Anda di halaman 1dari 96

MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH

2015

PENDAHULUAN
Bagian Ini Berisi Gambaran
Latar Belakang, Tujuan,
Sasaran Dan Manfaat

BAB 1

A. LATAR BELAKANG
Pembangunan daerah Kabupaten Bantaeng akan terlaksana
dengan baik, terarah dan sinergis jika didukung dengan perencanaan
yang matang dan profesional. Sejalan dengan berlakunya otonomi
daerah, maka pemerintah Kabupaten Bantaeng memiliki kewenangan
yang lebih luas dan mandiri untuk menentukan arah pembangunan di
daerahnya. Sistem informasi merupakan suatu kebutuhan yang pada
era sekarang ini menjadi suatu hal yang sangat penting didalam
menunjang kemajuan, perkembangan suatu daerah dan pemerintahan
Sistem informasi yang dibangun tepat akan memberikan sebuah
gambaran kinerja yang akurat bagi penggunanya dalam pengambilan
keputusan. Selain itu, Oleh karena itulah yang saat ini dimanfaatkan
oleh pemerintah untuk memantau perkembangan pemerintah dengan
membangun sebuah sistem yang disebut sebagai Sistem Informasi
Pembangunan Daerah.

1

BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG

MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH

Sistem Informasi Pembangunan Daerah merupakan amanah
dari UU 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan
Nasional dan UU 32 Tahun 2004 tentang Pemerntahan Daerah yang
telah ganti dengan UU 23 Tahun 2014. Kebijakan ini kemudian
bentuk dalam sebuah Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 8
Tahun 2014 tentang Sistem Informasi Pembangunan Daerah menjadi
pedoman bagi pemerintah dalam pelaksanaannya. Berdasarkan
Permendagri nomor 8 Tahun 2014, Sistem Informasi Pembangunan
Daerah selanjutnya di singkat SIPD adalah suatu sistem yang
mendokumentasikan, mengadministrasikan, serta mengolah data
pembangunan daerah menjadi informasi yang disajikan kepada
masyarakat dan bahan pengambilan keputusan dalam rangka
perencanaan, pelaksanaan, evaluasi kinerja pemerintah daerah. SIPD
pada dasarnya memiliki nilai yang sangat strategis bagi kepentingan
Pusat dan Daerah, apabila keseluruhan aspek data yang telah
ditetapkan dapat dipenuhi.
B. TUJUAN, SASARAN DAN MANFAAT
Adapun tujuan dari Kegiatan Sistem Informasi Pembangunan
Daerah (SIPD) adalah :
1. Menyediakan dukungan data dan informasi bagi pengambilan
keputusan dan kebijakan, baik didaerah maupun di pusat.
2. Meningkatkan komitmen Pemerintah Daerah untuk membangun
pola kerja berbasis data dan informasi
3. Membangun Database Pembangunan Daerah Kabupaten yang
menggambarkan seluruh potensi dan sumberdaya yang dimiliki
oleh daerah Kabupaten Bantaeng.
4. Memudahkan sarana Informasi bagi semua kalangan masyarakat.
Sasaran Kegiatan SIPD adalah :
2

BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG

2015

MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH

1. Meningkatnya

kapasitas

daerah

2015

dalam

penyelenggaraan

Pemerintah dan pembangunan di daerah.
2. Tersedianya data dan informasi secara cepat dan mudah bagi
pengambilan keputusan dan penyusunan kebijakan di daerah.
3. Terbangunnya sistem informasi database Pembangunan Daerah
daerah.
4. Terlaksananya manajemen pengelolaan database Pembangunan
Daerah yang baik dan akurat.
Adapun manfaat dari kegiatan Sistem Informasi Pembangunan
Daerah (SIPD) adalah berfungsi sebagai sebuah jejaring dalam
pengumpulan data secara terpadu, realtime dan online di pusat dan
daerah dengan menggunakan teknologi informasi, sebagai dukungan
dalam

perencanaan

program

dan

kegiatan

serta

evaluasi.

Pembangunan daerah secara rasional, efektif dan efisien. Tentunya
Sistem informasi tersebut dapat juga digunakan untuk mendukung
integrasi

pemanfaatan

data

terkait

dengan

Perkembangan

Pembangunan pada masing-masing instansi pemerintah. Selain itu,
fungsi lain dari kegiatan SIPD adalah sebagai media akuntabilitas
publik

yang

pemerintah,

memungkinkan
mengevaluasi

masyarakat

mengevaluasi

program-program

kinerja

pembangunan,

dan

sekaligus mengevaluasi capaian-capaian pembangunan.
Mencermati tujuan, sasaran dan manfaat kegiatan SIPD
tersebut, maka tidak hanya pusat yang akan diuntungkan, namun
daerah secara langsung juga sangat diuntungkan. Bersama data dan
informasi, maka penyusunan perencanaan pembangunan di Provinsi
Kabupaten/Kota, dapat lebih akurat dan mendekati kebutuhan riil
masyarakat.
Oleh Karena itu, Bappeda Kabupaten Bantaeng sebagai instansi
yang
3

mengkoordinir

kegiatan

SIPD,

berkewajiban

BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG

untuk

data ini bersumber dari SKPD dan Kantor terkait yang ada di Pemerintah Kabupaten Bantaeng. Hal ini yang mendasari penyusunan Modul Sistem Informasi Pembangunan Daerah Kabupaten Bantaeng sehingga pembangunan daerah Kabupaten Bantaeng akan terlaksana dengan baik. Selain itu SIPD ini diharapkan bisa menjadi salah satu Pintu Gerbang penghimpun. penyedia data yang akurat dan terbaru perencanaan di Kabupaten Bantaeng.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 mengembangkan sistem ini lebih lanjut secara implementatif teknis. Modul SIPD ini diharapkan dapat membantu masyarakat dan stakeholder untuk mencari informasi tentang perkembangan dan potensi yang ada di Kabupaten Bantaeng. terarah dan sinergis jika didukung dengan perencanaan yang matang dan profesional. 4 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG untuk . Sistem Informasi Pembangunan Daerah ini merupakan sistem informasi yang menyajikan informasi pembangunan daerah Kabupaten Bantaeng dalam bentuk Modul yang menggambarkan seluruh potensi dan sumberdaya yang dimiliki Kabupaten Bantaeng. sehingga berbagai tujuan dan sasaran yang akan dicapai dapat direalisasikan secara optimal.

1 Peta Kabupaten Bantaeng 5 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG BAB 2 .MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 BANTAENG BUTTA TOA DALAM SEJARAH Bagian Ini Berisi Gambaran Tentang Sejarah Kabupaten Bantaeng Gambar 2.

Gantarang Keke. Komunitas Onto memiliki sejarah tersendiri yang menjadi cikal bakal Bantaeng. SEJARAH BANTAENG Pada awal mula lahirnya Kabupaten Bantaeng masih dibawah Pemerintahan Kerajaan yakni dikenal dengan Kerajaan Bantayan. Konon dalam tutur sejarah Kabupaten Bantaeng diceritakan bahwa suatu ketika para Kare' yang berjumlah tujuh orang bermufakat untuk mengangkat satu orang yang akan memimpin mereka semua. Mamampang. Sejumlah literatur menyebutkan jika raja pertama yakni. Raja Mula Tau. Sebelum itu mereka sepakat untuk melakukan pertapaan lebih dulu. Dalam sejarah peradaban budaya di Bantaeng. Sedangkan masing-masing daerah ini memiliki pemimpin sendiri-sendiri yang disebut dengan Kare’. Konon daerah Bantaeng dahulunya masih berupa lautan dan hanya beberapa tempat tertentu saja yang berupa dataran yaitu daerah Onto dan beberapa daerah di sekitarnya yaitu Sinoa. Lokasi pertapaan yang dipilih adalah daerah Onto. untuk meminta petunjuk kepada Dewata (Yang Maha Kuasa) siapa kira-kira yang tepat menjadi pemimpin mereka.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 A. memiliki 7 pemimpin dari 7 kawasan kerajaan yang berada di kawasan yang dikuasainya untuk membantu pemerintahan Raja Mula Tau. Katapang dan Lawi-Lawi. 6 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG . Bisampole. warga asli Bantaeng berkaitan erat dengan komunitas Onto.

” kata Tomanurung. Pada saat mereka bersemedi. tapi nakkepa anging kau leko kayu. saya air yang mengalir dan kalian adalah kayu yang hanyut). Di tempat itu mereka menemukan seorang laki-laki sedang mandi. tapi dengan syarat: “Eroja nuangka anjari Karaeng. dan yang berdinding bertiang (bambu). Lalu Kare' Bisampole menjelaskan maksud kedatangannya untuk mencari orang yang tepat memimpin mereka semua. 7 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG . turunlah cahaya ke Kare' Bisampole (Pimpinan daerah Bisampole) dan terdengar suara: ”Apangaseng antu Nuboya Nakadinging-dinginganna” (Apa yang engkau cari dalam cuaca dingin seperti ini). Tempat-tempat semedi itu sekarang disimbolkan dengan Balla Tujua (tujuh rumah kecil beratap. Lalu ketujuh Kare' menyampaikan tujuannya untuk mencari pemimpin.Keesokan harinya mereka mencari tempat yang dimaksud di daerah Onto. Tomanurung menyatakan kesediaannya. “Inilah kemudian yang disebut dengan To Manurunga ri Onto”.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 Ketujuh Kare' itu kemudian bersemedi di tempat itu. agar tidak lagi terpisah-pisah seperti sekarang ini. Lalu kembali terdengar suara: “Ammuko mangemako rimamampang ribuangayya Risalu Cinranayya” (Besok datanglah kesatu tempat permandian yang terbuat dari bambu). nakke je’ne massolong ikau sampara mamanyu” (saya mau diangkat menjadi raja pemimpin kalian tapi saya ibarat angin dan kalian adalah ibarat daun. sekaligus meminta Tomanurung untuk memimpin mereka.

Pada saat ia memandang ke segala penjuru maka daerah yang tadinya laut berubah menjadi daratan. Maka jadilah Tomanurung ri Onto ini sebagai raja bagi mereka semua. dijawab oleh Kare' Bisampole: Pohon Taeng sambil memandang kearah enam kare' yang lain. Kualleko tambara tangkualleko racung. Serentak keenam kare' yang lain menyatakan Ba’ (tanda membenarkan dalam bahasa setempat). Di satu tempat mereka bernaung di bawah pohon lalu bertanyalah Tomanurung pohon apa ini.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 Ketujuh Kare' yang diwakili oleh Kare' Bisampole pun menyahut. Setelah itu mereka berangkat ke arah suatu tempat yang sekarang disebut Gamacayya. “Kutarimai Pakpalanu tapi kualleko pammajiki tangkualleko pakkodii.” (Saya permintaanmu tapi kau hanya kuangkat jadi terima raja untuk mendatangkan kebaikan dan bukan untuk keburukan. juga engkau kuangkat jadi raja untuk jadi obat dan bukannya racun). kecuali diserang musuh atau 8 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG . Tomanurung ini sendiri lalu mengawini gadis Onto yang dijuluki Dampang Onto (Gadis jelitanya Onto). Dari sinilah kemudian muncul kata Bantaeng dari dua kata tadi yaitu Ba’ dan Taeng jelas Karaeng Imran Masualle. Dalam sejarahnya daerah Onto menjadi daerah sakral dan menjadi tempat perlindungan bagi keturunan raja Bantaeng bila mendapat masalah yang besar. Maka bagi anak keturunan kerajaan tidak boleh sembarangan memasuki daerah ini.

Selanjutnya laporan peneliti Amerika Serikat Wayne A. yaitu: Kare' Onto. Bougas menyatakan bahwa daerah Bantayan merupakan wilayah kekuasaan Kerajaan Makassar awal tahun 1200-1600. dimana tentara Belanda mendarat lebih dahulu di Bantaeng sebelum menyerang Gowa karena letaknya yang strategis sebagai bandar pelabuhan dan lumbung pangan Kerajaan Gowa. Penemuan otentik peta Singosari ini jelas membuktikan Bantaeng sudah ada dan eksis ketika itu. Nurudin Syahadat. Naskah peta Kerajaan Singosari pada tahun 1254 masa pemerintahan Raja Kertanegara. Serangan Belanda 9 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG . nama Bantayan akhirnya diubah menjadi Bonthain oleh Pemerintah Hindia Belanda. Gantarangkeke. Bantaeng sudah ada sejak tahun 500 Masehi. Bantaeng atau Bantayan dijadikan sebagai Afdeling atau pusat pemerintahan yang mengkoordinir beberapa wilayah di sekitarnya. Pada masa penjajahan Hindia Belanda. yang dibuktikan dengan ditemukannya penelitian arkeologi dan para penggali keramik pada bagian penting wilayah Bantaeng yakni berasal dari Dinasti Sung (960-1279) dan dari DinastiYuan (12791368). Bissampole. sehingga dijuluki Butta Toa atau Tanah Tuo (Tanah bersejarah). Menurut Prof. Mamampang. Angka 7 (tujuh) menunjukkan simbol Balla Tujua di Onto dan Tau Tujua yang memerintah dimasa lalu. Sejarah mencatat pada tanggal 7 Juli 1667 terjadi perang Makassar. Bersamaan itu pula tepatnya sejak 11 Nopember 1737.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 dipakaikan dulu tanduk dari emas. Katapang dan Lawi-Lawi. wilayah Bantaeng sudah tertera dalam peta tersebut guna memperluas wilayahnya ke daerah timur Nusantara untuk menjalin hubungan niaga pada tahun 1254-1292. Sinoa. Mamampang.

 Tahun 1453 .  Tahun 1293 . Kare' Katampang dan Kare' Lawi-Lawi. Kare' Sinoa.1453 dipimpin oleh I Janggong yang bergelar Karaeng Loeya.1362 dipimpin oleh Massaniaga Maratung. karena ternyata dengan semangat patriotisme rakyat Bantaeng sebagai bagian Kerajaan Gowa pada waktu itu mengadakan perlawanan besar-besaran.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 tersebut gagal.1509 dipimpin oleh Daengta Karaeng Putu Dala atau disebut Punta Dolangang.1560 dipimpin oleh Daengta Karaeng Dewata.1532 dipimpin oleh Daengta Karaeng Pueya. Kare' Mamampang.  Tahun 1397 .  Tahun 1368 .Keke. yang semua Kare' tersebut dikenal dengan nama “Tau Tujua”  Raja kedua yang memerintah yaitu Raja Massaniaga pada tahun 1293.  Tahun 1509 . yaitu Kare' Onto.1425 dipimpin oleh Massanigaya. Nama raja-raja Bantaeng yang pernah memerintah Bantaeng mulai dari kerajaan Bantaeng awal tahun 1254 hingga masa kemerdekaan tahun 1952 dapat dijelaskan sebagai berikut.  Tahun 1482 .  Tahun 1332 .  Tahun 1532 .1482 dipimpin oleh Massaniga Karaeng Bangsa Niaga.  Bantaeng pada awalnya sebagai Kerajaan yakni tahun 1254 1293 yang mana diperintah oleh Mula Tau yang bergelar To Toa yang memimpin Kerajaan Bantaeng yang terdiri dari 7 Kawasan yang masing-masing diantaranya dipimpin oleh Karaeng. Kare' Bissampole. 10 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG .1397 dipimpin oleh Maradiya. Kare' Gantarang.1332 dipimpin oleh To Manurung atau yang bergelar Karaeng Loeya.  Tahun 1425 .

 Tahun 1787 . 11 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG .MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015  Tahun 1560 .  Tahun 1620 . Kr.  Tahun 1825 .  Tahun 1756 . Mangnguluang Tunijalloka ri Kajang).1590 dipimpin oleh I Marawang Karaeng Barrang Tumaparisika Bokona.1652 dipimpin oleh Daengta Karaeng Bonang yang bergelar Karaeng Loeya.  Tahun 1576 .  Tahun 1590 - 1620 dipimpin oleh Massakirang Daeng Mamangung Karaeng Majjombea Matinroa ri Jalanjang Latenri Rua.  Tahun 1687 .1756 dipimpin oleh Daeng Ta Karaeng Manangkasi.1825 dipimpin oleh Ibagala Daeng Mangnguluang Tunijalloka ri Kajang.1866 dipimpin oleh Karaeng Basunu.  Tahun 1830 .1576 dipimpin oleh I Buce Karaeng Bondeng Tuni Tambanga.  Tahun 1652 .  Tahun 1826 .1860 dipimpin oleh Daeng To Pasaurang. Bagala Dg.  Tahun 1860 .1672 dipimpin oleh Mangkawani Daeng Talele.1687 dipimpin oleh Daeng Ta Karaeng Baso (kedua kalinya).1724 dipimpin oleh Daeng Ta Karaeng Ngalle.  Tahun 1672 .1830 dipimpin oleh Daeng To Nace (Janda Permaisuri.1850 dipimpin oleh Mappaumba Daeng To Magassing.1826 dipimpin oleh La Tjalleng To Mangnguliling Karaeng Tallu Dongkonga ri Bantaeng yang bergelar Karaeng Loeya ri Lembang.1670 dipimpin oleh Daengta Karaeng Baso To Ilanga ri Tamallangnge.  Tahun 1850 .  Tahun 1670 .1787 dipimpin oleh Daeng Ta Karaeng Loka.  Tahun 1724 .

1877 dipimpin oleh Karaeng Butung.1945 dipimpin oleh Karaeng Andi Mannapiang. Sejarah Masa Kemerdekaan Setelah masa kemerdekaan secara resmi Bonthain akhirnya diubah menjadi Kabupaten Daerah Tingkat II Bantaeng melalui Undang- undang Nomor 29/1959 dengan pengangkatan Bupati pertama.  Tahun 1945 . Kabupaten Bantaeng resmi menjadi daerah otonomi yang dipimpin secara demokratis dan menganut kaidah pemerintahan modern.  Tahun 1950 . Rivai Bulu dilantik pada tanggal 1 Pebruari 1960.com/spirit-the-new-bantaeng.  Tahun 1913 .html).  Tahun 1952-Karaeng Massoelle (sebagai pelaksana tugas).1952 dipimpin oleh Karaeng Andi Mannapiang (kedua kalinya).  Tahun 1933 .1939 dipimpin oleh Karaeng Mangkala. Bupati Kepala Daerah Tingkat II yang pertama A.  Tahun 1877 .MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015  Tahun 1866 . berdasarkan Kepmendagri Nomor UP 7/2/38-375 tanggal 28 Januari 1960 dan dilantik tanggal 1 Pebruari 1960.1950 dipimpin oleh Karaeng Pawiloi (kedua kalinya). B. Adapun pejabat pemerintahan sejak terbentuknya Kabupaten Bantaeng hingga saat ini adalah sebagai berikut: 12 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG . Sejak saat itulah Kabupaten Bantaeng resmi memulai kiprahnya sebagai daerah otomomi yang secara bergantian dipimpin beberapa bupati.1913 dipimpin oleh Karaeng Panawang. Setelah terbentuknya Kabupaten Daerah Tingkat II Bantaeng berdasarkan UU Nomor 29 Tahun 1959. A Rivai Bulu.1933 dipimpin oleh Karaeng Pawiloi.(http://rakyatsulsel.  Tahun 1939 .

H. Pada tanggal 2-4 Juli 1999.Dr. Malingkai Maknun (1988-1993) 7.H.Drs. sesuai kesepakatan yang telah dicapai oleh para pakar sejarah.M Nurdin Abdullah. Dalam penetapan hari jadi Kabupaten Bantaeng. 13 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG .Prof.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 1.Drs.M. Solthan (1971-1978) 5. Azikin Solthan.Agr (2008-sekarang). H.Aru Saleh (1965-1966) 3. Rivai Bulu (1960-1965) 2. M.Si (1998-2008) 9.A.Drs.H. H.Solthan (1966-1971) 4. H. Darwis Wahab (1978-1988) 6. terjadi dinamika dan proses diskusi yang panjang.Drs. Hasil musyawarah ini kemudian dituangkan dalam Keputusan Mubes KKB Nomor 12/Mubes KKB/VII/1999 tanggal 4 Juli 1999 tentang Penetapan Hari Jadi Bantaeng pada tanggal 7 bulan 12 tahun 1254 yang kemudian diperkuat dengan terbitnya Peraturan Daerah Nomor 28 Tahun 1999 tentang Hari Jadi Kabupaten Bantaeng.Ir. Said Saggaf (1993-1998) 8. sesepuh dan tokoh masyarakat Bantaeng memutuskan tanggal 7 Desember sebagai Hari Jadi Kabupaten Bantaeng.

Ibukota Propinsi Sulawesi Selatan dengan posisi 5°21’13’’-5°35’26’’ Lintang Selatan dan 119°51’42’’-120°05’27’’ Bujur Timur. KONDISI WILAYAH KABUPATEN BANTAENG Kabupaten Bantaeng secara geografis terletak ± 120 km arah selatan Makassar. Pemerintahan. dan terkecil adalah wilayah dengan ketinggian dari permukaan laut 0-25 m atau hanya 10.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 KONDISI KABUPATEN BANTAENG SECARA UMUM Bagian Ini Berisi Gambaran Kondisi Wilayah. dan wilayah daratannya mulai dari tepi laut Flores sampai ke pegunungan sekitar Gunung Lompobattang dengan ketinggian tempat dari permukaan laut 0-25 m sampai dengan ketinggian lebih dari 1. lembah dataran dan pesisir pantai. Kabupaten Bantaeng dengan ketinggian antara 100-500M dari permukaan laut merupakan wilayah yang terluas atau 29.6 persen dari luas wilayah seluruhnya.000 m di atas permukaan laut. Letak geografi Kabupaten Bantaeng yang strategis memiliki alam tiga dimensi. dengan dua musim. dan Keadaan Penduduk Kabupaten Bantaeng BAB 3 A. Kabupaten Bantaeng terletak di daerah pantai yang memanjang pada bagian barat ke timur kota yang salah satunya berpotensi untuk perikanan. Iklim di daerah ini tergolong iklim tropis basah dengan curah hujan tahunan rata-rata setiap bulan 14 14 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG .3 persen dari luas wilayah. yakni bukit pegunungan.

Kecamatan Bissappu. Kabupaten Bantaeng terletak di bagian selatan propinsi Sulawesi Selatan yang berbatasan dengan: Sebelah Utara : Kabupaten Gowa dan Kabupaten Bulukumba Sebelah Timur : Kabupaten Bulukumba Sebelah Selatan : Laut Flores Sebelah Barat : Kabupaten Jeneponto B. Bantaeng. PEMERINTAHAN Kabupaten Bantaeng terdiri atas 8 wilayah Kecamatan yaitu. Kecamatan Sinoa terdiri dari 6 desa dan Kecamatan Gantarangkeke terdiri dari 4 desa dan 2 kelurahan. Tompobulu.94 Bonto Lebang K 1. Kecamatan Eremerasa terdiri dari 9 desa. Dengan adanya kedua musim tersebut sangat menguntungkan bagi sektor pertanian.63 11.73 11.84 8.36 0.26 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG .01 3. Kecamatan Pa’jukukkang terdiri dari 10 desa. Adapun luas wilayah setiap kecamatan dan jumlah desa setiap kecamatan sebagaimana terdapat pada Tabel berikut : Tabel 3. Uluere. Kecamatan Bissappu terdiri dari 4 desa dan 7 kelurahan. Sinoa dan Gantarangkeke.08 0.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 mm.30 Bonto Jai D 3.92 Bonto Manai K 3. Pa’jukukkang. Kecamatan Tompobulu terdiri dari 6 desa dan 4 kelurahan. Kecamatan Uluere terdiri dari 6 desa. Kecamatan Bantaeng terdiri dari 1 desa dan 8 kelurahan.1 Luas Wilayah menurut Kecamatan dan Desa /Kelurahan Kecamatan (1) Desa/ Kelurahan Status (D/K) Luas (km2) (2) (3) (4) Bissappu 15 Persentase Terhadap Luas Kecamatan Kabupaten (5) (6) 32.05 0. Eremerasa.

21 Lembang K 2.58 Bonto Tiro D 3.93 3.60 Bonto Maccini D 6.73 Bonto Daeng D 10.51 1.77 0.79 Onto K 4.26 1.75 Lamalaka K 2 6.43 Bonto Salluang D 3.21 0.72 7.61 10.26 14.29 2.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH Bonto Sunggu K 2.20 Mallillingi K 0.99 0.39 0.82 2.42 0.79 2.34 7.85 Bonto Lojong D 19.60 Bonto Marannu D 19.20 28.74 11.71 5.95 Uluere 67.85 10.78 Bonto Tangnga D 6.49 4.18 Kayuloe D 8.17 28.64 4.93 0.97 10.23 Letta K 0.98 2.69 16.53 4.94 Bonto Jaya K 3.18 1.29 0.01 1.23 3.39 Bantaeng 16 2015 28.74 30.91 Bonto Langkasa K 3.04 10.69 11.74 8.93 0.51 Karatuang K 7.32 2.41 Bonto Atu K 1.88 0.91 Bonto Cinde D 3.58 Bonto Bulaeng D 6.58 1.07 24.21 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG .84 Bonto Karaeng D 13.99 0.43 31.22 0.56 1.39 7.85 7.27 14.59 10.34 0.24 0.29 Tappanjeng K 0.86 Bonto Matene D 3.46 1.84 0.75 11.84 2.31 15.29 17 Bonto Rannu D 4.31 23.86 Bonto Majannang D 10.93 Bonto Loe D 3.21 Pallantikang K 0.69 Bonto Rita K 1.19 Bonto Tallasa D 7.74 0.84 Sinoa 43 10.91 0.

76 Gantarangkeke 52.54 Ereng-Ereng K 4 5.25 6.37 8.34 13.18 Barua D 6.82 Pabumbungan D 6.9 12.03 1.04 0.55 1.12 Papanloe D 7.81 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG 1.37 Ulugalung D 2.19 Biangkeke D 3.39 Balumbung D 6.97 11.63 5.93 8.51 0.82 Pajukukang 48.51 1.09 24.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH Eremerasa 45.94 3.61 Pattallassang D 10.09 5.84 0.38 14.01 Labbo D 13.98 .85 11.61 1.50 7.95 Tanahloe 17 2015 K 7.65 Tompobulu 76.26 Lonrong D 4.68 Campaga K 5.45 Lembang Gantarangkleke K 6.65 Parangloe D 3.43 2.51 1.86 Baruga D 3.94 8.33 0.55 1.02 6.49 Pattaneteang D 19.36 0.99 19.81 17.52 1.27 Bonto Tappalang D 5.04 1.75 8.27 1.75 10.20 1.99 Lumpangan D 4.31 1.14 1.12 12.17 6.70 9.55 14.96 1.08 7.80 4.84 13.75 1.00 Kampala D 7.66 Mamampang D 3.01 11.18 0.55 Pajukukang D 5.48 0.80 Batukaraeng D 3.90 1.20 Pabentengan D 4.01 6.61 Bonto-Bontoa D 4.40 17.02 1.21 16.11 6.82 Biangloe D 3.95 Mappilawing D 4.68 10.40 1.18 2.48 Borongloe D 8.53 14.03 Banyorang K 2.35 15.79 Nipa-Nipa D 6.65 0.70 3.35 Rappoa D 3.

87 0.11 5.23 Bajiminasa D 5.41 Tombolo D 6.78 24.67 1.54 1. lingkungan. Dusun.54 Gantarangkeke K 3.97 4. kelurahan. Kelurahan.2 Banyaknya Desa.11 11. Lingkungan.14 3. RT dan RW RW/ Kecamatan Desa Kelurahan Lingkungan Dusun (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) Bissappu 4 7 2 22 64 163 Uluere 6 - - 19 45 92 Sinoa 6 - - 20 50 100 Bantaeng 1 8 8 10 76 186 Eremerasa 9 - - 22 65 141 Tompobulu 6 4 6 19 75 190 Pajukukang 10 - 52 94 178 Gantarangkeke 4 2 6 16 53 120 46 21 22 180 522 1 170 Jumlah Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng 18 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG RK RT . dusun.43 Kaloling D 17.79 Sumber: Badan Pertanahan Kabupaten Bantaeng Adapun banyaknya desa.46 32.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 Layoa D 12.65 10. RW dan RT dapat secara lengkap dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 3.

