Anda di halaman 1dari 33

BAHAN / INGREDIENTS

- 300 gr Tepung terigu, ber protein tinggi, saya pakai Cakra Kembar
High protein wheat flour, I use Cakra Kembar
- 30 gr Tepung kanji
Tapioca or replace with maize flour
- 1 sdt Garam
1 tsp salt
- 2 btr telur bebek, kocok dengan garpu
whole duck eggs, lightly beaten
- 10 gr STTP
Food grade Sodium Tryphosphat
- 50 ml air ( ini hanya petunjuk jumlah air, tidak perlu digunakan semua
atau mungkin perlu ditambah, karena kadar air tepung di pasaran
berbeda-beda.)
Water, do not need to use it all, depend on the flour.
- Air untuk merebus
Water for boiling the noodles

CARA MEMBUAT:

1. Kocok telur Bebek dengan garpu


Beat lightly the duck eggs

2.Aduk tepung terigu, tepung kanji,


telur, STTP dan garam sambil diuleni hingga tercampur, tambahkan air
kemudian uleni.
Mix all the flour, eggs, STTP and salt, add the water gradually while
kneading.
3. Bentuk menjadi bola, sisihkan dan istirahatkan selama 15 menit
Form a ball, set aside and leave to rest for 15 minutes
4. Giling mi dengan ukuran 2 hingga halus, lumuri tepung sekali-sekali.
Using the pasta maker, take a small portion and roll on no 2, until the
surface smooth.
5. pindah ke ukuran 6 (Jika menginginkan ukuran Mie lebih kasar gunakan
ukuran 5 dan sebaliknya jika ingin lebih halus gunakan no 7.)
Change to no 6 (if you want a thicker size noodles, use no 5 or use no 7 for
finer noodles)
3. Masukkan ke dalam pemotong, pilih yang ukuran kecil lalu taburi
dengan tepung agar mi tidak
melekat dan tidak kering.
Once the surface is smooth, bring the sheets through the cutter ( finer
cutter), dust with some flour to stop the noodles sticking to each other.
4. Rebus mi hingga terapung, angkat dan tiriskan lalu perciki dengan
minyak goreng, aduk lalu dinginkan.
Bring the water to a boil add some oil, put the noodles in, once they float,
they are ready, strain and add some oil.
5. Mi siap diolah

KWE TIOW
Bahan /Ingredients

150gr tepung Beras


Rice flour
1

Sdm wheat starch ( tang mien fen)


Tbsp Wheat starch flour

2 Sdm maizena
Tbsp Corn flour
400ml air dingin
cold water
1 Sdm minyak
Tbsp Oil
1 sdt garam
tsp Salt

Method / Cara Membuat

1. Campurkan semua tepung dan garam kemudian masukkan air, aduk


terus sampai halus
Mix the rice flour, wheat starch and corn flour together. Add the water and
stir continuously.

2. Tambahkan minyak, aduk merata


Add in the oil, salt and mix thoroughly.

3. Sisihkan adonan, sekurangnya satu jam


Set the batter aside for at least an hour.

4. Sambil menunggu, siapkan loyang non stick, sekurang- kurangnya 2


buah dan minyaki. Siapkan kukusan juga.
While waiting, prepare a nonstick baking tray at least two and oil them.
Prepare your steamer.

5. Jika air sudah mendidih, masukkan adonan ke dalam loyang, setipis


atau setebal yang diinginkan ( saya suka tipis). Chek agar panci rata, agar
hasil tidak tebal di satu sisi. Kukus selama 3-4 menit atau sudah
transparan merata ( jangan terlalu lama lapisan akan menjadi retak dan
kering) dengan api panas.
When the water is boiling, ladle and spread a thin layer of batter onto the
tray. Steam for about 3-4 mins on high ( not more), over done will cause
crack and dry.

6. Keluarkan loyang dari kukusan


dan dinginkan sebentar. Keluarkan Dari cetakan, gulung dan guntinggunting. Sementara itu kita sudah me masukkan adonan ke kukusan
dengan loyang yang satu lagi
Remove the tray from the steamer and leave to cool slightly before using
a scrapper to fold the kway teow.
While waiting for the kway teow to cool, put in the next tray to steam. Cut
into thin strips for fried kway teow using a pair of scissors.

Akan menghasilkan 1/2 kg Kwe Tiauw , cukup untuk porsi 2 orang


Makes 1/2 kg Kway Tiauw

Setelah dipotong-potong siap untuk diolah, saya buat Kwe Tiauw


Penang...
You now may use it to what ever you fancy to make...

Homemade Mie Telur


Resep hasil modifikasi sendiri
Untuk 4 porsi

Bahan:
- 150 gram tepung terigu protein tinggi
- 2 butir telur (tambahkan kuning telur jika ingin warna mie yang lebih
kuning)

- 2 sendok teh minyak canola (atau minyak sayur biasa)


- 2 - 3 sendok makan susu cair
- 1/2 sendok teh garam

Cara membuat:

Masukkan tepung terigu di dalam mangkuk, atau letakkan di permukaan


meja seperti yang saya lakukan. Buat sumur di tengah tepung,
pecahkan telur dan masukkan ke dalam sumur di tepung, tambahkan
minyak canola, susu cair dan garam. Kocok lepas telur menggunakan
garpu.
Sedikit demi sedikit tarik tepung yang ada di sekitar kocokan telur hingga
menutupi seluruh bagian telur.

Gabungkan adonan menjadi satu hingga menjadi gumpalan kasar. Uleni


adonan hinggaadonan menjadi smooth dan lemas.

Bungkus adonan dengan plastik wrap dan diamkan di suhu ruang


selama 30 menit agar adonan menjadi relaks dan mudah untuk digilas.

Bagi adonan menjadi dua bagian. Taburi permukaan meja dengan tepung
dan gilas sebagianadonan hingga setipis mungkin. Jika ada menggunakan
alat pembuat pasta (pasta maker)maka gilas adonan beberapa kali hingga
menjadi tipis, kemudian rajang adonan sesuai ukuran yang diinginkan.
Note: selalu tutup permukaan adonan yang belum digilas atau adonan
yang sudah terpotong dengan kain bersih agar terjaga kelembabannya.
Adonan yang kering permukaannya akansemakin menyulitkan anda untuk
menipiskannya.

Jika anda menggunakan cara manual seperti saya, setelah adonan menjadi
tipis, taburi permukaan adonan dengan tepung secara merata ke seluruh
permukaannya. Gulung adonan dan potong tipis. Buka gulungan adonan
hingga menjadi terlepas kumparannya, taburi dengan tepung agar tidak
lengket.
Note: jika adonan yang telah digilas kurang mendapatkan taburan tepung
di permukaannya maka saat digulung adonan akan saling menempel dan
sulit dilepaskan satu sama lain. Tepung yang berlebihan akan larut
saat mie direbus.

Siapkan air cukup banyak di panci dan rebus hingga mendidih.


Masukkan sebagian potongan mie, jangan banyak-banyak merebus jika
panci anda berukuran kecil. Air yang terlalu sedikitakan membuat mie
menjadi kurang kesat dan menggumpal.
Jika mie telah mengapung, biarkan terebus selama 1 - 2 menit, kemudian
angkat mie dengan menggunakan saringan kawat. Cuci mie di air dingin
mengalir hingga mie terasa kesat tidak licin lagi. Rebus dan lakukan hal
yang sama pada semua sisa adonan mie.
Mie siap anda olah untuk menjadi aneka masakan lainnya atau masukkan
ke plastik/wadah tertutup rapat dan simpan di freezer untuk waktu yang
lama

Mie Udon Homemade (Homemade Udon Noodles)


(Source: Endang (JTT) & Harumis Japanese Home Cooking)
Bahan:
300 gr tepung terigu protein tinggi atau sedang
30 gr tepung tapioka/sagu
1 sdt garam
200 - 250 ml air hangat

Cara membuat:
1. Siapkan mangkuk kecil, beri garam dan air hangat, aduk hingga larut.
2. Campur tepung terigu dan tapioka, tuangkan setengah bagian air garam sedikitsedikit sambil diaduk dengan tangan hingga membentuk adonan yang bisa
dibulatkan. Tambahkan air sedikit bila adonan terlalu padat, uleni, bulatkan.
3. Masukkan adonan ke dalam plastik besar, ikat ujung plastik rapat-rapat. Letakkan
kantung plastik berisi adonan dilantai dan uleni (injak-injak) dengan kaki. Uleni
dengan kaki kira-kira 1 menit. Buka tutup plastik, lipat adonan di dalam seperti
melipat amplop. Ikat kembali ujung plastik, uleni lagi dengan kaki selama 1 menit
lagi. Lakukan proses ini sebanyak 2 kali lagi.
4. Keluarkan adonan dari dalam plastik, biarkan istirahat di tempat hangat atau
meja dapur selama 3-6 jam.
5. Bagi adonan menjadi 4 (empat) bagian, masukkan ke alat penggiling polos
dengan ukuran sesuai selera(kalau saya pakai sampai no. 6), lalu masukkan ke
gilingan mie. Bila tidak ada alat penggiling mie, bisa dengan mengiris-irisnya
dengan pisau seperti saya membuat mie hitam terdahulu. Taburi mie dengan terigu
yang banyak agak tidak saling menempel. Tepung terigu akan larut sendiri saat
direbus.
6. Didihkan air yang banyak, kecilkan api setelah udon dimasukkan, jangan
masukkan terlalu banyak karena mie-nya bisa lembek dan lengket, lakukan
bertahap. Setelah udon mengapung biarkan mendidih selama 2-3 menit, angkat
dan saring. Siram dibawah air mengalir. Tiriskan. Gunakan udon selagi fresh, bila
tidak simpan dalam ziploc di freezer.

- Aturan 1: Komposisi tepung yang digunakan, komposisi terbaik: 90% tepung


terigu protein tinggi dan 10% tapioka/sagu agar menghasilkan udon yang tidak
terlalu keras, cukup kenyal, tidak lembek dan cukup licin sehingga mudah
diseruput, slrrruuupp!
- Aturan 2: Perhatikan penambahan air yang digunakan saat menguleni adonan.
Adonan yang kita harapkan adalah yang bisa dibentuk menjadi bola, cukup lembut,
tidak tercerai-berai/kering juga tidak terlalu basah sehingga lengket pada
permukaannya. Menurut She Shimmers, tambahkan air sedikit demi
sedikit menggunakan sendok teh secara bertahap, sambil adonan diuleni. Saran
saya, celupkan tangan anda ke air hangat kibaskan sedikit untuk menghilangkan air
yang berlebihan baru uleni kembali adonan. Karena itu selalu siapkan mangkuk
berisi air hangat di dekat meja kerja anda.
- Aturan 3: Uleni adonan dengan kaki! Betul, anda memang disarankan untuk
menginjak-injak adonan dengan kaki saat menguleninya, tentu saja adonan telah
dibungkus terlebih dahulu dengan kantung plastik ^_^.
- Aturan 4: Selalu taburi meja kerja anda saat menggilas adonan agar tidak lengket,
taburi adonan yang telah anda potong-potong menjadi mie dengan tepung agar
masing-masing potongan terurai.

- Aturan 5: Tidak memiliki pemotong mie/pasta? Tidak masalah. Udon adalah mie
yang berukuran tebal dan besar, jadi anda bisa mengirisnya menggunakan pisau
yang tajam. Namun hati-hati saat mengukurnya ya karena saat direbus udon akan
mengembang, jadi irislah udon lebih kecil dari ukuran yang anda inginkan ketika
udon telah matang. Saya mengiris terlalu lebar sehingga udon saya berakhir
mirip kwetiau ^_^
- Aturan 6: Tidak pernah ada kata terlalu banyak air saat merebus mie/udon. Jika
anda merasa air yang anda gunakan sudah cukup banyak maka berarti anda harus
menambahkan air lagi ^_^. Semakin banyak air yang anda gunakan saat merebus
udon maka semakin baik hasilnya, ini berlaku juga jika anda membuat jenis mie
lainnya seperti mie telur. Adonan mie yang sangat berpati dan terlumur oleh tepung
akan menjadi lembek dan lengket jika saat merebusnya kekurangan air. Karena saat
perebusan selain mematangkan mie/udon juga merupakan
proses cleansing/pembersihan tepung yang berlebihan ketika proses pembuatan.
Mie yang direbus dengan air yang banyak akan terlihat shiny/berkilat, kenyal dan
mempunyai bentuk yang baik.
- Aturan 7: Rebus udon dengan api kecil hingga udon mengapung, matang dan
berubah warna menjadi putih. Tiriskan, masukkan udon di mangkuk berlubang dan
cuci udon dengan air dingin yang mengalir hingga udon terasa tidak licin lagi.
Gunakan jari-jari tangan anda untuk membalik-balik udon di bawah guyuran air,
hingga air yang keluar dari lubang mangkuk terlihat jernih dan bersih. Tiriskan
secara menyeluruh.

