Anda di halaman 1dari 6

Febbi Meidawati (G14130017)

Diketahui data sebagai berikut:


Data Mesin Roket
Siklus
Suhu
X1
-75
175
0
0
0
0
0
0
0
-75
175
0
0
-75
175
0
0
0
0
0
0
0
0
0

Unit
No.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24

Drop
(Shock)
X3
0
0
0
0
0
0
-65
165
0
0
0
-65
165
-65
165
0
0
-65
165
-65
165
-65
165
0

Getaran
X2
0
0
-75
175
-75
175
0
0
0
-75
175
-75
175
-75
175
-75
175
0
0
-75
175
-75
175
0

= 5%
1. Analisis korelasi

Correlations: X1; X2; X3; X4; Y


X1
0,376
0,070

X2

X3

0,194
0,363

0,538
0,007

X4

-0,157
0,462

-0,597
0,002

-0,225
0,290

-0,065
0,761

-0,464
0,022

-0,128
0,553

X2

X3

X4

0,944
0,000

Cell Contents: Pearson correlation


P-Value

Static Fire
X4
-65
150
150
-65
150
-65
150
-65
150
150
-65
150
-65
150
-65
150
-65
-65
150
-65
150
150
-65
-65

Tekanan
Kamar
Y
1,4
26,3
26,5
5,8
23,4
7,4
29,4
9,7
32,9
26,4
8,4
28,8
11,8
28,4
11,5
26,5
5,8
1,3
21,4
0,4
22,9
26,4
11,4
3,7

Febbi Meidawati (G14130017)


Berdasarkan output minitab, peubah penjelas terkuat yang masuk ke dalam model adalah
X4 karena korelasinya dengan Y paling tinggi dibanding yang lain dan p-valuenya paling kecil
dibanding dengan lainnya.
2. Model regresi liniernya adalah Y = 0 + 1X4 +
Ket.
Y = Peubah respon
X = Peubah penjelas
0, 1 = Parameter regresi
= Error
Dugaan persamaan regresi yang didapat dari output minitab adalah:
The regression equation is
Y = 12,6 + 0,0933 X4

3. Analisis ragam yang didapat dari output minitab adalah:


S = 3,67782

R-Sq = 89,0%

R-Sq(adj) = 88,5%

Analysis of Variance
Source
Regression
Residual Error
Total

DF
1
22
23

SS
2414,0
297,6
2711,6

MS
2414,0
13,5

F
178,47

P
0,000

Untuk menguji kelayakan model digunakan uji F. Berdasarkan hasil output minitab, F-hit
yang didapat adalah 178,47. Sedangkan, F-tabelnya adalah F (1, 22, 0.05) = 4,30. F-hit > Ftabel, artinya static fire (X4) berpengaruh nyata terhadap tekanan kamar (Y) pada taraf nyata
5%. Artinya, model regresi tersebut dikatakan layak.
Untuk menguji kebaikan model digunakan nilai R2. R2 dari model ini cukup besar, yaitu 89%.
Artinya, keragaman Y dapat dijelaskan oleh keragaman X sebesar 89%. Artinya, model
regresi dapat dikatakan sudah baik.
Untuk menguji ketidakpasan model digunakan uji lack of fit.
H0 : Model pas
H1 : Model tidak pas
Dilihat dari p-value yang kurang dari , maka model dikatakan tidak pas.
4. Sisaan yang dihasilkan:
RESI1
-5,15
-0,30833
-0,10833
-0,75
-3,20833
0,85
2,791667
3,15

Febbi Meidawati (G14130017)


6,291667
-0,20833
1,85
2,191667
5,25
1,791667
4,95
-0,10833
-0,75
-5,25
-5,20833
-6,15
-3,70833
-0,20833
4,85
-2,85
5. Tebaran antara sisaan dengan peubah penjelas X1X4, X2X4, X3X4
- Antara sisaan dan X1X4

Scatterplot of RESI1 vs X1X4


7,5

5,0

RESI1

2,5
0,0

-2,5
-5,0

-10000

Antara sisaan dan X2X4

10000
X1X4

20000

30000

Febbi Meidawati (G14130017)


Scatterplot of RESI1 vs X2X4
7,5

5,0

RESI1

2,5
0,0

-2,5
-5,0

-10000

10000
X2X4

20000

30000

20000

30000

Antara sisaan dan X3X4

Scatterplot of RESI1 vs X3X4

5,0

RESI1

2,5
0,0
-2,5
-5,0
-7,5
-10000

10000
X3X4

Berdasarkan plot tebaran, yang paling tidak curam adalah plot antara sisaan dengan
X1X4, sehingga X1X4 adalah peubah penjelas baru yang akan dimasukkan ke dalam
model.
6. Model regresi liniernya adalah Y = 0 + 1X4 + 2X1X4 +

Febbi Meidawati (G14130017)


Ket.

