Anda di halaman 1dari 13

Penyulingan, Pemrosesan dan Penggunaan Minyak Bumi

Print

Email

Details
Dipublikasikan: Kamis, 23 April 2009 20:11
Hits: 31123
1. Pendahuluan
Minyak mentah (petroleum) adalah campuran yang kompleks, terutama terdiri dari hidrokarbon
bersama-sama dengan sejumlah kecil komponen yang mengandung sulfur, oksigen dan nitrogen
dan sangat sedikit komponen yang mengandung logam.
Struktur hidrokarbon yang ditemukan dalam minyak mentah:
1. Alkana (parafin) : CnH2n + 2
Alkana ini memiliki rantai lurus dan bercabang, fraksi ini merupakan yang terrbesar di
dalam minyak mentah.
2. Siklo alkana (napten) : CnH2n
Sikloalkana ada yang memiliki cincin 5 (lima) yaitu siklopentana ataupun cincin 6 (enam) yaitu
sikloheksana.

3. Aromatik : CnH2n -6
Aromatik memiliki cincin 6 (enam)

Aromatik hanya terdapat dalam jumlah kecil, tetapi sangat diperlukan dalam bensin
karena :
- Memiliki harga anti knock yang tinggi
- Stabilitas penyimpanan yang baik
- Dan kegunaannya yang lain sebagai bahan bakar (fuels)

lilin dan stock cracking. Residu termasuk aspal.Proporsi dari ketiga tipe hidrokarbon sangat tergantung pada sumber dari minyak bumi. Intermediate destilates merupakan minyak gas atau bahan bakar diesel yang penggunaannya sebagai bahan bakar transportasi truk-truk berat. sedangkan aromatik selalu merupakan komponen yang paling sedikit. Naphta adalah material yang memiliki titik didih antara gasolin dan kerasin.Bahan bakar jet untuk air plane 2. 3. Heavy destilates merupakan komponen dengan berat molekul tinggi. Fraksi Minyak Bumi Proses pertama dalam pemrosesan minyak bumi adalah fraksionasi dari minyak mentah dengan menggunakan proses destilasi bertingkat.Bahan awal etilen . b.Dalam kemileteran digunakan sebagai bahan bakar jet dikenanl sebagai jP-4 c. Beberapa naphta digunakan sebagai : . Light destilates adalah komponen dengan berat molekul terkecil. Fraksi ini biasanya dirubah menjadi minyak pelumas (lubricant oils). Pengilangan/penyulingan (refining) adalah proses perubahan minyak mentah menjadi produk yang dapat dijual (marketeble product) melalui kombinasi proses fisika dan kimia. kereta api. residu bahan bakar minyak dan petrolatum. peralatan pertanian dan lain-lain.Minyak tanah . Pada umumnya alkana merupakan hidrokarbon yang terbanyak. adapun hasil yang diperoleh adalah sebagai berikut: . Gasoline (Amerika Serikat) atau motor spirit (Inggris) atau bensin (Indonesia) memiliki titik didih terendah dan merupakan produk kunci dalam penyulingan yang digunakan sebagai bahan pembakar motor (:t 45% dari minyak mentah diproses untuk menghasilkan gasolin. Produk yang dihasilkan dari proses pengilangan/penyulingan tersebut antara lain: 1.Pelarut dry cleaning (pencuci) . kapal kecil komersial. minyak dengan berat jenis tinggi dari bahan bakar. a.Pelarut karet . tetapi kadang-kadang (disebut sebagai crude napthenic) mengandung sikloalkana sebagai komponen yang terbesar. 4. 2. Kerosin memiliki titik didih tertinggi dan biasanya digunakan sebagai : .

Propana yang merupakan salah satu fraksi gas pada perusahaan biasanya digunakan sebagai : . etana. Fraksi Gas Gas alam dapat diperoleh secara terpisah maupun bersama-sama dengan minyak bumi. .Mengelas besi tuang. . .Pemakaian di dapur. parafin dan vaselin. Butana dipakai dalam rumah tangga sebagai : . Gas alam sebagian besar terdiri dari alkana berantai karbon rendah yaitu antara lain metana. Karbon hitam (Carbon Black) Karbon hitam (Carbon black) adalah arang harus yang dibuat oleh pembakaran yang tidak sempurna. tinta cetak dan tinta Gina.Pemanas ruangan. arang yang terbentuk kemudian dipisahkan dari bidang ini dan dibagi berdasarkan kehalusannya. .5% zat penghitam dan sisanya hilang sebagai asap.Penerangan.Zat pengisi pada karet terutama dalam pembuatan ban-ban mobil dan sepeda.Mengelas paduan-paduan tembaga.Penerangan pantai. Pegunaannya antara lain sebagai : . zat asam arang dan sebagainya. Butana mempunyai batas meledak yang lebih kecil bila dibandingkan dengan propana. alumunium dan magnesium.Sisa: 1. . Bahan yang tidak bisa menguap : aspal dan arang minyak bumi.Memotong besi dengan gas karbit. 2. . . Karbon hitam dibuat dengan membawa nyala gas bumi ke sebuah bidang datar yang didinginkan. Gas alam dapat dipergunakan sebagai: 1.Menyolder dan mengelas solder. butana dan iso-butana. Bahan bakar rumah tangga atau pabrik Gas alam merupakan bahan bakar yang paling bersih dan praktis. 2. Metana yang mengandung 75% karbon akan menghasilkan 4 atau 4. . lilin. propana. Oleh karena itu kadang-kadang gas ini diberi "bau" yaitu sedikit zat yang berbau sekali.Bahan dalam pembuatan cat.Menyemprot Jogam. . a. Minyak bisa menguap : Minyak-minyak pelumas. tetapi gas alam mempunyai keburukan yaitu sifatnya yang tidak berbaun (bila dibandingkan dengan gas dari batubara) sehingga sering terjadi kecelakaan karena bocor.

Mesin automibil modern memerlukan bahan bakar dengan bilangan oktan antara 90 dan 100. 2. Merengkah (cracking) dari hasil-hasil minyak bumi berat. Penyulingan langsung dari minyak bumi (bensin straight run).4 trimetil pentana iso-oktan) adalah anti fuels.Pembuatan bensin-bensin untuk kapal terbang yang bernilai tinggi dengan cara menggandeng (alkylering) iso-butana dengan butena-butena. b. antara lain fefraefyl lead (TEL) dan feframefyl lead (l-MI) yang ditambahkan da!am bensin dengan . pembakaran bisa menyebabkan peletusan (peledakan) didalam sijinder.Pembuatan zat cair dari metana. 3. 4. Bilangan oktan dapat dinaikkan dengan menambahkan beberapa substansi. * Kecendrungan mengetok (knocking) Ketika rasio tekanan dari motor relatif tinggi.Kekuatan berkurang . Bahan bakar motor Sebagai bahan bakar motor ada beberapa sifat yang diperhatikan untuk menentukan baik atau tidaknya bensin tersebut. semakin tinggi rasio penekanan (compression) maka diperlukan bilangan oktan yang tinggi pula.Timbulnya kebisingan knock . Tujuan-tujuan Sintesis Hasil sintesis dibuat dengan oksidasi zat-zat hidrokarbon dari gas alamo Proses pembuatan lainnya. misalnya dari minyak gas dan residu. yaitu : .3. dimana kualitasnya tergantung pada susunan kimia dari bahan-bahan dasar.2. Sintesis dari zat-zat berkarbon rendah. 1. * Keadaan terbang (titik embun) Gangguan yang disebabkan oleh adanya gelembung-gelembung gas didalam karburator dari sebuah motor yang disebabkan oleh adanya kadar yang terlalu tinggi dari fraksi-fraksi yang sangat ringan dalam bensin. sehingga : . Hal ini terutama disebabkan oleh terlalu banyaknya propana dan butana yang berasal dari bensin. misalnya 2. antara lain yaitu . Harga yang tinggi dari bilangan oktan mengakibatkan makin baik melawan knocking. Bila mengandung banyak aromatik-aromatik dan napthen-naphten akan menghasilkan bensin yang tidak mengetok (anti knocking). . Bensin biasanya digunakan sebagai : 1. Merengkah (retor ming) bensin berat dari kualitas yang kurang baik.Menyebabkan kerusakan mesin Hidrokarbon rantai bercabang dan aromatik sangat mengurangi kecendrungan dari bahan bakar yang menyebabkan knocking. Bensin Bensin dapat dibuat dengan beberapa cara. Gelembunggelembung gas yang terdapat dalam keadaan tertentu dapat menutup lubang-lubang perecik yang sempit dan pengisian bensin akan terhenti.

minyak kelapa dan bahanbahan alam lain. Kerugian yang disebabkan oleh pembentukan damar ini antara lain. . seperti peroksiden. Bensin biasanya digunakan untuk mengekstraksi berbagai bahan. minyak kacang tanah.Mencelupkan kanvas pada pembuatan ban. Pembentukan damar dapat dicegah dengan penambahan senyawa-senyawa dari tipe poliphenol dan aminophenol. seperti minyak kedelai.Mempunyai pengaruh yang tidak baik terhadap bilangan oktan.Melekatkan karet. * Titik beku Jika dalam bensin terdapat prosentasi yang tinggi dari aromatik-aromatik tertentu maka pada waktu pendinginan.Mengakibatkan korosi dari bagian-bagian logam. Titik beku ini terutama dipengaruhi oleh benzen (titik beku benzen murni ± 5ºC).Memberikan bau yang tidak enak dari gas-gas yang dihasilkan. adalah : . antara lain saluransaluran gas dan pada kutub yang dapat mengakibatkan kerusakan pada motor. . 2. Pelarut dan Pembersih Sebelum digunakan sebaagi pengekstraksi bensin di fraksinasi dengan destilasi bertingkat menjadi fraksi yang lebih kecil. . . . . Sebagai bahan pelarut bagi karet digunakan fraksi dengan titik didih antara 80 -130°C dan 100 -130°C. seperti rusaknya silinder-silinder yang disebabkan oleh asam yang mengembun pada didnding silinder. aromatik itu akan mengkristal dari mengakibatkan tertutupnya lubang-lubang alai penyemprotan dalam karburator. Pembentukan damar ini dipercepat oleh adanya zat asam di udara. Larutan karet ini biasanya digunakan untuk : .kuantitas yang kecil karena dikuatirkan apabila ditambahkan terlalu banyak efek timah bagi lingkungan.Menurunkan bilangan oktan karena hilangnya alkena-alkena dari bensin.Bahan ini dapat menempel pada beberapa tempat dalam motor. TEL (Pb(C2Hs)4) dibuat dari campuran timah hitam dengan natrium dan eti! klorida. * Kadar belerang Kerugian yang disebabkan bila kadar belerang terlalu tinggi. Bahan Ekstraksi.Larutan untuk pasta-pasta karet untuk memadatkan dan melaburkan tenunan. . .Perekat-perekat untuk industri sepatu. reaksinya : TEL * Keadaan "damar" dan stabilitas penyimpanan Damar dapat terbentuk karena adanya alkena-alkena yang mempunyai satu ikatan ganda sehingga berpotensi untuk berpolirherisasi membentuk molekul-molekul yang lebih besar. seperti hidroquinon dan p-aminophen.

Bensin memiliki titik didih rendah sehingga barang-barang yang dicuci lekas menjadi kering dan baunya cepat hilang. .Kualitas dari bahan wol tahan terhadap ini. * Viskositas Minyak dalam lampu kerasin mengalir ke sumbu karena adanya gaya kapiler dalam saluran-saluran sempit antara serat-serat sumbu.Jika mengandung banyak aromatik maka apinya tidak dapat dibesarkan karena apinya mulai berarang.Alkana-alkana memiliki nyala api yang paling baik. Pemakaian terpenting dari kerasin antara lain: 1. 3.Water spirit (tidak berwarna) . Bahan bakar penerangan dan pemanasan Bensin digunakan pada lampu-lampu tambang dimana tidak terdapat tenaga listrik.Sifat bakar napthen terletak antara aromatik dan alkana. * Sifat bakar Nyala kerasin tergantung pada susunan kimia dari minyak tanah : . Keuntungan menggunakan bensin sebagai bahan pembersih adalah: . Minyak Lampu Kerosin sebagai minyak lampu dihasilkan dengan jalan penyulingan langsung. . pemakai di pedalaman tidak mau membeli kerosin putih karena mengira ini adalah air dan mengira hanya yang berwarna kuning atau sawo matang saja yang dapat membakar dengan baik. Dan sebagai pemanas digunakan pada: .Penghangus yang dapat menghilangkan serat-serat yang menonjol dari tenunan dan rambut kulit. C.Bensin juga dapat digunakan sebagai bahan pembersih yaitu membersihkan secara kimia dengan cara diuapkan. .Lampu soldir dan lampu pembakar cat.Tidak mudah terbakar di ruang terbuka. * Kadar belerang . Kerosin Pemakaian kerasin sebagai penerangan di negara-negara maju semakin berkurang. sekarang kerasin digunakan untuk pemenasan. Aliran kerosin tergantung pada viskositas yaitu jika minyak cair kental dan lampu mempunyai tinggi-naik yang besar maka api akan tetap rendah dan sumbu menjadi arang (hangus) karena kekurangan minyak. . .Prime spirit . sifat-sifat yang harus diperhatikan bila kerasin digunakan sebagai minyak lampu adalah : * Warna Kerosin dibagai dalam berbagai kelas warna: .Standar spirit Di India.

Alat pembakar dengan sumbu gepeng: baunya tidak enak. Motor ini akan berjalan dengan baik bila kadar aromatik didalam bensin tinggi. Bahan bakar motor Motor-motor yang menggunakan kerosin sebagai bahan bakar adalah : .Alat pembakar dengan pengabutan tekan: merek dagang primus 3. Bahan bakar untuk pemanasan untuk memasak Macam-macam alat pembakar kerosin: . 5. Minyak gas juga digunakan sebagai : . . .Kapal perikanan. Minyak Bakar Walaupun setiap minyak yang dibakar dapat dinamakan minyak bakar tetapi nama ini biasanya hanya digunakan untuk bahan bakar residual dan untuk bahan bakar sulingan. . Motor ini jalannya dimulai dengan bensin dan dilanjutkan dengan kerosin kalau alat penguap sudah cukup panas. sebagai bahan pelarut digunakan kerosin. Bahan pelarut untuk insektisida Bubuk serangga dibuat dari bunga Chrysant (Pyerlhrum cinerarieotollum) yang telah dikeringkan dan dihaluskan. . 4.Alat-alat pertanian (traktor). 2. e.Alat pembakar dengan sumbu bulat: mempunyai pengisian hawa yang dipusatkan.Bahan bakar untuk motor diesel. Seperti pada bensin untuk menaikkan bilangan oktan pada minyak gas maka perlu ditambahkan : .Sama seperti kadar belerang pada bensin. d. Minyak Gas Minyak gas pada awalnya banyak digunakan sebagai penerangan dalam gerbong kereta api.Persenyawaan yang mengandung banyak sekali zat asam. Bahan bakar digunakan sebagai : . Bahan pelart untuk bitumen Kerosin jenis white spirit sering digunakan sebagai pelarut untuk bitumen aspal.Pesawat penerangan listrik kecil.Persenyawaan yang penggunaannya lebih sedikit peroksida (peroxyden) dan berbagai persenyawaan organik. . Bahan bakar residua! biasanya diperoleh dengan cara mengentalkan minyak bumi atau merengkah minyak gas dan residu minyak tanah. biasanya adalah minyak gas tanpa bagian-bagian residual. Motor ini selain memiliki sebuah karburator juga mempunyai alat penguap untuk kerosin. tetapi sekarang sebagian telah diganti oleh listrik karena lebih mudah dipakai dan sedikit bahaya kebakaran jika ada kecelakaan kereta api. . Untuk keperluan ini kerasin harus mempunyai bau yang enak atau biasanya obat semprot itu mengandung bahan pengharum. dipakai 0.5% untuk menaikkan 10 atau 15 titik bilangan oktan. misalnya amilnitrit dan etilnitrit. Untuk memperoleh hasil yang nyata maka persentasenya harus besar yaitu kira-kira 5% sehingga pemakaian senyawa ini menjadi mahal.Pesawat-pesawat pemanasan pusat otomatis dengan nama minyak bakar untuk keperluan rumah tangga.

Sifat-sifat yang harus ada pada minyak bakar adalah : * Memiliki batas viskositas tertentu Viskositas minyak bakar terletak antara viskositas minyak gas yaitu kira-kira 4 cs = 1. Proses Pemisahan (Separation Processes) Unit operasi yang digunakan dalam penyulingan minyak biasanya sederhana tetapi yang kompleks adalah interkoneksi dan interaksinya.Minyak yang dinyalakan dengan pembakar dalam tungku masak yang digunakan untuk : .. tetapi sesudah dibiarkan untuk waktu yang lama titik beku menjadi 1500C. Beberapa perlakuan kimia dan pemanasan dilakukan untuk memperbaiki kualitas dari produk minyak mentah yang diperoleh. . . emaile.Mencairkan hasil perindustrian . Pemrosesan Minyak Bumi Pada pemrosesan minyak bumi melibatkan 2 proses utama. proses ini disebut cracking.Pengerjaan panas dari logam .000 dan 10. dan sebagainya. Proses pemisahan (separation processes) 2.30E pada 50°C dan kira-kira 550/650 cs = 75/850E pada 50°C. Misalnya pada tahun 1912 permintaan gasolin melebihi supply dan untuk memenuhi permintaan tersebut maka digunakan proses "pemanasan" dan "tekanan" yang tinggi untuk mengubah fraksi yang tidak diharapkan. Proses konversi (convertion processes) Proses pengilangan (refines) pertama-tama adalah mengubah komponen minyak menjadi fraksi-fraksi yang laku dijual berupa beberapa tipe dari destilasi.Mempunyai titik beku maksimal tertentu. * Banyaknya panas yang diberikan Kalor pembakaran minyak bakar batasnya kira-kira 10. Proses pemisahan tersebut adalah : 1. Minyak bakar yang lebih encer diperlukan untuk pesawat bakar yang lebih kecil. Misalnya minyak bakar sebagian terdiri dari residu cracking yang sesudah dipanaskan hingga 1000C memiliki titik didih -210C. a. yaitu : 1.Memproduksi uap . misalnya untuk alat pemanasan sentral otomatis dalam rumah.550 cal/g. Molekul besar menjadi yang lebih kecil dalam range titik didih gasolin. 3. Destilasi . * Titik beku .Membakar batu. * Kadar belerang Lebih penting pada minyak diesel daripada minyak bakar karena pada minyak disesi belerang dapat menyebabkan kerusakan silinder dan kerosi dari sistem buang.Biasanya titik beku tergantung pada perlakuan terlebih dahulu yang dikerjakan terhadap bahan.Motor diesel tipe besar.

Proses ini dilakukan terutama dalam hal-hal sebagai berikut: . 6. b. Adsorpsi Proses adsorpsi digunakan untuk memperoleh material berat dari gas. Steam stripping pada umumnya digunakan untuk mengabsorpsi hidrokarbon fraksi ringan dan memperbaiki kapasitas absorpsi minyak gas. Lilin yang tidak diinginkan dipindahkan dan menjadi lilin mikrokristalin yang diperdagangkan. Absorpsi Umumnya digunakan untuk memisahkan zat yang bertitik didih tinggi dengan gas. Filtrasi Digunakan untuk memindahkan endapan lilin dari lilin yang mengandung destilat. digunakan tanah liat untuk menghilangkan warna dan bauxiet (biji oksida-aluminium).Untuk pemisahan gas-gas rekahan dalam suatu fraksi yang sangat ringan (misalnya fraksi yang terdiri dari zat hidrogen. 5. Dibawah ini . etana) dan fraksi yang lebih berat yaitu yang mempunyai komponen-komponen yang lebih tinggi.Untuk mendapatkan bagian-bagian berisi bensin (natural gasoline) dari gas-gas bumi. 2. -Untuk menghasilkan bensin-bensin yang dapat dipakai dari berbagai gas ampas dari suatu instalasi penghalus. Gasgas dikeluarkan dari tank penyimpanan gas sebagai hasil dari pemanasan matahari yang kemudian diserap ulang oleh tanaman. Proses Konversi (conversion processes) Hampir 70% dari minyak mentah di proses secara konversi di USA. Minyak gas digunakan untuk menyerap gasolin alami dari gas-gas basah. Pemakaian terpenting proses adsorpsi pada perindustrian minyak adalah : . Filtrasi dengan tanah liat digunakan untuk decolorisasi fraksi. metana. 3. mekanisme yang terjadi berupa pembentukan "ion karbonium" dan "radikal bebas". dalam hal ini digunakan arang aktif. . 4.Untuk menghilangkan bagian-bagian yang memberikan warna dan hal-hal lain yang tidak dikehendaki dari minyak. Kristalisasi Sebelum di filtrasi lilin harus dikristalisasi untuk menyesuaikan ukuran kristal dengan cooling dan stirring. . kerasin dan minyak gas biasanya disuling pada tekanan atmosfer. Ekstraksi Pengerjaan ini didasarkan pada pembagian dari suatu bahan tertentu dalam dua bagian yang mempunyai sifat dapat larut yang berbeda. Pengurangan tekanan diperoleh dengan menggunakan sebuah pompa vakum (vacum pump).Bensin.Untuk mendapatkan fraksi-fraksi gasolin alami yang dapat dicampurkan pada bensin.fraksi-fraksi minyak pelumas akan mencapai suhu yang lebih tinggi dimana zat-zat hidrokarbon mulai terurai (biasanya kira-kira antara suhu 375 -400°C) karena itu lebih baik jika minyak pelumas disuling dengan tekanan yang diturunkan.

Bensin yang dihasilkan menunjukkan angka oktan yang lebih baik. Dengan adanya pemanasan yang cukup dan katalis maka hidrokarbon parafin akan pecah menjadi dua atau lebih fragmen dan salah satunya berupa olefin. . Proses cracking dilakukan untuk menghasilkan fraksi-fraksi bensin yang berat yaitu yang mempunyai bilangan oktan yang buruk karena umunya bilangan oktan itu meningkat jika titik didihnya turun. misalnya dari 45-50 hingga 75-80. yaitu: . dimana alkenaalkena dengan rantai luru dirubah menjadi hidrokarbon bercabang. Keuntungan dari proses thermis-katalisator adalah: . Proses cracking meliputi: * Proses cracking thermis murni Proses ini merupakan proses pemecahan molekul-molekul besar dari zat hidrokarbon yang dilakukan pada suhu tinggi yang bekerja pada bahan awal selama waktu tertentu. * Proses cracking thermis dengan katalisator Dengan adanya katalisator maka reaksi cracking dapat terjadi pada suhu yang lebih rendah. * Proses cracking dengan chlorida-aluminium (AlCl3) yang bebas air Bila minyak dengan kadar aromatik rendah dipanaskan dengan AlCl3 bebas air pada suhu 1802000C maka akan terbentuk bensin dalam keadaan dan waktu tertentu.Penurunan titik didih rata-rata . Semua reaksi cracking adalah endotermik dan melibatkan energi yang tinggi. Cracking atau Pyrolisis Cracking atau pyirolisis merupakan proses pemecahan molekul-molekul hidrokarbon besar menjadi molekul-molekul yang lebih kecil dengan adanya pemanasan atau katalis.Perbandingan antara bensin terhadap gas adalah sangat baik karena disebabkan oleh pendeknya waktu cracking pada suhu yang lebih rendah.ada beberapa contoh reaksi konversi dasar yang penting: 1. biasanya selain menghasilkan bensin (gasoline) juga mengandung molekul-molekul yang lebih kecil (gas) dan molekul-molekul yang lebih besar (memiliki titik didih yang lebih tinggi dari bensin). Dengan adanya katalisator dapat terjadi proses isomerisasi. Bahan yang tidak . Pada pelaksanaannya tidak mungkin mengatur produk yang dihasilkan pada suatu proses cracking.Terbentuknya alken Oleh karena itu bilangan oktan dapat meningkat dengan sangat tinggi. selanjtnya terjadi aromatik-aromatik dalam fraksi bensin yang lebih tinggi yang juga dapat mempengaruhi bilangan oktan. Maka pada cracking bensin berat akan diperoleh suatu perbaikan dalam kualitas bahan pembakarnya yang disebabkan oleh 2 hal.

Proses polimerisasi merubah produk samping gas hirokarbon yang dihasilkan pada cracking menjadi hidrokarbok liquid yang bisa digunakan sebagai: .mengandung aromatik (misalnya parafin murni) dengan 2 atau 5% AlCl3 dapat merubah sebagian besar (90%) dari bahan itu menjadi bensin. . bagian lain akan ditingga/ sebagai arang dalam ketel. . Bahan dasar utama dalam proses polimerisasi adalah olefin (hidrokarbon tidak jenuh) yang diperoleh dari cracking still. 2. Anehnya pada proses ini bensin yang dihasilkan tidak mengandung alkenaalkena tetapi masih memiliki bilangan oktan yang lumayan. hal ini mungkin disebabkan kerena sebagian besar alkena bercabang. Alkilasi Proses alkilasi merupakan proses penggabungan olefin dari aromat atau hidrokarbon parafin. Proses alkilasi adalah eksotermik dan pada dasarnya sama dengan polimerisasi.Mahal karena AlCl3 yang dipakai akan menyublim dan mengurai. banyak sekali gas asam garam maka harus memakai alat-alat yang tahan korosi. Kerugian dari proses ini adalah : . n-butilen.Pada saat reaksi berlangsung. Polimerisasi Terbentuknya polimer antara ikatan molekul yang sama yaitu ikatan bersama dari light gasoline. Contohnya: Propilen.. isobutilen.Bahan bakar motor dan penerbangan yang memiliki bilangan oktan yang tinggi. 3.Bahan baku petrokimia. .Bahan-bahan yang dapat dikerjakan terbatas.

7. dan Cu. Ni. misalnya Pt. hidrogenasi dapat digunakan untuk mengeliminasi elemen-elemen lain dari molekul. elemen ini termasuk oksigen. 6. Reforming atau Aromatisasi Reforming merupakan proses konversi dari naptha untuk memperoleh produk yang memiliki . 4. Pd. nitrogen. Disamping untuk menjenuhkan ikatan ganda. Hidrogenasi Proses ini adalah penambahan hidrogen pada olefin. halogen dan sulfur. seperti propilen.hanya berbeda pada bagian-bagian dari charging stock need be unsaturated. Katalis hidrogen adalah logam yang dipilih tergantung pada senyawa yang akan di reduksi dan pada kondisi hidrogenasi. 5. Hydrocracking Proses hydrocracking merupakan penambahan hidrogen pada proses cracking. butilen dan amilen. Isomerisasi Proses isomerisasi merubah struktur dari atom dalam molekul tanpa adanya perubahan nomor atom. Metode ini didasarkan pada reaktifitas dari karbon tersier dari isobutan dengan olefin. Proses ini menjadi penting karena dapat menghasilkan iso-butana yang dibutuhkan untuk membuat alkilat sebagai dasar gasoline penerbangan. Sebagai hasilnya adalah produk alkilat yang tidak mengandung olefin dan memiliki bilangan oktan yang tinggi.

Penulis : Cut Fatimah Zuhra.bilangan oktan yang tinggi. Ssi. platinum dan chromium. Msi Jurusan Kimia Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara . dalam proses ini biasanya menggunakan katalis rhenium.