Mie Bayam
Resep diadaptasikan dari website Taste of Home - Spinach Noodle Recipes
Bahan:
- 330 gram terigu protein tinggi
- 150 gram daun bayam
- 2 sendok makan tepung sagu/tapioka
- 1 sendok teh garam
- 2 butir telur, kocok lepas
Cara membuat:

Cuci bersih daun-daun bayam, buang batangnya. Jika anda menggunakan blender
maka cincang terlebih dahulu daun-daun bayam di talenan hingga agak halus
kemudian masukkan ke dalam blender bersama dengan telur kocok dan proses
hingga halus. Jika menggunakan food proccessor, langsung masukkan saja
lembaran daun dan telur kocok, tanpa perlu mencincang bayam terlebih dahulu,
kemudian proses hingga halus.
Siapkan mangkuk besar, masukkan tepung terigu, tepung sagu, garam, aduk
menjadi satu hingga rata. Tambahkan adonan daun bayam, aduk dan uleni hingga
tercampur baik. Adonan agak keras dan kaku jadi proses menguleni memang sedikit
menguras tenaga.

Jika adonan telah tercampur baik, bulatkan adonan dan masukkan ke dalam plastik
transparan yang cukup tebal (saya menggunakan plastik ukuran 2 kilo). Uleni
adonan dengan cara menginjak-injaknya dengan kaki telanjang kira-kira 3 menit
hingga adonan terlihat halus. Istirahatkan adonan selama 1 jam di dalam
plastiknya.
Mengiris Mie

Taburi permukaan meja kerja anda dengan tepung terigu, sekarang kita akan
memproses adonan menjadi mie. Keluarkan adonan dari plastik, bagi menjadi
beberapa bagian, kita akan bekerja pada masing-masing bagian. Tipiskan masingmasing bagian adonan hingga memiliki ketebalan kurang dari setengah sentimeter.
Taburi tepung pada permukaannya, lipat atau gulung adonan kemudian iris tipistipis dengan lebar + 3 - 4 mm. Taburi tepung pada gulungan adonan kemudian
lepaskan masing-masing gulungan dengan jari-jari tangan hingga terurai. Lakukan
hingga adonan habis.
Merebus Mie

Siapkan panci ukuran agak besar, isi air yang banyak. Kunci merebus mie adalah
air yang banyak, jika kekurangan air maka mie yang kita hasilkan tidak kenyal dan
terlihatmblothong (saya kesulitan mencari bahasa Indonesia untuk istilah Jawa ini).
Lebih baik banyak air daripada kekurangan air karena saat perebusan merupakan
tahap membersihkan mie dari tepung terigu yang berlebihan.
Didihkan air di panci, masukkan irisan mie. Jika panci kurang besar, lakukan
perebusan bertahap dan ganti air setiap tahapannya. Masukkan potongan mie di air
mendidih, rebus hingga mie mengapung di permukaan air. Begitu mengapung
langsung angkat dan tiriskan, kemudian cuci mie di air dingin yang mengalir hingga
mie terasa kesat (tidak lengket). Tiriskan mie dan mie siap diolah menjadi aneka
masakan, misalnya mie ayam jamur seperti foto di bawah. Sedap!

Mie Ayam dr mie bayam

Bakso Daging Sapi Spesial


Resep dimodifikasi dan diadaptasikan dari blender Mitzui

Untuk 50 butir bakso ukuran standar

Bahan bakso:
- 500 gram daging sapi bagian paha/top side, kondisi segar bukan beku
dan sebaiknya tidak dicuci. Atau jika ingin dicuci sebaiknya saat daging masih
dalam bongkahan besar, bukan setelah dipotong-potong.
- 6 kotak es batu (ice cube ukuran + 2 x 2 cm)
- 2 butir putih telur
- 4 sendok makan tepung tapioka/kanji
- 2 sendok teh garam
- 1 sendok makan gula pasir
- 1 sendok teh merica bubuk
- 1/2 sendok makan baking powder double acting, bisa menggunakan baking soda

- 2 sendok makan minyak goreng. Minyak membuat daging menjadi lebih licin dan
halus kala digiling.

Bahan dan bumbu kaldu:


- 2 kg tulang belulang sapi
-

1/4 kilo daging tetelan sapi berlemak


5 siung bawang putih, pipihkan
4 siung bawang merah, pipihkan
3 batang daun bawang, potong sepanjang 2 cm
2 1/2 liter air

Bahan & bumbu kuah:


- 2 sendok makan margarine untuk menumis
- 2 bongkah bawang putih, cincang halus (sekitar 15 siung)
- 5 siung bawang merah, cincang halus
- 3 serai, ambil bagian putihnya, memarkan
- 3 ruas jari jahe, memarkan
- 10 lembar daun jeruk, robek dan buang batang tengahnya agar harum daun lebih
maksimal
- 1 1/2 sendok makan garam, tambahkan jika kurang asin
Bahan pelengkap bakso:
- 1/2 buah bengkuang berat 500 gram, potong kubus ukuran 1 x 1 cm
- 15 buah tahu putih ukuran 3 x 3 cm, goreng matang dan masing-masing potong
menjadi 4 bagian
- 2 batang daun bawang, rajang halus
- bawang goreng secukupnya untuk taburan
- 100 gram mie soun kering, rebus sebentar hingga lunak, tiriskan
- sambal cabai rawit (rebus 25 buah cabai rawit merah hingga lunak, haluskan)
Cara membuat:
Membuat kuah

Proses lengkapnya silahkan klik di postingan saya sebelumnya di Homemade Kaldu


DagingSapi sebelumnya disini.
Siapkan panci besar, masukkan semua bagian tulang dan tetelan tuangkan air
hingga semua bahan terendam air. Masak dengan api besar hingga
mendidih. Buang air rebusan yang hitam dan banyak mengandung kotoran.
Cuci bersih tulang dan tetelan dengan air mengalir, masukkan ke dalam panci
kembali. Tuangkan 2 1/2 liter air, bawang putih, bawang merah dan daun bawang.
Rebus dengan apibesar hingga mendidih. Kecilkan api dan rebus minimal 2 jam atau
4 jam untuk hasil maksimal.Tambahkan air selama perebusan jika air habis. Total
kuah sekitar 2 1/2 liter.
Nah selama kuah kaldunya direbus, yuk kita buat baksonya.
Membuat bakso

Siapkan daging sapi, buang lemak-lemak yang menempel. Gunakan daging sapi
tersegar yang bisa anda peroleh di penjual daging di pasar tradisional, pilih bagian
paha/top side. Sebaiknya daging tidak dicuci, kalau anda ingin mencucinya maka
cuci saat daging dalam kondisi bongkahan besar bukan setelah terpotong-potong.
Siapkan chopper, anda bisa menggunakan food processor atau power
blender seperti Mitzui.Karena ukuran chopper yang kecil maka saya membagi
daging menjadi 3 bagian. Masukkan daging dan 2 kotak es batu, proses
dengan chopper hingga daging menjadi smooth, halus, serat-seratnya tidak terlihat
dan tampilannya menyerupai pasta pekat.
Note: Matikan mesin beberapa kali selama proses dan bersihkan bagian tutup
dan tepichopper dari daging yang belum tergiling dan giling kembali hingga semua
daging benar-benar terproses dengan baik. Mematikan mesin sebentar juga untuk
mencegah mesin terlalupanas.
Proses bagian pertama dan bagian kedua potongan daging, jangan lupa untuk
memasukkan 2 kotak ice cube selama penggilingan. Es berfungsi untuk
mencegah suhu naik saat penggilingan sehingga mencegah gel terbentuk sebelum
proses perebusan. Tuang daging giling ke mangkuk yang cukup besar ukurannya.
Saat memproses untuk bagian porsi ketiga, giling daging dan ice cube hingga halus
menjadi pasta kemudian masukkan semua bahan dan bumbu lainnya (putih telur,
tepung tapioka, garam, gula, merica, baking powder) kemudian proses hingga
semua bahan smooth dan kental. Tuangkan ke dalam daging giling di dalam

