Anda di halaman 1dari 3

4.1 Analisa Programing.

4.1.1 Fungsi.
Fungsi dari perencanaan dan perancangan kawasan perdagangan dan jasa ini ialah
menyediakan

fasilitas-fasilitas

penunjang

yang

dapat

mendukung

terselengaranya fungsi kawasan ini sebagai kawasan perdagangan dan jasa, yang
meliputi tiga fungsi utama yaitu sebagai berikut:
a. Fungsi primer.
Merupakan fungsi utama dari kawasan ini, yaitu sebagai kawasan yang
berfungsi untuk memfasilitasi kegiatan perdagangan dan jasa.
b. Fungsi skunder.
Untuk mendukung terselenggaranya fungsi primer pada kawasan perdagangan
dan jasa ini, maka dibutuhkan fungsi skunder yang berfungsi untuk mengelola,
mengawasi serta mengontrol terselengaranya kegiatan perdagangan dan jasa
didalam kawasan ini.
c. Fungsi tersier.
Merupakan fungsi penunjang kawasan perdagangan dan jasa ini, yang meliputi
penyediaan fasilitas yang diakomodasikan sebagai penunjang aktivitas utama
didalam kawasan.
4.1.2 Aktivitas.
a. Jenis aktivitas dan kelompok kegiatan.
Berikut merupakan pengelompokan jenis aktivitas yang terdapat didalam
kawasan perdagangan dan jasa ini, meliputi:
1. Aktivitas utama.
Sesuai dengan fungsi utamanya sebagai kawasan yang berfungsi
memfasilitasi terselengaranya kegiatan perdagangan dan jasa, maka yang
menjadi aktivitas utama didalam kawasan ini meliputi:
a) Aktivitas perniagaan, kelompok kegiatanya meliputi:
1) Kegiatan perbelanjaan.
2) Kegiatan retailing.
b) Aktivitas bisnis, kelompok kegiatanya meliputi:
1) Kegiatan perkantoran.
2) Kegiatan perbangkan.
1

3) Kegiatan penginapan.
4) Kegiatan pertemuan.
2. Aktivitas pengelola.
Merupakan kelompok aktivitas yang berfungsi untuk mengelola kegiatan
dialam kawasan ini, kelompok kegiatannya meliputi:
a) Kegiatan promosi dan administrasi.
b) Kegiatan perawatan (cleaning service).
c) Kegiatan pengawasan (Security).
d) Kegiatan penyimpanan dan penggudangan logistik.
3. Aktivitas penunjang/publik.
Merupakan aktivitas yang berfungsi sebagai penunjang dari aktivitas utama
didalam kawasan, kelompok kegiatanya meliput:
a) Kegiatan rekreasi.
b) Kegiatan hiburan.
c) Kegiatan olahraga.
d) Kegiatan peribadatan.
b. Identifikasi pelaku dan alur aktivitas kegiatan.
Berdasarkan hasil analisa jenis aktivitas dan kelompok kegiatan diatas, maka
dapat disimpulkan bahwa jenispelaku kegiatan pada kawasan perdagangan dan
jasa ini dapat di bagi dalam dua kelompok utama yaitu:
1. Kelompok pengguna kawasan, meliputi:
a) Pengunjung kawasan.
Merupakan konsumen utamapada kawasan perdagangan dan jasa ini.
Aktivitas kelompok ini dapat berupa kegiatan berbelanja, pengguna jasa,
sebagai tamu atau calon pengguna fasilitas maupun yang hamya
berkunjung untuk menggunakan fasilitas penunjang/publik pada
kawasan ini.
b) Pengelola retail (Pedagang/karyawan retail).
Merupakan kelompok pedagang (formal/informal) maupun karyawan
retail yang mengelola aktivitas retailing pada kawasan perdagangan dan
jasa ini.
c) Office personel.

Merupakan kelompok pegawai perkantoran yang menggunakan maupun


mengelola fasilitas-fasilitas bisnis pada kawasan perdagangan dan jasa
ini.
2. kelompok pengelola kawasan, meliputi:
a) Pengelola utama
Merupakan kelompok yang bertugas untuk mempromosikan, merawat,
mengawasi/mengontrol setiap fungsi dan aktivitas serta mengurus
administrasi dari penjualan fasilitas-fasilitas yang terdapat pada kawasan
ini.
b) Sub pengelola
Merupakan kelompok pengelola yang bertugas mengawasi/mengontrol,
distribusi serta merawat fasilitas-fasilitas yang berada pada tiap sub
bagian/kelompok aktivitas didalam kawasan.
Berdasarkan pertimbangan terhadap kelompok pengguna kawasan tersebut,
maka alur aktivitas pelaku kegiatan pada peracangan ini dapat digambarkan
sebagai berikut: