Anda di halaman 1dari 7

NAMA

: DIAN PUTRA SATRIA

NIM

: 1407167790

LAPORAN

: PRAKTIKUM PRESTASI MESIN

1. Data-data Praktikum:

.

Pengolahan Data Praktikum: .2.

maka dapat digunakan dua pompa atau lebih yang disusun secara paralel atau seri.6 menunjukkan kurva head-kapasitas dari pompa-pompa yang mempunyai karakteristik yang sama yang dipasang secara paralel atau seri Dalam gambar ini . ! Gb. Dasar-dasar Analisa Praktikum: KETERANGAN GAMBAR: ! Jika head atau kapasitas yang diperlukan tidak dapat dicapai dengan satu pompa saja.3. 5.

Harga head kurva (2) diperoleh dari harga head kurva (1) dikalikan dua untuk kapasitas Q yang sarna. dan R3. yaitu R1. maka perlu perhatian khusus dalam hal kekuatan konstruksi dan kerapatan terhadap kebocoran dari rumah pompa. Untuk susunan seri. Namun jika karakteristik sistem adalah seperti R1 dan R3 maka akan diperlukan pompa dalam susunan paralel atau seri. diberi tanda (3). Kurva untuk susunan paralel yang terdiri dari dua buah pompa. Harga kapasisitas Q kurva (3) ini diperoleh dari harga kapasitas pada kurva (1) dikalikan dua untuk head yang sarna. karena ada perubahan (berupa kenaikan) kapasitas. Di sini terlihat bahwa kapasitas di titik (B) tidak sama dengan dua kali lipat kapasitas di titik (A). Susunan paralel pada umumnya diperlukan untuk laju aliran besar. Jika sistem mempunyai kurva head-kapasitas R3. Dalam gambar ditunjukkan pula tiga buah kurva head-kapasitas sistem. Sekarang jika sistem mempunyai kurva head-kapasitas R1 maka titik kerja pompa (1) akan terletak di (A).! ! ! ! kurva untuk satu pompa tunggal diberi tanda (1) dan untuk susunan seri yang terdiri dari dua buah pompa diberi tanda (2). Di sini terlihat bahwa head di titik (E) tidak sama dengan dua kali lipat head di (E). karena pompa kedua mengisap zat cair bertekanan dari pompa pertama. Jika pompa ini disusun paralel sehingga menghasilkan kurva (3) maka titik kerjanya akan berpindah ke (B). Kurva R3 menunjukkan tahanan yang lebih tinggi dibandingkan dengan R2 dan R1. dan susunan seri untuk head yang tinggi pada titik operasi. R2. maka titik kerja pompa (1) akan terletak di (D). 4. karena ada perubahan (kenaikan) head sistem. Jika sistem mempunyai kurva karakteristik seperti R2 maka laju aliran akan sarna untuk susunan seri maupun paralel. Hasil Analisa Praktikum: . Jika pompa ini disusun seri sehingga menghasilkan kurva (2) maka titik kerjanya akan berpindah ke (1).

.

baik ukuran. missal menggunakan digital atau komputer. o Susunan paralel pada umumnya diperlukan untuk laju aliran besar. . kapasitas yang dihasilkan ke dua pompa adalah dua kali lipat daripada pompa 1 atau pompa 2 maupun pompa yang dirangkai seri. semakin tinggi total head line di pasang maka semakin rendah kapasitas yang di hasilkan pompa tersebut. Namun head yang di hasilkan dari perbandingn grafik adalah lebih besar di banding grafik parallel. 6. o Untuk mendalami Pengujian di tambahkan dengan pompa dengan jenis dan karakterisitk yang berbeda. dan susunan seri untuk head yang tinggi pada titik operasi. kapasitas yang dihasilkan ke dua pompa adalah mendekati pemakaian pada pompa 1 atau pompa 2. Perbandingan antara total head line pompa dengan kapasitas pompa adalah berbanding terbalik. o Dalam grafik praktikum. Namun head yang di hasilkan dari perbandingn grafik adalah lebih kecil di banding grafik seri atau hampir menyamai pompa 1 atau pompa 2.5. o Pemasangan pompa secara Parallel pada 2 pompa dengan karakeristik yang sama. o Pemasangan pompa secara seri pada 2 pompa dengan karakeristik yang sama. jenis maupun spesifikasi pompa. Kesimpulan Praktikum: o Pompa satu dan pompa dua memiliki karakteristik pompa yang sama. Saran Praktikum: o Agar alat ukur di pakai lebih presisi.