Anda di halaman 1dari 3

HASIL BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR

A. Pengertian Hasil Belajar


Menurut Nasution (2006:36) hasil belajar adalah hasil dari suatu interaksi tindak
belajar mengajar dan biasanya ditunjukkan dengan nilai tes yang diberikan guru. Begitupun
menurut Dimyati dan Mudjiono (2002:36) hasil belajar adalah hasil yang ditunjukkan dari
suatu interaksi tindak belajar dan biasanya ditunjukkan dengan nilai tes yang diberikan
guru. Berdasarkan kedua uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa hasil
belajar merupakan hasil yang diperoleh siswa setelah terjadinya proses pembelajaran
yang ditunjukkan dengan nilai tes yang diberikan oleh guru setiap selesai memberikan materi
pelajaran pada satu pokok bahasan.
Sedangkan Menurut Nana Sudjana (2009: 3), hasil belajar siswa pada
hakikatnya adalah perubahan tingkah laku sebagai hasil belajar, dalam pengertian yang lebih
luas mencakup bidang kognitif, afektif, dan psikomotorik dan menurut Abdurahman (2003 :
37) adalah kemampuan yang diperoleh setelah melalui kegiatan belajar. Berdasarkan kedua
uraian ini maka disimpulkan bahwa hasil belajar merupakan kemampuan dan
perubahan tingkah laku setelah melalui kegiatan belajar yang mencakup bidang kognitif,
afektif, dan psikomotor.
Hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia
menerima pengalaman belajarnya. Hasil belajar siswa pada hakikatnya adalah
perubahan mencakup bidang kognitif, afektif dan psikomotoris yang berorientasi pada
proses belajar mengajar yang dialami siswa (Sudjana, 2005). Sementara menurut
Gronlund (1985) hasil belajar adalah suatu bagian pelajaran misalnya suatu unit, bagian
ataupun bab tertentu mengenai materi tertentu yang telah dikuasai oleh siswa. Sudjana (2005)
mengatakan bahwa hasil belajar itu berhubungan dengan tujuan instruksional dan
pengalaman belajar yang dialami siswa. Adanya tujuan instruksional merupakan panduan
tertulis akan perubahan perilaku yang diinginkan pada diri siswa (Sudjana, 2005), sementara
pengalaman belajar meliputi apa-apa yang dialami siswa baik itu kegiatan mengobservasi,
mengobservasi, membaca, meniru, mencoba sesuatu sendiri, mendengar, mengikuti perintah
(Spears, dalam Sardiman, 2000).
Beberapa pengertian lain hasil belajar menurut para ahli:
a. Soedijarto (Masnaini, 2003:6) menyatakan bahwa hasil belajar adalah tingkat yang
dicapai oleh pelajar dalam mengikuti program belajar mengajar sesuai dengan
tujuan pendidikan.
b. Keller (Abdurrahman, 1999:39), mengemukakan hasil belajar adalah prestasi aktual
yang ditampilkan oleh anak, hasil belajar dipengaruhi oleh besarnya usaha (perbuatan
yang terarah pada penyelesaian tugas-tugas belajar) yang dilakukan oleh anak.
B. Pengertian Prestasi Belajar

Menurut Syaiful Bahri Djamarah, prestasi adalah hasil dari suatu kegiatan yang telah
dikerjakan, atau diciptakan secara individu maupun secara kelompok. Pendapat ini berarti
prestasi tidak akan pernah dihasilkan apabila seseorang tidak melakukan kegiatan. Prestasi
belajar adalah suatu hasil yang telah dicapai oleh siswa setelah melakukan kegiatan belajar.
Oleh karena itu prestasi belajar bukan ukuran, tetapi dapat diukur setelah melakukan
kegiatan belajar. Keberhasilan seseorang dalam mengikuti program pembelajaran dapat
dilihat dari prestasi belajar seseorang tersebut.

