Anda di halaman 1dari 17

PROPOSAL

CAF HERBAL : HALAL dan SEHAT ala ASY-SYIFA


CEHAT ala Asy-Syifa

Disusun oleh :
Pengurus Asy-syifa periode 2014/2015

FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS JEMBER
2015

A. LATAR BELAKANG
Banyak makanan dan minuman yang hadir di masyakat. Mulai dari
jajanan ringan, makanan dan minuman berat. Makanan dan minuman tersebut
diolah dari banyak bahan. Akhir-akhir ini, semakin banyak berita yang
menyatakan bahwa banyak makanan dan minuman di pasaran banyak
mengandung bahan-bahan berbahaya yang dapat merusak tubuh jika kita
mengkonsumsinya. Ada pula makanan dan minuman sekarang yang
kehalalannya dipertanyakan. Untuk itu, di sini kami mempunyai ide yaitu
menyediakan CEHAT ala Asy-syifa (Caf Herbal : Halal dan Sehat ala Asysyifa).
CEHAT ala Asy-syifa merupakan suatu wadah di mana kami
menyediakan beberapa menu makanan dan minuman halal dan sehat. Caf
kami di sini bukan merujuk hanya pada satu tempat seperti caf pada
umumnya. Tetapi caf kami dapat berubah tempat tergantung situasi dan
kondisi.
Caf kami menyediakan beberapa menu makanan dan minuman yang
sehat dan halal. Menu yang kami sajikan adalah es secang, sandwich tempe,
sate buah, dan singkong balado. Es secang merupakan es yang dibuat dari
olahan akar atau batang secang dengan campuran aneka bahan alami yang
lain. Secang sendiri mempunyai banyak khasiat yang akan dibutuhkan bagi
tubuh dan secang halal untuk dikonsumsi. Begitu pula dengan sandwich
tempe. Sandwich tempe berisi tempe dan sayuran-sayuran segar sehingga
kandungannya cukup kompleks terdiri atas karbohidrat, protein, vitamin dan
serat. Sate buah yang kami sajikan merupakan perpaduan dari buah-buahan
dengan lapisan coklat diatasnya.Sedangkan untuk sigkong balado, kami
memilih menu tersebut dikarenakan singkong merupakan makanan khas
Indonesia yang dulunya pernah menjadi makanan pokok dan sampai sekarang
pun juga masih menjadi makanan pokok di beberapa tempat di Indonesia.
CEHAT ala Asy-syifa, selain sehat dan halal serta terjangkau
harganya, dapat dikonsumsi oleh banyak kalangan dari mulai anak-anak
sampai dewasa.
B. RUMUSAN MASALAH

1. Apa saja khasiat yang terkandung dalam menu yang ada di CEHAT ala
Asy-syifa ?
2. Bagaimana cara pembuatan menu yang ada di CEHAT ala Asy-syifa?
C.

TUJUAN
1. Untuk mengetahui khasiat yang terkandung dalam menu yang ada di
CEHAT ala Asy-syifa.
2. Untuk mengetahui cara pembuatan yang terkandung dalam menu yang ada
di CEHAT ala Asy-syifa

D.

LUARAN YANG DIHARAPKAN


Dengan diciptakannya CEHAT ala Asy-syifa ini, diharapkan masyarakat
dapat mengkonsumsi beberapa menu yang sehat dan halal.

E.

SASARAN
Cafe tersebut ditujukan untuk berbagai macam kalangan, baik untuk anakanak, remaja dan orang dewasa.

F.

TINJAUAN PUSTAKA
Siapa yang tak kenal dengan tempe? Di Indonesia dan juga di seluruh
dunia senang memakan jenis makanan dari kacang kedelai ini. Beragam
makanan bisa diolah dari tempe, rasanya pun enak dan gurih. Kita bisa
membuat aneka makanan yang bahan dasarnya dari tempe misalnya seperti
produk yang akan kami buat ini sandwich tempe. Secang, pisang, dan
singkong yang kami manfaatkan pun juga memiliki manfaat yang sangat
besar dalam tubuh sehingga pada Cehat ala Asy-Syifa ini kami memanfaatkan
beberapa bahan tersebut.
1. TEMPE
Tempe adalah makanan yang dibuat dari fermentasi terhadap biji
kedelai atau beberapa bahan lain yang menggunakan beberapa jenis kapang
Rhizopus, seperti Rhizopus oligosporus, Rh. oryzae, Rh. stolonifer (kapang
roti), atau Rh. arrhizus. Sediaan fermentasi ini secara umum dikenal sebagai
"ragi tempe". Tempe kaya akan serat pangan, kalsium, vitamin B dan zat besi.
Berbagai macam kandungan dalam tempe mempunyai nilai obat, seperti
antibiotika untuk menyembuhkan infeksi dan antioksidan pencegah penyakit
degeneratif.

Menurut Widianarko (2002), bahwa secara kuantitatif, nilai gizi tempe


sedikit lebih rendah daripada nilai gizi kedelai . Namun, secara kualitatif nilai
gizi tempe lebih tinggi karena tempe mempunyai nilai cerna yang lebih baik.
Hal ini disebabkan kadar protein yang larut dalam air akan meningkat akibat
aktivitas enzim Proteolitik. Uraian tersebut dapat dilihat pada tabel 1 berikut
ini

Manfaat tempe untuk kesehatan adalah :


Kesehatan jantung. Kandungan protein tempe yang mencapai lebih
dari 40 persen bisa dikategorikan setara dengan kandungan daging
hewani. Namun berbeda dengan daging yang mengandung kolesterol jahat
(LDL), pada tempe justru sebaliknya mengandung kolesterol baik (HDL)
yang bisa menurunkan kandungan kolesterol jahat dalam tubuh hingga
sekitar 30-40 persen. Hal ini terjadi karena dibuat dari bahan dasar kedelai
yang kaya nutrisi dan serat yang berfungsi mengikat kolesterol dan lemak
dalam darah. Seperti diketahui, kolesterol LDL akan membentuk timbunan
plak pada pembuluh darah yang mengakibatkan aliran darah tidak lancar

dan memicu jantung untuk bekerja ekstra keras yang merupakan salah satu
penyebab stroke atau serangan jantung.
Bagi penderita diabetes, khususnya diabetes tipe 2. Serat dan
protein pada tempe mampu mengendalikan kadar gula dalam darah karena
kandungan kolesterolnya sangat rendah. Dengan demikian bagi penderita
diabetes tipe 2 masih dapat mengkonsumsi tempe dengan aman dan
mendapat asupan protein tinggi yang diperlukan tubuh.
Tempe mencegah kanker. Serat yang dikandung oleh tempe juga
bisa mengikat racun dalam darah yang bisa memicu timbulnya kanker
dalam usus besar, selain itu zat isoflavon yang dikandung oleh kedelai juga
diketahui bisa menurunkan resiko terkena kanker prostat bagi pria.
2. SECANG
Secang memiliki nama latin Caesalpinia sappan L adalah pohon
anggota suku polong-polongan Fabaceae yang dimanfaatkan bagian
kayunya sebagai komoditi perdagangan rempah-rempah. Kayu secang
apabila direbus akan memberikan warna merah gading muda Secang
berasal dari Asia Tenggara dan mudah ditemukan di Indonesia.

Zat yang terkandung dalam secang antara lain brazilin, alkaloid,


falvonoid, saponin, tanin, fenil propana dan terpenoid. Selain itu juga

mengandung asam galat, brasilein, delta-a phellandrene, oscimene, resin


dan resorin.
Kayu secang berkhasiat sebagai obat berbagai macam penyakit.
Beberapa penyakit yang dapat diobati adalah : Diare, disentri, TBC, luka
dalam, sifilis, darah kotor, berak darah, memar berdarah, malaria, tetanus,
tumor, radang selaput lender mata. Kandungan yang terdapat dalam batang
pohon secang antara lain penghenti pendarahan, pembersih darah, penawar
racun, dan obat antiseptik . Cara penggunaannya adalah
Diare
5 gram kayu kering dipotong kecil, kemudian rebus dengan dua
gelas air selama 15 menit setelah itu saring dan segera diminum.
Minum saat pagi dan sore hari.
Batuk darah pada TBC
1 jari kayu secang dicuci dan dipotong-potong seperlunya, rebus
dengan 4 gelas air bersih sampai tersisa 2 gelas, Setelah dingin
disaring, minum. Sehari 3 x gelas.
Berak darah
1 jari kayu secang dicuci dan dipotong-potong seperlunya, rebus
dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring
lalu diminum dengan madu seperlunya. Sehari 2 x gelas.
3. PISANG
Pisang ( Musa paradisiaca L) adalah salah satu buah yang digemari
oleh sebagian besar penduduk dunia. Rasanya enak, kandungan gizinya
tinggi, mudah didapat, dan harganya relatif murah (Suyanti dan Ahmad,
2000). Secara umum, kandungan gizi yang terdapat dalam setiap buah
pisang matang adalah sebagai berikut: kalori 99 kalori, protein 1,2 gram,
lemak 0,2 gram, karbohidrat 25,8 miligram (mg), serat 0,7 gram, kalsium 8
mg, fosfor 28 mg, besi 0,5 mg, vitamin A 44 RE, Vitamin B 0,08 mg,
Vitamin C 3 mg dan air 72 gram. Kandungan buah pisang sangat banyak,
terdiri dari mineral, vitamin, karbohidrat, serat, protein, lemak, dan lainlain, sehingga apabila orang hanya mengonsumsi buah pisang saja, sudah
tercukupi secara minimal gizinya. Pisang sangat mudah dicerna sehingga

