Anda di halaman 1dari 3

a.

Man
Kader adalah seorang tenaga sukarela yang direkrut dari, oleh dan untuk
masyarakat, yang bertugas membantu kelancaran pelayanan kesehatan. Keberadaan kader
sering dikaitkan dengan pelayanan rutin di posyandu. Padahal ada beberapa macam kader
bisa dibentuk sesuai dengan keperluan menggerakkan partisipasi masyarakat atau
sasarannya dalam program pelayanan kesehatan tetapi kader posyandu lansia belum
terbentuk, oleh karena itu direncanakan akan di lakukan perekrutan saat ada perkumpulan
PKK dengan cara suka rela akan tetapi jika tidak ada yang suka rela menawarkan diri maka
akan di tunjuk orang sebanyak sekitar 12 orang secara acak oleh PJ pokja.

b. Money
Dana sangat diperlukan untuk membentuk dan mengembangkan posyandu lansia
serta untuk menjalankan posyandu lansia. Sumber pendanaan di RW 3 adalah dari iuran
warga per bulan sebanyak Rp.100.000 dan juga dari sumbangan suka rela dari warga
setempat.
c. Market
Menurut wawancara yang di lakukan kepada ketua RW 3 di dapatkan jumlah lansia
sebanyak kurang lebih 50 orang dengan menggunakan rumus slovin didapatkan sample
sebanyak 45 orang dengan demikian jumlah warga yang akan di berikan quisoner untuk
mengetahuai keadaan umum warga yaitu sebanyak 45 orang yang di pilih secara acak.
Promosi kepada lansia untuk datang ke posyandu lansia dapat di lakukan dengan
membuat pengumuman pada saat perkumpulan PKK, pada saat pengajian, pada saat
tahlilan dll serta dapat pula secara langsung mengajak lansia untuk datang ke posyandu
lansia tersebut.
d. Method
Posyandu lansia / kelompok usia lanjut adalah merupakan suatu bentuk pelayanan
kesehatan bersumber daya masyarakat atau /UKBM yang dibentuk oleh masyarakat
berdasarkan inisiatif dan kebutuhan itu sendiri khususnya pada penduduk usia lanjut.
Pengertian usia lanjut adalah mereka yang telah berusia 60 tahun keatas.
Pelaksanaan kegiatan dengan menggunakan sistem 5 meja yaitu:
1.

Meja 1: Pendaftaran

Mendaftarkan lansia, kemudian kader mencatat lansia tersebut. Lansia yang sudah
terdaftar di buku register langsung menuju meja selanjutnya. Para kader akan di ajari cara
melakukan pengisian buku register
2.

Meja 2: Kader melakukan pengukuran tinggi badan, berat badan, dan tekanan darah

3.

Meja 3: Pencatatan (Pengisian Kartu Menuju Sehat)


Kader melakukan pencatatan di KMS lansia meliputi : Indeks Massa Tubuh, tekanan darah,
berat badan, tinggi badan.

4.

Meja 4: Penyuluhan
Penyuluhan kesehatan perorangan berdasarkan KMS dan pemberian makanan tambahan.

5.

Meja 5: Pelayanan medis


Pelayanan oleh tenaga professional yaitu petugas dari Puskesmas/kesehatan meliputi
kegiatan : pemeriksaan dan pengobatan ringan.

Tugas-Tugas Kader Pada Pelaksanaan Posyandu Lansia


1)

Tugas-tugas kader Posyandu pada H - atau pada saat persiapa hari Posyandu, meliputi :

a)

Menyiapkan alat dan bahan : timbangan, tensimeter, stetoskop, KMS, alat peraga, obatobatan yang dibutuhkan, bahan/materi penyuluhan dan lain-lain.

b) Mengundang dan menggerakkan masyarakat, yaitu memberi tahu para lansia untuk datang
ke Posyandu, serta melakukan pendekatan tokoh yang bisa membantu memotivasi
masyarakat (lansia) untuk datang ke Posyandu
c)

Menghubungi kelompok kerja (Pokja) Posyandu yaitu menyampaikan rencana kegiatan


kepada kantor desa dan meminta memastikan apakah petugas sector bisa hadir pada hari
buka Posyandu.

d) Melaksanakan pembagian tugas : menentukan pembagian tugas diantara kader Posyandu


baik untuk persiapan untuk pelaksanaan
c.
1)

Organisasi Kader Lansia


Pemeriksaan kesehatan secara berkala : pendataan, screening, px kesh (gizi, jiwa, lab),
pengobatan sederhana, pemberian suplemen vitamin, PMT

2)

Peningkatan olahraga

3)

Pengembangan ketrampilan :kesenian, bina usaha

4)

Bimbingan pendalaman agama

5)

Pengelolaan dana sehat

6) Pendanaan Kadar Lansia

e. Material
Sarana dan prasarana pendukung yang diperlukan dalam kegiatan posyandu lansia
ini

yaitu

Meja,

timbangan,

alat

tulis,

pengukur

tinggi

badan,

Stetoschope,

Sphygmomanometer, KMS , Obat-obatan Sederhana. Sementara alat untuk posyandu


hanya tersedia 1 buah tensi digital sedangkan yang lain belum tersedia. Untuk itu kader
perlu bekerja sama dengan puskesmas untuk menyiapkan alat-alat tersebut karena tanpa
alat-alat tersebut posyandu lansia tidak dapat berjalan.