4 3 158 4 Bantaeng 28. Data mengenai keadaan penduduk Kabupaten Bantaeng secara lengkap dapat dilihat pada tabel berikut ini: Tabel 3.8 7 931 4 Uluere 67.84 31 422 956.9 29 478 602.01 18 910 420.85 37 301 1 292.29 10 986 163.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 C. Kabupaten Bantaeng adalah sebanyak 453.8 7 187 4 Gantarangkeke 52.4 4 224 4 Jumlah 395. KEADAAN PENDUDUK KABUPATEN BANTAENG Jumlah penduduk Kabupaten Bantaeng sebanyak 179 505 jiwa yang terdiri dari Tingkat laki-laki 86 950 jiwa kepadatan penduduk di dan perempuan 92 555 jiwa.83 179 505 453.5 27 4 44 Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng 19 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG .3 5 822 4 Pajukukang 48.1 4 506 4 Tompobulu 76.3 2 504 4 Sinoa 43 12 014 279.3 Kepadatan Penduduk Kabupaten Bantaeng Menurut Kecamatan Tahun 2012 Kecamatan (1) Luas (km2) (2) Jumlah Penduduk (orang) Kepadatan Penduduk (orang/km2) Banyaknya Rumah tangga Kepadatan Penduduk per Rumah tangga (3) (4) (5) (6) Bissappu 32.99 23 277 302.95 16 117 304.9 8 795 4 Eremerasa 45.5 orang/km2.

Ir.9 orang/km2. yaitu Kota Jasa. Sedangkan kecamatan dengan kepadatan penduduk paling renggang berada di Kecamatan Uluere sebesar 163. namun menyimpan potensi besar untuk maju bahkan menjadi ikon pertumbuhan ekonomi wilayah Sulawesi Selatan. Dr. Pembangunan Kabupaten Bantaeng dimulai dengan memetakan masalah dan kondisi wilayah yang ada.8 persen total luas Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 Berdasarkan tabel di atas. PEMBANGUNAN KABUPATEN BANTAENG Kondisi awal Kabupaten Bantaeng di masa pemerintahan Bupati Prof.3 orang/km2.292. Meski Bantaeng masih miskin dan tertinggal. D. Terdapat dataran rendah dan pasisir. Saat itu. tetapi menjanjikan potensi ekonomi yang besar. Mengacu pada pengembangan tiga pilar pembangunan Kabupaten Bantaeng. Bermula dari tiga pilar pembangunan inilah Kabupaten Bantaeng terus membangun dengan serius yang didukung 20 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG . M. Mengingat daerah ini mempunyai spesifikasi topografi dan kondisi geografis yang lengkap dan unik. tapi ada pula dataran tinggi yang merupakan kawasan rawan bencana alam. Membangun ekonomi Bantaeng bukan perkara mudah dan sederhana. ternyata masih dominasi penduduk miskin. H. Nurdin Abdullah periode pertama tahun 2008 cukup memprihatinkan jika dilihat dari penduduk Kabupaten Bantaeng sebanyak 182 ribu jiwa (2007) yang mendiami wilayah seluas 451 km2 atau 0. Pusat Benih (pertanian dan perikanan) serta pusat pengembangan industri yang berbasis pertanian yang kuat. Kabupaten Bantaeng masuk daftar 199 kabupaten tertinggal berdasarkan data Kementerian Pemberdayaan daerah Tertinggal (KPDT). Kecamatan dengan kepadatan penduduk paling padat berada di Kecamatan Bantaeng sebesar 1.

merintis industri sekala rumah tangga. Pembangunan Zona II. daerah dataran rendah. membangun industri berbasis pertanian dan perikanan. Daerah ini dipersiapakn menjasi salah satu simpul logistik yang kuat dan terpadu sehingga mampu menghemat biaya distribusi sekaligus memberikan nilai tambah tinggi pada rakyat. Tiga zona pembangunan Kabupaten Bantaeng keterkaitan dengan kekuatan dan potensi masing-masing. pemerintah mencanangkan zona pembangunan. RS Modern dan revitalisasi saran dan prasarana umum yang ada.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 seluruh unsur masyarakat terbukti sukses mensinergikan seluruh potensi dan kekuatan di daerah untuk mempercepat pembangunan dan kesejahteraan warganya. dengan jagung dan talas. tanaman pangan. Daerah ini dikembangkan menjadi sentra pertanian tiga komoditas unggulan yaitu padi. pembangunan pelabuhan. Oleh karena itu. 21 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG . membangun objek wisata pantai diantaranya mengembangkan Pantai Seruni. budidaya rumput laut. Pembangun Zona I untuk wilayah pantai dan pesisir Bantaeng. memiliki Semua daerah atau zona yang ada di Bantaeng dibangun dan diberdayakan untuk kepentingan rakyat dan bangsa. Daerah Bantaeng ini cocok untuk budi daya pertanian tanaman pangan. menyiapkan gudang. Langkah yang dilakukan adalah dengan melakukan penataan kota. apalagi setengah dibangun cekdam sebagai antstipasi banjir di musim hujan serta cadangan air atau irigasi ke daerah pertanian terdekat di Bantaeng. Pantai Marina dan Pantai Lamalaka yang saat ini menjadi ikon wisata pesisirKabupaten Bantaeng. Selanjutnya.

baik di dataran tinggi berhawa sejuk sampai di daerah pesisir pantai. sekaligus bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan hutan daerah ini. Oleh karena itu. Kawasan ini difungsikan sebagai daerah konservasi air dan perlindungan lingkungan.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 Zona III yaitu daerah pegunungan atau dataran tinggi. Sehingga objek wisata di Kabupaten Bantaengtergolong cukup lengkap. pendapatan mereka bergerak naik dan kesejahteraan juga makin bagus. berkelanjutan sekaligus melestarikan lingkungan dan alam. Kesehatan rakyat meningkat. daerah dataran tinggi dikembangkan menjadi hutan desa seeprti yang ada di Kecamatan Tompobulu serta agrowisata di Kecamatan Ulu’ere. cekdam sebagai bentuk antisipasi banjir di musim hujan sekaligus cadangan air dan sumber irigasi untuk pertanian di Kabupaten Bantaeng sendiri. Pola pembangunan yang dikembangkan di Kabupaten Bantaengsudah menggunakan pendekatan integralistik. Lapangan kerja baru terbuka unatuk rakyat sehingga mampu menyerap pengangguran yang menjadi momok pembangunan termasuk di Bantaeng. Objek wisata agro di Kabupaten Bantaengmenjadi salah satu destinasi wisataunggulan. Implikasi dari penambahan infrastruktur dan fasilitas umum di Bantaeng serta sinergitas pembangunan yang terus bergerak maju berdampak pada perbaikan taraf hidup masyarakat Bantaeng.43 persen dengan pendapatan perkapita yang meninjan menjadi Rp12. Untuk membangun ekonomi Bantaeng. Kabupaten Bantaeng membangun infrastruktur dan fasilitas umum mulai dari sarana jalan.2 juta serta angka pengangguran yang sangat rendah 4 persen. 22 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG . Selain itu. Pertumbuhan ekonomi yang mencapai 8. angka kemiskinan berada di bawah 10 persen atau di bawah rata-rata nasional. jembatan.

MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 SISTEM INFOMASI PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG Bagian Ini Berisi Gambaran Tentang Cakupan Sistem Informasi Daerah Kabupaten Bantaeng BAB 4 Data SIPD terdiri dari 8 (delapan) kelompok data.1 Kelompok Data SIPD NO 1 KELOMPOK DATA Data Umum 23 JENIS DATA 1 Geografi 2 Pemerintahan (Administrasi Pemerintahan. Jenis data secara detail berisikan elemen-elemen data. Penjabaran kelompok data SIPD berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 Tahun 2014 tentang Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) adalah sebagai berikut: Tabel 4. Administrasi Kepegawaian) 3 Demografi BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG . Tiap kelompok data diuraikan ke dalam jenis data. Pengumpulan data didaerah bersumber dari data yang dimiliki oleh seluruh SKPD dan/atau sumber lainnya yang sah dan di wilayah Kabupaten Bantaeng. Aparatur Negara.

Perdagangan. Tata Ruang dan Pertanahan 11 Perumahan dan Permukiman 12 Pekerjaan Umum 13 Pariwisata. dan Keamanan 7 8 Insidensial 24 Industri. Hukum. Lembaga Keuangan dan Koperasi BUMD. Pengembangan Usaha Nasional.Pemuda dan Olahraga 6 Kesejahteraan Sosial 7 Agama 8 Pertanian. Pos. Ketertiban Masyarakat 27 Bencana Alam 28 Penyakit Menular 29 Pencurian Ikan 30 Kebakaran Hutan 31 Pencurian dan Penyelundupan Kayu BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG 2015 . Kehutanan. Perbankan Daerah dan Lembaga Keuangan Daerah 17 Pengelolaan Aset atau Barang Daerah 18 Ekpor Produk Domestik Regional Bruto 19 Ringkasan APBD 20 Dana Perimbangan 21 Pinjaman Daerah 22 Pajak Daerah/Provinsi 23 Retribusi Daerah 24 Politik Dalam Negeri dan Pengawasan 25 Hukum 26 Keamanan. Kebudayaan Nasional. Perkebunan 9 Pertambangan dan Energi 10 Lingkungan Hidup.Perikanan. Telekomunikasi dan Informatika 14 Perhubungan dan Transportasi 15 5 Ekonomi 16 Keuangan Daerah 6 Politik. Peternakan.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2 Sosial/Budaya Sumberdaya Alam 3 4 Infrastruktur 4 Kesehatan 5 Pendidikan. Kelautan.

82 1.22 22.65 1.580.040.4 370. yakni bukit pegunungan.65 1.4 BPS Nama I.82 1.83 395.82 1.82 1.65 1. dengan dua musim Informasi keadaaan geografi kabupaten Bantaeng secara lengkap dapat dilihat dari tabel data di bawah ini: Tabel4.22 BPS 2).82 1.580.4 370. 1. Ibukota Propinsi Sulawesi Selatan dengan posisi 5°21’13’’-5°35’26’’ Lintang Selatan dan 119°51’42’’-120°05’27’’ Bujur Timur. lembah dataran dan pesisir pantai. Letak geografi Kabupaten Bantaeng tergolong unik karena memiliki alam tiga dimensi.82 BPS 1). Data Umum Data umum terdiri dari 3 jenis data yaitu data mengenai keadaan geografi.22 22.040.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 Pengelompokan kedalam 8 (delapan) jenis kelompok data tersebut merupakan standar yang terdapat dalam SIPD sehingga daerah-daerah lain di Indonesia yang melaksanakan pendataan dalam kemasan SIPD juga melaksanakan pendataan dalam 8 jenis kelompok data dengan harapan bahwa kondisi masing-masing daerah dapat dibandingkan secara nasional.83 395.65 1. pemerintahan (administrasi pemerintahan. Daratan Km2 395.580.040. Zona Ekonomi Eksklusif Km2 370.83 395.580.4 370.83 395. 2 Keadaaan Geografi Kabupaten Bantaeng Satuan 2010 2011 2012 2013 2014 2015 Sumber Data Km2 1. Laut 12 Mil dari Darat Km2 144 144 144 144 144 144 BPS 3.83 BPS 2.22 22. Luas Wilayah ** 25 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG .040.83 395.22 22. Geogafi Kabupaten Bantaeng secara geografis terletak ± 120 km arah selatan Makassar.580. A. serta keadaaan demografi kabupaten Bantaeng.040. Zona Laut ** Km2 1.65 1.4 370.580. dan administrasi kepegawaian). aparatur Negara.4 370.040.22 22.65 BPS 1. Laut Teritorial Km2 22.

410 15.253 7.75 BPS .145 6). Sawah Lainnya Ha 7. Keadaan Iklim Rata-Rata * BPS BPS 1. Lainnya Ha 15.035 4.330 32.253 7.253 Dinas Pertanian 1).449 Dinas Kehutanan 1).773 2. Luas Lahan Berdasarkan Kelas Lereng * 1).253 7.262 Dinas Kehutanan 2). Ketinggian di atas Permukaan Laut m 1. Luas Lahan Hutan ** 2.035 3.877 16.145 BPS 7. Luas Lahan * 1.145 7.000 1.75 24. Danau/Telaga Alam Ha 4.932 5. Kolam/Empang/Tambak Ha 49 49 49 49 49 49 BPS 2).449 3. Perkebunan Ha 7.2 648.588 8.035 4.773 1.313 30.877 16.262 1.75 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG 24.330 32.187 2. Datar (0-2 Derajat) 2).330 32.253 7.000 BPS 3. Jumlah Lahan Persawahan ** 3.253 7.000 1. Jumlah Lahan Kering ** 1).588 8. Hutan Produksi Terbatas Ha 1.410 15.330 32.75 24.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 3).000 1.330 32. Waduk (Buatan) Ha 12).773 2.2 BPS Km 21 21 21 21 21 21 BPS Ha 5.2 648.107 82 BPS 7.773 2. Suhu * BPS 1).330 Dinas Pertanian Ha 30.330 32.186 8.145 7.932 5.588 8.449 Ha 4. Bergelombang (2-15 Derajat) 3).330 32.313 30.186 8.145 7.877 16.449 3.2 648. Sawah Irigasi Ha 0 0 0 0 0 0 Dinas Pertanian 2).186 8.2 648.186 8.75 24.035 4.262 1. Suhu Terendah 26 BPS °C 24.253 7. Hutan Ha 7. Luas Penggunaan Lahan Bukan Sawah ** Dinas Kehutanan 3. Curam (15-40 Derajat) III.877 BPS Ha 8.107 BPS 82 BPS BPS 520 520 520 520 520 520 IV.107 10).588 8.410 15.186 BPS 4).313 30.330 32. Non Sawah Sementara yang Tidak Diusahakan Ha 82 82 82 82 11).330 32.253 7.932 5.313 30. Topografi * 1.410 15.2 648.145 7.262 1.107 7. Panjang Garis Pantai II.588 8.107 7.253 7.932 5.932 5.877 16. Belum / Tidak Diusahakan 4.186 8.000 1.253 7.313 30.313 BPS 1).330 32.588 BPS 2. Hutan Produksi Tetap Ha 2.877 16.253 Dinas Pertanian Ha 32. Sangat curam (>40 Derajat) Ha 8.000 1.410 7.262 2.187 Dinas Kehutanan Ha 7.253 7. Ladang/Tegalan/Kebun/Padang Rumput Ha 4). Laut Landasan Kontinen 2015 Km2 648.75 24. Sawah Pasang Surut Ha 0 0 0 0 0 0 Dinas Pertanian 3). Kebun Campuran Ha 5).449 BPS 3).262 1.410 15.932 BPS Ha 16.107 7.330 Dinas Pertanian Ha 32.

administrasi kepegawaian) kabupaten Bantaeng secara lengkap dapat dilihat dari tabel data di bawah ini: Tabel 4.67 2.1 2.1 2.45 80.1 2. Jumlah Kecamatan Kec. Curah Hujan * BPS 1).3 0.45 80.45 80.67 2. Administrasi Pemerintahan * 5. Curah Hujan Terendah mm/th 2. Suhu Tertinggi °C 28.33 86. Aparatur Negara.3 Keadaaan Pemerintahan (Administrasi Pemerintahan.8 28.Aktif Buah BPS 2 2 2 2 2 2 BPS Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng 2.67 2. Administrasi Kepegawaian) SATUAN 2010 2011 2012 2013 2014 2015 SUMBER DATA 1.25 70.3 0. Pemerintahan (Administrasi Pemerintahan. Jumlah Desa Desa 46 46 46 74 46 46 BPS 4.1 2. Desa Swakarya Desa 62 62 62 62 62 62 BPS 3). Kelembaban Udara * BPS 1).33 BPS 4. Desa Wisata Desa 3 RW 522 NAMA I. Kecepatan Angin Tertinggi V. Kecepatan Angin Terendah 2). Aktif Buah 2. 8 8 8 8 8 8 BPS 2. Aparatur Negara. Administrasi Kepegawaian) Informasi keadaaan pemerintahan (administrasi pemerintahan.25 BPS % 80.25 70.45 80. Jumlah Kelurahan Kel. Kecepatan Angin * BPS 1). Jumlah Gunung ** Knot 0.25 70.33 86.3 BPS Knot 2. Jumlah RW 27 BPS 7 BPS BPS 522 522 522 522 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG 522 BPS .25 70.8 28.33 86. Kelembaban Udara Terendah 2).45 BPS 3. Klasifikasi Desa ** Desa 117 67 67 74 67 67 BPS 1).33 86. Non .33 86.67 BPS 2).67 2.45 80.8 28.1 BPS Buah 2 2 2 2 2 2 BPS 1.3 0.3 0.3 0. Desa Pesisir Desa 7 5).8 2015 28. Desa Swasembada Desa 0 4).1 2.8 28. Curah Hujan Tertinggi mm/th 86.25 70.8 BPS 2.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2). Desa Swadaya Desa 5 5 5 5 5 5 BPS 2). Kelembaban Udara Tertinggi % 70. 21 21 21 21 21 21 BPS 3.67 2. aparatur negara.

Perda dan Perijinan * Bagian Hukum 120 1.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 6. Jumlah Revisi Yang Dilakukan Sejak Terbitnya Perda RTRW Unit 0 Bagian Hukum Unit 120 Bagian Hukum 1). Jumlah ijin Untuk Hak Pengusahaan Pertambangan Unit 0 8). Jumlah pemohon izin lokasi 17). Jumlah Ijin Untuk Hak Pengusahaan Kehutanan Unit 0 Bagian Hukum 7).170 1.170 1. Jumlah Peraturan Daerah Untuk RTRW Unit 0 2).170 1. Jumlah RT 7.170 1. Jumlah dokumen perencanaan RPJMD yg telah ditetapkan dgn PERDA Unit 1 0 Bagian Hukum 12).170 BPS Dusun 180 202 180 180 202 202 11597 II. Jumlah program RPJMD yang harus dilaksanakan tahun berkenaan Unit 2 2 Bagian Hukum 15). Jumlah Dusun 2015 RT 1. Jumlah izin lokasi Unit 3 Orang 3 1 Bagian Hukum Unit 1 1 Bagian Hukum 3.170 1. Jumlah dokumen perencanaan RPJPD yg telah ditetapkan dgn PERDA Unit 1 1 Bagian Hukum 11). Jumlah Ijin Usaha Yang Di Keluarkan Unit 36 Bagian Hukum 5). Jumlah IMB Yang Dikeluarkan Unit 84 3). Jumlah Ijin Untuk Hak Pengusahaan Perkebunan Unit 0 Bagian Hukum 6). Jumlah dokumen perencanaan RKPD yg telah ditetapkan dgn PERDA Unit 1 1 Bagian Hukum 13). Jumlah Perijinan Investasi PMA Yang Dikeluarkan/Setujui Unit 0 Bagian Hukum 9). Jumlah Perda yang mendukung iklim usaha 28 5 5 Bagian Hukum 1 87 20 92 23 Bagian Hukum Bagian Hukum 97 Bagian Hukum 30 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG Bagian Hukum . Jumlah Perijinan Investasi PMDN Yang Dikeluarkan/Setujui Unit 0 Bagian Hukum 10). Jumlah Perda Yang Diterbitkan Unit 0 2. Jumlah program RKPD tahun berkenaan Unit 2 2 Bagian Hukum 14). Perda Yang Dikeluarkan 16). Jumlah Ijin Prinsip Yang Dikeluarkan Unit 0 Bagian Hukum 4).

Sarjana (S1) 2). Jumlah PNS Berdasarkan Golongan ** 3). Eselon III Orang 4. Jumlah Pejabat Fungsional Orang 24 5). Kantor Bupati/Walikota Unit 1 1 1 5.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 18). Jumlah Pensiunan PNS ** Orang 4 BKD 0 0 BKD 1. Eselon IV Sederajat 5. SMP dan Sederajat Orang 7 15 15 11 11 10 BKD 4. Eselon I Orang BKD 2. Eselon I Orang 1 2. Jumlah Perda terkait perijinan 2015 Unit Bagian Hukum Unit Bagian Hukum Unit 5. Tamat SD atau Orang Orang 1 3 3 2 2 2 BKD 3. Eselon II Orang 3. Jumlah Perda terkait lalu lintas barang dan jasa Unit 6. Jumlah Penyelesaian Penegakan Perda 4. Akademi (DI. Kantor DPRD dan Sekretariat DPRD Unit 29 1 1 1 1 1 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG 1 BKD . Golongan II Orang 85 78 74 72 72 68 BKD 3. Jumlah Sarana Prasarana Pemerintahan * 1. Kantor Setda Unit 1 1 1 4. Jumlah Pelanggaran Perda 19).983 1 1 BKD Orang 171 165 159 141 157 137 BKD 0 BKD 1). Jumlah Pejabat Struktural ** BKD BKD 12 BKD 8 8 BKD Orang 16 25 BKD 4). Golongan IV Orang 15 21 23 25 24 21 BKD Orang 25 0 45 1. Golongan I Orang 8 8 8 7 6 5 BKD 2. SMA dan Sederajat Orang 72 72 68 64 64 56 BKD Orang 15 9 8 12 12 10 BKD Orang 76 66 65 52 68 59 BKD Orang 171 165 159 158 157 153 BKD 1. DII dan DIII) 6. Eselon III Orang 1 BKD 4.082 1 1 BKD 2. Jumlah Staf Berdasarkan Tingkat Pendidikan ** 1. Tidak Sekolah/Belum Tamat SD 2. Eselon II Orang BKD 3. Jumlah Perda terkait ketenagakerjaan Unit 1 Bagian Hukum Bagian Hukum 1 Bagian Hukum IV. Eselon IV Orang 3 BKD 3. Golongan III Orang 63 58 54 54 55 59 BKD 4.

Golongan III Orang 16 13 14 14 14 17 BKD 4. Kantor Inspektorat 1). SMP dan Sederajat DIII) 10 10 10 Orang 1 BKD 12 12 12 BKD 1 1 3 BKD Orang 21 17 18 10 16 13 BKD Orang 31 27 28 28 29 34 BKD 1 BKD 1. Sarjana (S1) 2). Jumlah Pejabat Fungsional 5. DII dan DIII) 6. Tidak Sekolah/Belum Tamat SD 2. Jumlah PNS Berdasarkan Golongan ** 29 BKD 4. Jumlah Staf Berdasarkan Tingkat Pendidikan 1. Sarjana (S1) BKD Orang Orang 5. Golongan IV Orang 4 6 6 6 7 7 BKD 13 0 7 8 BKD 3). Jumlah Pejabat Struktural ** 1. Tamat SD atau Sederajat 1 Orang 1 1 33 1 1 34 34 1 BKD BKD Orang BKD Orang 1 1 1 BKD 3. Golongan I Orang 2. Eselon I Orang 2. SMP dan Sederajat Orang 4. Akademi (DI. Eselon III Orang 3 3 4 BKD 4. Tamat SD atau Sederajat 2 2 3 12 12 Unit 1 1 1 1 1 Orang 31 27 28 23 29 BKD Orang BKD Orang 2). DII dan BKD Orang 3. Golongan II Orang 15 11 11 11 11 10 BKD 3. Kantor Bappeda 1). Jumlah Pejabat Struktural ** 0 Orang BKD 1. Akademi (DI. SMA dan Sederajat Orang 313 11 11 11 11 8 BKD Orang 3 3 3 4 4 2 BKD Orang 20 18 20 19 19 20 BKD Orang 26 33 35 34 34 34 BKD 5. Golongan III Orang 7 16 18 17 16 17 BKD 4. Eselon I 30 Unit 2015 Orang Orang BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG BKD . Eselon II Orang 1 1 1 BKD 3. Jumlah PNS Berdasarkan Golongan ** BKD 1. Golongan IV Orang 5 4 4 3 4 5 BKD 13 0 13 15 BKD 3). Eselon IV Orang 9 3 3 BKD 11 BKD 4). Golongan I Orang 2. SMA dan Sederajat 6. Jumlah Staf Berdasarkan Tingkat Pendidikan ** 1.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 4. Golongan II Orang 10 10 10 11 11 11 BKD 3. Tidak Sekolah/Belum Tamat SD 2.

Eselon II Orang 10 13 BKD 3. Golongan IV Orang 121 848 881 868 874 871 BKD 0 0 252 270 BKD Sederajat 5. Kantor Lembaga Teknis Daerah 1).454 1. Eselon IV Orang 187 196 BKD 4). Eselon I Orang 2. Eselon IV Orang 1 4 BKD 1).280 1. Tidak Sekolah/Belum Tamat SD 2. Tidak Sekolah/Belum Tamat SD 2.662 1. DII dan DIII) 6. Eselon III Orang 55 61 BKD 4. SMP dan Sederajat Orang 17 40 40 42 44 30 BKD 4. Jumlah Pejabat Struktural ** Orang 1. Eselon I 6. Golongan I Orang 25 31 28 30 26 23 BKD 2.274 3. Jumlah Pensiunan PNS ** Orang 3 4 3 16 BKD 0 BKD Orang 4 BKD 2. Tamat SD atau 31 4 1.128 BKD Orang 0 BKD Orang 6 35 31 38 19 17 BKD 3. Jumlah PNS Berdasarkan Golongan ** 3). Golongan II Orang 353 1.569 BKD 4.443 1. Eselon IV Orang 8 7 9 BKD 4).MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2. Eselon II Orang 4 BKD 3.281 2. Jumlah Staf Berdasarkan Tingkat Pendidikan ** 1.002 1.113 3.194 3.231 2. Tamat SD atau Unit 13 13 1 13 13 13 BKD Orang 921 1.976 3.559 1. SMA dan Sederajat Orang 312 773 821 672 708 600 BKD Orang 122 842 928 665 761 630 BKD Orang 464 47 1.015 826 851 731 BKD 3.851 BKD Orang 935 3.194 BKD 1. Golongan III Orang 436 1.396 BKD Unit 10 10 11 11 11 BKD Orang 562 571 597 594 241 BKD 0 Orang Orang BKD 5 3 2 3 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG 3 BKD . Akademi (DI. Kantor Dinas Daerah Sederajat 2015 BKD Orang 60 2. Eselon III Orang 2 4 BKD 4. Eselon II Orang 1 1 1 BKD 3.737 3. Jumlah Pejabat Fungsional 7.194 3.274 2. Jumlah Pejabat Fungsional Orang 5). Sarjana (S1) 2).232 1.389 2.350 1. Jumlah Staf Berdasarkan Tingkat Pendidikan ** 1. Eselon III Orang 4 5 5 BKD 4.004 3.

Jumlah Aparat Kecamatan Berdasarkan Tingkat Pendidikan ** 1. Golongan I Orang 3 2 7 7 7 BKD 2. Eselon I Orang BKD 2. DII dan DIII) 6. SMA dan Sederajat Orang 172 172 BKD Orang 10 10 BKD Orang 49 49 BKD 1). Tamat SD atau Sederajat 5. Tamat SD atau Sederajat 5. Sarjana (S1) 9. SMP dan Sederajat Orang 32 32 BKD 4. Golongan II Orang 193 191 149 149 149 BKD 3. Akademi (DI. DII dan DIII) 6. Kantor Lurah * 1). Jumlah Aparat Kelurahan Berdasarkan Tingkat Pendidikan ** 32 0 Orang 0 BKD BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG . Golongan III Orang 328 342 406 406 406 BKD 4. Jumlah PNS Berdasarkan Golongan ** 1. Kantor Pemerintah Desa 46 46 BKD 331 331 BKD Orang 7 7 BKD Orang 61 61 BKD 3. Jumlah Pejabat Fungsional Orang 0 327 102 49 BKD 4). SMA dan Sederajat Orang 202 217 214 0 233 233 BKD Orang 10 13 10 0 15 15 BKD Orang 103 80 87 8 100 100 BKD 115 21 21 BKD 0 365 0 BKD 1). Tidak Sekolah/Belum Tamat SD 2. Sarjana (S1) 10. Jumlah Aparat Pemerintah Desa Berdasarkan Tingkat Pendidikan ** 1. Tidak Sekolah/Belum Tamat SD 2. SMA dan Sederajat Orang 96 102 98 98 98 BKD Orang 132 119 92 92 92 BKD Orang 323 340 396 392 39 BKD Orang 556 571 597 597 597 BKD 1. Jumlah Pensiunan PNS ** Orang 0 0 0 BKD 5. Eselon IV Orang BKD 8. Sarjana (S1) 2). DII dan DIII) 6. Akademi (DI. Akademi (DI. Kantor Camat Unit 46 Orang 0 46 46 0 Unit 8 8 8 8 8 8 BKD Orang 325 326 327 8 365 365 BKD Orang 0 Orang 2 1 1 0 1 1 BKD 3.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 3. Eselon II Orang BKD 3. SMP dan Sederajat Orang 8 15 15 0 16 16 BKD 4. Eselon III Orang BKD 4. Golongan IV Orang 32 36 35 35 35 BKD 3). SMP dan Sederajat Orang 6 7 9 9 9 BKD 4.