mangkuk.
Note: jika anda menggunakan porsi daging yang lebih sedikit atau
menggunakan food processor yang memiliki kapasitas lebih besar
dibandingkan chopper maka masukkan potongan daging + ice cube ke dalam alat,
proses hingga pekat dan halus baru kemudiantambahkan bahan lainnya dan proses
hingga kental dan pekat.

Uleni dengan tangan daging giling di mangkuk dengan cara meremas-remasnya


dan membanting adonan di dalam mangkuk sebanyak 2 atau 3 kali sehingga semua
bagian menyatu dan tercampur rata. Untuk mecicipi rasanya apakah telah pas atau
belum anda bisa memasukkan sebongkah kecil adonan ke kuah kaldu yang
mendidih.
Siapkan kuah kaldu yang sedang dididihkan di atas kompor. Matikan api
kompor. Dengan 2 buah sendok makan, bulatkan 1/2 sendok makan adonan. Anda
bisa membentuk bakso dengan meremasnya menggunakan kepalan tangan, hingga
bakso keluar melalui ujung genggaman, namun saya belum pernah berhasil
menggunakan cara ini, bakso kurang mulus hasilnya.

Bentuk bakso dengan dua buah sendok hingga bentuknya membulat cantik dan
permukaannya mulus. Masukkan bakso ke dalam kuah panas. Lakukan pada adonan
lainnyahingga semua adonan habis. Tunggu sejenak hingga semua bakso
mengapung di permukaan kuah. Aduk sesekali, kemudian panaskan panci
berisi kuah dan bakso dengan api sedanghingga kuah mendidih dan bakso matang.
Angkat bakso, sisihkan.

Membumbui kuah
Saring rebusan kuah yang telah digunakan untuk merebus bakso. Buang rempahrempah yang sudah lunak dan hancur. Anda bisa tetap menggunakan tulang dan
tetelan di kuah. Masukkan kembali kuah ke panci.

Siapkan wajan, panaskan 2 sendok makan margarine. Tumis bawang putih dan
bawang merah hingga harum dan transparan. Aduk sesekali agar matangnya
merata. Tambahkan serai, jahe daun jeruk dan tumis hingga semua bumbu rempah
layu dan harum.

Tuangkan tumisan ke kuah kaldu, tambahkan garam dan bengkuang, rebus hingga
bengkuang matang dan empuk. Masukkan bakso, masak sebentar hingga bakso
mengapung dan matikan kompor.

Jika anda memiliki slow cooker maka masukkan kuah dan bakso ke
dalam slow cooker, tekan tombol paling rendah (low). Bakso akan tetap
hangat menunggu untuk disantap.
Penyajian

Siapkan mangkuk, tata mie soun, tahu, bakso dan bengkuang di dalam mangkuk.
Siram dengan kuah bakso dan sajikan dengan taburan daun bawang dan bawang
merah goreng plus sambal cabai rawit. Super yummy!

Mie Merah (Mie Sehat Homemade)


(Source: tabloid-nakita.com)

Bahan:
200 gr tepung terigu
50 gr tepung ubi ungu (saya skip, diganti tepung terigu)
2 sdm tepung tapioka
1 sdt garam
3 btr telur ayam, kocok lepas
30 ml jus bit/1 sdm angkak, seduh dalam 30 ml air (saya pakai buah bit)
2 sdm minyak goreng
1 sdm tepung maizena
Cara membuat:
1. Campur tepung terigu, tepung ubi dan tepung tapioka. Tambahkan jus bit atau
angkak, telur, dan garam, aduk rata.
2. Masukkan minyak goreng sambil uleni hingga kalis.
3. Giling mi mulai dari ukuran 1 hingga ukuran 5.
4. Potong mi dengan ukuran sedang. Taburi dengan tepung maizena.
5. Didihkan air. Rebus mi hingga terapung, angkat dan perciki dengan minyak sayur.
Dinginkan. Mi merah siap diolah lebih lanjut.

