Anda di halaman 1dari 10

PANDUAN PENYELENGGARAAN

SEMINAR NASIONAL

PASCASARJANA STIAMI
Jakarta, 8 Juni 2013

BAB I
PENDAHULUAN
1. Gambaran Umum
Setiap kebijakan publik seyogyanya berorientasi pada kepentingan publik
atau kepentingan masyarakat, tetapi pada keyantaannya tidak

demikin.

Produk kebijakan publik yang baik atau yang pro publik harus memenuhi
instrument-instrumen penunjang dan disusun secara sistematis melalui
tahapan-tahapan yang diipublikasi secara transparan. Kebijakan publik
yang pro publik memiliki kriteria pelibatan publik baiak secara langsung
maupun tidak langsung dalam setiap tahapan penyususnan, harus realitis,
jelas tolok ukur keberhasilan, jelas taraget atau sasaran, jelas dasar
hukumnya,

dan

antar

keijakan

tidak

terjadi

tumpang

tindih

atau

bertentangan. Kebijakan publik dewasa ini diharapkan berfokus pada


pelayanana publik, sebagai pengimbang atas pajak yang dibayarkan oleh
masyarakat kepada pemerintah.
Mencermati berbagai kebijakan publik yang dilaksanakan baik oleh
pemerintah

pusat

maopun

daerah,

maka

terlihat

fenomena

yang

menggambarkan masih banyaknya kebijakan yang bertentangan dengan


kepentingan masyarakat atau kebijakan itu tidak untuk kepentingan publik
atau masyarakat umum. Sebagai contoh, terdapat kejadian di beberapa
kota dan kabupaten di Indonesia, seperti

kegiatan penggusuran besar-

besaran sektor informal dan pedagang kaki lima dengan alasan


mengganggu ketertiban, kenyamanan serta

demi untuk kepentingan

umum. Padahal, sebahagian besar publik merupakan penduduk miskin

yang butuh lapangan pekerjaan; Contoh lain adalah mengenai alokasi


APBN/APBD yang porsi terbesarnya justru untuk belanja aparatur Negara
dan bukan untuk belanja kepentingan publik. Padahal APBN/APBD
disyahkan disetujui oleh publik dalam hal ini lewat wakilnya di DPR/DPRD.
Contoh lain yang menggambarkan bhwa kebijakan publik itu tidak berbasis
kepentingan publik, yang saat ini sedang ramai dibicarakan, antara lain
kebijakan yang tidak dapat mengontrol kenaikan harga komoditi kebutuhan
pokok, Kebijakan subsidi BBM, dan lain-lain. Kebijakan tersebut, umumnya
tidak berorientasi pada kepentingan masyarakat, bahkan cenderung
berdampak pada munculnya berbagai persoalan baru yang harus dihadapi
oleh masyarakat dan bahkan oleh pemerintah pusat dan daerah serta
DPR/DPRD.
Pascsarjana STIAMI sebagai institusi pendidikan Strata Dua
khusus

mengembangkan

prpgram

studi

Ilmu

Administrasi

yang
dengan

konsentrasi : Administrasi publik; Administrasi Pemerintahan daerah;


Manajemen

dan

Kebijakan

Publik,

terpanggil

untuk

membahas

permasalahan tersebut dalam Seminar Nasional tentang Kebijakan Publik


Berbasis Kepentingan Publik untuk Indonesia yang Adil dan Sejahtera.
Seminar

ini

dirancang

dan

dilaksanakan

dengan

harapan

dapat

memberikan rekomendasi/masukan kepada pemerintah pusat/daerah dan


DPR/DPRD

tentang

bagaimana mendesain/memformulasikan dan

mengimplementasikan kebijakan publik yang benar-benar pro publik atau


berbasis kepentingan masyarakat.

2. Maksud dan Tujuan


Buku ini dimaksudkan sebagai pedoman dalam penyelanggaran seminar
Nasional tentang : Kebijakan Publik berbasis kepentingan Masyarakat
untuk Indonesia yang adil dan sejahtera. Dengan tujuan agar pelaksanaan
seminar Nasional dapat berjalan dengan tertib, aman dan lancar.

3. Ruang Lingkup dan Tata Urut.


Ruang lingkup seminar nasional ini membahas : berbagai alasan Idiologis,
sosilogis dan ekonomis mengapa kebijakan publik diperlukan; Instrumeninstrumen apa yang secara tepat dan benar dapat digunakan dalam proses
perumusan dan inmplementasi kebijakan publik; tahapan dan syarat-syarat
agar kebijakan publik dapat dilaksanakan dengan baiak, dan masalahmadalah laian yang terkaiat dan relevan. Adapaun tata urutan buku
pedomen ini adalah sbb. :
a. Bab I Pendahuluan
b. Bab II Kedudukan Seminar Nasional
c. Bab III Tata Tertib Seminar Nasional
d. Bab IV Penutup

BAB II
KEDUDUKAN SEMINAR NASIONAL

1. Kedudukan Seminar
Nasional dalam prespektif akademik di Pascasarjana STIAMI ,
merupakan

bahagian yang tidak terpisahkan dari proses akademik,

memiliki bobot 1 SKS, dan wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa


Pascasarjana STIAMI. Konsekuensinya adalah sertifikat seminar
nasional yang dilaksanakan oleh Pascasarjana STIAMI menjadi salah
satu syarat untuk mengajukan proposal tugas akhir/Thesis.
2.

