Anda di halaman 1dari 3

Nama

: Antonius Rendi Suprianto

Nim

: D1121151021

Prodi

: Teknik Kimia

Zat Warna Alam Kayu Tingi (Ceriops
Tagal) sebagai Sensitizer Cahaya Pada
Sel Surya Fotoelektrokimia
Penggunaan radiasi matahari secara langsung menjadi energi listrik sel
surya merupakan alternatif penggunaan energi alam yg terbarukan. Sel surya
dengan efisiensi sebesar 10% menggunakan 1% dari total luas permukaan bumi
diperkirakan dapat mencukupi 2 kali kebutuhan energi dunia.
Kayu Tingi (Ceriops tagal) merupakan salah satu sumber daya alam
indonesiadan pemanfaatannya baru sebatas sebagai pewarna batik
alami.pewarna alam ini mempunyai sifat ramah lingkungan karena tidak memiliki
logam berat dan senyawa toksik serta kemampuannya dalam menyerap cahaya
pada spektrum tampak sehingga dinilai dapat digunakan sebagai bahan
alternatif untuk pembuatan fotosensitiser pada sel surya fotoelektrokimia.
Dilakukan sensitisasi terhadap lapis tipis TiO 2 menggunakan zat warna
kayu tingi (ceriops tagal) pada susunan sel surya fotoelektrokimia.Proses
pengkristalan lapis tipis TiO2 dilakukan dengan metode slip coating suspensi Hcl
pH 5 TiO2 Degussa pada molekul organik kaca Flourine Tin-doped Oxide
(FTO).Adsorpsi zat warna dilakukan dengan mencelupkan lapis tipis TiO 2 yang
telah dibakar pada larutan zat warna etanol selama 24jam untuk digunakan
sebagai elektroda kerja.Lapis tipis grafit pada molekul kaca FTO sebagai
elektroda lawan dibuat dengan metode slip coating dari suspensi etanol
grafit.Analisa dengan spektrofotometer UV-Vis menunjukan serapan zat warna
tingggi dalam larutan etanol,dengan tujuan untuk mengetahui daerah puncak
serapan maksimum penguat dugaan proses sensitasi zat warna pada lapis TiO 2
telah terjadi dengan maksimum panjang gelombang 480nm.Karakterisasi lapis
tipis TiO2 dengan difraksi sinar X menunjukan adanya fasa kristalin anatase
dengan tujuan untuk mengetahui tipe kristal,komposisi,dan ukuran partikel
kristal pembentuk lapis tipis TiO2.Pengukuran arus sel surya dilakukan untuk
menguji kinerja sel surya dengan variasi tegangan selama penyinaran dengan
simulasi matahari menggunakan philipe powertone.
Telah dilakukan sentisiasi semikonduktor untuk digunakan pada sel surya
fotoelektrokimia dengan campuran ekstrak alami pewarna batik yaitu kayu
tinggi(ceriops tagal).Cara kerja sel surya ini dipelajari dengan mengukur
tegangan rangkaian terbuka (Voc),rapat arus rangkaian hubungan singkat (I sc )

alat timbang digital.Fasa kristal TiO2 yang efektif untuk digunakan sebagai lapis tipis pada sistem sel surya adalah anatase. Kajian Serapan Elektronik Lapis Tipis TiO2 –Zat Warna Untuk mengetahui adanya sensitisasi zat warna pada lapis tipis TiO 2 dilakukan pengukuran serapan elektronik dengan Diffuse Reflectant Uv-Vis pada daerah cahaya tampak.furnace evaporator vakum. iodin (I2).Semakin besar luas permukaan diharapkan dapat meningkatkan kapasitas adsorpsi zat warna pada permukaan material. TiO 2 (P25 Degussa).Komposisi fasa kristal anatase dan rutile pada lapis tipis TiO 2 ditentukan melalui perhitungan fraksi berat anatase.Harga V oc.Sensitisasi merupakan fenomena pergeseran respon elektronik suatu sistem terhadap suatu energi radiasi.Fenomena sensitisasi ditunjukan oleh adanya pergeseran panjang gelombang maksimum pada pola serapan sistem TiO 2-zat warna. Prosedur kerja Prosedur kerja untuk pembuatan sensitizer cahaya pada sel surya fotoelektrokimia mula-mula kayu tingi yang telah di potong-potong dimaserasi . Alat dan bahan Bahan yang di gunakan untuk sensitizer cahaya pada sel surya fotoelektrokimia meliputi kayu tingi (ceriops tagal). Secara teoritis sserbuk TiO2 P25 degussa tersusun atas fasa kristal anatase dan rutile dengan komposisi 80% anatase dan 20% rutile. isolasi scotch 3M kertas saring .Kajian sensitisasi zat warn alami pada lapis TiO2 dilakukan dengan analisis serapan elektronik ekstrak zat warna dibandingkan dengan serapan elektronik lapis tipis TiO 2-zat warna. sedangkan alat yang digunakan meliputi lumpang porselin. alat tumbang. Triton X-100 Etanol p.semakin besar luas permukaan. etilen glikol.dan fill factor (ff) dengan menggunakan sumber cahaya buatan dari lampu merkuri dan tanpa cahaya sebagai penyinaran. aseton.a grafit. Multimeter digital sanwa. akuades. lampu philis powertone 160W. kabel. HCl pH 5. Semakin kecil ukuran partikel. penjepit buaya. substrat kaca FTO (Fluorine-dopped tin oxide) R~25-27Ω cm -2. Isc dan ff yang dihasilkan dapat memberi gambaran mengenai pengubahan energi partikel elementer dari cahaya yang mengenai sel surya menjadi sinyal fotolistrik. UV-Vis Lambda Bio 20 spektrofotometer perkin elmer. Karakterisasi Lapis Tipis Kristal TiO2 Pada karakterisasi ini digunakan material awal serbuk TiO 2 P25 degussa sebagai pembanding.Ukuran dari partikel TiO 2 sangat berpengaruh pada keberhasilan proses coating zat warna pada permukaan semikonduktor TiO2. oven. kalium iodida (KI).Adanya pergeseran pada puncak difraksi fasa anatase menyimpulkan terjadinya perubahan ukuran partikel TiO 2 menjadi lebih kecil. seperangkat alat gelas. ultrasonic cleaner.

TiO2 anatase/P25 degussa dilarutkan dalam HCl dengan pH 5 kemudian detambahkan Triton sebagai perekat dan dilapiskan ke dalam perekat kaca FTO berukuran 1 x 0.5M kalium iodida dan 0. Sel surya yang telah di rakit diukur besar tengangan dan arus listrik yang di hasilkan dengan simulasi matahari menggunakan lampu philips powertone. Larutan elektrolit terdiri atas0. Preparasi working elektroda dimulai dengan kalsinasi plat kaca-Tio2 pada suhu 450oC selama 30 menit dilanjutkan dengan prosesimersi dalam larutan zat warna tingi selama 12 jam. Zat warna dari kayu tingi diukur absorbansi maksimumnya menggunakan spektrofotometer Uv-Vis. Elektroda working ditetesi dengan larutan elektrolit kemudian di tambahkan elektroda counter diatasnya untuk menghasilkan satu unit sandwich sel surya. Kemudian dievaporasi pada suhu kamar.05 m iodin dalam pelarut etilen glikol.dengan n-heksana selama 24jam untuk menghilangkan lipid. Sebagai elektroda counter dideposisikan grafit pada pelat FTO.5 cm yang telah dilapisi SnO2. . Kayu tingi hasil maserasi diekstraksi secara kontinu dengan aseton.