Mie Goreng a la Shanghai


Resep hasil modifikasi sendiri
Untuk 4 porsi

Bahan:
- 200 gram mie telur yang telah direbus hingga matang
- 5 butir bakso ikan, iris melintang tipis
- 100 gram dada ayam, iris memanjang tipis
- 10 ekor udang, kupas kulitnya
- 1 batang daun bawang, rajang halus
- 1/2 buah wortel, potong korek api
- 3 lembar kol, rajang kasar
- 1 buah cabai merah besar, buang biji, iris melintang halus
Bumbu:
- 2 sendok makan minyak untuk menumis

- 2 siung bawang putih, cincang halus


- 1 ruas jahe, cincang halus
- 1 sendok makan saus kacang (lihat resep dibawah untuk saus kacang)
- 2 sendok makan saus sambal botolan (jika tidak suka pedas, skip saja)
- 3 sendok makan kecap manis
- 1/2 sendok teh kaldu bubuk (optional)
- 1/2 sendok teh merica bubuk
- 1 sendok teh tepung maizena, cairkan dengan 2 sendok makan air

Bahan saus kacang, aduk rata:


- 1 sendok makan peanut butter/selai kacang tanah, bisa diganti dengan kacang
tanah tumbuk halus
- 1 sendok makan madu
- 1 sendok teh kecap asin
- 1 sendok makan saus sambal botolan
- 1/4 sendok teh merica hitam tumbuk kasar
- 1 sendok teh minyak wijen
- 1 siung bawang putih, cincang halus

Cara membuat:

Siapkan sayuran yang akan digunakan, semua sayuran di rajang tipis. Siapkan
mangkuk, masukkan semua bahan saus, aduk rata.
Panaskan minyak di wajan, tumis bawang putih dan jahe hingga harum dan
matang.

Masukkan potongan dada ayam, dan bakso ikan, tumis hingga berubah warna dan
matang. Tambahkan sayuran, aduk rata dan tumis hingga sayuran empuk dan
matang. Masukkan saus kacang, aduk rata.

Tepikan sebagian tumisan sayuran ke tepi wajan hingga bagian dasar wajan terlihat,
tuangkan saus sambal dan kecap manis ke bagian wajan yang tidak tertutup oleh
tumisan. Aduk-aduk sebentar campuran saus dan kecap hingga harum, cara ini
membuat kecap dan saus menjadi matang dan membentuk karamel sehingga
mengeluarkan cita rasa dan aroma yang lebih sedap. Aduk semua bahan di wajan
hingga tercampur rata.
Jika semua bahan telah matang, masukkan mie telur yang telah direbus hingga
empuk, aduk rata. Tambahkan merica bubuk, kaldu bubuk dan larutan tepung
maizena. Aduk rata dan masak hingga semua bahan mengental dan matang. Cicipi
rasanya dan angkat.
Mie goreng a la Shanghai siap disantap. Yummy!

Mie Ayam Jamur & Bakso


Resep diadaptasikan dari buku 500 Resep Masakan Terfavorit oleh Sisca Soewitomo
- Mie Ayam Jamur
Untuk 5 porsi
Bahan:
- 500 gram mie basah atau mie telur kering
- 1 ikat sawi hijau, potong-potong
- 50 gram tauge
- 100 gram kulit ayam (saya tidak pakai)
Bahan & bumbu tumisan ayam:
- 3 sendok makan minyak untuk menumis
- 5 siung bawang putih, cincang halus
- 2 buah dada ayam, ambil dagingnya, potong dadu kecil
- 200 gram jamur kancing kalengan, tiriskan, belah 4
- 6 sendok makan kecap manis
- 2 sendok teh saus tiram
- 2 sendok teh garam
- 1/2 sendok teh merica bubuk
- 1/2 sendok makan tepung sagu larutkan dengan sedikit air
- 1/2 sendok teh kaldu bubuk (optional)
Kuah:
- 1 liter air rebus dengan tulang ayam
- 2 siung bawang putih, memarkan
- 2 cm jahe, memarkan
- 2 sendok teh garam

