Anda di halaman 1dari 4

POLITEKNIK KEUANGAN NEGARA

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER
Program Studi Diploma III Akuntansi
Departemen Akuntansi
Mata Kuliah
Perpajakan

Kode
200011

Otorisasi

Penyusun RP

Capaian Pembelajaran (CP)

Deskripsi Singkat MK

Pustaktnt

Rumpun MK
Bobot (sks)
MKK (Mata
T=2
P=1
Kuliah Keilmuan
dan
Ketrampilan)
Koordinator RMK

Semester
II

Tgl Revisi
20 April 2015

Ka Prodi

Yosep Poernomo
Amin Subiyakto
Yuniarto Hadiwibowo
NIP 196710201988031001
NIP 197305251992121001 NIP 197406091995021001
Program Studi
1. Menunjukkan sikap bertanggung jawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri;
2. Mampu menerapkan pemikian logis, kritis, inovatif, bermutu, dan terukur dalam melakukan
pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja
bidang yang bersangkutan;
3. Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu dan terukur;
4. Mahasiswa memahami konsep dasar perpajakan di Indonesia, ketentuan umum dan tata cara
perpajakan (UU KUP), PPh Potput, PPh Orang Pribadi dan Pajak Pertambahan NIlai
5. Mahasiswa mampu mengaplikasikan konsep dasar dan teori-teori perpajakan di Indonesia,
ketentuan umum dan tata cara perpajakan (UU KUP), PPh Potput, PPh Orang Pribadi dan Pajak
Pertambahan NIlai dalam kasus-kasus penghitungan yang berkaitan dengan ketentuan umum dan
tata cara perpajakan, PPh Potput, PPh Orang Pribadi , Pajak Pertambahan NIlai, Pajak Penjualan
atas Barang Mewah dan Bea Meterai
Mata pelajaran ini membahas tentang pengantar hukum pajak dan ketentuan umum dan tata cara
perpajakan, PPh Potput, PPh Orang Pribadi dan Pajak Pertambahan NIlai dalam kasus-kasus
penghitungan yang berkaitan dengan ketentuan umum dan tata cara perpajakan, PPh Potput, PPh
Orang Pribadi , Pajak Pertambahan NIlai, Pajak Penjualan atas Barang Mewah dan Bea Meterai.
Mahasiswa diharapkan memahami perpajakan di Indonesia, ketentuan umum dan tata cara
perpajakan (UU KUP), PPh Potput, PPh Orang Pribadi dan Pajak Pertambahan NIlai dalam kasus-kasus
penghitungan yang berkaitan dengan ketentuan umum dan tata cara perpajakan, PPh Potput, PPh
Orang Pribadi , Pajak Pertambahan NIlai, Pajak Penjualan atas Barang Mewah dan Bea Meterai
Utama:
1. Susi Zulvina. Modul Pengantar Hukum Pajak. Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, 2014. (PHP)
2. Yosep Poernomo. Modul Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan. Sekolah Tinggi Akuntansi
Negara, 2014. (MKUP)
3. Undang-Undang KUP dan Peraturan Pelaksanaannya. Direktorat Jenderal Pajak, 2013. (UUKUP)
4. Booklet PBB (Pajak Bumi dan Bangunan). Direktorat Jenderal Pajak, 2013. (PBB)
5. UU No. 20 Tahun 2000 Tentang Perubahan Atas UU No. 21 Tahun 1997 Tentang Bea Perolehan
Hak atas Tanah dan Bangunan. Republik Indonesia, 2000. (UUBPHTB)
6. Yosep Poernomo. Modul Pemotongan-Pemungutan PPh. Sekolah Tinggi Akuntansi Negara. 2015.
(MPotPut)
7. Untung Sukardji. Modul Pajak Pertambahan Nilai. Sekolah Tinggi Akuntansi Negara. 2015. (MPPN)
8. Amin Subiyakto. Modul PPh Orang Pribadi. Sekolah Tinggi Akuntansi Negara. 2015. (MPOP)
9. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2000 tentang Perubahan Tarif Bea
Meterai dan Besarnya Batas Pengenaan Harga Nominal yang Dikenakan Bea Meterai. Republik
Indonesia. 2000. (UUBM)
10. Peraturan Direktur Jenderal Pajak nomor Per-32/PJ/2015 tentang pedoman teknis tata cara
pemotongan, penyetoran, dan pelaporan pajak penghasilan pasal 21 dan/atau pajak penghasilan
pasal 26 sehubungan dengan pekerjaan, jasa, dan kegiatan orang pribadi
11. Peraturan Menteri Keuangan nomor PMK-141/PMK.03/2015 tentang jenis jasa lain sebagaimana
dimaksud dalam pasal 23 ayat (1) huruf c angka 2 undang-undang nomor 7 tahun 1983 tentang
pajak penghasilan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan undang-undang
nomor 36 tahun 2008
Pendukung:
1. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2011 Tentang Tata Cara Pelaksanaan
Hak dan Pemenuhan Kewajiban Perpajakan. Republik Indonesia, 2011. (PER74)
2. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 152 /PMK.03/2009 Tentang Perubahan Atas Peraturan
Menteri Keuangan Nomor 181/PMK.03/2007 Tentang Bentuk dan Isi Surat Pemberitahuan, Serta
Tata Cara Pengambilan, Pengisian, Penandatanganan, dan Penyampaian Surat Pemberitahuan.
Kementerian Keuangan, 2007. (PMK152)

