Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN PRAKTIKUM

PENYEHATAN UDARA
PENGUKURAN KEBISINGAN LINGKUNGAN

OLEH :
IDA AYU SURYA DEWI
P07133013004
D-III KESEHATAN LINGKUNGAN

KEMENTRIAN KESEHATAN R.I
POLITEKNIK KESEHATAN DENPASAR
JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN
2014

Kebanyakan suara merupakan gabungan berbagai sinyal. tanggal : Senin. Batas frekuensi bunyi yang dapat didengar oleh manusia kira-kira dari 20 Hz sampai 20 KHz pada amplitude umum dengan berbagai variasi dalam kurva responnya.Diponegoro Kelompok : Satu (I) Pembimbing : Dewa Ayu Agustini Posmaningsih. Tujuan Umum Mahasiswa dapat melaksanakan cara mengukur kebisingan dengan menggunakan Sound Level Meter. ( Wikipedia. Suara diatas 20 KHz disebut Ultrasonik dan dibawah 20 Hz disebut Infrosonik.Kes A..LAPORAN PRAKTIKUM Mata Kuliah : Penyehatan Udara Materi Praktikum : Pengukuran Kebisingan Lingkungan Hari. Kebisingan juga dapat didefinisikan sebagai bunyi yang tidak disukai. 2. Tujuan Praktikum 1. tetapi suara murni dapat dijelaskan secara teoritis degan kecepatan frekuensi yang diukurdalam Hertz (Hz) dan amplitude atau kenyaringan bunyi denganpengukuran dalam desibel. B. Kebisingan dapat terjadi ketika berada di rumah. selain gangguan pemdengaran kebisingan juga dapat menyebabkan gangguan berupa penyakit akibat stress.00 Wita Tempat : Perempatan Jalan Teuku Umar . dan di ligkungan kerja yang bersuber dari benda – benda yang mengeluarkan getaran. di jalan raya. Tujuan Khusus . S. kelelahan.2014 Waktu : 09. 22 – 9 .M.00 – 13. 2009) Kebisingan dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan manusia karena kebisingan yang melampaui batas normal akan menyebabkan orang megalami gangguan pendengaran. Latar Belakang Kebisingan adalah bunyi atau suara yang tidak dikehendaki dan dapat menggangu kesehatan dan kenyamanan lingkungan yang dinyatakan dalah satuan desibel (dB). perubahan penampilan. dan gangguan kominikasi.Km.

b.2 meter atau microphone yang terletak pada ujung alat sejajar dengan telinga. Untuk perhitungan Mean. 2. Hasil dan Pembahasan 1. Mahasiswa dapat melakukan pengukuran kebisingan dengan menggunakan Sound Level Meter sesuai dengan prosedur pengukuran. d. Mencatat pada formulir bis 1 Pengukuran dilakukan selama 10 menit (dalam bentuk tabel) Menhitung nilai Mean.0 5) Alat siap digunakan.0 maka alat siap digunakan.0) 2) Switch Range diletakan pada posisi Cal 3) Lihat pada layar display apabila menunjukan angka 94. Cara Kerja 1. c. Mahasiswa dapat menyiapkan alat dan bahan yang akan dipergunakan dalam melakukan pengukuran kebisingan. Median. dan Modus pada data yang sudah didapatkan. Formulir Bis 1 D. d. Mahasiswa dapat menganalisa hasil pengukuran. Alat a. Mengkalibrasi SLM yang akan dipakai. Memegang alat pata ketinggian 1-1. Menghidupkan SLM dengan memindahkan switch ON/OFF ke dB C atau A (sesuai kebutuhan pengukuran). c. Stopwatch c. Mahasiswa dapat menyusun laporan pengukuran kebisingan. Stel respon F (fast) untuk jenis kebisingan continue dan S (slow) untuk e.a. putar skrup Cal kea rah kiri atau kanan. Mempersiapkan pengukuran. Menyiapkan alat yang akan digunakan. h. Sound Level Meter RION type NA-24 b. Alat dan Bahan 1. yang dilaksanakan di perempatan jalan diponegoro selama 10 menit didapatkan hasil seperti table diatas. Mengecek baterai SLM b. Merencanakan pengukuran a. a. Mengecek baterai pada sound level meter. dengan cara sebagai berikut : 1) Switch Fuction diatur pada posisi Cal (94.0 maka. 4) Bila tidak menunjukan angka 94. Median dan Modus didapatkan hasil sebagai berikut : . Alat Tulis d. b. c. kebisingan fluktuaktif Mencatat angka yang muncul pada layar display setiap 5 detik. E. f. g. C. Hasil Pada praktikum mengenai pengukuran kebisingan menggunkan Sound Level Meter. Sampai menunjukan angka 94.

21 22 23 24 25 64. 0 72.63 dB b. 0 72. 6 62. Jumlah data 120 (genap). 3 66. 1 62. . 7 64. 3 62. 10 1 10 2 10 3 10 4 10 71. 6 68. 7 68. 41 42 43 44 45 66. 1 66. 61 62 63 64 65 67. 2 62. 2 67. Mean Mean= ¿ Jumlah seluruh data Banyak data 8115.6 120 ¿ 67.a. 8 68. 81 82 83 84 85 68. 7 71. 7 68. 6 64. 3 67. 6 64. menggunakan rumus sebagai berikut : Tabel urutan data dari yang terkecil – terbesar : 1 2 3 4 5 62. 5 64. 2 67. 6 67. 9 72. Median Mengurutkan data dari yang terkecil ke yang terbesar. 2 66. 2 66.652 ¿ 67.

8 73. 1 68. 0 71. 5 66. 0 63. 4 70. 7 66. 6 70. 0 71. 9 67. 1 64. 7 65. 9 66. 7 73. 0 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 4 66. 0 63. 3 72. 4 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 8 64. 1 68. 6 65. 1 70. 0 67. 8 65. 8 74. 7 66. 0 70. 2 64. 1 72. 9 64. 3 64. 0 66. 5 68. 1 68. 1 64. 2 70. 1 68. 9 67. 1 68. 2 69. 1 64. Modus datake−x + datake−( x+1) 2 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 10 0 8 69.2 2 ¿ 67. 7 65. 8 64. 8 67. 2 72. 0 67. 4 68. 3 65. 8 65. 5 x=60 Median= ¿ Data ke 60+data ke 61 2 ¿ 67. 7 73. 1 63. 9 71. 9 68. 9 63. 1 64. 6 73. 2 69. 1 63. 7 66. 0 67. 8 66. 3 65. 3 72. 9 65. 2 68. 7 72. 0 69. 2 64. 4 72. 6 65. 3 . 3 77. 1 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 6 67. 9 66. 3 64. 6 66. 0 67. 5 66.1+67. 2 70. 6 70. 3 72. 5 68. 9 67. 5 72.6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 6 62. 4 66. 3 69. 1 68. 8 65.15 dB c. 4 5 10 6 10 7 10 8 10 9 11 0 11 1 11 2 11 3 11 4 11 5 11 6 11 7 11 8 11 9 12 0 1 72. 0 64.