121 Dinas Capil 2).373 32. Laki-Laki Orang 14.557 94.023 97.606 78.375 195.076 152.523 78.784 Dinas Capil Orang 85. Sarjana (S1) V.465 129. Jumlah SKPD yang Telah Menerapkan Arsip Secara Baku 11 11 0 BKD BKD SKPD 38 38 38 51 38 38 BKD SKPD 38 38 38 0 38 38 BKD Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng 3.986 151.827 53. SMA dan Sederajat Orang 233 BKD Orang 15 BKD Orang 100 BKD Sederajat 5.478 Dinas Capil Orang 28. Laki-Laki 33 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG .914 39. SMP dan Sederajat Orang 16 BKD 4. Wanita Orang 13.884 127.653 49.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 1. DII dan DIII) 6.452 188.651 103. Wanita Orang 13.548 Dinas Capil 2).997 Dinas Capil Orang 180.766 86. Kantor Dinas 1). Laki-Laki Orang 14. Satuan Kerja Perangkat Daerah * 1. Milik Sendiri BKD Unit 13 13 38 Unit 13 13 38 13 13 13 BKD 13 13 BKD 2.907 30.874 15. Jumlah penduduk yang memiliki KTP Berdasarkan Jenis Kelamin ** 3. Tamat SD atau 2015 Orang BKD Orang 1 BKD 3. Kantor Lembaga Teknis Daerah * 1).497 16. Akademi (DI.660 Dinas Capil Orang 89.238 52.642 13.499 16.642 13.518 182.357 Dinas Capil NAMA I.905 Dinas Capil 1).262 28.369 90.409 190.486 75.318 96.701 93. Jumlah penduduk wajib KTP 2.798 92.19 92.412 Dinas Capil Orang 27.371 31.606 38.4 Keadaaan Demografi Kabupaten Bantaeng SATUAN 2010 2011 2012 2013 2014 2015 SUMBER DATA Orang 123.62 14.546 11. Milik Sendiri BKD Unit 10 10 11 0 VI. Kondisi sarana Prasarana Pemerintahan * 1.904 28.867 93.579 45. Tidak Sekolah/Belum Tamat SD 2. Jumlah Penduduk >17 yang telah menikah 5.075 31.227 76. Jumlah SKD 2.874 15 39.609 38. Jumlah Penduduk > 17 yang ber-KTP Berdasarkan Jenis Kelamin ** 4. Kependudukan dan Catatan Sipil * 1.59 134. Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin ** 1).026 Dinas Capil 1).998 54.562 143. Demografi Informasi keadaaan demografi kabupaten Bantaeng secara lengkap dapat dilihat dari tabel data di bawah ini: Tabel 4.262 14.902 84.759 135.

057 98.440 16.139 14.348 1. 40 .877 15.171 20.793 56. 13 .15 Tahun Orang 11.121 19.907 12.818 Dinas Capil 5.276 11.035 10.873 5.39 Tahun Orang 15.44 5. Jumlah Penduduk yang telah memiliki KK Orang 55.149 91.130 14.24 Tahun Orang 18.852 96.851 9.67 7 BPS 2.769 8. Tingkat Pendapatan.426 10.923 5.64 Tahun Orang 4. 45 . Jumlah Penduduk yang telah memiliki Akta Kelahiran II. Perempuan 2015 Orang 91.878 15.497 Dinas Capil 8.280 BPS Rp 4.581 27. Menurut Status Pekerjaan Utama 2.715 8.487 Dinas Capil 7.134 18. 60 .886 60. 4 . Kawasan Pedesaan Org/km2 83.690 14.6 39. Jumlah Keluarga Berdasarkan Mata Pencaharian ** 1.561 Dinas Capil 12.072 123.633 56.248 16.8 86.561 15.539 125.885 1.796 1.901 6.754 Dinas Capil KK 33.344 14.66 38.539 15. > 65 Tahun Orang 9.379 11.374 Dinas Capil KK 47.515 9.084 14.305 6.933 16.341 Dinas Capil 3.892 4.441 3.898 3. 30 -34 Tahun Orang 19.205 1.200 12.110 59.549 42.303 Dinas Capil 6.922 Dinas Capil 11. Jumlah pasangan nikah berakta nikah Pasang 11.29 Tahun Orang 18.256 17.160 Dinas Capil 13.018.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2).555 3.544 9.391 594. Ketenagakerjaan * 1.16 37.301 4. 19 .654 95.58 18.294 1.006 127. Total Pengeluaran BPS Rp 863.998 115.083 6.507 7.130 12.573 1.123 18.539 125.59 Tahun Orang 6. Rasio Beban Ketergantungan (Dependency Ratio) KK V.516 629.220.44 Tahun Orang 14.729 15.873 BPS Orang 125.022 21.894.812 37.505 Dinas Capil 2. Indeks Harga Konsumen Poin 63.703 60.204 12.492 179.146 55.972 180.227. Pengeluaran Riil per Kapita yang Disesuaikan (Indeks Daya Beli) * 1).460 14.257 5.539 Dinas Capil Orang 125.153 46.131.929 19.471 Dinas Capil 6.5 128.469 4.664 1.356 Dinas Capil 9. 50 .451 Dinas Capil .619 1.37 63.438 15.720 181.342 16. Jumlah Penduduk Menurut Usia ** IV.49 Tahun Orang 11.96 64.097 9.594 3. Pengeluaran dan Tabungan * 1.726 11.385 15.175 Dinas Capil 1. Pendapatan per Kapita Rp 10. Jumlah keseluruhan pasangan nikah Pasang 85. Penduduk 15 Tahun Ke atas ** 1).539 Dinas Capil VII. Tingkat Rataan Daya Beli (Rp Ribu/Kapita/Tahun) 4.581 93.482 12.561 10.630 12.872 Dinas Capil 8.321 Dinas Capil Orang 3.35 BPS 3.698 5. 7 .12 Tahun Orang 21.782 7.615 Dinas Capil 2.408 16.794 Dinas Capil 10. 16 .343 Dinas Capil 14.573 8.057 46.012 517.212 Dinas Capil % 39 39.5 39.353 6.282.87 Dinas Capil 1.399 34.135 Dinas Capil 7.695 16.042 3. Kawasan Perkotaan Org/km2 446 451 453.18 Tahun Orang 10.466 369 372 Dinas Capil III. Pertanian 2. 35 .299 9. Non Pertanian 28.398 Dinas Capil Orang 178.171 10. Angkatan Kerja ** 34 Orang 0 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG 138.563 Dinas Capil 9.923 18.462 12. 55 . Kepadatan Penduduk * VI.54 Tahun Orang 8. 25 .59 65.637 11.391 Dinas Capil 4.243 18.6 Tahun Orang 8.427 60.928 18.742 19.302.082 18.366.825 9.063 9.421 48.

Jumlah Tenaga Kerja yang Bekerja pada PMA Orang 15 4).135 Dinas Capil 1. Tenaga Kerja Wanita Orang 105 38 Dinas Sosial 2). Tenaga Kerja Pria Orang 163 79 Dinas Sosial 9. Laki-laki Bekerja Orang 27.638 Dinas Capil 6.132 Dinas Capil 2. Bangunan Orang 416 350 Dinas Capil Orang 12.342 72. Penggudangan dan Komunikasi 8. Setengah Menganggur Orang 3).312 Dinas Capil 34. Keuangan. Perkebunan dan Perikanan Orang 0 115. Bekerja ** 2015 Orang 26.82 Dinas Sosial 14. Angka Rata-rata Jam Kerja Jam 8 8 8 8 8 13.533 Dinas Sosial 8 Dinas Sosial 12.287 11. Jasa Kemasyarakatan IX. Eceran.356 Dinas Capil Orang 1.304 77.185 Dinas Capil Orang 114 95 Dinas Capil Orang 8. Angka partisipasi pekerja peserta ASTEK dan sejenisnya % 50.084 56. Jumlah Tenaga Kerja yang Bekerja pada PMDN Orang 1.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 1).2 Orang 1). Kehutanan.027 8. Rumah Makan dan Hotel 7. Tanah dan Jasa Perusahaan 9. Rata-Rata Upah Minimum Regional/Bulan Rupiah 1. Listrik.341 149. TKI Di Luar Negeri ** Orang 0 1).558 61. Kesempatan Kerja 4.228 Dinas Capil Dinas Capil 1). Angka partisipasi perusahaan peserta ASTEK dan sejenisnya % 66.316 Dinas Capil 1.084 155. Pertambangan dan Penggalian Orang 3. Tenaga Kerja Pria Orang 66. Perdagangan Besar. Mencari Pekerjaan 3. Tenaga Kerja Wanita Orang 69.373 Dinas Capil 21. Perempuan Bekerja Orang 8.0 00 Dinas Sosial 11.051 Dinas Capil 2). Pencari Kerja Orang 2.649 10. Tenaga Kerja Dalam Negeri ** Orang 0 272.322 Dinas Capil 5.795 Dinas Capil 64. Perempuan Bekerja Orang 28. Pengangguran Terselubung Orang 2).880 27.648 Dinas Capil 2.012 Dinas Capil 2). Pengangguran Terbuka Orang 8.492 50. Pertanian.216 Dinas Capil 3).980 50.492 57.734 48.400.746 31. Jumlah Penduduk Bekerja Menurut Lapangan Usaha ** Orang 1.000 1.340 Dinas Capil 2.612 29. Jumlah Pengangguran : ** % 72.540 4. Usaha Sewa Bangunan.184 Dinas Capil Orang 56. Gas dan Air Orang 44 34 Dinas Capil 5.344 1.71 50.400. Pertumbuhan Penduduk * 35 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG Dinas Capil . Angkutan.51 Dinas Capil 8. Laki-laki Bekerja Orang 4. Industri Pengolahan Orang 14 6 Dinas Capil 4.46 Dinas Sosial VIII.034 268 117 Dinas Sosial 8.31 18.014 58. Asuransi.

Laju Pertumbuhan Alamiah Penduduk (%/Tahun) 2015 % 0.323 Dinas Capil 5.944 2. Rata-rata Anak Yang Dilahirkan Hidup Jiwa 253.01 0. Keluarga * Dinas Capil 1.849 28.143 1.124 46.91 251 253 286.127 44. Jumlah Anak XIII. Petani RT 33. Tamat SMA Orang 16.708 1.013 0.779 64.633 21. Jumlah Migrasi Keluar Jiwa 708 1.872 Dinas Capil Orang 4 4 4 4 3 4 Dinas Capil 44.944 2. Ukuran Rumah Tangga (Orang/RT) XV.127 46.127 Bappeda 67.080 2.963 Dinas Capil 3.99 -12. Buruh Tani RT 226 289 Dinas Capil 2.Laki Tahun 73 73 73 73 73 73 Dinas Kesehatan 2.363 Dinas Capil 81. Angka Kematian Ibu (MMR) Jiwa 1 Dinas Capil 2.110 0 RT 0 1).647 34.178 118.108 121.963 2.33 Dinas Capil 8.285 81.975 3. Tidak Tamat SD Orang 63.819 Dinas Capil 2.127 44.99 1.8 Jiwa 43 31 24 39 4 Dinas Capil 3. Angka Kematian Bayi (IMR) % 0.334 Dinas Capil 6.233 Dinas Capil 2). Jumlah Penduduk Berdasarkan Tingkat Pendidikan ** XII. Jumlah Pekerja Perempuan ** 36 0 33 33 33 33 7 Orang 0 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG .339 708 14.535 136.124 3. Sarjana S2 Orang 232 239 Dinas Capil 8.153 46.738 Dinas Capil 6. Rata-rata Anak Yang Masih Hidup Jiwa 3.436 Dinas Capil 7.008 0.19 0 Dinas Capil Dinas Capil 1).712 4.183 Dinas Capil 33 33 Dinas Tenaga Kerja 0 0 2. Jumlah Kelahiran Hidup Jiwa 3. Tamat SD Orang 38. Jumlah Kematian Bayi (Berumur Kurang 1 tahun) 5.037 2.183 Dinas Capil 1. Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak * 1.708 16. Rata-Rata Angka Harapan Hidup *** XI. Jumlah Migrasi Masuk Jiwa 564 1. Petani dan Nelayan * 1.963 2.399 20.216 1. Jumlah Rumah Tangga Nelayan ** RT 1).960 Dinas Capil RT 44.286 1.550 Dinas Capil 7.707 Dinas Capil Unit XVI.127 44.558 Dinas Capil 4.314 15.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 1.982 4.01 0. Nelayan Penuh RT 3. Sarjana S1 Orang 3. Jumlah Transmigrasi KK XVII.037 3.483 2.418 Dinas Capil 2). Tingkat Migrasi (Masuk/Keluar) * 1.432 Tahun 73 73 73 73 73 73 Dinas Kesehatan 1. Perempuan Tahun 73 73 73 73 73 73 Dinas Kesehatan Orang 144.018 3. Sarjana S3 Orang 26 26 Dinas Capil X.127 44.715 46. Jumlah Keluarga (KK) 2.012 0. Laki .323 33. Tamat SMP Orang 18.429 16.630 27.008 Anak 59.755 14. Jumlah Rumah Tangga XIV.08 247.025 120.960 5.338 50 45.982 4.328 2. Jumlah Rumah Tinggal KK 54.971 15. Jumlah Rumah Tangga Petani ** 56.449 34.13 Dinas Capil 4.998 3.098 33.454 6. Diploma Orang 3.99 0.

MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 1). 1. Posyandu Terdaftar Unit 230 230 234 2). Induk Unit 12 12 12 12 13 13 Dinkes 2). PosKesDes Unit 41 41 38 2 36 36 Dinkes 3. Pembantu Unit 22 22 22 22 21 21 Dinkes 3). Sarana Kesehatan * 1. Pendidikan. Rumah Sakit Umum Swasta ** 37 2012 2013 2014 2015 SUMBER DATA 2010 24. Tipe D Unit 0 0 Unit 1 1 1).593 234 Dinkes 236 236 Dinkes 236 236 Dinkes Dinkes 0 Dinkes 0 1 0 Dinkes 1 0 0 1 1 Dinkes Dinkes 0 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG Dinkes . Tipe A Unit 0 0 1 Dinkes 2). Lembaga Pemerintahan ** 2015 Orang 0 3 3 Bappeda 1.104 Unit 230 230 234 1). Poliklinik Unit 2 2 2 12 13 13 Dinkes 4. Posyandu ** 5. Tipe B Unit 0 0 3). serta kesejahteraan sosial dan agama. Jumlah Perempuan Yang Menempati Jabatan Eselon II Orang 1 1 Bappeda 2.5 Keadaan Kesehatan Kabupaten Bantaeng NAMA SATUAN 2011 338 47. kebudayaan nasional. Tipe A Unit 1 0 2). Posyandu Tidak Aktif Unit 0 0 2. Puskesmas ** Unit 48 48 48 73 60 60 Dinkes 1). Kesehatan Informasi keadaaan kesehatan kabupaten Bantaeng secara lengkap dapat dilihat dari tabel data di bawah ini: Tabel 4. Jumlah Perempuan Yang Menempati Jabatan Eselon III Orang 1 1 Bappeda 3. Sosial Budaya Data mengenai keadaan Sosial Budaya di Kabupaten Bantaeng terdiri dari 4 jenis data yaitu data mengenai keadaan kesehatan. Jumlah Perempuan Yang Menempati Jabatan Eselon IIV Orang 1 1 Bappeda Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng B. pemuda dan olahraga. Tipe B Unit 0 0 0 Dinkes I. Keliling Unit 12 12 12 27 13 13 Dinkes 4). Tipe C Unit 0 1 4). Rumah Sakit Umum Daerah ** Unit 1 1 1 0 1 1 Dinkes 1).

Menurut Wabah Demam Berdarah Jiwa 0 0 1 Dinkes 3).197 49. Jumlah Orang Sakit Jiwa Orang 376 376 0 2. Penyalur Obat Kesehatan Buah 0 0 0 Dinkes Cabang 0 0 0 Dinkes 3.168 16. Menurut Wabah Infeksi Saluran Pernafasan Jiwa 0 0 0 Dinkes Jiwa 0 0 0 Dinkes Jiwa 0 0 0 Dinkes Jiwa 0 0 0 Dinkes 4).489 24.766 0 2 24.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 3). Jumlah Penduduk Yang Mendapatkan Akses Air Minum 92 46. Tipe D Unit 0 0 0 Dinkes Unit 17 17 7. Jumlah Penduduk Meninggal Menurut Wabah (Total) * 1).969 13.425 3.426 Dinkes Balita 1.082 9.369 0 575 137 Dinkes Balita 16.449 1.385 10.487 Penduduk 39.216 RT 3.369 863 137 Dinkes Dinkes Jiwa 0 0 0 Dinkes 2).283 RT 7. Menurut Wabah Malaria 6).449 1. Layanan Air Bersih * 1). Sumur Tidak Terlindung 4.385 10.569 36. Jumlah Sarana Industri dan Industri Farmasi * Dinkes 1. Sumur Lindung 3. Jumlah Balita Kurang Gizi yang Mendapat Perawatan 4.385 PDAM II.487 3. Jumlah Penderita Narkoba Orang 0 0 5 35 61 2). PBF (Pedagang Besar Farmasi) 7. Gudang Farmasi 4. Leding (Perpipaan) 2. Jumlah Seluruh Balita Kurang Gizi Dinkes Dinkes Balita 1. Mata Air Terlindung 2).385 PDAM 10. Jumlah Balita * 1). Cabang Penyalur Alat Kesehatan 1 1 1 1 III.297 RT 4.449 1.168 16. Tipe C Unit 1 1 0 Dinkes 4).261 0 12. Produk Alat Kesehatan Buah 0 0 0 Dinkes 6. Industri Farmasi Narkotika Buah 0 0 0 Dinkes 2. Kesehatan Masyarakat * Dinkes 1.594 RT 0 0 RT 0 0 23. Klinik/Praktek Dokter 8.082 4.449 1. Menurut Wabah Campak 5).283 Dinkes PDAM 10.507 7. Menurut Wabah Muntaber Dinkes Dinkes 3. Menurut Wabah Lainnya 38 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG . Industri Farmasi Produksi Obat Tradisional Buah 0 0 0 Dinkes Unit 1 1 Buah 0 0 0 Dinkes 5. Jumlah Rumah Tangga Yang Menggunaka Layanan Air Bersih ** 1. Jumlah Anak Balita 0 3 Thn 3).197 39.

122 3.824 34.658 29. Dokter Spesialis Orang 4 3.099 3. Perempuan Jiwa 26.091 1).232 10.897 26.530 347 329 Dinkes 2).46 89. Tenaga Kesehatan ** 12 12 12 Dinkes 13 13 Dinkes 310 584 306 Dinkes 13 28 16 16 Dinkes 4 7 15 15 15 Dinkes 14 14 11 14 14 14 Dinkes Orang 103 103 61 61 212 66 Dinkes Orang 69 69 60 64 104 54 Dinkes 6. Jumlah Pasangan Usia Subur ber KB Pasang 27.38 29.374 Dinkes Kali 0 0 0 Dinkes 11.857 196 65 Dinkes 15.022 13.091 1).46 93 93.824 29.658 27.565 Dinkes Jiwa 27.658 24.724 2.38 Dinkes 13.039 3.078 37. Pelayanan Nifas Kali 2. Dokter Umum Orang 25 25 2. Jumlah Akseptor KB 174 Dinkes Dinkes Dinkes Jiwa 26.348 Dinkes 14.258 2.Laki Jiwa 761 761 33 24.724 2.270 1. Toko Obat Unit 19 19 14 Orang 294 294 272 1.232 13. Bidan V. Laki .894 Dinkes Kali 3. Jumlah Pelayanan Gawat Darurat Level 1 Yang Harus Diberikan Sarana Kesehatan IV. Ahli Gizi Orang 16 16 20 18 26 16 Dinkes 9.931 29.069 Dinkes % 89.911 2. Dokter Gigi Orang 4.331 9. Neonatus dengan komplikasi yang ditangani Kali 100 100 176 177 201 Dinkes Orang 0 0 4.806 16. Pedagang Kesehatan * Dinkes 1.530 27.03 97.122 26.897 24. Pemberian Makanan Pendamping ASI pada anak usia 6-24 bulan Kali 237 237 470 2. Jumlah Kunjungan Ibu Hamil K4 12.897 26. Bidan Desa Orang 0 0 12. Jumlah Peserta Program KB Aktif 2015 Jiwa 0 0 0 195 Jiwa 27. Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat 18. Jumlah Pasangan Usia Subur Pasang 34.530 24. Jumlah Ibu Hamil Gizi Buruk 7. Ahli Penyehatan Lingkungan Orang 0 0 0 16 14 14 Dinkes 7.565 Dinkes 8.931 37.497 29. Cakupan Kunjungan Ibu Hamil K4 17.497 9.069 Dinkes 10. Laki .291 24.744 24.Laki Jiwa 761 761 33 347 329 Dinkes 2).803 27. Pranata Laboratorium Kesehatan 14.658 27. Ahli Rontgen Orang 0 0 11.744 24. Pelayanan Anak Balita Kali 13. Perempuan 26.897 24.530 27. Analis Laboratorium Orang 16 16 18 10 31 7 Dinkes 10. Asisten Apoteker Orang 5 5 Orang 0 0 Orang 0 0 13.122 3.091 Dinkes 16.911 3.658 24. Bidan Desa 39 Dinkes 54 9 Dinkes 25 2 Dinkes 2 2 Dinkes BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG Dinkes . Sarjana Farmasi Orang 13 13 7 11 8 15 Dinkes 8.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 6. Perawat 5. Apotek Unit 7 7 12 2.658 27.

Jumlah Perkiraan Penderita Baru Acute Flacid Paraly Orang 2. Nutrisionis Orang 0 22. Penyuluh Kesehatan Masyarakat 2015 23 1 Dinkes 13 5 5 Dinkes 2 2 Dinkes 37 26 26 Dinkes 16 17 12 Dinkes 0 19 19 Dinkes 0 0 10 10 Dinkes Orang 0 0 9 9 Dinkes Orang 0 0 6 1 Dinkes VI.268 1. Sanitarian Orang 14 14 18.331 1.804 5. Perawat Gigi Orang 0 0 21.018 3.091 Dinkes % 63 63 9.804 9. Jumlah Penderita Baru TBC BTA Yang Ditemukan dan Diobati Orang 187 187 259 63 71 11 Dinkes 2).332 30. Epidemiolog Kesehatan Orang 0 0 16. Jumlah Ibu Dengan Komplikasi Kebidanan Orang 535 535 666 666 202 52 Dinkes % 5. Radiografer Orang 23.724 2.199 101. Jumlah Penderita Baru DBD Yang Ditemukan Orang 118 118 % 5 1).080 3. DBD 3. Entomolog Kesehatan Orang 0 0 17. Jumlah Penderita Baru DBD Yang Ditangani sesuai SOP Orang 118 7 6 48 2).724 3. Administrator Kesehatan Orang 0 0 Orang 15 15 20.53 Dinkes 1).93 31. Jumlah Ibu Yang Ditolong Oleh Tenaga Kesehatan Orang 2. Jumlah Penderita Baru Acute Flacid Paraly Yang Ditemukan dan Diobati Orang 2).181 3.070 1.83 1).701 65 97 100 Dinkes Desa 63 63 65 65 65 67 Dinkes 2. Cakupan Desa/Kelurahan Universal Child Immunization 1.018 3. Cakupan Komplikasi Kebidanan Yang ditangani Dinkes Dinkes % 1. Cakupan penemuan dan penanganan penderita penyakit: * 1.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 15. TBC BTA Dinkes % 558 287 6. Jumlah Perkiraan Penderita Baru TBC BTA Orang 371 100 377 388 377 11 Dinkes % 236 125 100 48 1).210 1.052 Dinkes 2).2 Dinkes 1). Jumlah Desa/Kelurahan UCI VIII. Jumlah Seluruh Sasaran Ibu Bersalin Orang 3. Jumlah Komplikasi Kebidanan Yang Mendapat Penanganan Orang 535 535 347 666 202 52 Dinkes 2). Teknisi Elektromedis 19.181 3.080 3.870 451 18. Acute Flacid Paraly 40 Dinkes Dinkes 106 155 Dinkes 6 106 155 Dinkes 4 1 100 Dinkes 3 2 2 2 Dinkes 2 2 2 2 Dinkes BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG . Cakupan Pertolongan Persalinan Oleh Tenaga Kesehatan Yang Memiliki Kompetensi Kebidanan VII. Cakupan Komplikasi Kebidanan * 1. Perekam Medis 24.06 9.488 6.070 5.

Kebudayaan Nasional. Jumlah Penderita Penyakit Lainnya Yang Ditemukan dan Diobati 2).806 Dinkes % 90.653 8.594 11 Dinkes Orang 113 0 104. Desa/Kelurahan yang mengalami Kejadian Luar Biasa (KLB) yang Dilakukan Penyelidikan Epidemi Desa 3 3 1 1 Dinkes XIII. Bangunan Tidak Baik Unit 2. Penyakit lainnya 2015 % 12.965 2.6 Keadaaan Pendidikan. Jumlah Sekolah * 1).815 Dinkes XI.034 106.917 0 0 16.973 5. Jumlah Desa Siaga Aktif Desa 41 43 59 64 Dinkes 1). Negeri ** Unit 1 1 1 1 1 Dikpora 1). Jumlah Kunjungan Bayi Memperoleh Pelayanan Kesehatan Sesuai Standar Bayi 2. Cakupan Pelayanan Kesehatan Dasar Pasien Masyarakat Miskin 59 Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng 2.936 2.86 Dinkes Orang 6.975 3. Taman Kanak-Kanak (TK) ** 41 Dikpora 42 42 51 56 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG 58 Dikpora .637 19. Cakupan Kunjungan Bayi % 5.726 2.931 5.85 Dinkes 1. Pendidikan Umum * 1.028 817 Dinkes XII. Pemuda dan Olahraga kabupaten Bantaeng secara lengkap dapat dilihat dari tabel data di bawah ini: Tabel 4. Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bantaeng NAMA 2015 SUMBER DATA SATUAN 2010 2011 2012 2013 2014 Unit 43 43 52 57 59 Dikpora 1.832 3. Kebudayaan Nasional.018 3. Jumlah Perkiraan Penderita Baru Penyakit Lainnya IX.103 7.146 10.651 45. Kebudayaan Nasional.073 3.Pemuda dan Olahraga Informasi keadaaan Pendidikan. Bangunan Baik Unit 1 1 1 1 1 Dikpora 2).696 Dinkes % 113 0 18. Swasta ** Unit I.384 6.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 4.073 7.037 2. Cakupan Pelayanan Kesehatan Rujukan Pasien Masyarakat Miskin 1. Jumlah Seluruh Bayi Lahir Hidup di satu Wilayah Kerja Kurun Waktu Yang Sama Bayi 3. Jumlah Kunjungan Pasien Miskin di Sarana Kesehatan Strategis X.550 8. Pendidikan.006 873 Dinkes 2.940 9.612 Dinkes Orang 6.

MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH

1). Bangunan Baik

Unit

2). Bangunan Tidak Baik

Unit

2). Sekolah Luar Biasa (SLB) **

42

2015

42

51

56

53

Dikpora

5

Dikpora

Unit

1

43

1

1

1

Dikpora

1. Negeri **

Unit

1

1

1

1

1

Dikpora

1). Bangunan Baik

Unit

1

1

1

1

1

Dikpora

2). Bangunan Tidak Baik

Unit

2. Swasta **

Unit

1). Bangunan Baik

Unit

2). Bangunan Tidak Baik

Unit

3). Sekolah Dasar (SD) **
1. Negeri **

Dikpora
0

42

0

Dikpora

42

Dikpora
Dikpora

Unit

132

Dikpora

Unit

130

130

132

132

137

Dikpora

1). Bangunan Baik

Unit

130

130

132

132

123

Dikpora

2). Bangunan Tidak Baik

Unit

14

Dikpora

2. Swasta **

Unit

1

1

1

1

2

Dikpora

1). Bangunan Baik

Unit

1

1

1

1

2

Dikpora

2). Bangunan Tidak Baik

Unit

4). Sekolah Lanjut Tingkat Pertama
(SMP) **
1. Negeri **

Dikpora

Unit

29

Dikpora

Unit

13

13

20

24

23

Dikpora

1). Bangunan Baik

Unit

13

13

20

24

21

Dikpora

2). Bangunan Tidak Baik

Unit

2

Dikpora

2. Swasta **

Unit

8

8

9

9

10

Dikpora

1). Bangunan Baik

Unit

8

8

9

9

10

Dikpora

2). Bangunan Tidak Baik

Unit

5). Sekolah Lanjut Tingkat Atas (SMA) **

Unit

1. Negeri **

Dikpora
5

Dikpora

Unit

4

4

5

5

6

Dikpora

1). Bangunan Baik

Unit

4

4

5

5

6

Dikpora

2). Bangunan Tidak Baik

Unit

2. Swasta **

Dikpora

Unit

8

1). Bangunan Baik

Unit

8

2). Bangunan Tidak Baik

Unit

6). Sekolah Lanjut Tingkat Atas (SMK) **

Unit

7

7

10

10

10

Dikpora

Unit

4

4

5

5

5

Dikpora

1). Bangunan Baik

Unit

4

4

5

5

5

Dikpora

2). Bangunan Tidak Baik

Unit

1. Negeri **

2. Swasta **

42

Unit

0

0

1

Dikpora

1

Dikpora
Dikpora

Dikpora
3

3

5

5

BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG

5

Dikpora

MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH

1). Bangunan Baik

Unit

2). Bangunan Tidak Baik

Unit

3

2015

3

5

5

5

Dikpora

7). Lembaga Pendidikan Ketrampilan

Unit

2

8). Sekolah Menengah Kejuruan

Unit

10

9). Akademi atau Program Diploma

Unit

2

Dikpora
10

1. Negeri **

Dikpora
Dikpora

2. Jumlah Sekolah/Perguruan Agama *
1). Madrasah Ibtidaiyah (MI) **

Dikpora

Dikpora
Unit

16

Dikpora

Unit

1

1

1

1

1

Dikpora

1). Bangunan Baik

Unit

1

1

1

1

1

Dikpora

2). Bangunan Tidak Baik

Unit

2. Swasta **

Dikpora

Unit

10

10

17

15

18

Dikpora

1). Bangunan Baik

Unit

10

10

17

15

17

Dikpora

2). Bangunan Tidak Baik

Unit

1

Dikpora

2). Madrasah Tsanawiyah (MTs) **
1. Negeri **

Unit

30

Dikpora

Unit

1

1

1

1

1

Dikpora

1). Bangunan Baik

Unit

1

1

1

1

1

Dikpora

2). Bangunan Tidak Baik

Unit

2. Swasta **

Dikpora

Unit

24

24

26

29

30

Dikpora

1). Bangunan Baik

Unit

24

24

26

29

26

Dikpora

2). Bangunan Tidak Baik

Unit

4

Dikpora

3). Madrasah Aliyah (MA) **
1. Negeri **

Unit

17

Dikpora

Unit

1

1

1

1

1

Dikpora

1). Bangunan Baik

Unit

1

1

1

1

1

Dikpora

2). Bangunan Tidak Baik

Unit

2. Swasta **

Dikpora

Unit

13

13

15

16

16

Dikpora

1). Bangunan Baik

Unit

13

13

15

16

15

Dikpora

2). Bangunan Tidak Baik

Unit

1

Dikpora

3. Jumlah Kelas *

1.966

Dikpora

1). TK dan Sejenisnya

Unit

123

137

148

148

177

Dikpora

2). SD dan Sejenisnya

Unit

1.083

1.128

1.120

1.114

1.184

Dikpora

3). SMP dan Sejenisnya

Unit

370

362

393

429

427

Dikpora

4). SMA dan Sejenisnya

Unit

139

156

284

173

211

Dikpora

5). PT dan Sejenisnya

Unit

6). Lembaga Pendidikan Ketrampilan

Unit

7). Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

Unit

Dikpora

89

92

2

2

100

100

4. Jumlah Siswa / Mahasiswa *

43

BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG

Dikpora

115

Dikpora
Dikpora

MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH

1). Taman Kanak-Kanak (TK) **

2015

Orang

1.780

1.932

1.953

1.953

2.488

Dikpora

1. Negeri

Orang

50

55

52

52

63

Dikpora

2. Swasta

Orang

1.730

1.877

1.901

1.901

2.425

Dikpora

Orang

0

20

Dikpora

2). Taman Penitipan Anak (TPA) **
1. Negeri

Orang

2. Swasta

Orang

3). Sekolah Luar Biasa (SLB) **

Dikpora
20

Dikpora

Orang

49

52

53

53

45

Dikpora

1. Negeri

Orang

49

52

53

53

45

Dikpora

2. Swasta

Orang

4). Sekolah Dasar (SD) **

Dikpora

Orang

25.244

2.444.167

22.882.140

23.022

21.830

Dikpora

1. Negeri

Orang

25.070

2.444.167

22.882.140

22.882

21.706

Dikpora

2. Swasta

Orang

174

140

124

Dikpora

Orang

6.393

6.253

6.281

6.281

6.461

Dikpora

1. Negeri

Orang

5.873

5.690

5.653

5.653

5.720

Dikpora

2. Swasta

Orang

520

563

628

628

741

Dikpora

Orang

2.487

2.869

3.320

3.320

3.822

Dikpora

1. Negeri

Orang

2.487

2.869

3.320

3.320

3.787

Dikpora

2. Swasta

Orang

35

Dikpora

5). Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama
(SMP) **

6). Sekolah Menengah Atas (SMA) **

7). Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) **

Orang

2.357

2.530

2.429

2.429

2.367

Dikpora

1. Negeri

Orang

2.357

2.297

2.124

2.124

2.082

Dikpora

2. Swasta

Orang

233

305

305

285

Dikpora

20

20

60

Dikpora

8). Lembaga Pendidikan Ketrampilan
5. Jumlah Guru dengan Kualifikasi S1/D-IV

Orang
Orang

2.537

3.039

3.863

3.991

Dikpora

1). Sekolah Dasar (SD) Sederajat

Orang

2.537

3.039

3.863

2.130

Dikpora

2). Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama
(SMP) Sederajat

Orang

998

Dikpora

3). Sekolah Menengah Atas (SMA)
Sederajat

Orang

863

Dikpora

**

6. Jumlah Guru dan Dosen *
1). Taman Kanak-Kanak (TK) **

Orang

213

219

239

239

261

Dikpora

1. Negeri

Orang

6

7

7

7

5

Dikpora

2. Swasta

Orang

207

212

232

232

256

Dikpora

Orang

10

12

13

13

15

Dikpora

1. Negeri

Orang

10

13

13

15

Dikpora

2. Swasta

Orang

2). Sekolah Luar Biasa (SLB) **

3). Sekolah Dasar (SD) **

44

Dikpora

12

Dikpora

Orang

2.339

2.400

2.441

2.677,58

2.354

Dikpora

1. Negeri

Orang

2.325

2.387

2.426

2.426

2.337

Dikpora

2. Swasta

Orang

14

13

15

15

17

Dikpora

BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG

Sekolah Menengah Atas (SMA) ** 6).67 8.38 2.73 4. Lembaga Pendidikan Ketrampilan Orang 7.07 Dikpora 1.63 2.2 Dikpora 2.08 49.35 2.69 Dikpora Orang 0.95 4.59 5.32 2.37 2. Sekolah Luar Biasa (SLB) ** 3).3 2. Negeri Orang 1. Sekolah Dasar (SD) ** Dikpora Orang 4.33 1.38 2. Taman Kanak-Kanak (TK) ** Orang 3.75 7.69 Dikpora 1.4 Dikpora 2.89 1. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ** Orang 240 287 352 352 353 Dikpora 1. Negeri Orang 2.68 5.83 Dikpora 2.38 2.46 6.93 Dikpora 2. Negeri Orang 399 433 495 495 498 Dikpora 2.08 6.25 3.98 7.5 1. Madrasah Ibtidaiyah (MI) ** 8).09 Dikpora Orang 11.4 1. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ** Orang 223. Swasta Orang 12 Dikpora 5). Negeri Orang 167 212 254 254 259 Dikpora 2.17 10.5 0.86 Dikpora 1. Negeri Orang 0. Negeri Orang 190 207 240 240 271 Dikpora 2.72 Dikpora 1.16 5. Swasta Orang 1.71 1.67 4.26 Dikpora 2.95 2.59 7.61 5.12 Dikpora Orang 7. Swasta Orang 5.36 6.91 Dikpora Orang 2.28 Dikpora 2. Jumlah Guru Per Kelas * 1). Negeri Orang 6.54 5. Swasta Orang 3.9 9.16 Dikpora 2.13 47 Dikpora Orang 7. Swasta Orang 148 151 166 166 133 Dikpora Orang 190 207 240 240 283 Dikpora 1.23 6.62 3.25 6.22 2.67 2.08 2. Negeri Orang 4.32 Dikpora 1.66 Dikpora 1.77 3.93 Dikpora 1. Swasta Orang 6 Dikpora 4).56 5. Swasta Orang 4.9 1.87 4. Sekolah Menengah Atas (SMA) ** 6).04 2. Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SMP) ** 5).92 5.13 2.35 2.17 1 Dikpora 2. Negeri Orang 4. Madrasah Tsanawiyah (MTs) ** 9).5 2. Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SMP) ** 2015 Orang 547 584 661 938. Negeri Orang 1.26 Dikpora 1.14 3.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 4). Negeri Orang 2.14 4.33 3 2. Negeri Orang 217 2.42 4.58 Dikpora Orang 8.89 631 Dikpora 1.5 3.29 3.71 1. Swasta Orang 2.93 3. Swasta Orang 73 75 98 98 94 Dikpora 15 Dikpora 7).4 3.08 8. Swasta Orang 2).82 10.5 0.83 Dikpora 7). Swasta Orang 5. Swasta Orang 6.29 2. Madrasah Aliyah (MA) ** 45 Dikpora BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG .38 8.44 7.07 2.72 Dikpora 2.9 1.49 Dikpora 1.16 3.65 2.33 3.

946 1.26 30.31 37. Negeri Orang 100 115 107 107 107 Dikpora 2.214 1.01 37. 13 . Angka Partisipasi Kasar * 200.26 94. Madrasah Aliyah (MA) ** 9.28 78. Jenjang SD/MI/Sederajat % 96.927 68. Swasta Orang 172 233 258 258 282 Dikpora Orang 498 552 612 612 498 Dikpora 1. Madrasah Aliyah (MA) ** 10.31 93. Jumlah Guru dan Dosen Perguruan Agama * 1).099 1.98 Dikpora 2).31 83. Jenjang SD/MI/Paket A % 96.85 Dikpora 2).31 97.65 Dikpora 1).47 50.33 106.63 111.723 1. Swasta Orang 816 1.56 Dikpora 2). Madrasah Ibtidaiyah (MI) ** Dikpora Orang 198 255 285 285 305 Dikpora 1.238 1. Negeri Orang 43 41 47 47 34 Dikpora 2. Angka Partisipasi Sekolah Usia Di Bawah 7 Tahun * Dikpora 1).88 87.91 55.927 Dikpora 4). Angka Partisipasi Murni * 176.88 57.76 56.16 20. 7 . Jenjang SD/MI/Sederajat % 110.238 1.514 1. Swasta Orang 2).39 117.745 1.73 98.987 3. Negeri Orang 34 30 30 30 24 Dikpora 2.946 2. Jenjang SMP/MTs/Sederajat % 93.92 Dikpora 3).72 34.644 Dikpora 1.57 98.514 1.39 93.04 Dikpora 3). Madrasah Tsanawiyah (MTs) ** Orang 1. Jenjang SMA/SMK/MA/Paket C % 45.12 Tahun % 103.81 90.423 1.532 Dikpora 1.39 103.131 1.27 Dikpora 46 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG .75 21.400 Dikpora Orang 1.88 55.81 98.84 57.708 1. 16 . Madrasah Tsanawiyah (MTs) ** 3).27 34.18 Tahun % 45. Negeri Orang 26 22 27 27 23 Dikpora 2.131 1.03 Dikpora 13.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 8. Jenjang Prasekolah % 19. Raudatul Athfal (RA) ** Dikpora Orang 213 263 329 1.15 55.43 22.257 1. Swasta Orang 1.42 Dikpora 1).15 Tahun % 81.49 83.745 3.26 97.32 Dikpora 12.257 1. Negeri Orang 213 263 329 2. Madrasah Ibtidaiyah (MI) ** 326 Dikpora Dikpora 326 Dikpora Orang 916 1.162 Dikpora 1.91 47. Swasta Orang 464 522 582 582 474 Dikpora Orang 333 372 417 417 333 Dikpora 1. Jumlah Siswa / Mahasiswa Perguruan Agama * 1). Negeri Orang 166 194 201 201 235 Dikpora 2. Negeri Orang 197 209 242 242 244 Dikpora 2.49 83.71 5. Swasta Orang 290 331 370 370 299 Dikpora 2).88 38.268 3.91 Dikpora 1).08 103.79 Dikpora 2).57 Dikpora 11.32 87. Angka Partisipasi Sekolah * 241.454 1. Swasta Orang 1. Jenjang SMP/MTs/Paket B % 68.91 83.510 3.425 Dikpora 3).745 1.

701 Dikpora 170.15 1. Jumlah seluruh APS SMP/MTS 3).62 -209.58 11.29 5.24 17.296 3. Proporsi Penduduk Yang Tidak Pernah Sekolah ** Orang 1).31 42 Dikpora % 1.62 42. Angka Putus Sekolah * 1).551 3.06 Dikpora Orang 7.81 3.66 93.29 5.88 Dikpora 1.14 2. Jenjang Perguruan Tinggi 14.62 6.07 1.76 82.23 3.560 3. Jumlah seluruh APS SD/MI 2). APS SMA/SMK/MA ** 16. Rata-Rata Lama Sekolah 2015 % Tahun Dikpora 5.614 1. 10 Tahun Ke Atas Dikpora 0 0 Dikpora Dikpora 170.76 83.69 93.521 Dikpora .46 6. Angka Melek Huruf % 78.285 2.78 1. SD Orang 46. Jumlah capaian kinerja APS SMP/MTS 2.52 6.76 3. Proporsi Penduduk Usia 15 Tahun Ke Atas Menurut Pendidikan Tertinggi Yang Ditamatkan * Dikpora 1). Jumlah capaian kinerja APS SMA/SMK/MA % 3.444 3.73 6 Orang 23.34 6.66 93. Angka Kelulusan ** 1). Jumlah Capaian Kinerja Penduduk Yang Berusia >15 Tahun Melek Huruf 21. TK Orang 2).429 Dikpora 4).MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 4). Jumlah Penduduk Usia 15 Tahun Ke Atas Yang Dapat Membaca dan Menulis 20.71 Dikpora % 7.56 3.726 708 1.297 1.99 8.82 5 115. SMA Orang 20.583 6. SMP Orang 16.91 5. 7-9 Tahun Orang 3).73 Dikpora % 3.71 Dikpora % 1.268 3.15 -54 Dikpora % 3.164 Dikpora Orang 3.69 93. Jumlah lulusan pada jenjang SMA/SMK/MA Orang 1.715 Dikpora 3).78 1. Jumlah siswa baru tingkat I pada jenjang SMP/MTs 47 Dikpora Dikpora Orang 3.53 Dikpora Orang 113.520 Dikpora 2).97 5.653 2.98 2 0. APS SMP/MTS ** 1.96 4 1.98 93.12 2.94 Dikpora 1. Jumlah capaian kinerja APS SD/MI 2.23 3.98 93.24 4.98 5.81 2.972 Dikpora 17.343 7.02 6.551 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG 3.91 7 Dikpora % 78.54 Dikpora Dikpora % 6. Angka Melanjutkan * 1).128 25.27 Dikpora % 3. 6 Tahun Orang 2).679 118.81 3.07 1.3 -52.98 2 0.81 -212 Dikpora 2.96 15.780 1. Angka Buta Huruf % 21. APS SD/MI ** 5.47 Dikpora 18.73 6 Dikpora 22.12 2.31 0.974 8. Jumlah seluruh APS SMA/SMK/MA % 3. Jumlah lulusan pada jenjang SD/MI 19.971 2.633 Dikpora 5).415 127.76 3. Jumlah lulusan pada jenjang SMP/MTs Orang 2.508 2. PT Orang 7.31 6.449 3.672 Dikpora 3).

915 Dikpora 2). Organisasi Olahraga 6. Jumlah koleksi jumlah buku yg tersedia di Perpustakaan Unit 21. Jenjang SD/MI/Sederajat Orang 2).548 Dikpora 2. Benda Cagar Budaya Buah 2.928 8. Situs Cagar Budaya 4. Pemuda dan Olah raga * 110 Pariwisat a Pariwisat a Pariwisat a Dikpora 1.505 Perpustak aan 4.558 3.12 Tahun (SD/MI/Sederajat) Orang 23. Jumlah orang dalam populasi yg harus dilayani 48 0 Unit 85 85 85 85 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG .15 Tahun (SMP/MTs/Sederajat) Orang 10.633 19.748 10.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2). 7 .809 Perpustak aan Orang 500 148 Perpustak aan 4. Jumlah Perpustakaan 2.948 Dikpora 3). Jumlah kunjungan ke perpustakaan selama 1 th 3. 13 . Jumlah koleksi judul buku yg tersedia di Perpustakaan daerah Unit 7. Jumlah Sekolah Yang Menyediakan Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi Unit 36 89 Dikpora 26.725 2. Kegiatan Olahraga IV.899 3. Jumlah siswa baru tingkat I pada jenjang SMA/SMK/MA Orang 3).390 21. Bangunan Cagar Budaya Unit 15 15 15 15 15 15 Lokasi 15 15 15 15 15 15 Kawasan 2 2 2 2 2 2 3. Kegiatan Kepemudaan 5. Jenjang SMP/MTs/Sederajat Orang 659 3).601 2015 2. Jumlah Penduduk Berdasarkan kelompok Usia Yang Bersekolah ** Orang 0 1). Jenjang SMA/SMK/MA Sederajat Orang 728 4).888 Dikpora Orang 8.231 Perpustak aan 5. Kawasan Cagar Budaya III.355 2.319 4.6 Tahun (PAUD) Orang 10.962 9. 16 . Jumlah siswa baru tingkat I pada jenjang Perguruan Tinggi Orang 24. Perpustakaan * 1.18 Tahun (SMA/SMK/MA Sederajat) II.133 7. Jumlah Sekolah Yang Memiliki Fasilitas/Laboratorium Komputer dan Internet Unit 36 35 Dikpora 54. 4 . Jumlah Klub Olah Raga Klub 108 27 27 Dikpora 2.159 Dikpora Dikpora 0 3.997 Dikpora 4).558 5.271 49. Organisasi Kepemudaan Buah 50 50 Dikpora Kegiatan 4 4 Dikpora Buah 27 27 Dikpora Kegiatan 9 9 Dikpora 85 85 Perpustak aan Kunjunga n 9. Jenjang Perguruan Tinggi Orang Dikpora Dikpora 25. Jumlah Gedung Olah Raga Unit 2 2 2 Dikpora 3. Cagar Budaya Yang Dilestarikan * 1.771 Dikpora 777 Dikpora 1).748 Dikpora 27. Jumlah Siswa Miskin ** Orang 2.

08 Dikpora 2. SMA/MA % 481 534 211.9 Dikpora 4. SMP/MTs/Sederajat % 483.269 3.045 1. Jumlah lulusan yang diterima di dunia kerja sesuai dengan keahliannya. Cagar Budaya Yang Dimiliki Daerah * 1.9 Dikpora 4.606 1.415 184. SMA/MA % 1.9 Dikpora IX.3 Dikpora 2.7 Dikpora 799.843 128 Dikpora 3. SMA/MA % 523 579 211.62 Dikpora X.97 Dikpora 227.22 Dikpora 1.7 Dikpora 25. SD/MI/Sederajat % 2.667 184.8 Dikpora 1.2 Dikpora 3. Kawasan Cagar Budaya Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng 3.46 Dikpora 2. Bangunan Cagar Budaya Unit 15 15 15 15 15 15 Lokasi 15 15 15 15 15 15 Kawasan 2 2 2 2 2 2 3. Kelengkapan pemilikan buku pelajaran oleh siswa * 832. SMK % 995 802 Dikpora VII. SD/MI/Sederajat % 64. Kesejahteraan Sosial Informasi keadaaan Kesejahteraan Sosial di kabupaten Bantaeng secara lengkap dapat dilihat dari tabel data di bawah ini: 49 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG Pariwisat a Pariwisat a Pariwisat a . Kualifikasi guru yang sesuai kompetensi yang ditetapkan secara nasional * 799.9 Dikpora 3. SMA/MA % 230. siswa 10 Dikpora XII. Situs Cagar Budaya 4.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 V.5 Dikpora 4.29 Dikpora 3.11 Dikpora 1. SMA/MA % 19 17. Kepemilikan sekolah terhadap tenaga kependidikan non guru * 1. SMP/MTs/Sederajat % 1.9 Dikpora 3.8 Dikpora 2. SMP/MTs/Sederajat % 857 959 198.136 198. SMK % 53. SMP/MTs/Sederajat % 49 4. SMK % 8 4. SD/MI/Sederajat % 840 2. Benda Cagar Budaya Buah 2. SMP/MTs/Sederajat % 3.8 Dikpora VI.547 2. SMK % 225 279 204. SMK % 240 287 204.3 2.8 Dikpora VIII. Jumlah lulusan SMK melanjutkan ke Perguruan Tinggi yang terakreditasi siswa 35 Dikpora XI. Jumlah lulusan yang melanjutkan ke * 1.926 99. Pemenuhan jumlah guru yang diperlukan * 152.

Perkotaan Orang 12. Perkotaan Orang 2015 SUMBER DATA BPS 12.7 Keadaaan Kesejahteraan Sosial Kabupaten Bantaeng NAMA SATUAN 2010 2011 2012 2013 2014 I.900 Bag. Beras Untuk Penduduk Miskin * 1). Ekonomi V.116 13.900 1.474 14. Ekonomi KK Bag.474 15.600 1.106 6. Pedesaan Orang 2. Jumlah Penduduk miskin orang 17.861 54.980.736 1.900 1.378 14.426 DinSos 1. Kemiskinan * 1.757 8.552 DinSos 3.980.982 1. Persentase RT Penerima Raskin 3). Keluarga Prasejahtera KK 15.846 DinSos III. Keluarga Sejahtera Tahap 2 KK 11.612 DinSos 4.116 15. Pedesaan Orang 2. Realisasi Beras Raskin 4).846 1.713 22. KK Penerima Raskin 11.713 17.005 11.445 16.892 DinSos IV.490 6. Keluarga Sejahtera Tahap 1 KK 13.005 11.600 1.720 1.054 56. Ekonomi Rp/Kg 1.005 11.980. Keluarga Sejahtera Tahap 3 KK 6.77 II.980.341 18.815 22.334 21. Organisasi Sosial Buah 11 12 DinSos 50 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG . Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) * DinSos 1.600 1.22 65.600 1.600 Bag.445 11.51 72. Keluarga Menurut Tingkat Kesejahteraan ** KK 47.137 DinSos 5.106 6.008 56.900 1. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Poin 70. Tenaga Kesejahteraan Sosial Masyarakat (TKSM) Orang 107 200 200 DinSos 3.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 Tabel 4.082 11.720 1. Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) * 1.861 47.899 13. Karang Taruna Buah 76 76 76 DinSos 2.063 14.815 12. Ekonomi VI.900 1.1 70.719 DinSos 2. Harga Beras Raskin 11.005 11.005 Bag.63 71. Keluarga Sejahtera Tahap 3 Plus KK 1.005 % 62 Juta/Ton 1.980.406 DinSos 2).

Penyandang Tuna Wicara-Rungu 16). Bayi Terlantar 9). PMKS Yang Seharusnya Menerima Bantuan Buah 67 19. Penyandang Tuna Netra 13). Gepeng (Gembel dan Pengemis) DinSos 19. Anak Terlantar 10). Penduduk rawan Sosial dan Sarana * 1). Penyandang Tuna Daksa 17). Tuna Susila 51 Jiwa 16.920 DinSos Jiwa 60 DinSos Jiwa 340 DinSos Jiwa 1.328 DinSos DinSos DinSos DinSos Jiwa 37 DinSos Jiwa Jiwa DinSos 17 DinSos 4). Penyandang Cacat Ganda 20).328 DinSos Buah 30 59 2. Anak Jalanan 2). Jumlah Penderita HIV/AIDS Jiwa DinSos 5). Penyandang Tuna Wicara 15). Penyandang Tuna Grahita 18). PMKS Yang Diberikan Bantuan Buah 19 59 VIII. Jumlah PMKS ** Buah 1. PMKS Yang Tertangani 2015 1 1 DinSos 116 19. Penduduk Penyandang Masalah Sosial * 1. Penyandang Cacat Jiwa 19).446 19. Jumlah Pecandu Narkoba Jiwa DinSos Jiwa DinSos 6). Penyandang Tuna Rungu 14). Lembaga swadaya masyarakat Buah VII. Sarana Rehabilitasi Sosial 7).360 DinSos Jiwa Jiwa DinSos 29 Jiwa Jiwa DinSos DinSos 11 DinSos Jiwa DinSos Jiwa DinSos Jiwa DinSos Jiwa 30 DinSos Jiwa 36 DinSos Jiwa 30 DinSos BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG . Fakir Miskin 8). Lanjut Usia Terlantar 11).MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 4. Penderita Sakit Jiwa 3). Komunitas Adat Terpencil 12).328 3.

Budha Orang 100 100 100 Dep. Pengidap HIV/AIDS Jiwa 23).749 Dep. Perizinan Ketenagakerjaan Unit 3. Kristen Orang 423 381 381 Dep. Agama 3. Islam Orang 189. Agama 5.368 Dep. Hindu Orang 21 21 21 Dep. Agama NAMA I. Panti Sosial Asuhan Anak Buah 2). Agama 2. Agama 2. Gereja Kristen Buah 1 1 1 1 2 2 Dep.368 190.8 Keadaaan Agama Kabupaten Bantaeng 2013 2014 2015 SUMBER DATA Orang 191. Pelayanan Ketenagakerjaan ** Unit 1.749 189. Pusat Informasi Ketenagakerjaan Unit 11 11 DinSos 159 159 162 Badan KB PP 84 84 84 87 Badan KB PP 75 75 75 75 Badan KB PP 3 5 6 DinSos 1 1 DinSos 2 3 3 DinSos 1 1 2 DinSos Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng 4. Masjid Buah 354 356 368 374 356 374 Dep.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 21). Balai latihan Kerja Unit 2. Jumlah Panti Asuhan * 1). Langgar/Mushola Buah 117 121 132 142 142 166 Dep. Agama 3.310 190. Agama Informasi keadaaan Agama di kabupaten Bantaeng secara lengkap dapat dilihat dari tabel data di bawah ini: Tabel 4. Sarana Ibadah * 1. Jumlah Kelompok Binaan PKK Unit 84 84 2. Agama 52 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG . Jumlah PKK ** Unit 168 159 159 1.749 189. Agama 1. Jumlah Pemeluk Agama ** SATUAN 2010 2011 2012 II. Jumlah PKK Aktif Unit 84 75 X. Panti Sosial Petirahan Anak Buah IX. Bekas Narapidana Jiwa 22). Agama 4. Korban Penyalahgunaan NAPZA Jiwa 2015 132 2. Katolik Orang 117 117 117 Dep.

Pertanian. Pemberangkatan Orang 188 187 185 147 148 148 Dep. Jumlah KUA ** V. Jumlah Jemaah Haji * 1.336 2. Kehutanan.336 Dep. 1. Kehutanan. Agama 1). Gereja Katolik/Kapel Buah 5. Agama 2. Tata Ruang dan Pertanahan. Kehutanan. Jumlah Santri Buah 16 16 16 14 Orang 13 13 Dep. Peternakan. Agama 2. Kelautan. PNS dan Non PNS Orang 21 21 20 19 129 129 Dep. Sumber Daya Alam Data mengenai keadaan Sumber Daya Alam di Kabupaten Bantaeng terdiri dari 3 jenis data yaitu data mengenai keadaan Pertanian. Peternakan. Perkebunan. Kelautan. Taman Pendidikan AlQur'an (TPA) Buah 491 491 491 491 493 493 Dep. Agama 3.Perikanan. Agama 2. Agama Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng C. dan Perkebunan. Agama VI. Vihara/Cetya/Klenteng Buah 2 2 2 2015 1 1 1 Dep. Agama Dep. Agama Dep. serta Lingkungan Hidup. dan Perkebunan Informasi mengenai keadaaan Pertanian. Jumlah Penyuluh Agama ** Orang 129 132 131 130 1.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 4. Pertanian. dan Perkebunan di kabupaten Bantaeng secara lengkap dapat dilihat dari tabel data di bawah ini: 53 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG . Kondisi Baik Unit 6 7 8 8 8 8 Dep. Honorer Orang 108 111 111 111 2. Jumlah Pondok Pesantren 2). Agama 3. Agama 2. Agama Unit 6 7 8 8 8 8 Dep. Pondok Pesantren * Dep. Kelautan. Agama Buah Dep. Agama 1.Perikanan. Rusak Ringan Unit Dep. Rusak Berat Unit Dep. Sekolah Minggu 129 129 Dep.Perikanan. Agama 1. Kuota Orang 168 168 168 147 147 147 Dep. Jumlah Lembaga Pendidikan Keagamaan ** Buah 491 491 491 491 493 493 Dep. Agama III. Agama 1 1 1 Dep. Peternakan. Pura/Kuil/Sanggah Buah 6. Agama IV. Perikanan. Kehutanan. Peternakan. Kelautan.