Y = Peubah respon
X4, X1X4 = Peubah penjelas
0, 1, 1= Parameter regresi
= Error
Dugaan persamaan regresi yang didapat dari output minitab adalah:
The regression equation is
Y = 12,5 + 0,0942 X4 - 0,000107 X1X4

7. Analisis ragam yang didapat dari output minitab adalah:

S = 3,67626

R-Sq = 89,5%

R-Sq(adj) = 88,5%

Analysis of Variance
Source
Regression
Residual Error
Lack of Fit
Pure Error
Total

DF
2
21
3
18
23

SS
2427,8
283,8
37,7
246,1
2711,6

MS
1213,9
13,5
12,6
13,7

F
89,82

P
0,000

0,92

0,451

Untuk menguji kelayakan model digunakan uji F. Berdasarkan hasil output minitab, F-hit
yang didapat adalah 89,82. Sedangkan, F-tabelnya adalah F (2, 21, 0.05) = 3,47. F-hit > Ftabel, artinya static fire (X4) dan siklus suhu berpengaruh nyata terhadap tekanan kamar (Y)
pada taraf nyata 5%. Artinya, model regresi tersebut dikatakan layak.
Untuk menguji kebaikan model digunakan nilai R2. R2 dari model ini cukup besar, yaitu
89,5%. Artinya, keragaman Y dapat dijelaskan oleh keragaman X sebesar 89,5%. Artinya,
model regresi dapat dikatakan sudah baik.
Untuk menguji ketidakpasan model digunakan uji lack of fit.
H0 : Model pas
H1 : Model tidak pas
Dilihat dari p-value yang lebih dari , maka model dikatakan pas.
8. Tambahkan peubah X2
The regression equation is
Y = 11,6 + 0,103 X4 - 0,000101 X1X4 + 0,0153 X2

9. Analisis ragam yang didapat dari output minitab adalah:


S = 3,49331

R-Sq = 91,0%

R-Sq(adj) = 89,6%

Analysis of Variance
Source
Regression
Residual Error
Lack of Fit
Pure Error
Total

DF
3
20
6
14
23

SS
2467,54
244,06
80,50
163,57
2711,60

MS
822,51
12,20
13,42
11,68

F
67,40

P
0,000

1,15

0,386

Febbi Meidawati (G14130017)


Untuk menguji kelayakan model digunakan uji F. Berdasarkan hasil output minitab, F-hit
yang didapat adalah 67,40. Sedangkan, F-tabelnya adalah F (3, 20, 0.05) = 3,10. F-hit > Ftabel, artinya static fire (X4), siklus suhu, dan getaran berpengaruh nyata terhadap tekanan
kamar (Y) pada taraf nyata 5%. Artinya, model regresi tersebut dikatakan layak.
Untuk menguji kebaikan model digunakan nilai R2. R2 dari model ini cukup besar, yaitu 91%.
Artinya, keragaman Y dapat dijelaskan oleh keragaman X sebesar 91%. Artinya, model
regresi dapat dikatakan sudah baik.
Untuk menguji ketidakpasan model digunakan uji lack of fit.
H0 : Model pas
H1 : Model tidak pas
Dilihat dari p-value yang lebih dari , maka model dikatakan pas.
10. Berdasarkan uji korelasi, peubah penjelas yang paling erat hubungannya dengan Y adalah
peubah X4 (Static Fire). Terbukti dengan nilai R2 yang tinggi walaupun baru satu peubah saja
yang dimasukkan ke dalam model. Dilihat dari R2 yang terus bertambah ketika ditambahkan
X1X4 dan X2, artinya model semakin baik. Dari uji F juga yang menyatakan bahwa semua
peubah bebas yang dimasukkan ke model berpengaruh nyata terhadap tekanan kamar. Dari
uji lack of fit juga yang menyatakan model ini pas. Sehingga dapat disimpulkan model regresi
ini adalah model yang layak, baik, dan pas.
Kesimpulan: Static fire (X4), siklus suhu, dan getaran berpengaruh nyata terhadap tekanan
kamar (Y) pada taraf nyata 5%.

Anda mungkin juga menyukai