Anda di halaman 1dari 6

Aplikasi Motor Induksi :

1. Salah satu aplikasi motor induksi pada industri gula adalah pada
mesin sentrifugal yang digunakan pada proses sentrifugasi. Mesin
sentrifugal merupakan motor induksi sebagai penggerak untuk
memutar chamber mesin sentrifugal yang berisi massacuite yang
akan diolah.
2. Motor induksi satu phasa merupakan motor yang disuplai oleh
sumber tegangan ac satu phasa. Motor ini paling banyak digunakan
dalam kebutuhan rumah tangga, misalnya kipas angin , mesin cuci,
pengering pakaian, pendingin, mixer, vacum cleaner, mesin
photocopy, peralatan pertanian, pompa air.

Mesin Cuci
Mesin cuci digerakkan oleh motor induksi satu fasa. Motor
ini dapat bergerak dua arah untuk mengucek pakaian saat dicuci.
Motor dihubungkan ke bak cuci atau agitator dengan belt dan roda
pemutar.
Kipas Angin
Kipas angin di rumah tangga sumber listriknya arus AC 1
fasa motor listriknya induksi 1 fasa rotor sangkar.
3. Motor induksi tiga fasa yang digunakan pada industri biasanya
sebagai pendukung dari mesin-mesin produksi, yakni sebagai kipas
pendingin, conveyor, mesin pengaduk, pompa, kompresor, jaringan
listrik, dan grinder.
Generator Induksi
Motor induksi dapat bekerja sebagai generator induksi dengan cara
memutar rotor pada kecepatan di atas kecepatan medan putarnya.
Aplikasi Generator Induksi :
1. Aplikasi Generator Induksi pada Pembangkit Listrik Tenaga
Angin

Generator induksi sering dipasang guna mencukupi suplai


daya tambahan untuk beban di daerah terpencil dimana layanan
saluran transmisinya terbatas. Penggunaan generator induksi
pada sistem pembangkit tenaga angin dimana mesin atau kincir
angin yang memutar generator tidak mengharuskan pada
kecepatan sinkronnya.
2. Aplikasi Generator Induksi pada Pembangkit Listrik Tenaga
Mikrohidro (PLTMH)
Untuk pembangkit listrik berskala kecil seperti PLTMH,
penggunaan motor induksi sebagai generator sangatlah tepat.
Motor induksi sebagai generator merupakan motor induksi
yang dioperasikan sebagai generator. Digunakan motor induksi
dikarenakan harganya yang murah dan mudah perawatannya,
serta banyak tersedia di pasaran.

Aplikasi Motor Induksi pada Alat Parutan Kelapa


Pada zaman modern dan pesatnya pertumbuhan ekonomi di negara kita
mendorong setiap orang untuk bekerja atau menyelesaikan suatu pekerjaan secara
cepat, praktis dan ekonomis termasuk dalam kebutuhan bahan makanan seperti
kelapa untuk dijadikan santan. Salah satu bentuk aplikasi motor induksi untuk
keperluan rumah tangga adalah parutan kelapa. Pada zaman dulu kita memarut
kelapa dengan menggunakan suatu lempeng besi bundar yang pada sebagian
sisinya dibuat bergerigi. Berdasarkan prinsip kerja alat ini kemudian dirancang
alat yang dapat memudahkan kita dalam memarut kelapa. Pada alat ini digunakan
suatu motor induksi dimana salah satu ujung poros rotornya dipasang suatu alat
parut yang bentuknya bulat lonjong menyerupai telur yang pada permukaannya
dipasang besi yang bergerigi.

Gambar 1: Penampang Alat Parutan Kelapa

Adapun alat parutan kelapa yang akan dibahas pada tugas ini adalah merk
YOKOHAMA dengan spesifikasi sebagai berikut:

Merk

: Yokohama

No. Seri

: IP44/INS. CL B

Kekuatan

: HP

Tegangan

: 220 V AC

Arus

: 1,9 A

Kecepatan putar rotor

: 2800 rpm

Buatan

: Cina

Gambar 2: Name Plate Alat Parutan Kelapa

Berdasarkan data yang tertera pada name plate ini dapat kita hitung daya yang
digunakan motor sebagai berikut:
S = V.I

S = 220 V x 1,9 A
S = 418 VA
Seperti yang telah dipelajari bahwa permasalahan utama pada motor induksi
satu fasa adalah torka awalnya (Tstart) adalah nol. Untuk mengatasi permasalahan
itu pada alat ini digunakan motor induksi jenis Capacitor Running. Pada motor
induksi satu fasa jenis ini memiliki dua belitan pada statornya, yaitu belitan
utama dan belitan tambahan. Pada belitan tambahan dipasang suatu kapasitor dan
dibuat memiliki reaktansi induktif yang kecil sehingga pengaruh reaktansi
kapasitif oleh kapasitor pada belitan lebih besar daripada reaktansi induktif yang
dihasilkan belitan sehingga pada belitan tambahan akan memiliki fasa yang
tertinggal 180 dari belitan utama sehingga motor seolah-olah bekerja pada listrik
dua fasa, dan besar torka awal motor tidak lagi bernilai nol namun ditentukan oleh
besar kapasitas kapasitor yang digunakan. Berdasarkan jenis motor yang
digunakan dan data yang tertera pada name plate motor dapat dihitung kecepatan
medan putar dan slip motor:

Kecepatan medan putar:


ns

120 f
p

ns

120 50
2

ns = 3000 rpm

Slip:
s

(n s nr )
ns

(3000 2800)
3000

s = 0.067

I1

Ia
Iu

V1

Capacitor runing

Gambar 3: Rangkaian Ekivalen Motor Induksi 1 Fasa jenis Capacitor Running

Pada alat ini kapasitor yang digunakan memiliki kapasitas 8 F 5 %.

Gambar 4: Kapasitor Running pada Motor

TUGAS
Mesin-mesin Listrik
Aplikasi Motor Induksi

Oleh:
Yusep
1310912050

JURUSAN TEKNIK MESIN


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS ANDALAS
PADANG
2014