Anda di halaman 1dari 3

4.1 AnalisaTapak.

tapak.
4.1.1 Pencapian dan orientasi tapak
a. Analisaeksisting..
Lokasi perancangan terletak pada pusat aktivitas kota, dapat ditempuh dengan
menggunakan kendaran pribadi melalui empat sisi jalan utama yang semuanya
memiliki orientasi langsung terhadap tapak, serta dapat juga di tempuh

publik,, setidaknya terdapat dua rute jalur transportasi


menggunakan transportasi publik
publik yang melintasi lokasi perancangan yaitu; rute lampu 27 yang melewati
jalan Frans Seda menuju bundaraan P.U serta rute lampu 10 yang melewati

II. Untuk lebih


seda, jalan R. W. Mangunsidi III dan jalan Eltari II
jalan Frans seda
gambar berikut:
jelasnya dapat dilihat pada gamba

Gambar 4.2 Rute jalur transportasi dan orientasi terhadap tapak.


Sumber: hasil olahan penulis dari hasil foto citra udara satelit landsat (04/09/2015) dan
dokumentasi hasil survei.

engelolahan pencampaian dan orientasi tapak.


b. Kriteria dan pengelola
Kriteria pencapian pada perancangan ini adalah sebagai berikut:
1. Mudah dicapai baik bagi pejalan kaki maupun menggunakan kendaraan

publik.
pribadi maupun menggunakan transportasi publik
2. Tidak menggau aktivitas lain pada lingkungan sekitar kawasan.

Berdasarkan ktiteria tesebut maka pengelolahan peletakan main entrance,

serta drop point public adalah sebagai berikut:


service entranceserta
entrancedan orientasi tapak yang terpilih adalah melalui jalan
1. Posisi main entrance
Eltari II, dengan pertimbangan sebagai berikut:
a. Jalan veteran tidak di lewati oleh rute transportasi publik sehingga tidak
dapat di jangkau oleh pengguna transportasi publik.
b. Jalan Frans Seda merupakan jalur lintasan kendaraan dua arah pada pada
jalur ini juga terdapat trafic light,, sedangkan jalan R. W. Mangunsidi III

pertemuan aktvitas
merupakan jalur lintasan padat karena menjadi tempat perte
pasar dan kompleks pertokoan di sekitar lokasi perancangan, sehingga
dengan memposisikan main etrance pada dua jalur ini akan menggagu
aktivitas lain yang dapat menyebabkan kemacetan.

ih adalah melalui jala


jalan Veteran dengan
terpilih
2. Posisi service entrance yang terpil
ivitas pada kawasan ini distribusi
mempertimbagkan bahwa salah satu aktivitas
uk distribusi barang mupun
untuk
barang maupun logistik maka jalur servis un
istik kedalam maupun keluar kawasan
logistik

dipilih melalui jalur

yang

aktivitasnya lebih longggar di bandingkan jalur lainya.

public di tempatkan sesuai jalur lintasan trasportasi publik


3. Posisi drop point publi
yang melintasi kawasan, terdapat tiga titik drop point publik pada

rtemuan antara jalan Frans Seda dan jalan R. W.


perancangan ini yyaitu; pertemuan
Mangunsidi III, pertemuan jalan R.W mangunsidi III dengan jalan Eltari II
dan pertemuan jalan Eltari II dengan jalan Veteran.

Gambar 4.3 Pencapian dan orientasi tapak.


Sumber: hasil olahan penulis dari hasil foto citra udara satelit landsat (04/09/2015)