3 Kw/Ha Dinas Pertanian 15.737 3).801. Luas Panen Ha 68 77 108 3). Produksi Ton 95 103 Kw/Ha 14 1).68 59 Dinas Pertanian 4.05 3.751 57. Luas Panen 3). Luas Tanam Ha 2). Padi Sawah * 5).088 964 711 9520 6.823 Dinas Pertanian 6. Pertanian * 1.464 Kw/Ha 59 60 27. Luas Panen Ha 29.422 5.24 1).490 3). Produktivitas Dinas Pertanian Dinas Pertanian 2.337 89. Kehutanan.832 Kw/Ha 48 37 40.339 29. Kacang Kedelai * Dinas Pertanian 1).36 14 Dinas Pertanian 307 567 832 435 9520 Ha 515 487 791 701 511 9520 Ton 810 773 1. Luas Panen Ha 15. Produksi Beras Ton 2013 2014 2015 SUMBER DATA I.085. Produksi Ton 353 365 Kw/Ha 21 22 4).125 5. Kacang Hijau * 260. Perikanan.046 Dinas Pertanian 165 163.110 15.478 Dinas Pertanian 29.69 9 177.381 15. Luas Panen Ha 7 158 3). Luas Tanam 4).666 Dinas Pertanian 900 Dinas Pertanian 1. Produktivitas 66 Dinas Pertanian 195 66 Dinas Pertanian 599 418 144 Dinas Pertanian 17 22.697 5.9 Keadaaan Pertanian. Jumlah Konsumsi Beras 111.788 2). Produksi Gabah Ton 34 586 4). Produksi Beras Ton 1.419 30. Produksi Ton 173. Produktivitas 17. Luas Tanam Ha 86 80 99 2). Luas Tanam Ha 172 194 300 2).65 22 Dinas Pertanian 5.470 Dinas Pertanian 56 55.739. Produktivitas 6). Kacang Tanah * 54 Dinas Pertanian Dinas Pertanian 1).805 177.43 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG . Produksi Gabah Ton 85.648 29.588 1. dan Perkebunan Kabupaten Bantaeng NAMA SATUAN 2010 2011 2012 1). Padi Ladang * 5).194 32. Produktivitas Dinas Pertanian 24 Dinas Pertanian 136 24 Dinas Pertanian 153 195 96 Dinas Pertanian 13 14 14.508 15.007 Dinas Pertanian 89.251 2).22 Dinas Pertanian 41. Luas Tanam Ha 17.474 29.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 Tabel 4. Luas Tanam Ha 2).038 13.610 90. Peternakan.51 Ton 1.399 4). Luas Panen Ha 165 169 329 3). Produksi 4).857 15.175 Dinas Pertanian 4.59 Dinas Pertanian 59.14 1). Kelautan.311 Dinas Pertanian 98. Jagung * Ha 33.

Jumlah Produksi Ton 73 20 31 17 Dinas Pertanian 3). Luas Areal Ha 11 303 276 3.15 1). Jumlah Perusahaan Dinas Pertanian Unit 0 0 0 1 Dinas Pertanian II. Ubi Jalar * 9.509 Dinas Pertanian Ha 890 965 571 1.160 4. Produksi Ton 1. Setengah Teknis Ha 2. Ubi Kayu * Ha 86 42 98 2). Luas Areal Ha 204 250 514 80.216. Industri Pengolahan Hasil Pertanian * 1).613 775 Dinas Pertanian 2).236 2 Dinas Pertanian 2).146 1.03 2. Produktivitas perLuas Dinas Pertanian 32 3.811 Dinas Pertanian Ha 0 0 0 7. Mangga * Dinas Pertanian 1).061 841 512 Dinas Pertanian 147 155.201 Dinas Pertanian 5).43 145 Dinas Pertanian 0 0 0 23. Jumlah Produksi Ton 87 8. Jumlah Konsumsi Ton 0 0 0 Kw/Ha 7.841 1.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 4). Tadah Hujan Dinas Pertanian 11.689 288 115 4). Lahan Basah 2). Produktivitas perLuas Dinas Pertanian 47.435 7. Luas Lahan Pertanian 13.316 108 113 4). Produktivitas perLuas Dinas Pertanian 339 4.651 Dinas Pertanian 3). Pepaya * Dinas Pertanian Dinas Pertanian 1). Luas Panen Ha 83 53 72 3). Jenis Irigasi Sawah * Dinas Pertanian 1).75 1. Luas Panen Ha 64 69 99 3). Produksi Ton 920 991 Kw/Ha 144 Ha 1). Pengairan Desa / Non PU Ha 2.982 Dinas Pertanian 10.743 318 216 71 Dinas Pertanian 3).817 3. Produktivitas 14 47 8. Pisang * 55 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG Dinas Pertanian Dinas Pertanian .233 6. Jumlah Konsumsi Ton 0 0 0 Kw/Ha 5.093 4.059 2.353 1. Jumlah Produksi Ton 5.392 4. Jumlah Konsumsi Ton 0 0 0 Kw/Ha 7.829 Dinas Pertanian Ha 0 0 0 15.292 828 Kw/Ha 156 156 Dinas Pertanian 53 51 Dinas Pertanian 1. Sederhana Ha 2. Teknis Ha 0 0 0 2).230 145.303 2.374. Luas Tanam 4). Produktivitas Kw/Ha 16 13 7. Luas Areal Ha 1. Lahan Kering ** 9520 Dinas Pertanian 1).302 0 4).71 155 Dinas Pertanian 1.406 Dinas Pertanian 3). Produktivitas 2015 Dinas Pertanian 63 Dinas Pertanian 28 40 Dinas Pertanian 1. Luas Tanam 4).129 2.468 Dinas Pertanian 4). Hortikultura * Dinas Pertanian 1.13 Ha 65 75 102 2).101 2.000 186 76 5 Dinas Pertanian 2). Jeruk * Dinas Pertanian Dinas Pertanian 1).219 407 581 Dinas Pertanian 145 1.303 2.

Jumlah Produksi Ton 0 28 28 113 241 Dinas Pertanian 3).739 6.179 160 186 267 Dinas Pertanian 3).481 64 Dinas Pertanian 2).210 3).MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 1). Luas Areal Ha 176 6.451 7. Dukuh/Langsat * Dinas Pertanian 1).43 Dinas Pertanian BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG .2 4 Dinas Pertanian 11. Produktivitas perLuas Dinas Pertanian 30. Luas Areal Ha 40 14 56 4. Belimbing * Dinas Pertanian Dinas Pertanian 1).857 4). Jumlah Produksi Ton 103 1.790 110 Dinas Pertanian 2). Luas Areal Ha 47 21 3.496 842 2. Jumlah Produksi Ton 124 250 163 188 162 Dinas Pertanian Kw/Ha 5. Luas Areal Ha 0 25 25 14. Jambu Biji * Dinas Pertanian 1).547 202 20 Dinas Pertanian 2). Manggis * Dinas Pertanian Dinas Pertanian 1).230 Dinas Pertanian 3). Jumlah Konsumsi Ton 0 0 0 Kw/Ha 2.120 4). Luas Areal Ha 115 104 147 15.76 Dinas Pertanian 2).673 3. Produktivitas perLuas Dinas Pertanian 95 6. Jumlah Konsumsi Ton 0 0 0 Kw/Ha 3.923 13.130 119 79. Jumlah Produksi Ton 392 1.265 4). Jumlah Produksi Ton 7 18 Dinas Pertanian 99. Luas Areal Ha 2).68 7. Jumlah Produksi Ton 7 Kw/Ha 2. Produktivitas perLuas Dinas Pertanian 507 5.418 76. Produktivitas perLuas Kw/Ha 10.03 9. Jumlah Produksi Ton 16 1.729 3. Alpukat * Dinas Pertanian Dinas Pertanian 1). Jumlah Konsumsi Ton 0 0 0 Kw/Ha 3.454 0 4).17 Dinas Pertanian 12. Jumlah Konsumsi Ton 0 0 0 Kw/Ha 7.521 921 958 519 Dinas Pertanian 3).8 Dinas Pertanian 2). Jumlah Produksi Ton 1.51 8. Luas Areal Ha 4 170 109 2.03 Dinas Pertanian 3).45 Dinas Pertanian 3). Produktivitas perLuas Dinas Pertanian 7.3 Dinas Pertanian 9 19 Dinas Pertanian 146. Nanas * Dinas Pertanian Dinas Pertanian 1). Produktivitas perLuas 7 970 370 1. Produktivitas perLuas 11. Jumlah Konsumsi Ton 0 0 0 Kw/Ha 0 7 1.435 19.675 3). Jambu Air * Dinas Pertanian 1).356 146 6.071 0.255 4. Luas Areal Ha 2 1. Produktivitas perLuas 56 4 1 65 3 Dinas Pertanian 1.081 321 Dinas Pertanian 2). Jumlah Produksi Ton 2 Kw/Ha 3. Produktivitas perLuas Dinas Pertanian 47.177 15 5 7 Dinas Pertanian 3). Luas Areal Ha 2).761 4).597 87 Dinas Pertanian 2). Durian * Dinas Pertanian Dinas Pertanian 1).313 1.

659 959 Dinas Pertanian 22. Rambutan * Dinas Pertanian 1). Luas Areal Ha 0 0 0 29 Dinas Pertanian 2).91 Dinas Pertanian 3). Sukun * Dinas Pertanian 1).28 Dinas Pertanian 3).1 Dinas Pertanian 0.317 15.218 199 Dinas Pertanian 1.025 30 10 17 Dinas Pertanian Kw/Ha 4. Luas Areal Ha 30 63 84 61 70 Dinas Pertanian 2). Jumlah Produksi Ton 8 Kw/Ha 5. Sawo * Dinas Pertanian 1). Luas Areal Ha 455 602 692 860 652 Dinas Pertanian 2).153 83.792 Dinas Pertanian 21.317 1. Jumlah Produksi Ton 0 0 0 204 Dinas Pertanian Kw/Ha 0 0 0 70.214 7. Markisa * Dinas Pertanian 1). Luas Areal Ha 4 2 182 547 0.231 9. Luas Areal Ha 5 4 893 893 4 Dinas Pertanian 2).05 Dinas Pertanian 3). Bawang Merah * Dinas Pertanian 1). Produktivitas perLuas 16. Luas Areal Ha 2). Luas Areal Ha 45 218 22 32 Dinas Pertanian 2).324 12.623 5.517 75 77 40.9 Dinas Pertanian 2). Jumlah Produksi Ton 6. Produktivitas perLuas 20. Jumlah Produksi Ton 2.505 1.303 51 34 47. Produktivitas perLuas 19.294 10.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 13. Luas Areal Ha 498 417 375 483 281 Dinas Pertanian 2).219 1.313 4. Produktivitas perLuas 3. Cabai * Dinas Pertanian 1).691 6.860 5.75 2 Dinas Pertanian Dinas Pertanian 15. Jumlah Produksi Ton 1.388 2.623 3.021 23. Jumlah Produksi Ton 17 15 14 6 4 Dinas Pertanian Kw/Ha 4. Jumlah Produksi Ton 169 208 260 174 443 Dinas Pertanian 57 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG .841 Dinas Pertanian Kw/Ha 5.243 Dinas Pertanian 62.811 5. Jumlah Produksi Ton 3).73 Dinas Pertanian 3).041 1. Salak * Dinas Pertanian 1). Nangka/Cempedak * Dinas Pertanian 1).35 Dinas Pertanian Kw/Ha 14. Produktivitas perLuas 17.017 5. Sirsak * Dinas Pertanian 1). Jumlah Produksi Ton 6.36 Dinas Pertanian 3). Produktivitas perLuas 8 1 51 0.074 339 Dinas Pertanian 2). Luas Areal Ha 2). Produktivitas perLuas 18. Jumlah Produksi Ton 273 181 113 147 Dinas Pertanian Kw/Ha 61 83 45.343 Dinas Pertanian 23. Luas Areal Ha 293 262 268 1.860 8.874 1. Jumlah Produksi Ton 20 2.382 3). Luas Areal Ha 509 764 739 535 661 Dinas Pertanian 2). Kubis * Dinas Pertanian 1). Kentang * Dinas Pertanian 1).

Jumlah Produksi Ton 986 231 322 424 545 Dinas Pertanian 34. Luas Areal Ha 30 26 30 27 22 Dinas Pertanian 2). Jumlah Produksi Ton 674 674 0.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 3). Luas Areal Ha 22 21 33 25 21 Dinas Pertanian 2). Luas Areal Ha 17 33 32 41 Dinas Pertanian 2). Buncis * Dinas Pertanian 1). Terung * Dinas Pertanian 1).930 166 445 Dinas Pertanian 27. Kacang Panjang * Dinas Pertanian 1). Jumlah Produksi Ton 144 31 30 69 Dinas Pertanian 1. Jumlah Produksi Ton 146 5 84 58 357 Dinas Pertanian 31.781 10. Luas Areal Ha 20 19 31 21 20 Dinas Pertanian 2). Luas Areal Ha 592 622 641 797 603 Dinas Pertanian 2). Kembang Kol * Dinas Pertanian 1).74 Dinas Pertanian 58 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG . Luas Areal Ha 2). Bayam * Dinas Pertanian 1).260 15. Jumlah Produksi Ton 5. Luas Areal Ha 15 19 21 30 23 Dinas Pertanian 2). Luas Areal Ha 23 8 19 17 27 Dinas Pertanian 2).302 12. Jumlah Produksi Ton 23 Dinas Pertanian 28.231 7 75 49 45 Dinas Pertanian 33 Labu Siam * Dinas Pertanian 1). Luas Areal Ha 13 7 10 5 6 Dinas Pertanian 2). Wortel * Dinas Pertanian 1). Luas Areal Ha 3 Dinas Pertanian 2). Jumlah Produksi Ton 136 71 95 172 302 Dinas Pertanian 32.07 Dinas Pertanian 2). Tomat * Dinas Pertanian 1). Luas Areal Ha 0 0 0. Luas Areal Ha 56 11 15 29 33 Dinas Pertanian 2). Jumlah Produksi Ton 115 346 369 653 Dinas Pertanian 25. Ketimun * Dinas Pertanian 1). Luas Areal Ha 63 26 24 24 29 Dinas Pertanian 2). Jumlah Produksi Ton 141 16 28 23 33 Dinas Pertanian 35. Jumlah Produksi Ton 827 15 27 22 32 Dinas Pertanian 36.746 11. Jumlah Produksi Ton 2. Jahe * Dinas Pertanian 1). Jumlah Produksi Ton 261 143 134 148 322 Dinas Pertanian 30. Petsai/Sawi * Dinas Pertanian 1). Kangkung * Dinas Pertanian 1). Jumlah Produksi Ton 70 143 30 21 50 Dinas Pertanian 29.883 Dinas Pertanian 26. Daun Bawang * Dinas Pertanian 1). Jumlah Konsumsi 2015 Ton Dinas Pertanian 24.

377 Dinas Perkebunan 2. Luas Areal Ha 5. Jumlah Produksi Ton 145 193 166 474 445 Dinas Pertanian 42.495 1. Luas Tanam Ha 76 76 3).801 Dinas Perkebunan 3.377 Dinas Perkebunan 5. opi * Dinas Perkebunan 1).04 Dinas Pertanian 0. Jumlah Produksi Ton 0 0.831 2). Luas Tanam Ha 3.3 Dinas Pertanian 38.419.3 1.557 Dinas Perkebunan 2. Luas Tanam Ha 35 110 Dinas Perkebunan 3). Jumlah Produksi Ton 369 166 Dinas Pertanian 40. Luas Areal 59 Ha 32 20 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG Dinas Perkebunan . Jumlah Produksi Ton 1. Luas Areal Ha 2. Jamur * Dinas Pertanian 1).377 5. Luas Areal Ha 0 0. Luas Areal Ha 2). Tembakau * Dinas Perkebunan 1). Cabe * Dinas Pertanian 1). Jumlah Produksi Ton 10. Luas Areal Ha 30 Dinas Pertanian 2).801 3. Laos/Lengkuas * Dinas Pertanian 1).MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 37.801 Dinas Perkebunan 1. Petai * Dinas Pertanian 1). Jumlah Produksi Ton 2.024 47 Dinas Perkebunan 3. Jumlah Produksi Ton 550 1.831 3).377 5.55 Dinas Pertanian 39.066 3. Bawang Daun * Dinas Pertanian 1).790 2. Luas Areal Ha 144 31 30 67 69 Dinas Pertanian 2).12 Dinas Pertanian 2). Luas Tanam Ha 5. Luas Areal Ha 76 2). Kakao * Dinas Perkebunan 1). Jumlah Produksi Ton 193 Dinas Pertanian III.377 2). Jumlah Produksi Ton 1. Luas Areal Ha 31 Dinas Pertanian 2). Jumlah Produksi Ton 120 567 541 137 358 Dinas Pertanian 43. Luas Areal Ha 35 110 Dinas Perkebunan 2). Jumlah Produksi Ton 166 Dinas Pertanian 41.786 5.342 2.5 946 76 Dinas Perkebunan 76 76 Dinas Perkebunan 9 11 Dinas Perkebunan 5. Jengkol * Dinas Pertanian 1). Luas Areal Ha 32 41 Dinas Pertanian 2).848 Dinas Perkebunan 4. Lada * Dinas Perkebunan 1). Vanili * Dinas Perkebunan 1).800 2. Kencur * Dinas Pertanian 1).377 3). Luas Areal Ha 21 109 0 32 31 Dinas Pertanian 2). Perkebunan * Ha Dinas Perkebunan 1.

Luas Tanam Ha 32 20 Dinas Perkebunan 3). Kelapa Dalam * Dinas Perkebunan 1).01 Dinas Perkebunan 7. Jumlah Pemotongan per Tahun 3).884 Dinas Perkebunan 1.370 Dinas Perkebunan 12.7 Dinas Peternakan 3 Dinas Peternakan 2.013 131 Dinas Perkebunan 75 71 Dinas Perkebunan 8.96 23. Luas Areal Ha 851 2).7 Dinas Perkebunan IV. Jumlah Produksi Ton 681 687 Dinas Perkebunan 9.756 1.400 1.014 3).5 131 Dinas Perkebunan 1. Jumlah Produksi Ton 50 0.884 Dinas Perkebunan 1.961 % 1. Kapuk * Dinas Perkebunan 1). Luas Tanam Ha 883 882 Dinas Perkebunan 3).944 1.44 28 Dinas Peternakan 3. Luas Tanam Ha 851 851 3).59 0. Peternakan * Dinas Peternakan 1.897 2). Laju Pertumbuhan Populasi per Tahun 4).86 Dinas Peternakan BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG . Jumlah Produksi Ton 10 0. Jumlah Produksi Ton 1. Luas Areal Ha 1. Jumlah Populasi 2). Ternak Sapi Potong * 1). Cengkeh * Dinas Perkebunan 1).863 1. Rata-Rata Kepemilikan per KK Dinas Peternakan Ekor 22.542 Ekor 1.961 Dinas Peternakan 3. Jumlah Populasi Ekor 2). Luas Tanam Ha 1.390 1. Jumlah Produksi Ton 395 398 851 Dinas Perkebunan 851 851 Dinas Perkebunan 395 386 Dinas Perkebunan 11. Luas Tanam Ha 1. Jumlah Produksi Ton 746. Laju Pertumbuhan Populasi per Tahun 60 % 16 23 1. Aren * Dinas Perkebunan 1).897 3).863 Dinas Peternakan 1. Kelapa * Dinas Perkebunan 1). Luas Areal Ha 15 15 Dinas Perkebunan 2). Luas Areal Ha 883 882 Dinas Perkebunan 2). Jumlah Produksi Ton 156 147 609 Dinas Perkebunan 609 609 Dinas Perkebunan 149 176 Dinas Perkebunan 10. Jambu Mete * Dinas Perkebunan 1). Ternak Sapi Perah * Dinas Peternakan 1).02 Ekor 24.820 23.281 Dinas Peternakan 17. Luas Tanam Ha 609 609 3). Luas Areal Ha 2). Jumlah Produksi Susu per Tahun liter 3).895 1. Luas Tanam Ha 15 15 Dinas Perkebunan 3).MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 2).400 1. Luas Areal Ha 609 2).

Jumlah Populasi Rusa 7). Jumlah Populasi Kerbau 5).685 Dinas Peternakan Dinas Peternakan 99.873 2.429 168.7 376 Ekor 242.46 Dinas Peternakan 3.725.321 Dinas Peternakan 4). Jumlah Ayam Buras Dinas Peternakan Ekor 1.873 2.938 12.696.406 Dinas Peternakan 3). Jumlah Populasi Babi 4).966 Dinas Peternakan Ekor Dinas Peternakan Ekor 230 Dinas Peternakan 4.8 101 11. Jumlah Rumah Potong Hewan (RPH) Unit 61 1 1 1 1 1 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG Dinas Peternakan 1 Dinas Peternakan .MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 4). Jumlah 2.675 2.155 2.388 23. Jumlah Populasi Burung Puyuh Ekor 45.258 Dinas Peternakan 17. Jumlah Produksi Telur Ton 3.891 24.113 Dinas Peternakan Ekor Dinas Peternakan Ekor Dinas Peternakan Ekor 197 209 203 194 Dinas Peternakan Ekor 11.691 Dinas Peternakan Orang 156 Dinas Peternakan Ekor 1.108. Jumlah Peternak 4.620 25. Jumlah Populasi Kelinci Dinas Peternakan Ekor 23. Rata-Rata Kepemilikan per Peternak Dinas Peternakan Ekor 174.000 Dinas Peternakan 5.511 11. 16 2. Jumlah Populasi Kambing 2).000 Orang Ton 375.939. Jumlah Produksi 4. Ternak Kecil * 1).738 48.504 11.173. Jumlah Peternak 3. Jenis Lainnya * Dinas Peternakan 1. Jumlah Produksi Ton 17.107 11. Industri Peternakan * Dinas Peternakan 1).157.106. Jumlah Perusahaan Pembibitan Ayam Unit 6.864 47.254 47. Rata-Rata Produktivitas per Ekor per Hari liter 0. Jumlah Ekor 2.274 18.872.102 Dinas Peternakan 2). Ayam Petelur * Dinas Peternakan 1.350 Dinas Peternakan 1. Jumlah Peternak Orang 3. Jumlah Populasi Kuda 6).350 219.500 Dinas Peternakan 14 Dinas Peternakan 219.629 209.715 Dinas Peternakan 5). Ayam Pedaging * 1. Jumlah Populasi Itik manila Ekor 2. Itik * Dinas Peternakan 1.106 1. Jumlah Populasi Domba 3). Unggas * 1).097.935 Dinas Peternakan 17. Rata-Rata Kepemilikan per KK Ekor 2 Dinas Peternakan 5).500 225. Rata-Rata Kepemilikan per Peternak 130. Jumlah Populasi Ekor 2.957 18.

Kapal Motor 3). Perahu Motor Tempel 3. Perikanan Laut * 1). Udang Ton 1.1 Dinas Perikanan 3.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 V. Hasil Laut * Dinas Perikanan 1). Industri Pengolahan * Dinas Perikanan 1.5 Dinas Perikanan 4. Jumlah Kapal Penangkap Ikan * 1.034.3 Dinas Perikanan 2. Jumlah Produksi Ikan Patin Ton 62 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG Dinas Perikanan . Teripang Ton 0 Dinas Perikanan 8.7 3. Luas Areal Dinas Perikanan Dinas Perikanan Ha 202.5 Dinas Perikanan Ton 85. Garam Ton 0 2.008 Dinas Perikanan Unit 76 188 187 100 99 Dinas Perikanan Unit 1 1 1 1 1 Dinas Perikanan 2.4 4. Produksi * Dinas Perikanan 1. Lainnya Unit Dinas Perikanan 3. Ikan Krapu Ton 7.6 10.7 111. Rumput Laut Unit 3.824 Dinas Perikanan Dinas Perikanan 3. Lainnya Unit Dinas Perikanan 20 Dinas Perikanan Dinas Perikanan 3). Kakap Merah 12.1 7. Perahu Tanpa Motor 2.677 Dinas Perikanan 11.897.4 2). Lobster Ton 1. Kelautan dan Perikanan * Dinas Perikanan 1. Rumput Laut Dinas Perikanan 11. Garam Unit 2.4 Dinas Perikanan Ton 6. Kerang Ton 0 Dinas Perikanan 6. Jumlah Produksi Udang Windu Ton 9 Dinas Perikanan 3.7 2).964 8.5 9.1 7. Jumlah Tempat Pelelangan Ikan Dinas Perikanan Dinas Perikanan Unit 0 62 55 Dinas Perikanan Unit 507 435 460 976 1. Ubur-ubur Ton 0 Dinas Perikanan 5.400.1 Dinas Perikanan 10.6 Dinas Perikanan 4. Jumlah Tangkapan Ikan Dinas Perikanan Ton 3.6 2. Luas Areal * Dinas Perikanan 1. Perikanan Darat * Dinas Perikanan 1).103 4.795 5. Kepiting Ton 6.567. Tuna Ton 0 Dinas Perikanan 9. Garam Unit 2. Tambak * 1. Jumlah Produksi Udang Ton 23. Rumput Laut Unit 3. Rajungan Ton 7.

65 Dinas Perikanan ** 9.9 4. Perusahaan Pengolahan Perikanan Air Laut * 1). Balai Benih Ikan (BBI) * 1).322.795 5.000.567.25 Dinas Perikanan 4.5 1.322.4 157.500. Perikanan darat Ton 530. Jumlah Balai Benih Ikan (BBI) 6.000.0 00 Dinas Perikanan 4.93 15. Omset Produksi Dinas Perikanan Unit 10 Dinas Perikanan Juta 2.74 Dinas Perikanan 4.452 Dinas Perikanan 10. Jumlah Produksi Ikan Tawar Lainnya Ton 3. Jumlah Produksi Ikan Bandeng Ton 6. Nilai Produksi Usaha Tambak Juta 2015 147. Luas Areal Dinas Perikanan Dinas Perikanan Ha 1. Jaring Apung * 1.452 Dinas Perikanan 1).230. Jumlah Konsumsi Ikan ** Ton 0.000 Dinas Perikanan 5. Kolam Air Deras * 1.000.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 5.9 4.9 4.200.00 0 Dinas Perikanan 12.31 Dinas Perikanan 26.029 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG Dinas Perikanan .9 4. Perikanan darat Ton 182.322. Produksi Usaha Pembenihan Juta 3).217. Perikanan darat Ton 11.029 Dinas Perikanan 1). Target Daerah Produksi Ikan ** Ton 4.7 176. Jumlah Produksi Ikan Tambak Lainnya Ton 7.328 7. Jumlah Produksi Ikan Tawar Lainnya Ton 7.567.25 Dinas Perikanan 210. Perikanan laut Ton 4. Luas Areal Dinas Perikanan Dinas Perikanan Ha 2.034.795 4.328 8 8 12. Nilai Produksi Usaha Pembenihan Juta 8.8 Dinas Perikanan 2.029 Dinas Perikanan 2).322. Jumlah produksi ikan Dinas Perikanan 1 1 1 Dinas Perikanan Dinas Perikanan 2 Dinas Perikanan Dinas Perikanan 11.000.000 Dinas Perikanan Ton 4.7 Dinas Perikanan 2). Nilai Produksi Usaha Kolam Air Deras Juta 4. Unit Pembenihan Rakyat (UPR) * Unit 1).120.553. Jumlah Perusahaan 2).795 5.322.9 4.35 Dinas Perikanan 1).4 4.0 00 2). Nilai Produksi Usaha Jaring Apung Juta 1.700 Dinas Perikanan 2).322. Jumlah Jaring Apung Unit 15 Dinas Perikanan 3.4 4. Target Daerah konsumsi Ikan ** 63 Ton Dinas Perikanan 0. Perikanan laut Ton 4. Jumlah Produksi Ikan Tawar Lainnya Ton 9.795 5.9 4. Perikanan laut Ton 0.93 Dinas Perikanan 3). Jumlah Unit Pembenihan Rakyat (UPR) Unit 2).

000 Dinas Kehutanan 3.134 Dinas Pertanian IX.08 1. Industri Pengolahan Hasil Hutan 5.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 1). Kayu Gergajian M3 3). Target Ha 60 Dinas Kehutanan 2). Luas Land Use (Penggunaan Lahan) Lainnya Di Luar Hutan Negara 1. Terbatas Ha 1.155.187 Dinas Kehutanan Ha Dinas Kehutanan VII.275. Luas Lahan Yang Dapat Dikembangkan Untuk Hutan Produksi * Dinas Kehutanan 1).873.320. Jumlah Produksi Ikan Hasil Kelompok Nelayan Ton 5.453. Kehutanan * Dinas Kehutanan 1. Kelompok Sumber Daya Sosial * 1.051 1. Dapat Dikonversi Ha 2.112. Tetap Ha 9. Hasil Hutan Ikutan * 1).812 560.122.878 Dinas Kehutanan Dinas Kehutanan 2.462.75 0 878.43 1 185. Kayu Olahan M3 267.262 Dinas Kehutanan Dinas Kehutanan 2.187 7.029 Dinas Perikanan Dinas Perikanan VI. Kelompok Nelayan Dinas Kehutanan Kelompok 113 130 Dinas Peternakan VIII. Jumlah Produksi Padi atau Bahan Pangan Utama Lokal Hasil Kelompok Petani Ton 94. Luas Lahan Reboisasi Dinas Kehutanan * 1).262 2). Pemeliharaan Ha 5.182 Dinas Pertanian Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng 2. Pertambangan dan Energi Informasi keadaaan Pertambangan dan Energi di kabupaten Bantaeng secara lengkap dapat dilihat dari tabel data di bawah ini: 64 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG .7 1.21 2.752 Dinas Kehutanan 2.85 406. Perikanan darat Ton 2015 0.08 990. Luas Areal Tanaman Padi atau Bahan Pangan Utama Di Daerah Ha 16. Kemiri Dinas Kehutanan Kg 435.5867 350. Realisasi Ha 60 Dinas Kehutanan 4. Perikanan laut Ton 2). Kayu Bulat M3 2). Luas Lahan Penghijauan * Dinas Kehutanan 1).35 1.1839 1. Pembuatan Baru Ha 2).034 Dinas Perikanan X.35 3). Hasil Hutan Non HPH Dinas Kehutanan * 1).57 Dinas Kehutanan Dinas Kehutanan Buah 4 Dinas Kehutanan 6.

Produksi 2.710 Din Tambang 29. Jumlah 2.327 2.944 II.710 8. Rumah Tangga dengan daya 1300 watt RT 4.000 Unit 1 1 Kva/Kwh 4.094 22.837 22.163 23. PLTMH * 1.327 Din BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG .841 11. Pertambangan * 1. Energi * 1. Jangkauan Pelayanan Energi Listrik * 1).670 Din Tambang 849 843 11. Cakupan Wilayah Unit 100 Kva/Kwh Km2 6). Rumah Tangga dengan daya 900 watt RT 19.085.951 29. Jumlah Keluarga Yang Belum Menggunakan Listrik KK 4). Rumah Tangga dengan daya 2200 watt 5. Kapasitas 3. Jumlah Keluarga Yang Menggunakan Listrik Non PLN KK 3). Rumah Tangga dengan daya 450 watt RT 798 824 2. Jumlah 2.237 10.837 22. PLTA * 1. Mineral * 1).312 3.703 23.703 23. Sumber Energi Listrik * 1). Kapasitas 3. Kapasitas 3.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 Tabel 4. PLTS * 1.10 Keadaaan Pertambangan dan Energi Kabupaten Bantaeng NAMA SATUAN 2010 2011 2012 2013 2014 2015 I. Cakupan Wilayah Unit 5 3 510 87 Kva/Kwh Km2 5).944 31.200 420 31.279 27. Cakupan Wilayah Km2 2.497 10.237 Din Tambang 475 522 549 550 913 913 Din Tambang RT 239 250 260 259 432 432 Din Tambang RT 13 13 14 14 247 247 Din Tambang GWH 27 27 37 41 2.951 1. Jumlah Perusahaan Ton 210 223 Buah 4 8 2 16 16 180 411 365 50 1. Jumlah Rumah Tangga Yang Menggunakan Listrik (PLN) ** RT 20.670 23.085. Rumah Tangga dengan daya >2200 watt 5). Jumlah Keluarga Yang Menggunakan Listrik (PLN) KK 2).841 Din Tambang 21. Daya Listrik Terpasang 65 20.163 SUMBER DATA Din Tambang Din Tambang Din Tambang Din Tambang Din Tambang Din Tambang Din Tambang Din Tambang Din Tambang Din Tambang Din Tambang Din Tambang Din Tambang Din Tambang Din Tambang Din Tambang Din Tambang Din Tambang Din Tambang Din Tambang Din Tambang Din Tambang 8. Jumlah 2. Pasir * 1.

BBG Liter 0 0 0 0 Din Tambang Din Tambang Din Tambang Din Tambang Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng 3. Tata Ruang dan Pertanahan di kabupaten Bantaeng secara lengkap dapat dilihat dari tabel data di bawah ini: Tabel 4.000 46. Bensin Liter 12.000 290. Lingkungan Hidup * 1.876. Kebakaran Hutan Din Kehutanan III.334 3.160.000 4).000 6.000 4.608. Pertanahan * 66 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG Din Kehutanan Din Kehutanan Din Kehutanan . Depo/Agen Minyak Tanah Buah 2 2 1 1 3).568. Jumlah Kawasan Lindung * II. Reboisasi Ha 60 60 2. Penghijauan ** Ha 3 Ha 3 NAMA I.000 2).326. Cagar Budaya Buah 15 15 15 15 15 15 Dinas Pariwisata 2).920.087. Tata Ruang dan Pertanahan Kabupaten Bantaeng SATUAN 2010 2011 2012 2013 2014 2015 SUMBER DATA 1). Kebun Raya Buah 4 4 4 4 4 4 Bapedalda Ha 149 149 Ha 149 149 1.312. Kawasan Hutan ** 1).000 10. SPBU GWH 33 33 42 46 3.446.000 3). Jumlah Kebutuhan Listrik 3.11 Keadaaan Lingkungan Hidup. Lingkungan Hidup. Konsumsi Bahan Bakar per Kapita per Hari * Din Tambang Din Tambang Din Tambang Din Tambang Din Tambang Din Tambang Din Tambang 1).036.000 39.000 4. Solar Liter 1.000 3.000 26.000 150. Kerusakan Lingkungan Hidup * 1.000 190.368. Sarana Pelayanan Bahan Bakar * 1). Minyak Tanah Liter 480.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 Tambang 6). UPPDN Pertamina Buah 0 0 0 0 4). Taman Hutan Raya Buah 3).000 4.000 1. Agen LPG Buah 1 1 2 3 4.000 190. Jumlah Penghijauan Wilayah Rawan Longsor dan Sumber Mata Air IV.910. Pelestarian Lingkungan Hidup * 1).000 350.920.334 3 3 3 3 Buah 2 2 2 2 2). Tata Ruang dan Pertanahan Informasi mengenai keadaaan Lingkungan Hidup.446.

175 769 976 2).982.487 33.333 BPN 3). Infrastruktur Data mengenai keadaan infrastruktur di Kabupaten Bantaeng terdiri dari 4 jenis data yaitu data mengenai keadaan Perumahan dan Permukiman. Tanah Pertanian / Perkebunan / Ladang Bersertifikat * 1). Hak Pakai Buah 1. Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Unit 1 1 1 1 1 0 Bapedalda 4.254 36. Jumlah Tempat Pembuangan Sampah Unit 28 30 42 60 10 9 Bapedalda 2.370 Bapedalda Unit 2 4 6 9 VII.249 253.227 36. Sistem pembuangan air limbah domestik secara terpusat Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng D. Volume Sampah Yang Ditangani Ton 23.539 26. Hak guna bangunan Buah 82 1 2 3). Laboratorium penelitian lingkungan Unit 1 VI. Jumlah 2. Hak Guna Bangunan Ha 59.397 Bidang 1. Pos.689 BPN Bidang 7 1 BPN Ha 3. Air Limbah * 1.242 36.318 17. Sampah * 1. Kapasitas Daya Tampung TPS Ton 96 108 152 236 6 6 Bapedalda 3. Telekomunikasi dan Informatika. Pekerjaan Umum. Hak Pakai Ha 5. Pariwisata. Volume Produksi Sampah Ton 28.823 20.686 BPN BPN 3. Hak Guna Usaha Buah 4). serta Perhubungan dan Transportasi . 67 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG PU . Hak Milik * 1. Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Unit 3 3 3 3 1 Bapedalda 5.635 37.806 1.976 BPN 2). Luas V. Hak Milik Buah 2.022.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 1. Luas 2). Hak Milik Ha 1. Sarana pengendalian Lingkungan Hidup * 1.971 205.950 100 BPN Ha 4. Jumlah Tanah yang Bersertifikat * 1).863 48.826 35. Hak Pakai * BPN 1. Jumlah 2.960 Bapedalda 6.140 424 BPN 14 7 BPN BPN 11 21 7 BPN 2. Luas Tanah Yang Bersertifikat * BPN 1).

Pedesaan m2 2).544 10. Layak Huni ** 2. Perkotaan Unit III.951 31. Jumlah Jaringan/Instalasi PLN Unit 20. Perumahan * SUMBER DATA Bappeda 1.604. Tidak Layak Huni ** Unit 1).179 10. Pedesaan Unit 1.604.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 1. Jumlah Bangunan ** Unit 153 86 92 1.596 2). Jumlah Rumah Bangunan Permanen Unit 14.667 Dinas PU 2).689 1.818 Dinas PU 3).48 0 9.12 Keadaaan Perumahan dan Permukiman Kabupaten Bantaeng NAMA SATUA N 2010 2011 2012 2013 2014 2015 I.689 Bappeda m2 1). Perumahan dan Permukiman Informasi mengenai keadaaan Perumahan dan Permukiman di kabupaten Bantaeng secara lengkap dapat dilihat dari tabel data di bawah ini: Tabel 4. Jumlah Rumah Semi Permanen Unit 37. Pedesaan Unit 2). Jumlah Ruang Publik ** 42.438 m2 1).579 Unit 2.4 00 9. Non IMB Unit Unit 7 7 7 1.438 m2 m2 V.604.180 321.385 10.579 1). Pedesaan 2. Jumlah Rumah Non Permanen Unit 758 Dinas PU Unit 2.438 1.951 23.837 22.179 10.703 23. Tidak Layak Huni ** 42. Jumlah Rumah ** 1. Jumlah Jaringan/Instalasi PDAM Unit 9.438 1. Layak Huni ** 2). Perkotaan Unit 983 II. Gedung Kesenian Unit 68 42.40 0 9. Jumlah Rumah Berdasarkan Kondisi Fisik Bangunan ** Unit Dinas PU 1).944 32.739 PLN 2).40 0 Bappeda 324.48 0 324.4 00 321.098 9.689 Bappeda 1.689 9.537 PDAM 4.180 97 170 97 170 BPS 11 7 7 Bappeda 4 2 2 Bappeda 0 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG Bappeda Bappeda . Penyediaan Jaringan/Instalasi * 1). Rumah Susun Unit 6 6 5 6 6 6 Bappeda 1 1 1 Bappeda 3. Luas Areal Pemukiman ** 1. Perkotaan m2 IV.604. Ber IMB Unit 153 86 92 2. Balai Pertemuan Unit 2 2 2 2. KPR/BTN Unit 2. Perkotaan m2 42.

5 49.51 62.4 48.95 452. Stadion Unit 1 1 1 1 1 1 Bappeda 5.28 424.4 Dinas PU & Kimpraswil 3.49 Dinas PU & Kimpraswil 6.93 462. Jalan Rusak Ringan Km 110.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 3.7 565. Panjang Jalan Berdasarkan Kelas * II. Cor Beton Km 11.2 Dinas PU & Kimpraswil 3.13 50. Tanah Km 91.88 551.251 21.324 Bappeda Unit 18. Jalan Propinsi Km 18.41 550.37 1.75 1 1 Dinas PU & Kimpraswil 5.260 20. Gelanggang Olahraga Unit 1 1 1 2 1 1 Bappeda 4.421 93. Berbatu Km 49.41 Dinas PU & Kimpraswil 2.34 16.05 16.58 Dinas PU & Kimpraswil 3.4369 64.34 Dinas PU & Kimpraswil 41. Kerikil Km 36. Memiliki Pembuangan air limbah (Air Bekas) 4. Rumah Tinggal Berakses Sanitasi ** Bappeda Unit 85.047 29.7 565.86 495.7 565.77 18.13 116.2 7. Memiliki Pembuangan sampah Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng 2. Jalan Nasional Km 26 26 26 26 26 26 Dinas PU & Kimpraswil 2.7 565.936 Bappeda Unit 8.13 Keadaaan Pekerjaan Umum Kabupaten Bantaeng SATUAN 2010 2011 2012 2013 2014 2015 SUMBER DATA 1.76 398 398.45 III.41 551.207 Bappeda 1.59 565.089 30. Jalan Rusak Berat Km 97. Pekerjaan Umum Informasi mengenai keadaaan Pekerjaan Umum di kabupaten Bantaeng secara lengkap dapat dilihat dari tabel data di bawah ini: Tabel 4.45 5. Jalan Penghubung Dari Ibukota Kecamatan ke Kawasan Permukiman Penduduk (Min.49 5.6 1.191 10.855 101.7 53.77 18. Dilalui Roda 4) 69 Km BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG . Jalan Penghubung * 1. Tempat rekreasi Unit 3 3 3 4 3 3 Bappeda VI.77 18.4 18.7 Dinas PU & Kimpraswil 1.6 Dinas PU & Kimpraswil 1. Panjang Jalan Berdasarkan Kondisi * IV.41 Dinas PU & Kimpraswil 4. Memiliki Pembuangan Tinja Unit 31.05 64. Kondisi Jalan * 49. Jumlah Ruang Publik yang Berubah Fungsi Ha VII.173 Bappeda 3.333 36.58 424. Aspal Km 430.88 462.78 Dinas PU & Kimpraswil 2.96 500.923 34. Hotmix (Aspal Beton) Km 397 550.67 53. Memiliki Fasilitas Air bersih Unit 27.28 Dinas PU & Kimpraswil NAMA I.182 12.02 5.41 75.05 379.609 46. Jalan Kabupaten/Kota Km 560.774 Bappeda 2.77 18. Jalan Baik Km 353.27 7.

Lainnya Unit 479 371 324 Bappeda XII.234 120.076 3.65 2.187 1.923 17. Non Teknis Meter 2. Luas Irigasi M2 4.288 3.16 270. Luas Irigasi Dalam Kondisi Baik M2 IX.775 1.620 2.047 119.234 120.976 Bappeda 6. Panjang Km 1.187 1. Panjang Jalan Berdasarkan Fungsi * Dinas PU & Kimpraswil 1.187 1.620 8.187 1. Sempadan Jalan Yang Dipakai Pedagang Kaki Liima atau Bangunan Rumah Liar Km 6.047 119. Pemukiman * 1). Sumber Air Minum * Bappeda Bappeda 1.898 0 16. Jembatan * 1.620 XI.047 Bappeda 3).661 34. Trotoar 2.999 16.187 Bappeda 2).288 16.620 2.661 M2 34.435 18. Sekunder Meter 119.588 Bappeda VIII. PAM/Air Dalam Kemasan Unit 334 623 1.57 Dinas PU & Kimpraswil X.272 Bappeda 3.115.132 1.343 39.88 Dinas PU & Kimpraswil 4.048 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG 19. Jalan Lingkungan Km 82.7 270.187 1.048 18.2 1. Sungai/Danau Unit 1.047 119.234 Bappeda 1). Sempadan Jalan Km 567.2 1.237 11.047 119. Pompa Listrik/Tangan Unit 5. Luas Tempat Pemakaman Umum M2 34.273 18.620 8.86 2.109.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 V.234 120.276 11.661 34.66 Dinas PU & Kimpraswil VII. Air Hujan Unit 10.272 Bappeda .053 986 835 800 759 Bappeda 7.253 Bappeda Dinas PU & Kimpraswil 0 Km 10. Primer Meter 1.253 15.16 Dinas PU & Kimpraswil 3.253 7.661 126.442 4.253 17.661 34.942 4. Luas area permukiman tertata M2 2. Kolektor Km 18. Tempat Pemakaman ** 1.24 212.88 212. Teknis ** Meter 120. Mata Air Unit 16.105.235 Bappeda 2. Tersier Meter 3.579 11.500 Bappeda 4. Jumlah Buah 154 154 154 Dinas PU & Kimpraswil Dinas PU & Kimpraswil VI.390 38.661 34.927 116.661 34.153 3. Jalan Lokal Km 567.661 34.661 34.900 Bappeda 7. Status Mutu Air * Bappeda 27 Bappeda 1.66 82.24 Dinas PU & Kimpraswil 4. Jenis Prasarana Irigasi/Pengairan * 1. Drainase/Saluran Pembuangan Air Km 567.234 120.846 11. Sumur Unit 3. Permukiman Yang Menggunakan Sumber Mata Air 70 Bappeda Unit 34.661 34.083 1.620 2. Arteri Km 26 2.047 119.661 34.2 Dinas PU & Kimpraswil 2.24 Dinas PU & Kimpraswil 3.900 16.661 34. Panjang jalan yang memiliki: Km Bappeda Bappeda 17.048 19.65 Dinas PU & Kimpraswil 1.234 120.

Pos. Telekomunikasi dan Informatika di kabupaten Bantaeng secara lengkap dapat dilihat dari tabel data di bawah ini: Tabel 4.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2).210 Jiwa 25 84 3 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG Din Pariwisata Din Pariwisata Din Pariwisata Din Pariwisata Din Pariwisata Din Pariwisata Din Pariwisata Din Pariwisata Din Pariwisata Din Pariwisata Din Pariwisata Din Pariwisata Din Pariwisata Din Pariwisata Din Pariwisata .157 10. Hotel Bintang Tiga Buah 0 4). Alam Buah 8 8 8 8 8 8 2). Industri * 11.14 Keadaaan Pariwisata.276 2. Hotel Non Bintang Buah 5 16 16 2 3. Jenis Objek Wisata * 68 1). Wisata Marina * 26 1. Pemakaman Bukan Umum Unit 3. Total Wisatawan Mancanegara 2). Total Wisatawan Domestik 3. Daya Tampung Tempat Pemakaman Bappeda Unit 1.763 25 43. Telekomunikasi dan Informatika Informasi mengenai keadaaan Pariwisata. Pemakaman Khusus Unit 3 3 3 3 3 3 Bapedalda 4. Hotel Bintang Satu Buah 0 6). Hotel Bintang Lima Buah 0 2). Wisata Tirta * 71 4 6 6 5 1 1 1 Jiwa 62. Taman Makam Pahlawan Unit 1 1 1 1 1 1 Bapedalda 0 13 13 Bapedalda 0 Bapedalda Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng 3. Hotel Bintang Empat Buah 0 3). Pariwisata * 1. Pos. Pariwisata. Jumlah Hotel * 0 1). Buatan Buah 2 2 9 9 SUMBER DATA I.545 Bappeda 27 XIII. Pemakaman Umum Unit 13 13 13 13 2. Pos. Permukiman Yang Sumber Mata Air nya Dipantau Mutunya 2015 Unit 11. Jumlah Obyek Wisata * 2. Hotel Bintang Dua Buah 0 5). Telekomunikasi dan Informatika Kabupaten Bantaeng NAMA SATUAN 2010 2011 2012 2013 2014 2015 1). Total Objek Wisata Buah 2.

Warnet SST 72 0 5 7 10 6 PT. Total Wisatawan Domestik 3.345 3. Jumlah Rata-rata Penggunaan Kamar Hotel/Penginapan Hari 1. Wisata Sejarah * 3 25 45 7 201. Total Wisatawan Domestik Jiwa 3. Jumlah Kamar Hotel/Penginapan yang Terisi Unit 131 113 11 4.385 11. Jumlah Kamar Penginapan Hotel/Penginapan Unit 243 200 11 10 110 2). Capaian Kinerja Kunjungan Wisatawan Din Pariwisata Din Pariwisata 7 3).020 Din Pariwisata Din Pariwisata Din Pariwisata Din Pariwisata Din Pariwisata 16.796 61. Domestik (Nasional) Jiwa 10. Jumlah dan Tingkat Hunian Kamar Penginapan Hotel Buah 28. Telekomunikasi * PT.87 Din Pariwisata 0 7 5. Capaian Kinerja Kunjungan Wisatawan % 6). Telkom 1).294 11. Persentase Penduduk yg Melakukan Perjalanan Wisata % 1 1 3 967 1. Total Objek Wisata Buah 7 7 7 2.5 1.712 3).82 4. Total Objek Wisata Buah 2. Tempat Hiburan/Rekreasi * 1). Total Objek Wisata Buah 2. Lainnya Unit II.510 Din Pariwisata Din Pariwisata Din Pariwisata 6 1. Jumlah Wisatawan * 1).720 126.200 1. Pos dan Telekomunikasi * 0 2 2 3 2 Din Pariwisata Din Pariwisata Din Pariwisata Din Pariwisata Din Perhubungan 1. Pelanggan SST 3). Gedung Bioskop Unit 2).57 0 2 3 3 Din Pariwisata 3). Suaka Alam * 6 Din Pariwisata Din Pariwisata Din Pariwisata Din Pariwisata 3 1.81 4.687 Orang 10.060 12. Asing (Mancanegara) Jiwa 0 2).525 12.525 12. Telkom 20 20 PT. Total Wisatawan Mancanegara Jiwa 0 0 4). Telkom BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG .400 6 6 11 10 Din Pariwisata 6.400 Din Pariwisata 4). Telkom 650 650 PT.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 1.675 0 50. Jumlah dan Tingkat Hunian Kamar Penginapan Hotel * Din Pariwisata 1).060 12.475 11.300 Jiwa 84 20 Din Pariwisata 1 1 39. Total Wisatawan Mancanegara 1 2015 1 1 7 Jiwa 32.08 Din Pariwisata 84 20 201. Total Wisatawan Mancanegara Jiwa 5). Kantor Pos Unit 1 1 1 1 1 1 Din Perhubungan 2.880 5. Kapasitas Sentral SST 2). Total Wisatawan Domestik Jiwa 8. Penyedia Jaringan Internet (ISP) ISP 1 1 1 1 1 1 Din Perhubungan 3.200 1.

Perhubungan * 2010 2011 2012 2013 2014 1 1 239 1 1 1. TV Lokal Channel 7 7 7 7 1 7 2). TV ** Channel 13 13 12 13 5 13 1).290 DisHub .590 0 783 Unit 15. Angkutan Darat * 1.316 15. Lokal Buah 3 3 3 4 3 4 2. Jumlah Rumah Tangga Yang Berlangganan Telepon 2015 RT 5 6 6 650 650 4 6 6 1 650 650 5). Transportasi Darat * 2015 DisHub 238 DisHub 1). Telkom Din Perhubungan Din Perhubungan Din Perhubungan Din Perhubungan Din Perhubungan Din Perhubungan Din Perhubungan Din Perhubungan Din Perhubungan Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng 4. Radio Lokal Channel 4 5 4 5 3 6 2). Jumlah Jaringan Telepon Genggam Unit 6). Sistem Informasi Manajemen Pemda Unit 2 1 2.15 Keadaaan Perhubungan dan Transportasi Kabupaten Bantaeng NAMA SATUAN I. Stasiun Relay Unit 2 2 2 1 2 2 III. Website Daerah Unit 1 2 1 1 1 Din Perhubungan Din Perhubungan Din Perhubungan 34 1 Din Perhubungan Din Perhubungan Din Perhubungan Din Perhubungan Din Perhubungan 6 IV. TV Internasional Channel 6 6 5 6 4 6 2. Jumlah Penyiaran Media Elektronik Yang Masuk ke Daerah * PT. Jumlah Sistem Informasi Pemda ** Unit 1 1 1 1 3 3 1. Jumlah Angkutan Darat 73 SUMBER DATA DisHub Ton 663 995 1. Nasional Buah 3 3 3 2 3 2 7 1. Perhubungan dan Transportasi Informasi mengenai keadaaan Perhubungan dan Transportasi di kabupaten Bantaeng secara lengkap dapat dilihat dari tabel data di bawah ini: Tabel 4. Radio ** Channel 7 8 7 8 3 6 1). Jumlah Barang yang Terangkut Angkutan Umum 2.811 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG DisHub 16.295 0 78. Jaringan telepon Unit 7). Jenis Surat Kabar Yang Masuk ke Daerah * 1. Stasiun Radio Unit 4 5 4 1 3 3 8).MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 4). Radio Internasional Channel 3 3 3 3 V.632 15.

Jumlah Barang Melalui Dermaga Ton 4).195 1.086 DisHub 2).193 DisHub 0 0 DisHub 0 0 DisHub Stasiun 0 0 DisHub Unit 256 256 DisHub Unit 0 256 DisHub DisHub 663 Buah 0 Unit 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2). Mobil Barang Unit 691 817 819 0 0 Unit 0 0 0 78 120 26 DisHub 78 120 26 DisHub 1. Mobil Penumpang Umum Unit 20 21 24 26 37.691 8. Jumlah Jembatan Timbang 6). Jumlah Orang Melalui Terminal Orang 753 0 377. Terminal Darat ** Buah 1). Komersil Unit 3. Jumlah Penumpang Kapal Laut Orang 0 646 2).590 0 1. Terminal Penumpang * 2015 2 2 2 2 2 DisHub 0 0 DisHub 1.779. Jumlah Pelabuhan 1 1 1. Kelas A Unit 0 0 2.900 1. Jumlah Orang Melalui Dermaga Orang 7.012 4. Kapal Ferry 5. Jumlah Angkutan Umum ** 2. Perintis Unit 4. Jumlah pemasangan rambu-rambu 7). Kelas B Unit 1 1 1 1 1 1 DisHub 3. Peti Kemas DisHub DisHub Unit 1 1 1 1 1 1 3).374 DisHub 1). Jumlah Ijin Trayek yang Dikeluarkan ** 1). Terminal Penumpang Unit 0 0 1 3).784 60 Unit 1.180 5). Kendaraan Roda Empat 1 1 0 0 DisHub 2 2 DisHub Unit 0 0 DisHub Unit 0 0 DisHub 6.643 3. Swasta Unit 3. Dermaga Unit 2.900 162.679 4. Izin Trayek Pedesaan 74 Unit 0 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG DisHub . Angkutan Kereta Api * 1.070 3.629.590 0 3.900 DisHub 5. Transportasi Laut * 1). Kelas C Unit 1 1 1 1 1 1 DisHub 4. Pelabuhan Yang Tidak Diusahakan * DisHub DisHub 1. Terminal Barang Unit 2).046 1.652 97. Jumlah Penumpang Angkutan ** DisHub 995 2.000 DisHub 1 0 0 DisHub 0 0 DisHub 0 0 DisHub 6.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2). Mobil Bus Unit 335 357 360 360 49. Jumlah Stasiun Kereta Api 1 Orang 0 0 1 0 0 2 2 DisHub 0 0 0 0 1 DisHub 0 646 280 DisHub 280 DisHub DisHub 1). Kapal Unit 1 1 3. Jumlah Penumpang Pesawat Udara Orang 0 0 DisHub DisHub II. Angkutan Umum * 3.203 386 86.288 DisHub 3). Angkutan Penyeberangan * DisHub 1. Jumlah rambu-rambu yang seharusnya tersedia 1 1 1 1 753 0 646 DisHub 1. Pelabuhan Yang Diusahakan * 1. Pendaratan Ikan Unit 1 1 2. Jumlah Barang Melalui Terminal Ton 1.

509 1.000 35.000 DisHub III. Lama Pengujian KIR ** 5. Lembaga Keuangan dan Koperasi.000 30. Mobil Penumpang Unit 54 52 48 42 677 DisHub 2. 1.000 30.000 DisHub 3).275 2.000 30. Perdagangan. Mobil Bus Hari 15 15 15 15 1 1 DisHub 3). Mobil Penumpang Umum Hari 15 15 15 15 1 1 DisHub 2).000 30.600 13. Fasilitas Perlengkapan Jalan (halte.979 2.640 13.000 35. serta BUMD. Ekonomi Data mengenai keadaan Ekonomi di Kabupaten Bantaeng terdiri dari 2 jenis data yaitu data mengenai Industri. Pengembangan Usaha Nasional. Bus Unit 65 68 73 75 62 DisHub 3. Industri.637 1. Perdagangan. Truk Unit 79 84 86 87 92 DisHub 4. Lembaga Keuangan dan Koperasi Informasi mengenai keadaaan Industri. Mobil Barang Hari 15 15 15 15 1 1 DisHub Rp 0 0 0 95. Mobil Penumpang Umum Unit 49 52 48 42 57 DisHub 2).000 95.158 DisHub 1). Lembaga Keuangan dan Koperasi di kabupaten Bantaeng secara lengkap dapat dilihat dari tabel data di bawah ini: 75 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG .598 13.559 1. Perdagangan. Mobil Barang Rp 35.140 1.400 13. Mobil Penumpang Umum Rp 30.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 3. Mobil Bus Unit 790 714 719 674 605 DisHub 3).637 1.844 14.520 13. Jumlah Uji Kir Angkutan Umum ** 2015 Unit 1.404 2. Halte IV.724 13.678 DisHub 1).496 DisHub Hari 45 45 45 45 3 3 DisHub 1). Mobil Barang Unit 1. Mobil Bus Rp 30. Biaya Pengujian KIR ** 1).000 DisHub 2). Perbankan Daerah dan Lembaga Keuangan Daerah. Pengembangan Usaha Nasional. Pelayanan Transportasi * DisHub 1. Sepeda Motor Unit 13. Pengembangan Usaha Nasional. trotoar) ** Unit 10 10 10 10 10 DisHub Unit 10 10 10 10 10 DisHub Unit 13.807 13.000 DisHub 4.000 95. Jumlah Kendaraan Bermotor ** 0 DisHub Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng E.403 2.

