Anda di halaman 1dari 10

TASAWUF DIMASA MODERN

Diajukan untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah Akhlak Tasawuf


Dosen Pengampu : Drs. Ohing Damanhuri

Oleh :
Tanti Renita
Kelas : PAI C 1/1

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM TASIKMALAYA


PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
2016

KATA PENGANTAR
Puji syukur penyusun panjatkan kepada ALLAH SWT, atas limpahan rahmat dan
karunia-Nya penyusun dapat menyusun makalah berjudul TASAWUF DIMASA
MODERN.
Makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas kelompok Mata Kuliah
Akhlak Tasawuf.
Sholawat dan salam semoga tercurah limpah kepada Nabi kita Muhammad
SAW, tak lupa kepada keluarganya, para sahabatnya, dan kepada kita selaku
umatnya yang mudah-mudahan bisa taat sampai akhir zaman.
Kami mengakui bahwa apa yang kami sajikan kedalam makalah ini masih
banyak kekurangan dan masih jauh dari kesempurnaan. Karena itu, kritik dan
saran dari para pembaca yang budiman sangat diharapkan untuk perbaikan
selanjutnya.

Tasikmalaya, Januari 2016


Penyusun,

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................................ i


DAFTAR ISI .......................................................................................................... ii
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang .............................................................................................1
B. Rumusan Masalah ........................................................................................2
C. Tujuan ..........................................................................................................2
BAB II
PEMBAHASAN
A. Tasawuf Dimasa Modern ... 3
B. Sejarah Perkembangan Modern ..... 3
C. Tasawuf dan Integrasi Kehidupan . 4
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan ..................................................................................................6
B. Penutup ..... 6

DAFTAR PUSTAKA

ii

BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Gagasan pokok dalam judul ini adalah perumusan tasawuf bagi
masyarakat modern. Cakupan konsep konfigurasi spiritual islam berbeda
dengan konfigurasi iman karena lingkup yang kedua lebih luas dan sejalan
dengan konsep tasawuf modern.
Kualifikasi dalam konsep modern itu justru memiliki konotasi yang jauh
lebih penting karena mengisyaratkan adanya perbedaan dengan tasawuf pada
masa-masa sebelumnya. Ciri pembeda utama adalah waktu waktu yang
menunjuk konteks social keagamaan masing-masing. Sebagai suatu setting
social, perbedaan konteks ini menimbulkan konskuensi perbedaan susunan
masyarakat dan struktur keberagamaan warga dan akhirnya keberbedaan
problem social yang memerlukan pola pemecahannya masing-masing. Akan
tetapi unsure essensial yang tidak mungkin dikesampingkan adalah bingkai
keberagamaan yang harus tetap berada dalam ruang lingkup al-quran dan assunnah.
Meskipun visi religious dalam melihat manusia modern lebih menekankan
pada essensi perilaku dalam hubungannya dengan alam, manusia, dan Tuhan.
Nama sosok manusia modern dapat diamati dalam dunia literature lainnya.
Bagi

kemanusaiaan

manusia,

hiruk-pikuk

dunia

modern

ini

akan

mengakibatkan masalah-masalah kemanusaiaan seperti keterasigan tidak


hanya dari lingkungan, alam, tetapi juga dari kemanusaiaan itu sendiri.
Manusia modern ternyata memerlukan sentuhan lain yang mampu
memenusaiakan dirinya sendiri.

B. RUMUSAN MASALAH
1. Bagaimana Cara Pandang Tasawuf diera Modern ?
2. Sejarah Perkembangan Tasawuf?
3. Tasawuf dan Integrasi Kehidupan?

C. TUJUAN
1. Mengetahui cara pandang tasawuf dimasa modern.
2. Mengetahui sejarah perkembangan tasawuf.
3. Mengetahui tasawuf dan integrasi kehidupan.

BAB II
PEMBAHASAN

A. Tasawuf dimasa modern


Tasawuf

di era modern ini, ditempatkan sebagai cara pandang yang

rasional sesuai dengan nalar normatif dan nalar humanis-sosiologis.


Kepekaan sosial, lingkungan (alam) dan berbagai bidang kehidupan
lainnya adalah bagian yang menjadi ukuran bahwa tasawuf di era modern
itu tidak sekedar pemenuhan spiritual, akan tetapi lebih dari itu yaitu
mampu membuahkan hasil bagi yang ada di bumi ini.
Menurut Bagir tasawuf itu bukan barang mati. Sebab tasawuf itu
merupakan produk sejarah yang seharusnya dikondisikan sesuai dengan
tuntutan dan perubahan zaman. Penghayatan tasawuf bukan untuk diri
sendiri, seperti yang kita temui di masa silam. Tasawuf di era modern
adalah alternatif yang mempertemukan jurang kesenjangan antara dimensi
ilahiyah dengan dimensi duniawi. Banyak orang yang secara normatif
(kesalehan individu) telah menjalankan dengan sempurna, tetapi secara
empiris (kesalehan sosial) kadang-kadang belum tanpak ada. Dengan
demikian lahirnya tasawuf di era modern diharapkan menjadi tatanan
kehidupan yang lebih baik.