absorbsi ke dalam peredaran darahnya cepat. Berikut berbagai manfaat


dari pisang, yaitu:
-

Sebagai Sumber Tenaga.


Buah pisang dengan mudah dapat dicerna, gula yang terdapat di buah
tersebut diubah menjadi sumber tenaga yang bagus secara cepat, dan itu
bagus dalam pembentukan tubuh, untuk kerja otot, dan sangat bagus
untuk menghilangkan rasa lelah.

Manfaat untuk Ibu Hamil


Pisang juga disarankan untuk dikonsumsi para wanita hamil karena
mengandung asam folat yang mudah diserap janin melalui rahim.
Namun, jangan terlalu berlebihan, sebab satu buah pisang mengandung
sekitar 85-100 kalori.

Manfaat bagi Penderita Anemia


Dua buah pisang yang dimakan oleh pasien anemia setiap hari sudah
cukup, karena mengandung Fe (zat besi) tinggi.

Manfaat bagi Penyakit Usus dan Perut


Pisang yang dicampur susu cair (atau dimasukkan dalam segelas susu
cair)dapat dihidangkan sebagai obat dalam kasus penyakit usus. Juga
dapat direkomendasikan untuk pasien sakit perut

dan cholik untuk

menetralkan keasaman lambung. Sebuah pisang dihidangkan sebagai


pertahanan terhadap inflamasi karena Vitamin C dapat secara cepat
diproses. Ia mentransformasikan bacillus berbahaya menjadi bacillus
yang bersahabat. Dengan demikian, keduanya akan tertolong. Pure
pisang ataupun krim pisang (seperti untuk makanan bayi), dapat
dikonsumsi oleh pasien yang menderita diare.
-

Manfaat bagi Penderita Lever


Penderita penyakit lever bagus mengonsumsi pisang dua buah ditambah
satu sendok madu, akan menambah nafsu makan dan membuat kuat.

Manfaat bagi Diabetes

Pada masyarakat Gorontalo (Sulawesi Utara), jenis pisang goroho yakni


pisang khas daerah setempat, merupakan makanan tambahan/pokok bagi
orang yang menderita penyakit gula/diabetes melitus, terutama buah
pisang goroho yang belum matang, kemudian dikukus dan dicampur
kelapa parut muda.
-

Pisang dan Kecantikan


Bubur pisang dicampur dengan sedikit susu dan madu, dioleskan pada
wajah setiap hari secara teratur selama 30-40 menit. Basuh dengan air
hangat kemudian bilas dengan air dingin atau es, diulang selama 15 hari,
akan menghasilkan pengaruh yang menakjubkan pada kulit.

Pisang untuk Mengatur Bobot Badan


Pisang juga mempunyai peranan dalam penurunan berat badan seperti
juga untuk menaikkan berat badan. Telah terbukti seseorang kehilangan
berat badan dengan berdiet 4 (empat) buah pisang dan 4 (empat) gelas
susu non fat atau susu cair per hari sedikitnya 3 hari dalam seminggu,
jumlah kalori hanya 1.250 dan menu tersebut cukup menyehatkan. Selain
itu, diet tersebut membuat kulit wajah tidak berminyak dan bersih. Pada
sisi yang lain, mengonsumsi satu gelas banana milk-shake dicampur
madu, buah-buahan, kacang, dan mangga sesudah makan, akan
menaikkan berat badan.

Khasiat Lainnya
Dalam "Medicinal Uses of Bananas" (www.banana.com, 2002)
menyebutkan, bahwa pisang mempunyai manfaat dalam penyembuhan
anemia, menurunkan tekanan darah, tenaga untuk berpikir, kaya serat
untuk membantu diet, kulit pisang dapat digunakan sebagai cream anti
nyamuk, membantu sistem syaraf, dapat membantu perokok untuk
menghilangkan pengaruh nikotin, stres, mencegah stroke, mengontrol
temperatur badan terutama bagi ibu hamil,

menetralkan keasaman

lambung, dan sebagainya. Tanaman pisang secara genetis dapat


menghasilkan vaksin yang murah dan sebagai alternatif untuk pertahanan
anak dari serangan penyakit. Para peneliti sedang mencoba dari pisang

untuk memproduksi antigen untuk coating Virus Hepatitis B. Apabila


vaksin Hepatitis B tersebut berhasil akan menjadi sangat murah.
4. SINGKONG
Singkong atau ubikayu (Manihot utilissima Pohl.) merupakan salah
satu sumber karbohidrat lokal Indonesia yang menduduki urutan ketiga
terbesar setelah padi dan jagung. Tanaman ini merupakan bahan baku
yang paling potensial untuk diolah menjadi tepung. Singkong
menyediakan Energi sebesar 160 Kcal, jumlah Karbohidrat 38.06 g,
Protein 1.36 g, total lemak 0.28 g, Kolesterol 0 mg, dan Serat 1,8 g.
Berikut kandungan gizi per 100g singkong mentah menurut USDA:
Vitamin: Kandungan vitamin tertinggi ubi kayu adalah Folat (vitamin
B9) 27 mg, Vitamin C 20.6 mg, dan Vitamin K 1.9 mg.
Selebihnya adalah Niacin 0.854 mg, Pyridoxine 0.088 mg,
Riboflavin 0.048 mg, Thiamin 0.087 mg, Vitamin A 13 IU <,
dan Vitamin E 0.19 mg.
Mineral: Sodium 14 mg, Kalium 271 mg, Kalsium 16 mg 1.6, Zat Besi
0.27 mg, Magnesium 21 mg, Mangan 0.383 mg, Fosfor 27 mg,
dan Zinc 0.34 mg.
Singkong segar mengandung senyawa glokosida sianogenik dan bila
terjadi proses oksidasi oleh enzim linamarase maka akan dihasilkan
glukosa dan asam sianida (HCN) yang ditandai dengan bercak warna biru,
akan menjadi toxin (racun) bila dikonsumsi pada kadar HCN lebih dari 50
ppm. Ada korelasi antara kadar HCN ubikayu segar dengan kandungan
pati. Semakin tinggi kadar HCN semakin pahit dan kadar pati meningkat
dan sebaliknya. Oleh karenanya, industri tapioka umumnya menggunakan
varietas berkadar HCN tinggi (varietas pahit). Di samping itu, ubikayu
segar mengandung senyawa polifenol dan bila terjadi oksidasi akan

menyebabkan warna coklat (browning secara enzimatis) oleh enzim


fenolase, sehingga warna tepung kurang putih. Berikut manfaat dari
Singkong:
-

Sumber energi
Singkong rendah lemak dan 0 kolesterol, namun ia cukup tinggi kalori,
bahkan hampir dua kali lipat kalori daripada kentang. Hal ini mungkin
yang tertinggi dari setiap umbi tropis yang kaya pati. 100 g ubi kayu
menyediakan 160 kalori, terutama berasal dari sukrosa yang membentuk
sebagian besar gula pada umbi-umbian, yang total terhitung lebih dari 69
% dari total gula. Gula kompleks amilosa lainnya adalah sumber
karbohidrat utama yaitu sekitar 16-17 %. Dengan demikian, singkong
bisa sebagai makanan alternatif selain nasi untuk mendapatkan cukup

energi bagi tubuh kita.


Mengandung Serat dan 0 kolesterol
Mengonsumsi makanan yang tinggi serat akan sangat bermanfaat untuk
kesehatan, seperti menurunkan tekanan darah, menurunkan kadar
kolesterol, dan membantu pencernaan. Rendahnya lemak dan kolesterol,
yang ditambah dengan kandungan serat, membuat singkong juga baik

untuk mencegah resiko obesitas.


Mengandung protein
Singkong sangat rendah lemak, juga lebih rendah protein jika dibanding
dengan sereal dan kacang-kacangan. Meskipun demikian, makanan yang
murah meriah ini mengandung lebih banyak protein, jika dibandingkan
dengan sumber makanan lainnya seperti ubi, kentang, pisang, dll. Protein
tertinggi terutama terdapat dalam daun singkong yang juga tinggi

manfaatnya bagi kesehatan.


Sumber vitamin K
Vitamin K berperan potensial dalam membangun massa tulang dengan
cara mempromosikan aktivitas osteotrophic dalam tulang. Selain itu,
vitamin ini juga berguna dalam pengobatan pasien penyakit Alzheimer

dengan cara membatasi kerusakan saraf di otak.


Sumber vitamin B
Singkong merupakan sumber yang cukup baik dari beberapa vitamin Bkompleks, seperti folat, thiamin, piridoksin (vitamin B 6), riboflavin,

dan asam pantotenat. Vitamin B Kompleks adalah vitamin esensial yang


harus diperoleh setiap hari dari makanan, yang sangat penting bagi
-

kesehatan secara menyeluruh.


Magnesium dan Tembaga
Makan Singkong akan membantu Anda untuk mendapatkan asupan
magnesium dan tembaga lebih banyak lagi. Diet makanan yang kaya
magnesium akan meningkatkan kesehatan seumur hidup, menurunkan
tekanan darah, serta mengurangi risiko osteoporosis. Mineral penting lain
yang bisa diperoleh dari makan singkong adalah mangan, zat besi, serta

seng.
Tinggi Kalium
Selain itu, ubi kayu juga menyediakan kalium yang cukup baik (271 mg
per 100g, atau 6 % dari kebutuhan setiap hari). Kalium merupakan
senyawa penting dari sel dan cairan tubuh yang bermanfaat untuk
membantu mengatur detak jantung dan tekanan darah.

G.

METODE PELAKSANAAN
Untuk melaksanakan kegiatan ini maka perlu metode yang tepat dan
sistematis agar dicapai hasil yang maksimal. Adapun metode yang
diformulasikan adalah sebagai berikut :
1. Studi Literatur
Pelaksanaan formulasi diawali dengan studi literatur yang merupakan studi
pendahuluan sebelum proses merancang dilakukan. Studi literatur yang
dilakukan antara lain:
a. Studi kepustakaan
Membaca literatur seperti buku standar, karya ilmiah, skripsi, jurnal,
dan sumber-sumber lain yang berhubungan dengan khasiat secang,
tempe, pisang, singkong. efek samping zat-zat penyusunnya,
pengolahan bahan dalam pembuatan es secang, sandwich tempe, sate
buah dan singkong balado. formula sediaan es secang, sandwich
tempe, sate buah dan singkong balado yang tepat hingga tahapan
formulasinya.
b. Browsing
Selain studi kepustakaan, juga dilakukan pencarian sumber melalui
internet mengenai hal-hal yang telah diuraikan pada poin sebelumnya.

2.

Alat dan Bahan yang Digunakan


a. Es secang

Bahan yang digunakan :

Air
Secang
Kayu manis
Gula pasir
Es batu
Cincau

Alat yang digunakan :

Gelas
Panci
Sendok
Sedotan
b. Sandwich tempe
Bahan yang digunakan :
Tempe
Kentang
Selada
Roti tawar
Tomat
Saos sambal
Alat yang digunakan :
Pisau

Wajan

Panci

Mika
c. Sate buah
Bahan yang digunakan :

Pisang/ buah lain

Coklat

Sprinkle
Alat yang digunakan :
Tusuk sate
Panci
Lemari pendingin
d. Singkong balado
Bahan yang digunakan :

Singkong

Perasa makanan

Alat yang digunakan :


Wajan
Pisau
Wadah
3. Tempat Pembuatan es secang, sandwich tempe, sate buah dan singkong
balado
Proses produksi es secang dilakukan di rumah produksi
4. Produksi es secang, sandwich tempe, sate buah dan singkong balado
Tahap formulasi dilaksanakan dengan membuat es secang, sandwich
tempe, sate buah dan singkong balado sesuai dengan formula yang telah
dipaparkan sebelumnya.
5. Cara Pembuatan
A. Es secang
Rebus air, secang, dan kayu manis di atas api kecil sampai harum.
Saring.
Tambahkan gula pasir.
Masak lagi sambil diaduk sampai larut.
Dinginkan.
Sajikan bersama cincau dan es
B. Sandwich tempe
Rebus tempe dan kentang sampai matang
Hasil rebusan dihancurkan sampai halus dan dicampurkan antara

kentang dan tempe


Tambahkan garam dan bawang putih seperlunya
Dibentuk sesuai keinginan dan di goreng
Potong roti tawar bentuk segitiga
Tempe, selada, dan tomat diletakan diatas roti, kemudian ditutup
dengan roti diatasnya
Masukan dalam wadah yang telah disediakan beserta saus sambal.
C. Sate buah
Pisang dipotong potong
Tusuk pisang dengan menggunakan tusuk sate
Baluti sate pisang dengan coklat
Taburkan topping diatasnya
Masukan lemari pendingin
D. Singkong balado
Singkong di bersihkan dan di potong-potong kecil
Masukan penggorengan
Setelah digoreng tambahkan perasa makanan

Masukkan wadah yang disediakan


6. Pemasaran

Pemasaran secara langsung kepada calon pembeli (face to face)

Pemasaran melalui media online (bisa order)

Sekitar kampus

Alun-alun

7. Evaluasi
Tahap evaluasi merupakan tahap akhir yang akan mengetahui es secang,
sandwich tempe, sate buah dan singkong balado yang dibuat dapat
diterima (cocok) bagi masyarakat pada umumnya.
H. JADWAL KEGIATAN PROGRAM
Dilampirkan
I.

ANGGARAN DANA
a) Biaya Produksi untuk 50 bungkus es secang
Air
: Rp 15.000
Secang
: Rp 2.000
Kayu manis
: Rp 2.000
Gula pasir
: Rp 5.000
Cincau Hitam
: Rp 6.000
Es batu
: Rp 5.000
Gelas
: Rp 11.000
Total

: Rp 46.000

Harga per 1 gelas

= Rp 2.500

Untuk biaya produksi 50 bungkus

= Rp 46.000

Penjualan

= Rp 2.500 x 50 gelas
= Rp 125.000

Keuntungan

= Rp 79.000

b) Biaya Produksi untuk 20 bungkus sandwich


Tempe
Kentang
Selada
Roti tawar
Tomat
Saos sambal

=Rp 3.000
=Rp 3.000
=Rp 2.000
=Rp 8.500
=Rp 3.000
=Rp 5.000

Total

: Rp 24.500

Harga per 1 bungkus

= Rp 3.000

Untuk biaya produksi 20 bungkus

= Rp 24.500

Penjualan

= Rp 3.000 x 20 bungkus
= Rp 60.000

Keuntungan

= Rp 35.500

c) Biaya Produksi untuk 25 tusuk sate buah


Pisang
Sprinkle/topping
Tusuk sate
Tali ikat
Coklat

= Rp 12.000
= Rp 5.500
= Rp 2.500
= Rp 1.000
= Rp 16.000

Total

: Rp 37.000

Harga per 1 bungkus

= Rp 2.500

Untuk biaya produksi 25 bungkus

= Rp 37.000

Harga jual

= Rp 2.500 x 25 bungkus
= Rp 62.500

Keuntungan

= Rp 25.500

d) Biaya Produksi untuk 20 bungkus singkong balado


Singkong
Mika
Perasa makanan
Total

= Rp 5.000
= Rp 2.000
= Rp 4.500
: Rp 11.500

Harga per 1 bungkus

= Rp 1.500

Untuk biaya produksi 20 bungkus

= Rp 11.500

Penjualan

= Rp 1.500 x 20 bungkus
= Rp 30.000

Keuntungan

= Rp 18.500

e) Lain-lain
Minyak goreng

= Rp 15.000

J.

Tabung gas

= Rp 18.000

Garam

= Rp 500

Bawang putih

= Rp 4.000

Total

= Rp 37.500

Pemasukan keuntungan

= Rp 158.500

Keuntungan bersih

= Rp 121.000

PENUTUP
Demikian proposal pembuatan Caf Herbal ini kami susun sebagai

usaha untuk mengembangkan potensi dalam

manajemen dan

jiwa

kewirausahaan. Kami mengharapkan partisipasi dan dukungan dari semua pihak


dalam mensukseskan kegiatan ini. Kami mengharap kritikan dan saran yang dapat
membantu dalam pengembangan produk kami sehingga dapat memiliki peluang
bersaing di dunia pemasaran.

DAFTAR PUSTAKA
A.N.S, Thomas. 1992. Tanaman Obat Tradisional 2. Yogyakarta : Penerbit
Kanisius
Budiman, Supriatin dan Saraswati, Desi. Berkebun Strowberi secara Komersial.
Seri Agribisnis
Putriyanti, Dian. 100% Cantik Rahasia dibalik Buah dan Sayur
Rukmana, H. Rahmat.2003. Tabulampot Jeruk Manis. Yogyakarta: Penerbit
Kanisius (Anggota IKAPI)