Kayu Unit 15 2.075 Disperindag Unit 2 Disperindag II. Jumlah Jenis Restoran * 1). Hipermarket Buah 4). Nilai Produksi Rp Juta 337.223 2.583. Pasar Tradisional Buah 2). Jumlah Unit Usaha 2). Pertokoan/Warung/Kios Buah 14 14 14 14 14 14 Disperindag 11 11 Disperindag 1 Disperindag 376 376 Disperindag 2. Industri Besar * 1). Nilai Produksi RP Juta 6.440 2. Industri * 1.339 36.568. Jumlah Industri Menengah 3.800. Pasar Swalayan/Supermarket/Toserba Buah 3). Industri Menengah * 1). Jumlah Industri Kecil per Jenis Kerajinan * Disperindag 1. Lembaga Keuangan dan Koperasi Kabupaten Bantaeng NAMA SATUAN 2010 2011 2012 2013 2014 2015 SUMBER DATA Unit 241 308 338 863 817 977 Disperindag I.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 Tabel 4.711 76. Unit Kerja 2). Nilai Produksi Rp Juta 25.500 Disperindag 4. Unit Kerja Disperindag Unit 1 Disperindag 2). Tenaga Kerja Orang 100 Disperindag 3). Sarana Perdagangan * Disperindag 1). Pakaian jadi Unit 1 2 4 Disperindag 9 10 Disperindag 451 502 Disperindag Disperindag 96 105 2.062 1.489 Disperindag 4).219 2. Jumlah Tenaga Kerja 5.093 27. Tenaga Kerja Orang 44 Disperindag 3).16 Keadaaan Industri.379 Disperindag 3). Industri Rumah Tangga * 1). Jumlah Perusahaan Wajib AMDAL yang Telah Diawasi Disperindag Unit 814 Disperindag Orang 2. Industri Makanan/Minuman Unit 96 4. Restoran Unit 1 1. Restoran dan Rumah Makan * 1). Pengembangan Usaha Nasional. Industri Kecil * 1). Perdagangan. Tenaga Kerja Orang 877 1.183 Disperindag Unit 2 Disperindag 4). Jenis Menengah 76 Unit 1 1 1 1 Dikbudpar 1 Dikbudpar 1 1 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG 1 Dikbudpar . Perdagangan * Disperindag 1. Tekstil Unit 9 5. Unit Kerja Disperindag Disperindag Unit 2 Disperindag 2). Anyaman/ Gerabah/Keramik Unit 2 3.687 62.648 32.

Pengembangan Usaha Nasional * 1.193. Jenis Bangunan Pasar * Dikbudpar 1). Listrik.24 BPS 3). Kelas B Unit 2). Pasar Tanpa Bangunan Permanen/Semi Permanen Buah 6 6 6 14 6 6 Dikbudpar 3).064. Lembaga Perijinan * 1. Rumah Potong Hewan dan Unggas Unit 1 1 1 1 1 1 Dikbudpar 1).790. Jumlah Koperasi Tidak Aktif Buah 76 97 Diskoperasi 3).525 5. Jumlah Kelas Rumah Makan * Dikbudpar 8 8 Dikbudpar 31 31 Dikbudpar 8 8 Dikbudpar 3 31 Dikbudpar 1 5 Dikbudpar 1 1). Pasar Bangunan Permanen/Semi Permanen Buah 8 8 8 8 8 8 Dikbudpar 2).956 1. Jumlah KUD Buah 6 6 6 6).8 22. Kelas C Unit 3).219 58.12 246.288 1. PTSP 77 0 Unit 1 1 1 1 1 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG 1 Perizinan /KTSP .302 32. Jenis Terendah Unit 26 36 36 36 2.027 558.11 1.473. Koperasi * Diskoperasi 217 218 Diskoperasi 6 6 115 Diskoperasi 210 114 Diskoperasi 2.46 96. Kelas C Unit 2).943 56. Pengusaha Kecil Orang 1.986 18.339.146 64.580. Input Output Industri * 1.6 BPS 2). Pengusaha Besar Orang 17 17 Diskoperasi IV.312. Jumlah Non KUD Buah 187 188 200 Dikbudpar III.175.533 472. Pertanian Rp Juta 911.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 2. Jumlah Koperasi Aktif Buah 193 194 206 216 141 121 Diskoperasi 2). Kelas D Unit 26 36 36 36 Dikbudpar Dikbudpar 3.344 270. Pengangkutan & Transportasi Rp Juta 52.437 125.535.846. Pertambangan & Penggalian Rp Juta 15. Jenis Menengah Unit 2).143 166. Pusat Perdagangan Unit 4.126 32. Perdagangan.749 8. Jasa-jasa Rp Juta 469.97 396.46 575.98 BPS 5).35 31. Kelas B Unit 2). Jumlah Pengusaha * Diskoperasi 1).658. Jumlah Jenis Rumah Makan * 1 44 Dikbudpar 0 1). Konstruksi Rp Juta 112. Pengusaha Menengah Orang 94 94 Diskoperasi 3).12 BPS V.13 BPS 4).22 BPS 7). Gas & Air Bersih Rp Juta 11. Jumlah Kelas Restoran * 1).034.537.313. Industri & Pengelolaan Rp Juta 51. Hotel & Restoran Rp Juta 207.47 BPS 8).312. Nilai Tambah Produktivitas Sektor * 0 1). Jumlah Induk Koperasi Buah 4).29 BPS 6).654 12.759.772 103.288 Diskoperasi 2). Jumlah Koperasi Primer Buah 5). Rumah Makan Unit 1 1 0 Dikbudpar 1 Dikbudpar 1 1 36 1.613.070.9 82.

IMB : Izin Mendirikan Bangunan Hari 6 6 6 6 6 6 Perizinan /KTSP 6. IUI : Izin Usaha Industri Hari 5 5 5 5 5 5 Perizinan /KTSP 4. TDI : Tanda Daftar Industri Hari 5 5 5 5 5 5 Perizinan /KTSP 5. Biaya Resmi Perijinan * 1. Jumlah Persyaratan Dokument Perijinan * Perizinan /KTSP 1. BUMD. TDP : Tanda Daftar Perusahaan Hari 6 6 6 6 6 6 Perizinan /KTSP 3. HO : Izin Gangguan Hari 5 5 5 5 5 5 Perizinan /KTSP 2). Perbankan Daerah dan Lembaga Keuangan Daerah di kabupaten Bantaeng secara lengkap dapat dilihat dari tabel data di bawah ini: Tabel 4.000 282. HO : Izin Gangguan Rp 451. Konvensional Buah 2 2 2 2 Bappeda 2.165. Perusahaan Asurasi Jiwa ** 1. Perbankan Daerah dan Lembaga Keuangan Daerah Informasi mengenai keadaaan BUMD. Lama Pengurusan Perijinan * Perizinan /KTSP 1. Jumlah BPR ** SATUAN 2010 2011 Bappeda Buah 6 6 6 6 Bappeda 1. Syariah 78 Bappeda Buah 3 3 Buah 3 3 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG 3 Bappeda Bappeda . Jumlah Bank Umum ** III.17 Keadaaan Industri.062 195. Pengurusan Perijinan * Perizinan /KTSP 1). Konvensional Buah 6 6 6 6 Bappeda 2. IMB : Izin Mendirikan Bangunan Dokumen 8 8 8 8 8 8 Perizinan /KTSP 6.000 Perizinan /KTSP Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng 2. SIUP : Surat Izin Usaha Perdagangan Dokumen 5 5 5 5 5 5 Perizinan /KTSP 2.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 2. IMB : Izin Mendirikan Bangunan Rp 201. SIUP : Surat Izin Usaha Perdagangan Hari 6 6 6 6 6 6 Perizinan /KTSP 2. BUMD. IUI : Izin Usaha Industri Dokumen 5 5 5 5 5 5 Perizinan /KTSP 4.040.954. Perbankan Daerah dan Lembaga Keuangan Daerah Kabupaten Bantaeng 2012 2013 2014 2015 SUMBER DATA Buah 2 2 2 2 Bappeda 1. HO : Izin Gangguan Dokumen 4 4 4 4 4 4 Perizinan /KTSP Perizinan /KTSP 3). Syariah Buah II. TDP : Tanda Daftar Perusahaan Dokumen 6 6 6 6 6 6 Perizinan /KTSP 3. Syariah Buah NAMA I.400.652 Perizinan /KTSP 2. TDI : Tanda Daftar Industri Dokumen 5 5 5 5 5 5 Perizinan /KTSP 5.

Jasa keuangan * 1. 1.459 DPPKAD Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng 79 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG . Ringkasan APBD. Swasta Nasional Unit 2 Bappeda VI.024. Lembaga Keuangan Perbankan * Bappeda 1. Aset Tidak Bergerak Rp Juta 1.030. PMDN * 1). Pajak Daerah/Provinsi. Jumlah PDAM Buah 1 2015 1 1 V. Jumlah Perbankan Unit Bappeda 6 6 6 6 6 6 Bappeda Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng F. Keuangan Daerah Data mengenai keadaan Keuangan Daerah di Kabupaten Bantaeng terdiri dari 7 jenis data yaitu data mengenai Pengelolaan Aset atau Barang Daerah. Pinjaman Daerah.563. Jumlah Investor Berskala Nasional * 2. Konvensional Buah IV. Aset Bergerak Unit 985 DPPKAD 2. Jumlah Aset Daerah * 1.441 DPPKAD 2. serta Retribusi Daerah. Aset Bergerak Rp Juta 54. Lembaga Non Perbankan Unit 2.388. Lembaga Keuangan Bank ** VII. BUMD 1 Unit 1 1 1 1 3 Bappeda 1 Bappeda 1 Bappeda 1 Bappeda 1 1 1 Bappeda 5 Bappeda Unit 5 Bappeda 1). Nilai Aset/Barang Daerah * DPPKAD 1.987 DPPKAD II. Ekpor Produk Domestik Regional Bruto.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2. Milik Pemerintah Unit 3 Bappeda 2).18 Keadaaan Pengelolaan Aset atau Barang Daerah Kabupaten Bantaeng NAMA SATUAN 2010 2011 2012 2013 2014 2015 SUMBER DATA I. Dana Perimbangan.560. Aset Tidak Bergerak Unit 79. Pengelolaan Aset atau Barang Daerah Informasi mengenai keadaaan Pengelolaan Aset atau Barang Daerah di kabupaten Bantaeng secara lengkap dapat dilihat dari tabel data di bawah ini: Tabel 4.

736.52 396.175.243. Restoran Rp Juta 1.77 130.996. Air Bersih Rp Juta 98. Perdagangan.525.936.985.68 BPS 3).98 7.709.195.267.159.14 2.58 94.799.403.18 16.348.536.4 188.86 1.7 BPS Rp Juta 10. Penggalian 3.9 BPS 4.651 6.84 BPS 2). Industri Bukan Migas Rp Juta 5.642.21 681.734.927.48 2.720.491.494 1.22 82.37 381.21 81.700.628. Ekpor Produk Domestik Regional Bruto Informasi mengenai keadaaan Pengelolaan Ekpor Produk Domestik Regional Bruto di kabupaten Bantaeng secara lengkap dapat dilihat dari tabel data di bawah ini: Tabel 4.262.510.641.808.59 23.869.828.614 114.48 8.402.110 255.3 BPS 2). dan Perikanan ** NAMA Rp Juta 91.41 4.3 BPS 1).682.51 6.213.239 482.971.59 111. Angkutan Jalan Raya Rp Juta 1.95 69.646.13 230.37 57.35 1.19 Keadaaan Ekpor Produk Domestik Regional BrutoKabupaten Bantaeng SATUAN 2010 2011 2012 2013 2014 SUMBER DATA I.421.124 76.59 23.54 325.6 BPS 2).1 BPS 1. Perdagangan Besar dan Eceran Rp Juta 19.73 1.24 145. Tanaman Perkebunan Rp Juta 9.749.121.091.19 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG BPS 167.309. Hotel dan Restoran ** Rp Juta 20.317. Peternakan.288.31 31.792.943.99 57.550.449. Industri Pengolahan (migas dan non migas) ** Rp Juta 5.174.004.27 525.749.312.79 272.870.924.178. Peternakan Rp Juta 6.28 4.84 5.765.615 12.132.419.196.121.770. Jasa Pengangkutan Rp Juta 108. Real Estate Rp Juta 7.37 592.6 1. Tanaman Bahan Makanan Rp Juta 54. Pertanian.537.990 249. Jasa Penunjang Keuangan Rp Juta 6.422. Komunikasi Rp Juta 3.894.533.37 BPS 5).097.08 90.95 69.126.92 22.25 703.037.382.6 BPS 4).776 2.193.395.3 BPS 1).38 BPS 3). Listrik. Kehutanan Rp Juta 33.9 BPS Rp Juta 15. dan Jasa Perusahaan ** 80 72.24 145.772.034.4 BPS 3).931.76 73.812. Hotel Rp Juta 171.13 230. Listrik Rp Juta 2).04 2.8 89.725.600 37.441.325 26.028.752 127. Pertambangan dan Penggalian ** 1).775 630.29 858.604.2 BPS 11.152 395.446. Lembaga Keuangan Non Bank Rp Juta 462.195. Kehutanan.351.56 1.402.86 1. Angkutan Laut Rp Juta 42.882.159.7 3.2 BPS 1.126.196.42 40. PDRB Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha Rp Juta 1.950.296.7 136.87 619.988.342. Real Estate. Bank Rp Juta 3.635 18.313.368.571 12.64 160.317.79 1.317.171.473.742 125.99 47.9 BPS 1).39 19.06 372.196.312.839.510.474.56 BPS 2).635 18.386.74 476.16 Rp Juta 5.905 58. Perikanan Rp Juta 21.662.07 3.034.121 BPS 1).2 BPS .286.9 BPS 2.3 BPS 1).092.66 55.31 100.9 767.09 31.98 10.064.070.47 1).06 20.24 313.112.22 96.301 4).800 45.473.904.773.493.134.545.9 2.386.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 2. Bangunan Rp Juta 11.22 82.68 16. Keuangan.8 36.655 1.7 345.710. Pengangkutan dan Komunikasi ** 8.462.185.31 31.181.457 270.182.905 58.34 14.1 BPS 246.3 BPS 120.682.63 641.012.82 BPS Rp Juta 15.1 BPS 251.132.540.421.135.54 BPS 4).14 BPS 3).658 66.237. Gas dan Air Bersih ** Rp Juta 98.615 1.938.

595.316.790.88 2.381.885. Jasa Pemerintahan Lainnya Rp Juta 156.559 24.122 29.187 4.660.746.328.7 BPS 3.84 103. Penggalian 90.908.12 81.9 BPS 2).22 3).1 BPS 1).915.305.090.67 647. Bank Rp Juta 1.590.636.08 1.966.553.4 12.022. Jasa Perorangan dan Rumah Tangga Rp Juta 10.224 BPS 1). Real Estate. Industri Bukan Migas Rp Juta 27.2 BPS 302.606. Gas dan Air Bersih ** Rp Juta 405.8 275.24 46.05 715.325.539.990.759.677 140.165.2 BPS 3).35 10.410. Real Estate Rp Juta 30.259.71 2. Perdagangan Besar dan Eceran Rp Juta 7. Pertanian.22 Rp Juta 580.976.577.909.92 Rp Juta 2.875 27.074.846. Administrasi Pemerintahan dan Pertahanan Rp Juta 255.68 11.326.800.630.656 535.2 BPS 27.38 208.565 116.53 4.12 47. Kehutanan.664.806.447.083.75 6. Jasa Hiburan dan Rekreasi Rp Juta 1.47 493.147. Angkutan Laut Rp Juta 20.59 536.9 8.4 BPS 2).49 4.25 249.323.381 BPS Rp Juta 27.558.454.895. Jasa Sosial Kemasyarakatan Rp Juta 6.19 32.715.109.127.45 35.2 BPS 1.199.58 338.992.547 49.97 113.34 1.11 491. Peternakan.036.690 BPS 46.663.381 BPS 6. Listrik Rp Juta 357.88 576. Bangunan Rp Juta 4.648. Pertambangan dan Penggalian ** 1).282 BPS Rp Juta 430.639 212.894.73 1.58 16.702.15 BPS 2).9 36. Tanaman Perkebunan Rp Juta 4.046.8 BPS 1.959.59 1.94 8. Listrik.435.86 5.005.640.158 BPS 27.569.399.8 7. Restoran Rp Juta 399.27 BPS 4).146. Perikanan Rp Juta 10.594.97 81 88.232 9.819 44.709.9 36.709. Hotel Rp Juta 72. PDRB per Kapita Atas Dasar Harga Berlaku Rp IV.789 261.68 124.13 97.4 BPS Rp Juta 1.857 2.11 179.01 8.600.163.089.336. Hotel dan Restoran ** Rp Juta 8.189 BPS 4.06 564.58 28.93 21.512.634.89 207.833.327.24 5.148.687.319.648.3 BPS 1).42 1).695 16.72 493.88 3.613. Lembaga Keuangan Non Bank Rp Juta 236.862.322. Keuangan.5 314.86 575.45 165. Jasa Pengangkutan Rp Juta 45. Industri Pengolahan (migas dan non migas) ** 7.525 54.41 8.57 4.2 BPS 4).188.65 56.082. Tanaman Bahan Makanan Rp Juta 24.76 1.21 64.73 198.530.98 5.61 292.3 BPS 5.074.851.687.79 10. Peternakan Rp Juta 2.253 83.677 4.171 811.31 132.54 47.502.7 BPS 2).35 10.968 453.130.73 949.16 BPS 5).083.022 BPS BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG .363.27 70.504.131.95 6.3 1).158 BPS V.915.5 BPS 36.22 90.524. Perdagangan.369.28 29.075.430.9 8.525 3.679.160.666. Kehutanan Rp Juta 12.69 BPS 3). PDRB Atas Dasar Harga Konstan Tahun 2000 Menurut Lapangan Usaha ** Rp Juta 47. dan Jasa Perusahaan ** BPS 148.78 103.101 88.19 472.198.413. Jasa-Jasa ** II.29 106.580.35 3.63 220.000 19.780.046.535. Jasa Penunjang Keuangan Rp Juta 4).63 BPS 3).92 35.2 BPS 1).534.53 575.339.765.73 35.765.458.69 1.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 5).677 12.24 BPS 5).278.849. dan Perikanan ** Rp Juta 42.66 BPS 3).484 465.79 23.857 6.290.643. Angkutan Jalan Raya Rp Juta 890.8 45.8 BPS 1).844.54 BPS Rp Juta 580.828.630 14.912.936. PDRB Tanpa Migas Atas Dasar Berlaku Rp Juta III.34 35.93 23.036.531 3.8 BPS 4.608. Jasa Perusahaan 2015 Rp Juta 2.493.220.91 11.99 4.830.513.302.61 182.799.2 BPS 2).293.673.167.520 17.41 BPS 9.88 32.61 182.8 BPS 6.83 4).366.339.764.526.88 32.290.3 BPS 2).530.98 593. Air Bersih Rp Juta 47. PDRB per Kapita Tanpa Migas Atas Dasar Berlaku Rp 10.491. Komunikasi Rp Juta 1. Jasa Perusahaan Rp Juta 1. Pengangkutan dan Komunikasi ** 8.9 266.599.608.118 31.724.351.564.73 5).

Dana Alokasi Umum Rupiah 285.163.227. Lain-lain Pendapatan Daerah yang syah Rupiah 5. Bantuan Keuangan dari Provinsi atau Pemerintah Daerah lainnya Rupiah 9.37 2015 SUMBER DATA 7.320 BPS Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng 3.637.081 8.49 60. Administrasi Pemerintahan dan Pertahanan Rp Juta 5.482.031.134.516 5.967.756.693 6.926.000 3.687.7 BPS 1).412 32.87 611.702.164 34.068 28.208 27.463 424.000 62.066. Belanja Daerah * 82 306.53 838.805.934 3).609 97.555.573.711.800 DPPKAD 97. Hibah Rupiah 426.168.904.764.468 2).78 245.104 109.5 35.573.057 379. Dana Bagi Hasil Pajak/ Bagi Hasil Bukan Pajak DPPKAD Rupiah 27.472 DPPKAD 2).107 27.431.84 3.108.485.79 3. Jasa Sosial Kemasyarakatan Rp Juta 218.475.894 39.875.864 20.362 4.7 BPS 3.226 57.809.838.538 DPPKAD 7.960.534 4.558 DPPKAD 26.934 12.75 3).259.77 62. PDRB Tanpa Migas Atas Dasar Harga Konstan Tahun 2000 Rp Juta VII.338 12.287.765.245.084.634 4.652.216 BPS 20.861. Retribusi Daerah Rupiah 205.449 4.608.55 5. Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah Rupiah 297.537.392. Pajak Daerah Rupiah 1.894.19 108. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan Rupiah 276.910.654 3. Jasa-Jasa ** 2015 Rp Juta 9.761 2.508.405.814.282.600 10.404 BPS 2).088.442.07 BPS 5).919.461.300 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG DPPKAD .389.000 DPPKAD 4.556 622.073.449.057 325.848.875.134 2.66 102. Dana Darurat Rupiah 9. Jasa Hiburan dan Rekreasi Rp Juta 58. Pendapatan Daerah * 1.809. Jasa Perorangan dan Rumah Tangga Rp Juta 357.025.000 DPPKAD 3).000 DPPKAD 3.826 3.873.832 4).282.501.000 444.620 27.620.56 4).163.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 9. Dana Alokasi Khusus Rupiah 38.878. Lain-lain pendapatan daerah yang sah ** DPPKAD 1).538.055.183 2).86 767.71 BPS VI.012 4.20 Keadaaan Ringkasan APBD Kabupaten Bantaeng NAMA SATUAN 2010 2011 2012 2013 1).504 53.919.404 DPPKAD II.538 4. Dana perimbangan ** 1). PDRB per Kapita Tanpa Migas Atas Dasar Harga Konstan Tahun 2000 Rp 4. Ringkasan APBD Informasi mengenai keadaaan Pengelolaan Ringkasan APBD di kabupaten Bantaeng secara lengkap dapat dilihat dari tabel data di bawah ini: Tabel 4.943.453 5).751.280 Rp Juta BPS 366.965.764.714 47.553.11 4. Jasa Pemerintahan Lainnya Rp Juta 3.320 BPS 20.970.800 9.536.41 33.607.453 6).570.205.549 28.200 DPPKAD DPPKAD 12. Pendapatan asli daerah ** 2. PDRB per Kapita Atas Dasar Harga Konstan Tahun 2000 VIII.410.832 3.758.700 7.400 DPPKAD 2014 I.

274 DPPKAD Rupiah 172.38 56.996.052 1.750.722 21.247 930.076.926.506. Belanja Pemungutan Pajak Daerah Rupiah 317.761.983 17.658.055 114. Belanja Uang Lembur Rupiah 1.386.95 222.500.687 281.008 8. Belanja Tidak Terduga Rupiah 371. Pelatihan.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 1.390 DPPKAD 7.48 919.000.501 172.890. Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Anggaran sebelumnya (SiLPA) Rupiah 25.012 30.081 DPPKAD 1. Penerimaan kembali pemberian pinjaman Rupiah 89.147 632. Belanja langsung pegawai 2). Belanja bantuan sosial Rupiah 4.299.000 DPPKAD 6).474. Belanja Tidak Langsung * 1).000 DPPKAD Tunjangan DPPKAD DPPKAD 2.901 15.577 1. Belanja Bagi Hasil Kepada Provinsi/Kabupaten/Kota dan Pemerintahan Desa Rupiah 566.072.309 1.088. Peralatan dan Perlengkapan lain Rupiah 3).487 31.119 1.176 12. Penerimaan pembiayaan ** DPPKAD 1).180.532 118.185. Belanja Beasiswa Pendidikan PNS Rupiah 804.168. Sisa Penghematan Belanja atau Akibat Lainnya Rupiah 130.414. Belanja Modal (Kantor.541.239 590.405.491 DPPKAD Kesehatan 9.084 3).265. Penyertaan modal (Investasi) pemerintah daerah 2).196 9.400 DPPKAD 3. Sosialisasi dan Bimbingan Teknis PNS Rupiah 2.486 1.500 DPPKAD 80. Belanja Pakaian Khusus dan Hari-Hari Tertentu Rupiah 517.085 1.315 1.804.681.34 97.27 13. Belanja Pakaian Dinas dan Atributnya Rupiah 325.530.079.395 1.425.277.177 58.000 DPPKAD 4.515.237 53.459.562 1.745.000 590.361. Realisasi Belanja Tidak langsung Pemenuhan Kebutuhan Aparatur ** 1.096 DPPKAD III.08 1.445. Belanja Langsung * DPPKAD 1).000.991.716.67 1.000.292 297. Belanja Honorariun PNS Rupiah 11. Belanja Gaji dan DPPKAD Rupiah 1.473 77.000 DPPKAD 8.812 10. Belanja Perjalanan Dinas 10.499.000 1.612 540.000 DPPKAD 5). Pembayaran pokok utang 83 DPPKAD Rupiah 1 Rupiah 2.222 2.2 212 0 6.230.000.540. Belanja hibah Rupiah 7.871 459.095 465. Belanja Bantuan Keuangan Kepada Provinsi/Kabupaten/Kota Dan Pemerintahan Desa Rupiah 11.079 46.273.418 1.000 510. Realisasi Belanja Langsung Pemenuhan Kebutuhan Aparatur ** DPPKAD DPPKAD Rupiah 1.680.668 1.950 12.696 207.974 DPPKAD 10.094 8.000 DPPKAD 5.922.246 22 DPPKAD DPPKAD 2.900 DPPKAD 2.169 DPPKAD .460.85 97.000 3.683.465.290.649 3.329. Belanja Tambahan Penghasilan Rupiah 29.000.970. Belanja subsidi Rupiah 4).700 2.738.327 22.2 83.369.169 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG 172.903 196.194.500 DPPKAD 3.97 11. Belanja Premis Asuransi Rupiah 1. Belanja Penerimaan Anggota dan Pimpinan DPRD serta Operasional KDH&WKDH Rupiah 940.000 DPPKAD 4.745. Meubeleair.08 2).704.326 172.276 DPPKAD 9).993.500 18.88 930. Pembiayaan Daerah * DPPKAD 1.045.29 11.000 434.000 834.5 1.114.503 2).975.874 DPPKAD 2.799 189.284.35 1.914 0 12.320.659.737 149.000.775 25.000.295.132 649.660.100 2. Belanja Makanan dan Minuman Pegawai Rupiah 8. Mobil Dinas.600.171 13.606 DPPKAD 8).695 848.326. Belanja Kursus.747 DPPKAD 7.646 2.213. Pengeluaran pembiayaan ** 1).655 714.250 1. Belanja bunga Rupiah 138.477 43.300 DPPKAD Rupiah 11.

