Anda di halaman 1dari 3

Petunjuk Analisa Air

Lab. Teknik Penyehatan & Lingkungan JTS FT UGM

KHLOR AKTIF
METODE

: ORTOTOLUIDIN

PEMBICARAAN UMUM
Bernacam-macam zat kimia seperti ozon, klor, klordioksida dan proses fisik seperti
pemanasan, penyinaran dengan UV dll digunakan untuk desinfeksi air. Dari bermacammacam zat kimia tersebut diatas, klor adalah zat kimia yang sering dipakai karena
harganya murah dan masih punya daya desinfeksi sampai beberapa jam setelah
pembubuhannya.
Selain dapat membasmi bakteri dan mikroorganisme seperti amoeba, ganggang dll, klor
dapat mengoksidasi ion-ion logam seperti Fe 2+, Mn2+, menjadi Fe3+, Mn3+ dan memecah
molekul organis seperti warna
Selama proses tersebut klor sendiri direduksi menjadi klorida yang tidak mempunyai
daya desinfeksi. Disamping itu klor juga bereaksi dengan ammoniak.
Klor berasal dari gas klor, Cl2, NaOCl, Ca(OCl)2 atau larutan HOCl.
Break point chlorination adalah jumlah klor yang dibutuhkan , sehingga :
-

semua zat yang dapat dioksidasi, sudah teroksidasi

-

amoniak hilang ebagai gas N2

-

masih ada residu klor aktif terlarut yang konsentrasinya dianggap perlu untuk
pembasmian kuman-kuman.

PRINSIP
Dengan adanya klor dalam jumlah tertentu, diharapkan bakteri dalam air akan mati.

ALAT
1. botol coklat
2. gelas ukur 1 liter
3. pipet volume
4. pipet ukur
5. tabung reaksi
6. komparator
7. standar klor

Klorinasi

1

1 liter sampel dalam botol coklat ditambah 1 – 4 ml kaporit 0.67 . ditentukan sisa klor segera metode ortho toluidin - 10.C : D mg/l : y mg/l Jika digunakan klor 60 %. baca pada komparator terhadap blanko akuades 3.3 Daya sergap klor : A .2 % Larutkan 2 gram CaOCl ke dalam akuades dan encerkan sampai 1 liter 2. diamkan 10 menit tepat dan tentukan sisa klor 10 menit. CARA KERJA 1. mg/l Klorinasi 2 . 2.2 % campur.Petunjuk Analisa Air Lab.+ H+ REAGENSIA 1. Teknik Penyehatan & Lingkungan JTS FT UGM REAKSI Cl2 + H2O H+ + Cl. dilanjutkan sampai didapat sisa klor yang konstan 4.+ HOCl Chlorida chlorid ( hipoklorid ) HOCl OCl.0 ml sampel dalam tabung reaksi di tambah 0.1 ml toluidin 1 % - campur homogen. Ortho toluidin 1 % Larutkan 100 mg Ortho toluidin dalam 100 ml akuades dan HCl.+ H+ hipoklorid Ca(OCl)2 + 2 H2O 2 HOCl + Ca(OH)2 kaporit HOCl OCl. Kaporit CaOCl 0. maka penambahan klor : 100/60  y  1 mg/l : 1. hasil dicatat PERHITUNGAN Klor segera :A Klor konstan :B Angka klor : 0.

Teknik Penyehatan & Lingkungan JTS FT UGM PENETAPAN KADAR KLOR - 10 ml larutan kaporit 0. Semua klor tersedia dalam air sebagai kloramin disebut klor tersedia terikat Klor tersedia bebas dan terikat : jumlah klor tersedia : klor aktif Klor tersedia terikat punya daya desinfektan tak seefisien klor tersedia bebas. Kebutuhan Klor : jumlah klor untuk mencapai breakpoint / kebutuhan klor untuk mengoksidasi pereduksi Jumlah klor untuk mencapai breakpoint : kebutuhan klor untuk mengoksidasi zat pereduksi dan kebutuhan klor untuk bereaksi dengan amoniak sampai amoniak habis menjadi N2. tambah 1 ml amilum - Lanjutkan titrasi sampai larutan tidak berwarna. Pengawetan sampel : Klorinasi 3 .1 % dalam labu erlenmeyer - ditambah 5 ml CH3COOH - ditambah KI 1 gram - Dititrasi dengan Na2S2O3 sampai warna kuning jerami.Petunjuk Analisa Air Lab.