Poerwadarminta berpendapat bahwa prestasi adalah hasil yang telah dicapai


(dilakuakan, dikerjakan dan sebagainnya), sedangkan menurut Masud Hasan Abdul Qohar
berpendapat bahwa prestasi adalah apa yang telah diciptakan, hasil pekerjaan yang
menyenangkan hati yang memperolehnya dengan jalan keuletan. Yaspir G. W (1995:40)
meengemukakan bahwa prestasi belajar adalah kemampuan intelektual yang dapat
diukur melalui penguasaan ilmu pengetahuan, sikap dan keterampilan yang dicapai oleh
seseorang peserta didik dari apa yang telah dipelajari.
Menurut Arifin (2009 : 12) prestasi belajar merupakan suatu masalah yang bersifat
perenial dalam sejarah kehidupan manusia, karena sepanjang rentang kehidupannya
manusia selalu mengejar prestasi menurut bidang dan kemampuan masing masing. Menurut
Muhibbin (1999 : 216) dalam Turyati ( 2011 : 5 ) Skripsi FKIP UMP 2011 Prestasi belajar
adalah hasil usaha bekerja atau belajar yang menunjukan ukuran kecakapan yang
dicapai dalam bentuk nilai, yang telah dicapai oleh seseorang dan ditunjukan dalam jumlah
nilai raport atau tes sumatif. Menurut Nawawielfatru (2010) Prestasi belajar adalah hasil dari
suatu kegiatan yang telah dikerjakan, diciptakan, yang menyenangkan hati, yang
diperoleh dengan jalan keuletan kerja, baik secara individual maupun secara
kelompok dalam bidang kegiatan tertentu. Menurut Poerwadarminto ( 2001 ) prestasi
belajar adalah hasil yang telah dicapai dari hasil pekerjaan yang menyenangkan hati yang
diperoleh dengan keuletan kerja. Sedangkan menurut S. Nastion ( 1995 ) prestasi belajar
merupakan petunjuk bagi siswa tentang kemampuannya dalam menguasai materi
pembelajaran yang telah dicapai berupa hasil belajar. Adapun pengertian prestasi belajar
dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah "penguasaan pengetahuan atau keterampilan
yang dikembangkan oleh mata pelajaran, lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau angka
nilai yang diberikan oleh guru. Dari pendapat para ahli diatas dapat disimpulkan bahwa
prestasi belajar adalah hasil dari suatu usaha yang diperoleh melalui keuletan
kerja yang dicapai dalam bentuk nilai yang telah diperoleh seseorang.
Winkel mengemukakan bahwa prestasi belajar merupakan bukti keberhasilan yang
telah dicapai oleh seseorang. Maka prestasi belajar merupakan hasil maksimum yang dicapai
oleh seseorang setelah melaksanakan usaha-usaha belajar. Sedangkan menurut
Arif
Gunarso mengemukakan bahwa prestasi belajar adalah usaha maksimal yang dicapai
oleh seseorang setelah melaksanakan usaha-usaha belajar. Dalam proses pendidikan prestasi
dapat diartikan sebagai hasil dari proses belajar mengajar yakni, penguasaan, perubahan
emosional, atau perubahan tingkah laku yang dapat diukur dengan tes tertentu (Abdullah,
2008). Prestasi belajar adalah hasil maksimum yang dicapai oleh seseorang setelah
melakukan kegiatan belajar yang diberikan berdasarkan atas pengukuran tertentu
(Ilyas,2008).
Beberapa pengertian lain prestasi belajar menurut para ahli:
a. S. Tuti Negara (1994 : 43) menyatakan bahwa prestasi belajar adalah penilaian hasil
usaha kegiatan belajar yang dinyatakan dengan simbol dan angka, huruf maupun
kalimat yang dapat mencerminkan hasil yang sudah dicapai oleh peserta didik dalam
periode tertentu.
b. Hariyanto mengartikan prestasi belajar sebagai berikut: a) pencapaian atau hasil yang
telah dicapai, b) sesuatu yang telah dicapai dan c) suatu tingkat khusus dari
kesuksesan karena menyelesaikan tugas tugas atau tingkat kecakapan atau keahlian
dalam tugas tugas sekolah atau akademik.
c. Nasrun Harahap mengemukakan bahwa prestasi adalah penilaian pendidikan tentang
perkembangan dan kemajuan murid yang berkenaan dengan penguasaan bahan