Amin Subiyakto Tidak Ada Materi Pembelajaran Hardware: PC/Laptop/Mac Bentuk & Metode Pembelajaran Estimasi Waktu Kriteria Penilaian / Tagihan Refer ensi 1. 1. Pengertian Pajak dan Hukum Pajak 4. Microsoft Office (Excel) atau alternatifnya 3. Kebenaran penjelasan 3. Pemeriksaan pajak 2. Microsoft Office (Power Point) atau alternatifnya untuk presentasi Yosep Poernomo. Microsoft Windows. 3. Pendaftaran Wajib Pajak 2. Kelancaran komunikasi PHP Bab 1 sd 6 Bentuk: Kuliah Metode:  Ceramah  Diskusi x 5 ” 1. 2. Obyek yang Dikenakan.Media Pembelajaran Team teaching Mata kuliah prasyarat Mg ke - CP Mata Kuliah Software: 1. Pengertian PBB. Linux. Pengertian Pajak dan Hukum Pajak 5. Kebenaran penjelasan 3. Penghitungan PPh Bentuk: x 5 ” 1. Penagihan pajak 5 Mahasiswa mampu menjelaskan hak Wajib Pajak 1. 5 4 6 Mahasiswa memahami pengertian PPh Pemotongan dan Pemungutan serta menghitung PPh 21 1. SPOP. Sejarah Pemungutan Pajak 2. Kebenaran penjelasan 3. Kelengkapan penjelasan 2. Kebenaran dalam pengerjaan Latihan Soal MKUP Bab 2. Dasar-dasar menghitung PPh Pasal 21 Bentuk: Kuliah Metode:  Ceramah  Diskusi  Latihan soal Bentuk: Kuliah Metode:  Ceramah  Diskusi  Latihan soal Bentuk:  Kuliah  Praktikum Latihan Soal Metode:  Ceramah  Diskusi  Latihan Soal Bentuk: Kuliah Metode:  Ceramah  Diskusi MPot Put Bab 1 dan 2 7 Mahasiswa mampu 1. yang Tidak Dikenakan PBB dan NJOPTKP 3. Bumi. atau Mac Operating System 2. Penetapan pajak 3. Kelancaran komunikasi UU PDRD Mahasiswa mampu menjelaskan kewajiban Wajib Pajak 1. Kelengkapan penjelasan 2. Bangunan. Overview PPh PotPut 2. Penggolongan Jenis Pajak dan Sistem Pemungutan Pajak 7. Kelancaran komunikasi 1. 5. 3. Sumber-Sumber Penerimaan Negara 3. 4. Kebenaran penjelasan 3. Pengertian BPHTB 4. Subyek dan Obyek BPHTB Bentuk: Kuliah Metode:  Ceramah  Diskusi 2x 5 ” 1. Penafsiran dalam Hukum Pajak Pengantar Pajak Daerah: 1. Kelancaran komunikasi 1. Kelengkapan penjelasan 2. Kebenaran 1 Mahasiswa mampu menjelaskan Dasardasar perpajakan 2 Mahasiswa mampu menjelaskan pengantar Pajak Daerah (PBB dan BPHTB) 3 Pembetulan skp Keberatan Gugatan Banding Imbalan Bunga x 5 ” x 5 ” x 5 ” MKUP Bab 2 dan 4 MKUP Bab 9 dan 10 Mpot . Kebenaran penjelasan 2. Kebenaran penjelasan 3. Pembayaran Pajak x 5 ” Mahasiswa mampu menjelaskan Wewenang Dirjen Pajak 1. Pelaporan SPT 3. Kelancaran komunikasi 1. Kelengkapan penjelasan 2. NJOP. Kelengkapan penjelasan 2. Asas dan Yuridiksi Pemungutan Pajak 6. SPPT 2.