B. Sejarah Perkembangan Modern


Ibn al-Jauzi dan ibn khaldun secara garis besar membagi kehidupan
kerohanian dalam Islam menjadi dua, yakni Zuhud dan Tasawuf. Hanya
saja diakui bahwa keduanya merupakan istilah baru, sebab keduanya
belum ada pada masa nabi Muhammad SAW dan terdapat dalam alQuran, kecuali zuhud disebut sekali dalam surat yusuf ayat 29.

Seperti telah diketahui, bahwa sejarah Islam ditandai dengan peristiwa


tragis, yakni pembunuhan terhadap diri khalifah ketiga, Utsman Ibn Affan
RA. Dari peristiwa itu secara berantai kekacauan dan kemerosotan akhlak.
Hal ini menyebabkan sahabat-sahabat yang masih ada, dan pemukapemuka Islam yang mau bertfikir, berikhtiar membangkitkan kembali
ajaran Islam, palang masuk Masjid, kembali mendengarkan kisah-kisah
mengenai keindahan hidup Zuhud dan lain sebagainya dan inilah benih
Tsawuf yang paling awal.

C. Tasawuf dan Integrasi Kehidupan


Yang dicari manusia dalam kehidupan ini ialah kebahagiaan didunia dan
akhirat. Tapi bagaimana kedua macam kebahagiaan itu dapat dicapai tanpa
harus mematikan yang suatu untuk mendapatkan yang lain, tapi dapat
dicapai secara selaras dan secara bersama. Dalam menghadapi kenyataan
ini, manusia terbagi menjadi tiga:
1) Sebagian manusia mengorbankan kehidupan duniawinya mengejar
kehidupan ukhrowi,
2) Sebagian yang lainnya hanya mengejar kehidupan duniawi dengan
mengorbankan ukhrowinya,
3) Kelompok yang mau mendapat kedua-duanya .
Kebanyakan masyarakat ibarat yang hidup dalam suasana sekularisme,
kebanyakan hanya mengorientasikan hidupnya pada kelompok kedua,
yaitu mendapatkan kepuasan duniawi sebanyak-banyaknya, dengan
mengorbankan kebutuhannya yang bersifat spiritual. Makannya ketika
kesenangan duniawi telah didapat dengan kemewahan materi yang
dikumpulkannya, jiwa-jiwanya mereka lapar dan haus karena kebutuhan
spiritual tercampakkan. Ketika itu pula, mereka menderita batin dan
mencoba untuk lari kepada pemenuhan dri yang bersifat spiritual.

Sementara untuk menjadikan tasawuf sebagai alternative spiritual


manusia, Nasr tidak merinci secara jelas dan konkret. Ia hanya merujukkan
bahwa manusia Barat Modern membutuhkan pegangan moral dan nilainilai sementara Islam memiliki kekayaan spiritual yang untuk pencarian
spiritual masyarakat barat tersebut.
Demikian beberapa pandangan Nasr berkenaan dengan signifikasi tasawuf
bagi pembebasan manusaia modern yang dinilai kian terjauh dari centre
nya, maka melalui program tasawuf, Nasr ingin mengembalikan manusia
pada kritik pusat tersebut. Dalam hal ini secara praktis timbul gejala
pencarian makna hidup dan upaya pemenuhan diri kepada kepercayaankepercayaan yang sarat spiritualis.

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
1. Tasawuf di era modern ini, ditempatkan sebagai cara pandang yang
rasional sesuai dengan nalar normatif dan nalar humanis-sosiologis.
2. Sejarah perkembangan tasawuf saat ini ditandai kekacauan dan
kemerosotan akhlak.
3. Tasawuf dan integrasi kehidupan
Didalam kehidupan ini, manusia pada dasarnya mencari kehidupan dunia
dan aakhirat. Akaan tetapi untuk mendapatkan keduanya, harus
mendapatkan yang lain. Dalam kesadaran manusia secara praktis timbul
gejala pencarian makna hidup dalam upaya pemenuha diri terhadap
kepercayaan yang spiritual.

B. Penutup
Demikianlah makalah ini kami buat, kami sadar dalam makalah ini masih
banyak kesalahan dalam penulisan maupun dalam penyampaiannya. Untuk
itu, kritik dan saran yang membangun sangat kami perlukan guna
memperbaiki makalah kami selanjutnya. Semoga makalah ini dapat
bermanfaat bagi kita semua. Aamiin

DAFTAR PUSTAKA
http://gudangmakalh.blogspot.co.id/2012/04/tasawuf-di-era-modern.html
http://idarhotunnimah-ida.blogspot.co.id/2011/05/tasawuf-pada-masamodern.html