pelajaran yang disajikan kepada mereka serta nilai-nilai yang terdapat dalam
kurikulum.
d. Ibid. Hlm 19-21 mengemukakan bahwa prestasi adalah hasil dari suatu kegiatan yang
telah dikerjakan, diciptakan, yang menyenangkan hati, yang memperoleh dengan
jalan keuletan kerja, baik secara individu maupun kelompok dalam bidang
tertentu.
e. Menurut Tuu 2004:75, pengertian Prestasi merupakan hasil yang dicapai
seseorang ketika mengerjakan tugas atau kegiatan tertentu.
f. Menurut Syaefudin Azwar, prestasi belajar adalah performa maksimal
seseorang dalam menguasai bahan-bahan atau materi yang telah diajarkan atau telah
dipelajari
C. Perbedaan Hasil Belajar dan Prestasi Belajar
Menurut Nasution (2006:36) hasil belajar adalah hasil dari suatu interaksi tindak belajar
mengajar dan biasanya ditunjukkan dengan nilai tes yang diberikan guru. Sedangkan Yaspir
G. W (1995:40) meengemukakan bahwa prestasi belajar adalah kemampuan intelektual
yang dapat diukur melalui penguasaan ilmu pengetahuan, sikap dan keterampilan yang
dicapai oleh seseorang peserta didik dari apa yang telah dipelajari. Berdasarkan kedua uraian
di atas maka disimpulkan bahwa hasil belajar bersifat kuantitatif yang ditunjukkan oleh nilai
tes, seperti 70,50,90 atau A,B,C. Sedangkan prestasi belajar bersifat kualitatif yang
ditunjukkan dengan penguasaan ilmu pengetahuan, sikap dan keterampilan.
Ridwan (2008) menyatakan bahwa prestasi belajar siswa dapat diketahui setelah
diadakan evaluasi. Hasil dari evaluasi dapat memperlihatkan tentang tinggi atau rendahnya
prestasi belajar siswa. Berdasarkan kutipan ini, kita dapat membedakan prestasi
belajar dan hasil belajar. Dalam proses pembelajaran ada yang disebut dengan evaluasi hasil
belajar, namun tidak ada evaluasi prestasi belajar. Ini membuktikan bahwa yang akan
dievaluasi adalah hasil belajar
bukan prestasi belajar. Namun berdasarkan kutipan
diatas bahwa hasil dari evaluasi hasil belajar disebut dengan prestasi belajar. Evaluasi hasil
belajar di lakukan dengan tahapan :1) menentukan tujuan, 2) menentukan rencana
evaluasi, 3) penyusunan instrument evaluasi, 4) pengumpulan data/informasi, 5) analisis
dan interprentasi, dan 6) Tindak Lanjut. Pada tahapan nomor empat, pengumpulan data/
informasi ini dapat dilakukan dengan tes atau nontes. Sehingga pada tahapan nomor 4 ini
data/informasi yang didapatkan yaitu berupa hasil belajar. Namun jika hasil belajar ini sudah
mengalami tahapan nomor 5 yaitu analisi dan interprentasi dan nomor 6 yaitu tindak lanjut
hasil akhirnya disebut dengan prestasi belajar.
Prestasi belajar adalah hasil maksimum yang dicapai oleh seseorang setelah melakukan
kegiatan belajar yang diberikan berdasarkan atas pengukuran tertentu (Ilyas,2008). Menurut
Abdurahman (2003 : 37) hasil belajar adalah kemampuan yang diperoleh setelah melalui
kegiatan belajar. Berdasarkan kedua uraian diatas dapat disimpulkan bahwa adanya
perbedaan hasil belajar dan prestasi belajar. Prestasi belajar merupakan kemampuan
maksimum atau hasil maksimum dari proses pembelajaran, ini berarti prestasi
cenderung pada keberhasilan dari proses pembelajaran itu dan berpredikat baik.
Sedangkan hasil belajar hanya berupa kemampuan yang diperoleh, jadi kemampuan ini
bisa maksimum ataupun minimum tergantung usaha pada proses pembelajaran yang telah
mereka lakukan.