Kebenaran dalam pengerjaan Latihan Soal MPPN Bab 6. 3. 2. 4. Kebenaran penjelasan 2. 6. 5. Zakat. Kelengkapan penjelasan MPPN Bab 1. Kebenaran penjelasan 2. Kebenaran dalam pengerjaan Latihan Soal Put Bab 3 1. 2. 5. Subyek PPN. Kelengkapan penjelasan 2. Kelancaran komunikasi Mpot Put Bab 4.Mg ke - CP Mata Kuliah menghitung PPh Pasal 21 atas pegawai tetap dan selain pegawai tetap Materi Pembelajaran Bentuk & Metode Pembelajaran  Kuliah  Praktikum Latihan Soal Metode:  Ceramah  Diskusi  Latihan Soal UJIAN TENGAH SEMESTER 1. Pengurang Penghasilan Neto. 4. Kebenaran dalam pengerjaan Latihan Soal MPOP Bab 4 Bentuk:  Kuliah  Praktikum Latihan Soal Metode:  Ceramah  Diskusi  Latihan Soal x 5 ” Bentuk:  Kuliah  Praktikum Latihan Soal Metode:  Ceramah  Diskusi  Latihan Soal 2x 5 ” Bentuk:  Kuliah  Praktikum Latihan Soal Metode:  Ceramah  Diskusi  Latihan Soal Bentuk:  Kuliah  Praktikum Latihan Soal Metode:  Ceramah  Diskusi  Latihan Soal Bentuk:  Kuliah  Praktikum Latihan Soal Metode:  Ceramah  Diskusi  Latihan Soal x 5 ” 1. Kelengkapan penjelasan 3. Kebenaran dalam pengerjaan Latihan Soal MPPN Bab 3. saat terutang PPN dan tempat terutang PPN 13 Mahasiswa mampu memahami faktur pajak. Penghitungan PPN 14 Mahasiswa mampu menjelaskan tentang PPnBM. Kebenaran penjelasan 2. Obyek Pajak Pasal 4 ayat (2). 9. Objek PPN 3. Fasilitas PPN dan Bea Meterai 1. Saat Terutang PPN 5. Subyek Pajak Orang Pribadi Dalam Negeri. PPh Karyawan. Tempat Terutang PPN PPnBM Pemungut PPN Fasilitas PPN Bea Meterai 2x 5 ” Kriteria Penilaian / Tagihan Refer ensi penjelasan 2. 2. 3. Kebenaran penjelasan 3. 7. Pemungut PPN. Obyek Pajak Pasal 4 ayat (1). PPh 25. Penghitungan PPh pasal 21 atas selain pegawai tidak tetap 8 Mahasiswa mampu melakukan perhitungan kasus PPh Pasal 22. Pajak Masukan dan penghitungan PPN 1. Perhitungan PPh Metode: Pasal 23  Ceramah 3. 4. 6. Perhitungan PPh  Diskusi pasal 4(2) Estimasi Waktu pasal 21 atas pegawai tetap 2. Non Obyek Pajak Pasal 4 ayat (3) Pajak Pengahsilan Karyawan: 1. 3. Subjek PPN 4. Pajak Masukan 3. Subyek Pajak Orang Probadi Luar Negeri. 2 . Non Subyek Pajak Orang Probadi. Pisah Harta / Gabung Penghasilan 1. Penghasilan Neto. 8 x 5 ” 1. Kebenaran penjelasan 2. Kelancaran komunikasi 4. PPh pasal 23 dan PPh pasal 4(2) 9 Mahasiswa mampu menjelaskan tentang Subyek Pajak Orang Pribadi dan Objek PPh Orang Pribadi 10 Mahasiswa mampu memahami Pajak Pengahsilan Karyawan dan mengaplikasikannya dalam perhitungan Pajak 11 Mahasiswa mampu memahami Obyek. Perhitungan PPh Bentuk: Pasal 22 Kuliah 2. 2. 1. Karakteristik PPN 2. 10 UU BM MPOP Bab 1. Kebenaran penjelasan 2. 4. 5 x 5 ” 1. Kebenaran dalam pengerjaan Latihan Soal 1. Timbul & Berakhirnya Kewajiban Pajak 5. Faktur Pajak 2. 6 1.

Partisipasi & Quiz UTS UAS Total Minimum 80% dari Jumlah Kuliah Persentasi (%) 20% 40% 40% 100% .Mg ke - CP Mata Kuliah Materi Pembelajaran Bentuk & Metode Pembelajaran Estimasi Waktu Kriteria Penilaian / Tagihan Refer ensi UJIAN AKHIR SEMESTER Evaluasi dan Tugas Presensi Deskripsi Kehadiran.