- 1/2 sendok teh merica bubuk


Pelengkap:
- 10 butir bakso sapi
- daun bawang iris
- bawang goreng
- acar mentimun, cabai
- saus sambal
Cara membuat:
Siram mie basah dengan air panas atau rebus mie telur kering hingga matang.
Tiriskan.
Panaskan kulit ayam hingga keluar minyaknya dan kulit kering, angkat dan sisihkan.
Saya tidak menggunakan kulit ayam, jadi saya skip bagian ini.
Membuat tumisan ayam:

Siapkan wajan, panaskan minyak, tumis bawang putih hingga harum, masukkan
ayam, kecap manis, saus tiram, garam, kaldu bubuk dan merica, masak hingga
ayam matang. Masukkan irisan jamur dan kentalkan dengan larutan tepung sagu,
masak sebentar hingga bahan matang dan bumbu meresap. Cicipi rasanya dan
angkat.
Membuat kuah:

Siapkan panci ukuran sedang, beri 1 sendok makan minyak goreng dan panaskan.
Tumis bawang putih dan jahe hingga harum dan agak kecoklatan. Masukkan air
kaldu, garam dan merica bubuk. Masak hingga mendidih. Angkat, taburi dengan
irisan daun bawang.
Penyajian:
Siapkan mangkuk saji, taruh minyak ayam (jika pakai), beri 1 porsi mie, aduk rata
dengan sumpit atau garpu. Tambahkan sawi hijau dan tauge - yang telah diseduh
dengan kuah panas sebentar agar layu - ke atas mie. Taburi dengan tumisan ayam,
3 butir bakso sapi, irisan daun bawang, dan bawang goreng.
Sajikan hangat dengan kuah kaldu, acar mentimun cabai dan saus sambal

Mie Goreng Jawa


Resep diadaptasikan dari buku Mudah Memasak Kuliner Nusantara, Gramedia
Bahan:
-

1 buah paha ayam, atas dan bawah


500 ml air untuk merebus ayam
250 gram mie kuning, rebus setengah matang dan tiriskan
1/2 batang wortel, iris korek api
3 sendok makan kecap manis
2 butir telur ayam, kocok lepas
50 gram kol, iris kasar
1/2 sendok teh kaldu bubuk
1/4 sendok teh garam
200 ml air kaldu bekas merebus paha ayam
2 batang daun bawang iris serong
2 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu halus:

- 6 siung bawang putih


- 4 butir kemiri, sangrai
- 1 sendok teh merica bubuk
Cara membuat:
Rebus paha ayam dengan 500 ml air hingga paha empuk dan matang. Angkat
ayam, sisihkan kaldunya. Suwir-suwir daging ayam. Sisihkan.
Siapkan wajan, beri dan panaskan sekitar 2 sendok makan minyak. Tuangkan telur,
diamkan sejenak hingga tekur sedikit mengeras pada bagian tepiannya sementara
bagian tengah masih basah. Aduk telur dan cacah sesekali hingga telur tercabik dan
membetuk orak-arik. Goreng hingga telur matang. Angkat dan sisihkan.
Tumis bumbu halus hingga harum dan matang. Masukkan ayam, bakso dan kol dan
wortel. Aduk hingga sayur layu. Masukkan air kaldu, kaldu bubuk, kecap manis 3
sendok makan dan telur orak arik. Aduk-aduk hingga meresap dan sayur matang.
Masukkan mie, matikan api kompor dan aduk hingga semua bahan tercampur
dengan baik. Hidupkan api kompor dan masak dengan api kecil sampai matang.
Masukkan daun bawang. Aduk rata hingga air kaldu mengering. Angkat.
Sajikan dengan acar ketimun dan tomat segar.

Biskuit Maizena
Resep diadaptasikan dari web Whats Cooking America - Biscoitos-de-Maizena
Untuk 24 buah biskuit
Bahan:
- 220 gram tepung maizena
- 100 gram gula pasir
- 1/2 sendok teh garam
- 1 butir telur
- 1/2 sendok teh vanila ekstrak
- 95 gram mentega/margarine, suhu ruang