0 72. 8 66. 8 73. 0 63. 6 64. 9 67.1 dB . 9 66. 8 74. 4 72. 4 70. 3 67. 6 62. 3 72. 3 69. 9 64. 8 69. 7 68. 8 64. 5 68. 1 68. 8 68. 2 70. 9 72. 9 67. 6 68. 6 65. 8 65. 6 62. 4 68. 1 64. didapatkan hasil sebagai berikut : a) Mean : 67. 5 66. 5 64. 2 70. 7 64. 2 64. 2 69. 2 68. 7 65. 0 70. 3 2. Sesuai dengan tabel berikut ini : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 62. 1 66. 3 72. 7 73. 0 67. 6 70. 9 67. 1 68. Pembahasan Dari hasil perhitungan yang telah dilakukan. 6 65. 6 64. 2 67. 1 64.2 dB c) Modus : 68. 3 64. 7 68. 0 67. 1 64. 63 dB b) Median : 67. 1 72. 5 66.1 dB yang muncul sebanyak 6 kali. 3 62. 1 68. 1 72. 0 72. 6 67. 3 72. 6 66. 0 67. 0 64. 3 64. 8 65. 0 63. 3 77. 3 66. 5 68. 4 66. 2 66. 2 72. 8 67. 2 69. 0 71. 3 65. 1 70. 5 72. 0 66. 0 71. 2 67. 7 66. 1 62. 6 70. 9 65. 1 63. 9 63. 4 10 1 10 2 10 3 10 4 10 5 10 6 10 7 10 8 10 9 11 0 11 1 11 2 11 3 11 4 11 5 11 6 11 7 11 8 11 9 12 0 71. 1 64. 7 66. 3 65. 1 68. 7 72. 1 68. 2 62. 2 66. 1 68. 0 67. 7 66. 0 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 66. 8 64. 9 71. 9 68. 1 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 67. 7 73. 7 71. 5 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 10 0 68. 0 69. 4 66.Modus dari data yang di dapat di atas adalah 68. 2 64. 4 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 64. 9 66. 8 65. 6 73. 1 63. 6 67. 7 65.

dan Modus : 68.1 dB c.63 dB .Median : 67. Saran Dari laporan praktikum ini dapat diberikan saran untuk mengatasi kebisingan adalah dengan pengendalian kebisingan secara teknis yaitu dengan membuat peraturan-peraturan yang melarang untuk membuat bunyi yang berlebihan maupun pengendalian secara administrative yang mengharuskan bagi penyebab kebisingan membayar pajak atau membayar denda sesuai dengan ketentuan sehingga dapat mengurangi kebisingan. Juga dengan menggunakan pelindung telingan ketika sedang bepergian ketempat yang bising. Kesimpulan dan Saran 1.org/wiki/kebisingan. dan gangguan komunikasi. 27 September 2014 . G.wikipedia. kelelahan. F. Alat yang digunakan untuk mengukur kebisingan adalah Sound Level Meter merek RION type NA-24 b.//id. yang berarti hasil pengukuran kebisingan yang dilakukan di perempatan jalan teuku umar – diponegoro menunjukan lebih dari nilai ambang batas yang dapat menyebabkan dampak pada pendengar.2 dB.Kebisingan. Juga dengan menggunakan pelindung telingan ketika sedang bepergian ketempat yang bising. Untuk menangani hal-hal tersebut dapat dilakukan dengan cara pengendalian kebisingan secara teknis yaitu dengan membuat peraturan-peraturan yang melarang untuk membuat bunyi yang berlebihan maupun pengendalian secara administrative yang mengharuskan bagi penyebab kebisingan membayar pajak atau membayar denda sesuai dengan ketentuan sehingga dapat mengurangi kebisingan. Hasil pengukuran kebisingan di perempatan jalan Teuku Umar – Jalan Diponegoro adalah Mean : 67. Daftar Pustaka Wikipedia.from: www. Selain pada pendengaran kebisingan yang berlebihan juga memberikan dampak pada kesehatan tubuh seperti menyebabkan stress. Kesimpulan Dari praktikum yang telah dilaksanakandapat disimpulkan sebagai berikut : a. Menurut permenkes Nomor 718/Menkes/Per/XI/1987 Nilai ambang batas kebisingan pada fasilitas umum adalah 60 dB 2.Menurut permenkes Nomor 718/Menkes/Per/XI/1987 Nilai ambang batas kebisingan pada fasilitas umum adalah 60 dB.

. S. M.Kes) (Ida Ayu Surya Dewi) .A. 27 September 2014 Pembimbing Praktikum Praktikan (D. Lampiran Menyetujui Denpasar. Posmaningsih.H.Km.A.

P07133013004 .NIP. 197608211998032001 Nim.