Persiapan Seminar Nasional.


Guna mendukung Seminar Nasional dimaksud, dipersiapkan :
a. Kegiatan Seminar Nasional akan dilaksanakan pada hari Sabtu
tanggal 8 Juni 2013, jam 09.00 WIB sampai dengan selesai
b. Jadwal seminar Nasional (terlampir).
c. Seminar Nasional akan dibuka oleh Seorang Tokoh Nasional dengan
menghadirkan

beberapa

Narasumber

dan

Pembicara

serta

Penanggap dengan latar belakang dengan disiplin ilmu yang relevan.


d. Peserta Seminar Nasional terdiri dari Mahasiswa, Dosen Praktisi,
Media Masa, Parpol dan kalangan Birokasi, LSM dari dalam dan
atau luar negeri.

3. Tema :

Kebijakan Publik Berbasis kepentingan Publik Untuk Indonesia yang


Adil dan Sejahtera.

4. Pelaksanaan Seminar Nasional


a. Metode Seminar Nasional dilaksanakan melalui :
1) Moderator memberikan penjelasan tentang tema, arah dan
metode seminar.
2) Narasumber secara bergilir memaparkan tema dan atau sub
tema seminar.
3) Diskusi dan Tanya Jawab.
4) Penyusunan Draf dan Rangkuman Hasil Seminar Nasional,
sebagai bahan laporan.
5) Peserta mahasiswa wajib membuat rangkuman seminar, dan
diserahkan kepada Ketua Program studi .
6) Mahasiswa mendapatkan sertifikat seminar.
b. Tempat dan Waktu Seminar Nasional dilaksanakan pada :
Hari / Tanggal

: Sabtu / 8 Juni 2013

Tempat

: Gedung Nusantara V Kompleks DPR/MPR RI

Waktu

: 08.00 s.d Selesai

BAB III
TATA TERTIB SEMINAR NASIONAL

1. Pakaian Peserta
Selama berlangsungnya acara Seminar Nasional, pakaian yang digunakan
ditentukan sebagai berikut :
a. Mahasiswa

: Jaket Almamater Pascasarjana STIAMI

b. PNS

: Seragam Instan masing-masing

c. Umum

: Batik lengan panjang

2. Tanda Peserta.
Selama berlangsungnya Seminar Nasional, peserta wajib mengenakan
tanda peserta yang telah dibagikan oleh panitia.

3. Ketentuan Dalam Ruangan.


Peserta wajib :
a. Mengisi daftar hadir sebelum memasuki ruangan dan wajib mengikuti
acara Seminar Nasional sesuai jadwal.
b. Selambat lambatnya 15 menit sebelum acara Seminar Nasional dimulai,
para peserta telah menempati tempat duduk masing-masing
c. Tidak merokok di dalam ruangan Seminar Nasional
d. Peserta wajib mematikan Hand Phone atau di silenced

4. Pelayanan Peserta
a. Konsumsi. Disediakan snack atau minuman pagi dan makan siang di
tempat yang telah ditentukan.
b. Parkir. Parkir kendaraan selama Seminar Nasional disediakan tempat
parkir di halaman Lemhanas RI.
c. Posko

untuk

menghubungi

pelayanan
Posko

administrasi

Pelayanan

Seminar

Nasional

Penyelenggaraan

dapat

Seminar

di

Sektetariat Gedung Nusantara V Kompleks DPR/MPR RI

5. PENGUNDURAN DIRI
Bagi peserta yang tidak dapat melanjutkan acara Seminar Nasional karena
suatu hal, agar memberitahukan panitia, melalui Telp. 021.4228869

BAB IV
PENUTUP

Hal-hal yang belum tercantum pada buku panduan ini, dapat dikoordinasikan
dengan panitia penyelenggara sehingga seluruh kegiatan Seminar Nasional
dapat diselesaikan sesuai dengan sasaran program yang telah ditetapkan.

Hormat Kami
Ketua Pelaksana

No.

Pukul (WIB)

Satuan Acara

1.

06.30 08.00

Registrasi dan Coffe Break

2.

08.00 08.10

Menyayikan lagu Indonesia Raya


Pembacaan Ayat Suci Al-QURAN oleh Ust. M.
Quraisy

3.

08.10 08.20

Sambutan Ketua STIAMI


(Prof. Dr. Ir. Wahyuddin Latunreng, MM)

4.

08.20 08.35

Opening Speech oleh Ketua Pembina Yayasan


ILOMATA
(Dr. M. Syahrial Yusuf, MM, MBA)

5.

08.35 08.55

Keynote Speaker oleh Ketua Umum Partai


Hanura
(Jendral TNI (Purn) H. Wiranto, SH)

6.

08.55 09.00

Penyerahan Cinderamata

7.

09.00 11.45

Seminar Oleh :
1. Dr. Riant Nugroho
(Direktur Eksekutif Institute for Policy Reform)
2. Dr. Winantuningtyas Titi Swasanany, M.Si
(Sekretaris Jenderal DPR/MPR RI)
3. Erik Satryawardhana, SE
(Anggota DPR/MPR RI)
Moderator
Prof. Indria Samego, MA, Ph.D
(Peniliti Senior LIPI)

8.

12.00 12.05

Penyerahan Cinderamata

9.

12.05 12.10

Penutup

10.

12.10 13.00

Ramah Tamah dan Makan Siang