
dibandingkan peserta yang tidak makan nasi kotak (RR) ?
a. 1,50
b. 3
c. 1,82
d. 1,37
e. 1,38

28. Jumlah penduduk di desa bunga pada tahun 2009 sebanyak 500 jiwa. Jumlah penyakit baru dan
lama TB paru pada tahun 2008 sampai dengan tahun 2009 sebanyak 15 orang. Dari jumlah
tersebut 5 orang menderita TB paru sejak tahun 2008, dan 10 orang penderita penyakit TB paru
pada tahun 2009. Maka prevalensi pada tahun 2009 adalah?
a. 3
b. 4
c. 5
d. 6
e. 7
29. Pada bulan Mei 2012 dilakukan penelitian melibatkan 150 pria di Gunung Sari untuk mengetahui
hubungan kebiasaan merokok dengan resiko impotensi. Sebanyak 75 respondens mengalami
impotensi dengan kebiasaan merokok 50 orang.Yang tidak mengalami impotensi sebanyak 75
orang dengan kebiasaan merokok 10 orang. Berapakah besarnya relative risk terjadinya
impotensi terhadap kebiasaan merokok ?
a. 3,01
b. 3,06
c. 13
d. 0,31
e. 5,15
30. Pada bulan Januari 2005, Kota Palu dilanda Banjir. Ratusan warga sangat krisis akan bahan pahan
dan stok air bersih. Penyakit pun mulai berdatangan, ditemukan 400 orang terkena diare, dari total
populasi 600 orang. Kemudian, pada bulan Desember 2005 Kota Palu dilanda banjir lagi secara
tiba-tiba dan 300 orang terjangkit penyakit diare.Berapakah angka insiden diare bulan desember?
a. 0,5
b. 0,2
c. 1,2
d. 1,5
e. 0,33
31. Seorang pasien perempuan usia 25 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan diare lebih dari 10
kali sejak pagi tadi, konsistensi cair, tidak ada ampas, tidak berbusa dan tidak ada lendir dan
darah sudah diberi obat antidiare 2 tablet namun tidak berkurang. Dokter jaga UGD memberikan
terapi infus dan obat injeksi.3 hari kemudian suhu tubuh pasien meningkat,keluhan nyeri pada
tangan(tempat pemasangan infus).kejadian tersebut termasuk dalam bidang apakah?
a. Healthcare-associated Infection
b. Prosedur Invasif
c. Near miss
d. Error case
e. Kesalahan terapi
32. Seorang laki-laki usia 32 tahun datang ke UGD. Setelah dilakukan pemeriksaan diagnosa terhadap
pasien adalah abses perineal. Dokter melakukan konsul dan diputuskan spesialis bedah perlu
tindakan operasi. Post operasi dokter memberikan obat jalan anti nyeri dan antibiotik. 1 minggu
setelah operasi pasien datang dengan keluhan nyeri masih hebat dan pada luka terdapat nanah
dan radang. Pasien membatasi makanan (hanya makan nasi dan tahu/tempe) dan tidak berani
membersihkan luka. Kejadian tersebut dapat dicegah apabila dilakukan langkah preventif
terhadap bidang prosedur invasif yang mana?
a. Kurangnya pengendalian dan pencegahan HAI
b. Penanganan pasien tidak memadai
c. Kurang KIE sebelum, selama, dan sesudah tindakan

d. Protocol time out pada titik-titik penting pre, durante dan post operasi
e. Penggunaan dan pembuangan alat tajam secara aman