Anda di halaman 1dari 2

1. Kebutuhan fasilitas.

Fasilitas-fasilitas yang akan dikembangkan pada kawasan ini diadobsi dari


hasil pengamatan terhadap fasilitas-fasilitaspada studi banding kawasan
sejenis yang disesuiakan dengan fungsi, jenis aktivitas serta kelompok
kegiatan

yangdisesuaikan

dengan

perdagangan dan jasa ini,

kebutuhan

perancangan

kawasan

untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel

berikut:
Tabel 4.3
Hubungan fungsi, aktivitas, kelompok kegiatan dan fasilitas.
No

Fungsi

Aktivitas

Fungsi
primer.

Perniagaan

Kelompok
kegiatan
Perbelanjaan
dan retailing.

Bisnis

Fungsi
skunder
.

Fungsi
tersier

Pengelolahan

Kebutuhan ruang

Perkantoran.
Pertemuan.

Penginapan.
Perbankan .

Promosi dan
admisistrasi
Perawatan.
Pengawasan.
penyimpanan
Rekreasi dan
hiburan.

Unit pertokoan.
Super market/swalayan
Departement stores.
Unit pelayanan jasa
service.
Unit kantor sewa.
Ruang pertemuan
(Convention).
Hotel.
Bank.
Koprasi.
Kantor pengelola.

Cleaning sevice.
Security office.
Gudang logistik.
Penunjang
Taman.
children play graund.
Club hause.
Restoran.
Food court
Bioskop
Berolahraga
lapangan olah raga.
Finess center
peribadatan
Musolah.
Sumber: hasil olahan penulis (2015)

2. Luasan fasilitas.
a) Asumsi kebutuhan luasan fasilitas.
Fasilitas-fasilitas yang akan direncanakan pada kawasan ini dibagi
kedalam

empat

sub

kawasan

sesuai

dengan

kelompok

klaster

kegiatan/aktivitas yang terdiri dari:

1) Sub kawasan perniagan.


2) Sub kawasan bisnis.
3) Sub kawasan publik.
4) Sub kawasan pengelola.
Asumsi perbandingan luasan masing-masing sub kawasan serta fasilitasfasilitasnyadapat dilihat pada tabel berikut: