Anda di halaman 1dari 40

PENCEGAHAN &

PENGENDALIAN INFEKSI DI
UNIT GIGI

Wardanela Yunus,
CVRN.SKM.MM
Pelatihan PPI lanjut PERSI
Tanggal 27 – 29 April 2015

PENERAPAN PENCEGAHAN &
PENGENDALIAN INFEKSI
• Penerapan kewaspadaan isolasi

Kewaspadaan standar
Kewaspadaan transmisi

• Surveilans
• Pendidikan & pelatihan

KEWASPADAAN STANDAR
• Kebersihan tangan
• APD
• Manajemen limbah & benda tajam
• Manajemen lingkungan
• Penanganan linen (kain alas instrumen,sarung alas
instrumen)
• Peralatan perawatan pasien
• Penyuntikan yang aman
• Etika batuk
• Kesehatan karyawan

Kewaspadaan transisi
• Transmisi Kontak
• Transmisi Droplet/percikan
• Transmisi airborne/udara

Tata laksanan pasien • • • • • • • • • • • Lakukan handhygiene Gunakan APD Berkumur Antiseptik sebelum diperiksa Pemberian Antiseptik pada daerah operasi Penggunaan suction sekali pakai Penggunaan gelas kumur sekali pakai Jumlah alat diagnosa set min ½ jml rata pasien perhari Buat SOP pengelolaan alat medis habis pakai Siapkan peralatan sebelum prosedur dilakukan Posisi pasien memudahkan kerja operator Penggunaan isolator karet untuk mencegah percikan .

.Pathogenic Microorganisms • Pasien di Unit Gigi dan petugas dapat terpapar mikroorganisme pathogen antara lain : – – – – – HBV. Mycobacterium tuberculosis. HCV. and other viruses and bacteria that colonize or infect the oral cavity and respiratory tract. staphylococci. streptococci. HIV. herpes simplex virus types 1 and 2.

hidung. atau permukaan lingkungan). selaput mukosa mulut melalui droplet . 3) Kontak melalui konjuctiva.. equipment.Transmisi organisme 1) Kontak langsung dengan darah. instruments.g. batuk. 2) Kontak tidak langsung dengan benda yang terkontaminasi (e. bersin atau berbicara dan 4) Inhalasi mikroorganisme udara karena waktu kontak yang cukup lama Mis: TB . cairan mulut atau material lain dari pasien .

masker. topi. semi kritikal. kacamata • PERALATAN PASIEN : Kritical. non kritikal • Disinfeksi permukaan lingkungan • Pencegahan luka tusuk jarum . sarung tangan.ELEMEN STANDAR PRECAUTION • HAND HYGIENE • PENGGUNAAN APD : Gaun.

STRATEGI PENCEGAHAN & PENGENDALIAN INFEKSI • • • Engineering controls Work practice controls Administrative controls .

Hierarchy of Controls • Engineering controls that eliminate or isolate the hazard – puncture-resistant sharps containers and – safety sharp devices are the primary strategies for protecting DHCP and patients • Work-practice controls that result in safer behaviors – one-hand needle recapping – not using fingers for cheek retraction while using sharp instruments or suturing and use of • Personal protective equipment (PPE) – protective eyewear. and mask . gloves.

KEWASPADAAN STANDAR • Kebersihan tangan • APD • Manajemen limbah & benda tajam • Manajemen lingkungan • Penanganan linen (kain alas instrumen.sarung alas instrumen) • Peralatan perawatan pasien • Penyuntikan yang aman • Etika batuk • Kesehatan karyawan .

Kewaspadaan transisi • Transmisi Kontak • Transmisi Droplet/percikan • Transmisi airborne/udara .

Tata laksanan pasien • • • • • • • • • • • Lakukan handhygiene Gunakan APD Berkumur Antiseptik sebelum diperiksa Pemberian Antiseptik pada daerah operasi Penggunaan suction sekali pakai Penggunaan gelas kumur sekali pakai Jumlah alat diagnosa set min ½ jml rata pasien perhari Buat SOP pengelolaan alat medis habis pakai Siapkan peralatan sebelum prosedur dilakukan Posisi pasien memudahkan kerja operator Penggunaan isolator karet untuk mencegah percikan .

Program PPI pada petugas • Pendidikan & Pelatihan • Program Immunisasi • Manajemen Pencegahan & pengendalian pasca paparan darah & produk darah serta luka tusuk jarum • Manajemen penyakit petugas dan pembatasan pelayanan pasien .

POST EXPOSURE MANAGEMENT • • • Manajemen perawatan luka atau pasca paparan Sistim pelaporan Penilaian resiko infeksi : – Type dan beratnya paparan – Status hasil pemeriksaan pasien atau petugas – Imunitas orang yang terpapar .

.

Engineering Controls • • Isolate or remove the hazard Examples: – Sharps container – Medical devices with injury protection features (e.g. self-sheathing needles) ..

. dan juknis Kebijakan terhadap masalah yang dihadapi mis : Pengelola pasien dengan airborne precautions (e. SPO dan Policies.g.ADMINISTRATIF KONTROL • • Pedoman. TB) . procedures. kebijakan.

Clinical Contact Surfaces • Gunakan APD • Bersihkan • • seluruh permukaan dengan cairan disinfektan Sesuaikan dengan petunjuk pabrik pada peralatan tertentu No rekomendasi tindakan DTT .

ALAT PELINDUNG DIRI (APD) • Terfokus pada Standard Precautions • Mencegah kulit dan selaput mukosa dari kontaminasi percikan dan semprotan cairan tubuh dan darah atau produk darah • Segera lepaskan sesaat meninggalkan area tindakan .

.

Protective Eyewear. hidung dan mulut Ganti masker & sarung tangan setiap pasien Bersihkan kacamata setiap pergantian pasien dengan cairan disinfectan . kacamata untuk melindungi selaput mukosa. mata. Face Shields • • • Gunakan masker bedah .Masks.

GAUN • • • Gunakan gaun labs atau baju khusus untuk mencegah kontaminasi darah. air liur atau material lainnya Ganti jika kotor atau terkonatminasi Lepaskan jika akan meninggalkan ruangan kerja .

saliva dan mukosa membran Lepaskan sarung tangan setelah prosedur dan gunakan yang baru untuk pasien berikutnya .Recommendations for Gloving • • Gunakan sarung tangan jika akan/resiko kontak dengan darah.

Recommendations for Gloving Remove gloves that are torn. cut or punctured Do not wash. disinfect or sterilize gloves for reuse .

semi kritikal • dan non kritikal untuk keamanan pasien Prosedure sterilisasi berdasarkan : – Pengiriman. dekontaminasi – – – Preparation and packaging Sterilization Storage .PERALATAN PERAWATAN PASIEN • Sesuai dengan : kritikal. Pembersihan.

Instruments amalgam condensers. periodontal scalers. and surgical dental burs Semi-critical Examples: Dental mouth mirrors. and dental handpieces Noncritical Instruments and Devices Examples: X-ray heads. pulse oximeter. scalpel blades. facebows. blood pressure cuf Heat sterilized or single-use disposable Heat sterilized or single-use disposable .Critical Examples include surgical Instruments instruments.

Automated Cleaning • • • Ultrasonic cleaner Instrument washer Washer-disinfector .

gaun.kaca mata .masker.• • Pembersiham secara manual Cuci hingga bersih dan siap untuk di gunakan kembali Gunakan APD : sarung tangan.

thus can be discarded in regular trash • Limbah non infeksius: Poses a potential risk of infection during handling and disposal .LIMBAH RUMAH SAKIT • Limbah infeksius : Not considered infectious.

LIMBAH BENDA TAJAM .

Rekomendasi pembersihan area lingkungan • Resiko infeksi pada area permukaan lingkungan lebih berisiko paparan penyakit infeksi • Pelindung permukaan dapat di pakai / diganti setiap pasien OR • Bersihkan kemudian disinfeksi menggunakan cairan disinfektan • Gunakan cairan disinfektan .

Kualitas Air Gunakan sesuai standar air minum.* * <500 CFU/mL of heterotrophic water bacteria .

Gunakan air steril untuk irigasi • Use sterile saline or sterile water as a coolant/irrigator when performing surgical procedures • Use devices designed for the delivery of sterile irrigating fluids .

PENYUNTIKAN YANG AMAN • Jangan memberikan obat obatan dari satu jarum suntik kebeberapa pasien walaupun jarumnya diganti • Gunakan single dose vial untuk parental obat obatan jika memungkinkan .

Etika batuk • Tutup mulut dan hidung dengan tisu jika batuk atau bersin • Buang tisu ke tempat limbah • Lakukan kebersihan tangan • Jika tidak ada tisu gunakan tehnik etika batuk .

Transmission of Mycobacterium tuberculosis • • • Menyebar melalui percikan Sistem kekebalan bisa lebih kuat →mencegah penularan Kuman TB dapat bertahan hidup di dalam paru untuk waktu yang lama (latent TB infection) .

.Pencegahan Penularan TB pada Alat Kes Gigi • • • Tanyakan Riwayat pasien ( TB ?) Menunda tindakan elektif Jika pasien memerluka tindakan : – Petugas harus menggunakan masker – Pisahkan pasien dari yang lain – Rujuk pasien ke tempat fasilitas dengan pencegahan TB yang lebih baik.

KESIMPULAN • Pencegahan & Pengendalian Infeksi di Unit gigi sangat penting karena resiko paparan penyakit infeksi melalui darah produk darah dan cairan tubuh • Perlu kepatuhan terhadap kewaspadaan standar • Pengelolaan alat medis sangat diperlukan .

01/27/16 BWaluyo/IX/06 40 . Proses desinfeksi cepat.Apa keuntungan memakai airborne ? Proses desinfeksi maksimal tidak ada sudut di dalam ruangan yang luput dari proses desinfeksi karena di mana udara dapat masuk maka cairan airborne akan masuk mendesinfeksi. Cairan airborne tidak toksik (beracun) dan tidak korosif (merusak ) benda yang terkena cairan airborne.