946.959.653.950.472 DPPKAD 1.298.841.950.416.551 34.263.702. Jumlah Dana Perimbangan dari Propinsi ke Kab/Kota * DPPKAD 1.000 5.000.400.500 2.919.896 39.312.690. Realisasi Rp Juta 31.245.600.192.000 444.809. Jumlah Dana Perimbangan (a+b+c+d) * DPPKAD 1).009.762.371. Pagu Rp Juta 25.890.275.000 126.044.900 46.811.505.200 134. Jumlah Dana Perimbangan dari Propinsi ke Desa * DPPKAD 1.945.003.802. Pagu Rp Juta 3.900 DPPKAD DPPKAD 5.922.890.21 Keadaaan Dana Perimbangan Kabupaten Bantaeng NAMA SATUA N I.000 3.455.335.955. Jumlah Dana Alokasi Umum * DPPKAD 1).601.714 2.919.960.415.787.410.269.600.566.045.200.287.000 2).224.375.254.251 493.946. Pagu Rp Juta 2.213 163.335.004.584.490. Jumlah Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam * DPPKAD 1).000 3.937.505.523.419.424 2).153.416.834.864 2). Pagu Rp Juta 53.203.500 2).000.237.800 2.445.472 DPPKAD DPPKAD .313 Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng 84 DPPKAD BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG 527.000 32.302.410.000 37.573.894.960.840.840. Pagu Rp Juta 32.704.351 18.200.921.711. Sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan (SILPA) Rupiah 21.950.087.921.851 510.000.740 18.545.190.503 2015 22 1.910.045.000 39.000 5.734.798.704.099.232 DPPKAD Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng 4.797.848. Realisasi Rp Juta 53.371.000 DPPKAD DPPKAD 3.722.844 46.000 47.057.000.550 DPPKAD DPPKAD VI.844 2.000.737 527.714 39.000 37. Jumlah Dana Alokasi Khusus * DPPKAD 1).744.555.000 424.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 3.287.861.931.889.000 28.728.000.431. Realisasi Rp Juta 25.466.504.726.000 3.828.819.000 62.000 DPPKAD 2. Jumlah Dana Bagi Hasil Pajak * DPPKAD 1). Pagu Rp Juta 325. Dana Perimbangan Rp Juta 2010 2011 2012 2013 2014 2015 SUMBER DATA 1.282.000 3.006.005.861.512.396 3.609.690.062.000 28.505.723.300 116.575. Realisasi Rp Juta 3. Pagu Rp Juta 572.000 424. Realisasi Rp Juta 2. Dana Perimbangan Informasi mengenai keadaaan Dana Perimbangan di kabupaten Bantaeng secara lengkap dapat dilihat dari tabel data di bawah ini: Tabel 4.000 36.352.000 DPPKAD IV.505.570.100 121.150. Realisasi Rp Juta 71.991.455.018.600 2.000 32.570.890.099.800 170.432.900 4.400 35.352.000.000 2).924.568.000 47.795.000.134.691.332.472 DPPKAD DPPKAD 4.723.820.400 1.402.

758.000 100.23 Keadaaan Pajak Daerah/Provinsi Kabupaten Bantaeng SATUAN 2010 2011 2012 2013 2014 2015 SUMBER DATA I.225.774.000 155. Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Rp Juta 2.899.000 2.130.470.637.000.310.200.000 DPPKAD III.946.871. Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan Rp Juta 109.066.700 113.667.016.315.000 DPPKAD NAMA 10.000. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTP) Rp Juta 1.000 700. Pajak Reklame Rp Juta 5.300 47.000 262. Pajak Hotel Rp Juta 1.037.000 12.300.200 116.652.266.600 12.400.500 38. Pajak Penerangan Jalan Rp Juta 116.000.000. Pajak Daerah/Provinsi Informasi mengenai keadaaan Pajak Daerah/Provinsi di kabupaten Bantaeng secara lengkap dapat dilihat dari tabel data di bawah ini: Tabel 4.593.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 5.360. Pajak Restoran Rp Juta 8.000 1.000 DPPKAD V.296.000 500.000 2.730 25.357.493.600 140.000 600.500 2.191.120.000 3.010.350.000 DPPKAD IV.558 DPPKAD XI.400 74.500.373.520.060.000.320.793.000.000 44.400 515.000.875.000.000.718.000 1.751. Retribusi Daerah Informasi mengenai keadaaan Retribusi Daerah di kabupaten Bantaeng secara lengkap dapat dilihat dari tabel data di bawah ini: 85 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG .208.945.000 DPPKAD VI.975.000.263.976.000 DPPKAD II.215.000 5.200.539.803.000.300 200.000 1.888.000 281.500 168.964.000 315.130.153.313. Pinjaman Daerah Informasi mengenai keadaaan Pinjaman Daerah di kabupaten Bantaeng secara lengkap dapat dilihat dari tabel data di bawah ini: Tabel 4.145.000 116.000.192.100.300 18. Pinjaman Dalam Negeri Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng 6.000 44.500 Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng 7. Pajak Hiburan Rp Juta 430.337 0 DPPKAD I.693 2.22 Keadaaan Pinjaman Daerah Kabupaten Bantaeng NAMA SATUAN 2010 2011 2012 2013 2014 2015 SUMBER DATA Rp 0 0 0 0 344.634.000 DPPKAD VII.

208.380.065.010.000 70.200.000 21.354.000 23.796.282.000.000.000 DPPKAD 9.000 4.660.000 75.696.211.625.000 DPPKAD 24.000 DPPKAD 8.000.540.000 1.000 5.882.500. Retribusi Perizinan Tertentu * DPPKAD 1.375.000 13.000.671.000 2.954.000.785.000 DPPKAD 99.892.700.000 4.952.567.000 3.000.000.000 14.000 550.000.308. Retribusi Penyediaan dan/atau Penyedotan Kakus Rp Juta 720.168.716.000 DPPKAD 112.000 DPPKAD 10.000 29. Retribusi Pelayanan Kesehatan Rp Juta 146.899.399.000 7.550.000 300.000.000 195.000 22.000 6.000 73.000 4.044.302.000.000 120.773.000. Retribusi Pelayanan Kepelabuhanan Rp Juta 110.000 120.000.000 DPPKAD 3.792.000 1. Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang Rp Juta 410.043.000 4.241.305.891.591.000.000 476.800.000 129.000 19.000 300.400.208.000.000.080.000 DPPKAD 7.000 DPPKAD 4.000.000 DPPKAD 7.000 150.315.550.000 DPPKAD 1.000.000 15.309.154.000 646.426.464.000 48.107.950.650.000.000 44.165.000.924.000 6.455.171.600 1.000 5.500.000 4.000.700 874.000.800.300.452.000 DPPKAD Rp Juta 25.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 Tabel 4.000 5. Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum Rp Juta 4.000.000.500.000 DPPKAD 0 DPPKAD 5.600 1. Retribusi Izin Trayek Rp Juta 87.000.000 3.000 61.000.457.076.900.000 300.424.650.400.885.500 723.500.000 231.000.000 151. Retribusi Pengganti Biaya Cetak Kartu Tanda Penduduk dan Akte Catatan Sipil Rp Juta 30.000 5.800.450.000 3.000 DPPKAD 4.471.000 280.555.000 1.000 DPPKAD 10.208.500.363.000.135. Retribusi Tempat Khusus Parkir Rp Juta 6.000 DPPKAD 9. Retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Rp Juta 12.000. Retribusi Izin Usaha Perikanan Rp Juta 1.000 DPPKAD 2.000 DPPKAD 2.000.000.536.000.211.805.000.000 DPPKAD Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng 86 DPPKAD BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG .000 3.000 DPPKAD 8.625.000 20.415.000 1.000.000.371.200.000 10.000 120.000 30.000.000 7.000 6.210.000 13.000.000 5.500.000 1.910.000 III.000 658. Retribusi Pelayanan Pasar 5.000 10. Retribusi Izin Gangguan (HO) Rp Juta 5.000 700.041.700 822.080.000 37.900.070.000 25.405.300.480.000 23.000 DPPKAD 1.000 528. Retribusi Jasa Usaha ** RP Juta 36.000 27.000. Retribusi Tempat Pelelangan Rp Juta 602.000 2.827. Retribusi Penjualan Produksi Usaha Daerah Rp Juta 12.211. Retribusi Tempat Penginapan/ Pesanggrahan/Villa Rp Juta 7.640.000.968.000 110.500.000. Retribusi Tempat Rekreasi dan Olah Raga Rp Juta 5.000 334.200. Retribusi Terminal Rp Juta 15.000 532.000.263. Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor Rp Juta 5.620 20. Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan Rp Juta 4.000.24 Keadaaan Retribusi Daerah Kabupaten Bantaeng SATUAN 2010 2011 2012 2013 2014 2015 SUMBER DATA I.000 1.000. Retribusi Penyeberangan di Air Rp Juta 11. Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah Rp Juta 12.376.000.000.000 4.500. Retribusi Rumah Potong Hewan Rp Juta 1.500 762.154.872.500 19.000 97.328.000.481.000 1. Retribusi Pelayanan Pemakaman dan Pengabuan Mayat Rp Juta 0 DPPKAD 5.307.000.000 20.000 3.000.000 16.425.000 DPPKAD 1.699.500.402.000.427.000 35.361.000 DPPKAD NAMA 6.000 6.000.149.900.070.884.000.500.665.887.000.000 206.120 368.802.000 5.000 2. Retribusi Pasar Grosir dan/atau Pertokoan Rp Juta 500.000 412.840.000 230.000 6.800.000.000 138.000. Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi Rp Juta II.000 132.372.000 206.945.000.604.868.800.000.000 93.471. Retribusi Jasa Umum ** RP Juta 187.000 DPPKAD 494.000.465.000.091.500.500.419.700.680.000 5.

dan Keamanan di Kabupaten Bantaeng terdiri dari 3 jenis data yaitu data mengenai Politik Dalam Negeri dan Pengawasan. Organisasi Kemasyarakatan * 1.049 V. Jumlah Pemilih Kesbanglinmas Orang Kesbanglinmas VI. Jumlah Pemilih Kesbanglinmas Orang 71 71 VII. Jumlah Program Pemberdayaan Masyarakat Progam X.139 67 5 BPMD 67 67 BPMD BPMD 4 2 2 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG BPMD 2 BPMD . Jumlah Parpol Daerah Partai 38 38 38 12 12 12 Kesbanglinmas 2. Komposisi Anggota DPRD Berdasarkan Jenis Kelamin * Kesbanglinmas 1. Jumlah Fraksi DRPD IV. Tingkat Partisipasi Pemilih * 1. serta Keamanan. Jumlah Orkesmas Berdasarkan Profesi 2. Jumlah Orkesmas Berdasarkan Agama 100. Jumlah Program Pemberdayaan Masyarakat yang Dikembangkan dan Dipelihara Masyarakat Program 87 100. Jumlah LPM Berprestasi Kelompok IX.170 136. Hukum. dan Keamanan Data mengenai keadaan Politik. Kelompok Binaan LPM Kelompok 2. Hukum. Jumlah Parpol Peserta Pemilu Partai 38 38 38 12 12 12 Kesbanglinmas 128. Jumlah Anggota DPRD SATUAN 2010 2011 2012 2013 2014 2015 SUMBER DATA Orang 25 25 25 25 25 25 Kesbanglinmas II. Pria Orang 18 18 18 18 18 17 Kesbanglinmas 2.049 136. Hukum.139 Kesbanglinmas 61 Kesbanglinmas Buah 47 47 47 46 46 93 Kesbanglinmas Buah 2 2 2 15 15 23 Kesbanglinmas VIII.170 128. Partai Politik * Kesbanglinmas 1. Ketertiban Masyarakat. Jumlah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat * 5 1. Karakteristik Politik Masyarakat * 1. 1. Perempuan Orang 7 7 7 7 7 8 Kesbanglinmas Fraksi 6 6 6 4 5 6 Kesbanglinmas III.25 Keadaaan Politik Dalam Negeri dan Pengawasan Kabupaten Bantaeng NAMA I. Politik Dalam Negeri dan Pengawasan Informasi mengenai keadaaan Politik Dalam Negeri dan Pengawasan di kabupaten Bantaeng secara lengkap dapat dilihat dari tabel data di bawah ini: Tabel 4.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 G. Politik.

MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH

2015

XI. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)
*
1. Jumlah LSM Lokal **

11
Buah

10

10

12

1). LSM Lokal Terdaftar

Buah

10

10

2). LSM Lokal Tidak Aktif

Buah
Buah

1

Buah

1

Kegiatan

1

2. Jumlah LSM Nasional **
1). LSM Nasional Terdaftar
XII. Jumlah Kegiatan Pembinaan Politik
Daerah

Kesbanglinmas

11

8

27

Kesbanglinmas

12

8

21

Kesbanglinmas

6

Kesbanglinmas

1

1

1

2

Kesbanglinmas

1

1

1

2

Kesbanglinmas

1

Kesbanglinmas

Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng
2. Hukum
Informasi mengenai keadaaan Hukum di kabupaten Bantaeng
secara lengkap dapat dilihat dari tabel data di bawah ini:
Tabel 4.26
Keadaaan Hukum Kabupaten Bantaeng
NAMA

SATUAN

2010

2011

2012

2013

2014

2015

SUMBER
DATA

I. Perkara Hukum *
1. Jumlah Perkara Dilaporkan : *
1). Pidana

Perkara

2). Lalu Lintas

Perkara

79
140

119

Kejaksaan
54

Polres

2. Jumlah Perkara Terselesaikan: *
1). Pidana

Perkara

77

2). Lalu Lintas

Perkara

140

3). Perlindungan perempuan dan anak

Perkara

10

119
26

Kejaksaan
54

Polres

9

Polres

2

Kejaksaan

3. Jumlah Perkara Tidak Terselesaikan: *
1). Pidana

Perkara

II. Kelembagaan *
1. Jumlah Pengadilan Agama

Buah

1

1

1

1

1

BPS

2. Jumlah Pengadilan Negeri

Buah

1

1

1

1

1

BPS

3. Lembaga Pemasyarakatan

Buah

1

1

1

1

1

BPS

4. Kejaksaan Negeri

Buah

1

1

1

1

1

III. Jumlah Tindak Kriminal *

20

1. Jumlah kasus narkoba

Kasus

2. Jumlah kasus pembunuhan

Kasus

3. Jumlah kasus seksual

Kasus

4. Jumlah kasus penganiayaan

Kasus

55

5. Jumlah kasus pencurian

Kasus

6. Jumlah kasus penipuan
IV. Jumlah Tindak Kriminal yang Ditangani **

88

8

BPS
Polres

11

7

8

Polres

3

2

1

Polres

6

1

Polres

38

56

17

Polres

14

9

22

5

Polres

Kasus

10

2

14

3

Polres

Kasus

87

63

107

35

Polres

BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG

MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH

2015

1. Jumlah kasus narkoba

Kasus

8

11

7

8

Polres

2. Jumlah kasus pembunuhan

Kasus

3

2

1

Polres

3. Jumlah kasus seksual

Kasus

6

1

Polres

4. Jumlah kasus penganiayaan

Kasus

55

38

56

17

Polres

5. Jumlah kasus pencurian

Kasus

14

9

22

5

Polres

6. Jumlah kasus penipuan

Kasus

10

2

14

3

Polres

Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng
3. Keamanan, Ketertiban Masyarakat
Informasi

mengenai

keadaaan

Keamanan,

Ketertiban

Masyarakat di kabupaten Bantaeng secara lengkap dapat dilihat dari
tabel data di bawah ini:
Tabel 4.27
Keadaaan Keamanan, Ketertiban Masyarakat Kabupaten
Bantaeng
SATUAN

2010

2011

2012

2013

2014

2015

SUMBER
DATA

Kasus

190

150

146

90

74

39

Pol-PP

1). Bidang Politik

Kasus

0

2). Bidang Ekonomi

Kasus

0

3). Bidang lainnya

Kasus

0

3. Jumlah Sengketa Pengusaha dan Pekerja

Kasus

0

4. Jumlah Perselisihan Buruh dan Pengusaha
Terhadap Kebijakan Ppemerintah Daerah

Kasus

0

2

1

DinSosial

5. Jumlah Penyelesaian Perselisihan Buruh dan
Pengusaha dengan Kebijakan Pemda

Kasus

0

2

1

DinSosial

1). Jumlah Aparat Keamanan (Polisi)

Orang

286

289

304

306

304

328

Pol-PP

2). Jumlah Aparat Pamong Praja

Orang

103

111

156

156

185

189

Pol-PP

3). Jumlah Aparat Linmas

Orang

0

NAMA
I. Keamanan, Ketertiban Masyarakat *
1. Jumlah Kriminalitas
2. Unjuk Rasa *

Pol-PP
Pol-PP
Pol-PP
2

3

Pol-PP
Pol-PP

6. Aparat dan Sarana Keamanan *

4). Jumlah Pos Keamanan (Polisi)

4.983

Pol-PP

Unit

2

2

1

1

1

1

Pol-PP

Orang

0

20

26

26

26

26

DisHutan

6). Jumlah Mobil Pemadam Kebakaran

Unit

0

3

4

5

7

8

Bapedalda

7). Jumlah Pos Pemadam Kebakaran

Unit

0

1

1

1

1

1

Bapedalda

8). Jumlah Pos Siskamling

Unit

0

134

134

134

134

134

Pol-PP

Orang

10

12

12

12

30

42

Pol-PP

Orang

0

870

870

Pol-PP

kasus

145

13

7

Pol-PP

5). Jumlah Polisi Hutan

9). Jumlah Patroli Petugas Satpol PP Pemantauan
dan Penyelesaian Pelanggaran K3 Dalam 24 Jam
10). Jumlah Petugas Perlindungan Masyarakat
7. Jumlah Pelanggaran K3 (ketertiban, ketentraman,
keindahan)

89

105

79

75

BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG

MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH

8. Jumlah Penyelesaian Pelanggaran K3
(ketertiban, ketentraman, keindahan)
9. Jumlah Kejadian Kebakaran
10. Jumlah Ketepatan Waktu Tindakan
Pemadam Kebakaran

2015

kasus

75

60

65

65

10

5

Pol-PP

Kasus

0

39

34

14

100

25

Bapedald
a

Kasus

0

30

30

30

30

30

Bapedald
a

Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng
H. Insidensial
Data mengenai keadaan Insidensial di Kabupaten Bantaeng
terdiri dari 5 jenis data yaitu data mengenai Bencana Alam, Penyakit
Menular, Pencurian Ikan, Kebakaran Hutan, serta Pencurian dan
Penyelundupan Kayu.
1. Bencana Alam
Informasi mengenai keadaaan Bencana Alam di kabupaten
Bantaeng secara lengkap dapat dilihat dari tabel data di bawah ini:
Tabel 4.28
Keadaaan Bencana Alam di Kabupaten Bantaeng
NAMA

SATUAN

2010

1. Banjir

Orang

522

2. Longsor

Orang

3. Kebakaran

Orang

51

4. Lainnya

Orang

2

2011

2012

2013

1

2

39

34

14

5

10

46

2014

2015

SUMBER
DATA

I. Jumlah Pengungsi Akibat *

II. Jumlah Lokasi Pengungsian

BPBD
BPBD
247

34

BPBD
BPBD

Lokasi

3

69

9

BPBD

III. Jumlah Pengungsi yang telah kembali ke Lokasi
Asal

Jiwa

55

247

36

BPBD

IV. Jumlah pengungsi yang telah direlokasi

Jiwa

247

36

BPBD

V. Jumlah Korban Bencana Alam **

Jiwa

3

6

5

4

2

BPBD

1. Meninggal

Jiwa

3

1

2

4

2

BPBD

2. Hilang

Jiwa

3. Luka-luka

Jiwa

5

3

44

55

VI. Jumlah Lokasi Bencana
VII. Jumlah Kecamatan Lokasi Bencana
VIII. Jumlah Perkiraan Kerugian Akibat Bencana

Lokasi

BPBD

638

BPBD
44

54

9

BPBD

Kec

8

7

7

BPBD

Rp Juta

1.983

1.870

590

BPBD

Rp Juta

2.181
.300

IX. Kebutuhan Bantuan *
1. Dana
2. Beras
3. Mie Instan
4. Minyak Goreng

90

BPBD
BPBD

Ton

27

BPBD

Kardus

450

BPBD

Liter

450

BPBD

BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG

29 Keadaaan Penyakit Menular di Kabupaten Bantaeng NAMA SATUAN 2010 2011 2012 I. Lainnya Paket 50 BPBD Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng 2. Jumlah Kasus Wabah/Endemi Pada Manusia * 2015 SUMBER DATA 61 235 59 Din Kes 21 19 9 Din Kes 3 6 6 Din Kes 0 3 0 Din Kes 70 132 11 Din Kes 0 6 1 Din Kes 155 1. Jumlah Kasus Wabah/Endemi Pada Hewan * 1.30 Keadaaan Pencurian Ikan di Kabupaten Bantaeng NAMA SATUAN 2010 2011 2012 2013 2014 2015 SUMBER DATA I. Material Bangunan Paket 1. Malaria Kasus 4.983 7 BPBD 7 BPBD 8. Jumlah Lokasi Pencurian Ikan Lokasi 1 Dinas Perikanan Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng 91 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG . Hepatitis Kasus 3. HIV Kasus 6 152 285 II. Pakaian Paket 7. Peralatan Tanggap Darurat Bencana Unit 12 9 BPBD 9. Demam berdarah Kasus 2.600 BPBD 10. Obat-obatan Paket 7 BPBD 6. Pencurian Ikan Informasi mengenai keadaaan Pencurian Ikan di Kabupaten Bantaeng secara lengkap dapat dilihat dari tabel data di bawah ini: Tabel 4. Sapi Gila 2014 2013 1 Kasus Din Kes 1 1 Din Kes Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng 3.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 5. Air Bersih Liter 5. Penyakit Menular Informasi mengenai keadaaan Penyakit Menular di kabupaten Bantaeng secara lengkap dapat dilihat dari tabel data di bawah ini: Tabel 4. Meningitis Kasus 5. Jumlah Kasus Pencurian Ikan Kasus 1 Dinas Perikanan II. Jumlah Kapal Pencuri Ikan yang disita Buah 0 Dinas Perikanan III. Tuberkulosis Kasus 6.

32 Keadaaan Pencurian dan Penyelundupan Kayu Kabupaten Bantaeng NAMA 2010 2011 2012 2013 2014 2015 SUMBER DATA I. Luas Areal Hutan yang Terbakar II. Volume Kayu yang Dicuri 0 0 0 0 0 0 Dinas Hutan II. Jumlah Korban Jiwa III. Pencurian dan Penyelundupan Kayu Informasi mengenai keadaaan Pencurian dan Penyelundupan Kayu di kabupaten Bantaeng secara lengkap dapat dilihat dari tabel data di bawah ini: Tabel 4. Jumlah Kasus 0 0 0 0 2 0 Dinas Hutan III.31 Keadaaan Kebakaran Hutan Kabupaten Bantaeng NAMA SATUAN I. Kebakaran Hutan Informasi mengenai keadaaan Pencurian Ikan di kabupaten Bantaeng secara lengkap dapat dilihat dari tabel data di bawah ini: Tabel 4. Jumlah Lokasi Kebakaran Hutan 2010 2011 2012 2015 SUMBER DATA 2013 2014 Ha 13 149 Bapedalda Jiwa 0 0 Bapedalda Lokasi 0 22 Bapedalda Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng 5. Jumlah Lokasi Pencurian dan Penyelundup 0 0 0 0 2 0 Dinas Hutan Sumber: BPS Kabupaten Bantaeng 92 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG .MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 4.

Untuk menggapai tujuan tersebut dibutuhkan sistem informasi yang terus terintegrasi agar pembangunan kabupaten Bantaeng sehingga modul ini diharapkan dapat menjadi pegangan dalam penyusunan program pembangunan Kabupaten Bantaeng. Adapun 8 (delapan) kelompok data tersebut yaitu: 93 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG . Tiap kelompok data diuraikan ke dalam jenis data. Pengumpulan data didaerah bersumber dari data yang dimiliki oleh seluruh SKPD dan/atau sumber lainnya yang sah dan di wilayah Kabupaten Bantaeng. Jenis data secara detail berisikan elemen-elemen data. Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 Tahun 2014 tentang Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD).MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 2015 P E N U T U P Bagian Ini Berisi Gambaran Tentang Kesimpulan dan Saran Sistem Informasi BAB 5 Pembangunan Daerah Kabupaten Bantaeng A. KESIMPULAN Pemerintah Kabupaten Bantaeng terus melakukan beberapa gebrakan dan langkah untuk mewujudkan menuju perubahan daerah yang lebih baik. Data tersebut diambil berdasarkan perkembangan data pembangunan daerah Kabupaten Bantaeng mulai tahun 2010 hingga 2015. data SIPD terdiri dari 8 (delapan) kelompok data.

serta keadaaan demografi kabupaten Bantaeng. dan (4) agama. (3) Pariwisata. Lembaga Keuangan dan Koperasi. serta (7) Retribusi Daerah. Kelautan.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 1. Kehutanan. Tata Ruang dan Pertanahan. Peternakan. (2) pemerintahan (administrasi pemerintahan.Perikanan.Perikanan. Kelautan. 2. 4. Sosial Budaya di Kabupaten Bantaeng terdiri dari 4 jenis data yaitu data mengenai keadaan (1) kesehatan. serta (4) Perhubungan dan Transportasi. Peternakan. Data mengenai keadaan Ekonomi di Kabupaten Bantaeng terdiri dari 2 jenis data yaitu data mengenai (1) Industri. Data mengenai keadaan infrastruktur di Kabupaten Bantaeng terdiri dari 4 jenis data yaitu data mengenai keadaan (1) Perumahan dan Permukiman. (2) Pekerjaan Umum. Pengembangan Usaha Nasional. dan (3) administrasi kepegawaian). Kehutanan. (5) Pinjaman Daerah. dan Perkebunan. 5. (3) Ringkasan APBD. pemuda dan olahraga. (2) Ekpor Produk Domestik Regional Bruto. aparatur Negara. dan (2) Lembaga Keuangan Daerah. serta BUMD. serta (3) Lingkungan Hidup. 6. (4) Dana Perimbangan. (2) Pendidikan. Pos. (3) kesejahteraan sosial. Data mengenai keadaan Sumber Daya Alam di Kabupaten Bantaeng terdiri dari 3 jenis data yaitu data mengenai keadaan (1) Pertanian. Telekomunikasi dan Informatika. Perbankan Daerah. kebudayaan nasional. (6) Pajak Daerah/Provinsi. 3. Perdagangan. 2015 Data umum terdiri dari 3 jenis data yaitu data mengenai keadaan (1) geografi. Data mengenai keadaan Keuangan Daerah di Kabupaten Bantaeng terdiri dari 7 jenis data yaitu data mengenai (1) Pengelolaan Aset atau Barang Daerah. Perkebunan. (2) Pertanian. 94 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG .

B. Hukum. tidak ada kendala dalam penyusunan yang dikarenakan data belum lengkap atau data belum masuk. SARAN Beberapa saran perbaikan yang dapat dilakukan untuk memperbaiki modul Sistem Informasi Pembangunan ini di masa mendatang. tepat waktu sesuai format data yang sudah disampaikan. Pengumpulan data oleh Tim Kelompok Kerja lebih intensif. (4) Kebakaran Hutan. antara lain : 1. sehingga pembuatan laporan Pembangunan Kabupaten Bantaeng dapat terselesaikan dengan baik sesuai jadwal yang telah disusun. serta (5) Pencurian dan Penyelundupan Kayu. (2) Hukum. serta (3) Keamanan. Perlu adanya standar pendataan antar SKPD dengan BPS sehingga tidak terjadi keraguan dalam membuat analisis dan perencanaan pembangunan Kami menyampaikan banyak terimakasih kepada seluruh SKPD di Kabupaten Bantaeng atas partisipasi dan penyediaan data yang diperlukan dalam penyusunan buku Pembangunan Daerah Kabupaten Bantaeng.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH 7. Ketertiban Masyarakat. (2) Penyakit Menular. 95 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG . 2. 8. dan Keamanan di Kabupaten Bantaeng terdiri dari 3 jenis data yaitu data mengenai (1) Politik Dalam Negeri dan Pengawasan. 2015 Data mengenai keadaan Politik. (3) Pencurian Ikan. Data mengenai keadaan Insidensial di Kabupaten Bantaeng terdiri dari 5 jenis data yaitu data mengenai (1) Bencana Alam.

Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Bappeda. Profil Kabupaten Bantaeng 2014. Lembaga Administrasi Negara. Bantaeng Badan Pusat Statistik & Bappeda. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah. 115. Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor: 5 Tahun 2009 Tentang Pedoman Penulisan Modul Pendidikan Dan Pelatihan Lembaga Administrasi Negara. 2014. 2014. 2015. 2014. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2014 Tentang Sistem Informasi Pembangunan Daerah. Republik Indonesia. 2012. 2014. Jakarta: Kementrian Dalam Negeri. Hasil-Hasil Pembangunan Lima Tahun Kabupaten Bantaeng (Periode 2008-2013). Badan Pusat Statistik Kabupaten Bantaeng Republik Indonesia. Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 No. Bantaeng. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244. 2009. Badan Pusat Statistik & Bappeda. Kabupaten Bantaeng Dalam Angka 2012. Data Tabular SIPD Kabupaten Bantaeng Tahun 2010-2015. Bantaeng 96 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG 2015 . Jakarta: Sekretariat Negara.MODUL SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH DAFTAR PUSTAKA Badan Pusat Statistik.