Anda di halaman 1dari 12

ASUHAN KEPERAWATAN PERIODE INTRANATAL

PADA NY.S G:5 P:3 A:1 DENGAN KETUBAN PECAH DINI (KPD)
DI RUANG VK RSUD DR.R GOETHENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA

DI SUSUN OLEH :
DIAN RAHMAWATI
P17420212051
II B

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SEMARANG
PRODI DIII KEPERAWATAN PURWOKERTO
TAHUN AJARAN
2014

ASUHAN KEPERAWATAN PERIODE INTRANATAL


PADA NY.S G:5 P:3 A:1 DENGAN KETUBAN PECAH DINI (KPD)
DI RUANG VK RSUD DR.R GOETHENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA

I.

PENGKAJIAN
Nama Mahasiswa
Tanggal Pengkajian
Tempat

: Dian Rahmawati
: Senin, 19 Mei 2014
: Ruang VK RSUD Purbalingga

A. Identitas Klien
Nama
Umur
Alamat
Pekerjaan
Agama
Suku Bangsa
Status Perkawinan
Pendidikan terakhir
Tanggal Masuk RS
No. RM
Nama Suami
Umur
Pekerjaan
Pendidikan Terakhir

: Ny. S
: 39 th
: Karang Reja RT 23/12 . Kutasari
: IRT
: Islam
: Jawa / Indonesia
: Menikah
: SMA
: 19 Mei 2014
: 566332
: Tn. A
: 40 th
: Swasta
: SMP

B. Data Umum Kesehatan


Tinggi / Berat Badan
Berat Badan sblm hamil
Masalah Kesehatan khusus
Obat Obatan
kehamilan
Alergi
Diet Khusus
Menggunakan alat bantu
Frekuensi BAB
Frekuensi BAK
Kebiasaan waktu tidur

: 157 cm / 71 kg
: 58 kg
: tidak ada
: tidak mengkonsumsi obat obatan selain obat
: tidak ada
: tidak ada
: tidak menggunakan alat bantu
: frekuensi BAB sehari sekali setiap pagi
: 6 7 kali sehari
: 8 jam sehari

C. Data Umum Maternitas


1. Kehamilan ini di rencanakan
2. Status Obstetrikus
3. HPHT
HPL
4. Jumlah anak di rumah

: iya
: G:5 , P:3, A:1. UK : 40+1 minggu.
: 11 Agustus 2013
: 18 Mei 2014
: 2 (dua)

No

Jenis

Cara

Tempat

Kelamin

Lahir

persalinan dan

BBL
(gr)

Keadaan

Umur

Komplikasi
selama

Penolong

proses
persalinan

1.

Perempuan

Normal

RS.Purbalingga

2900

2.
3.
4.

Perempuan
Aborsi
Laki-laki

Normal

Di Bidan

2900

Normal

Di Bidan

3800

Meninggal
usia 14bl
Hidup
sehat

7 th

4 th

Hidup
sehat

5. Mengikuti kelas prenatal


: tidak
6. Jumlah kunjungan selama kehamilan ini
: > 4 kali
7. Masalah kehamilan yang lain
:
a. Trimester I
:b. Trimester II : c. Trimester III : kaki oedem, protein urin +
8. Masalah kehamilan sekarang
: tekanan darah tinggi dan
protein urin positif
9. Kontrasepsi yang pernah di pakai dan masalah yang pernah di alami selama
penggunaan alat kontrasepsi : KB suntik. Rencana kontrasepsi setelah
kehamilan ini : IUD
10. Makanan bayi sebelumnya : Bubur
11. Pendidikan kesehatan yang ingin ibu dapatkan selama perawatan : Nutrisi
untuk bayi dan cara menyusui dengan baik dan benar
12. Setelah bayi lahir yang di harapkan membantu : Suami dan Ibu
13. Masalah persalinan yang lalu : tidak ada
D. Riwayat Persalinan Sekarang
1. Mulai pesalinan (Kontraksi Pervaginam)
Tanggal / jam
Senin, 19 Mei
2014

Kontraksi Pengeluaran Pervaginam


Pasien Baru datang G5P3A1, H : 40 +1 minggu belum inpartu
dengan KPD. Ketuban Pecah pukul 03.00 . KK+ rembes.
Ada oedem di kaki. KU : cukup, TD : 130/80 mmHg, nadi :
84 x/menit, suhu : 360C, RR : 20 x/menit. Palpasi TFU 31
cm, His +, DJJ 136 x/menit. VT 1 jari, portio lunak, tebal,
bagian terendah masih tinggi. Pasien her opname 5 hari

karena anemia , Hb terakhir 10,3.


2. Keadaan Kontraksi
Tanggal / jam

Frekuensi

Lama

kekuatan

Interval

05.45
06.00
06.30
07.00
07.30

Sering 2x
Sering 2x
Sering 3x
Sering 3x
Sering 3x

20 detik
20 detik
20 detik
25 detik
30 detik

Kuat
Kuat
Kuat
Kuat
kuat

10 menit
10 menit
10 menit
10 menit
10 menit

3. Frekuensi dan kekuatan denyut jantung janin

Tanggal / jam
05.45
06.00
06.30
07.00
07.30

Frekuensi (kali/menit)

kekuatan

148 x/menit
140 x/menit
142 x/menit
142 x/menit
140 x/menit

Kuat
Kuat
Kuat
Kuat
kuat

4. Pemeriksaan Fisik
a. Kenaikan BB selama kehamilan : 10 kg
b. Tanda tanda vital
: 130/80 mmHg, S: 36C, R:20 x/menit,
N: 84 x/menit
c. Kepala / leher

: Mesochepal, rambut bersih, tidak

teraba pembesaran kelenjar tyroid.


d. Dada
: Tidak ada retraksi dada, simetris
e. Payudara
: Simetris, areola hitam, putting tidak
infertile
f. Abdomen
g. Kontraksi
h. Ektremitas

: Cembung karena hamil, TFU : 31 cm


: kuat
: atas (gerakan baik tidak ada oedem),

bawah (gerakan terbatas,ada oedem)


i. Refleks
: reflex patella baik
5. Pemeriksaan dalam
Jam
05.00
06.00
07.00
07.45

Dilakukan oleh
-

Hasil
VT 1 jari, portio lunak, tebal
VT 4 cm
VT 6 cm
VT 9cm

6. Ketuban
Ketuban pecah pada tanggal 19 mei 2014 pukul 03.00 WIB , warna ketuban
kuning jernih bau khas
7. Pemeriksaan Laboratorium
Jenis pemeriksaan
HEMATOLOGI
Hemoglobin
Leukosit
DIFF COUNT
Netrofil segmen
Golongan darah
Protein Urine

hasil

Nilai Normal

10,3 g/dl
12,0 /ul

11,7 15,5
3,6 11

75 %
O
+

50-70
-

8. Terapi yang di berikan


Tanggal

Jenis Terapi

Rute Terapi

Dosis

19 Mei
2014

Oxytosin
Amoxcillin
Asam Mefenamat
Nipediprin
Mg SO4

Injeksi + drip
Oral
Oral
Oral
Drip

5 iu
3 x 1 tab
3 x 1 tab
2 x 1 tab
20 cc

Indikasi

E. DATA PSIKOSOSIAL
1. Penghasilan keluarga tiap bulan : 1.000.000
2. Bagaimana perasaan dengan kehamilan sekarang : merasa senang
3. Bagaimana perasaan pasangan terhadap kehamilan sekarang : suami senang
terhadap kehamilan istrinya.

F. LAPORAN PERSALINAN
1. Kala I
Tanggal

Jam

Hasil Observasi

19 Mei 2014

05.00

VT 1 jari, portio lunak, tebal . bagian terendah

07.45

masih tinggi
VT 9 cm, portio lunak, tipis, kepala turun ke

Hodge IV
2. Kala II
Tanggal

Jam

Hasil Observasi

19 mei 2014

08.00
08.05
08.10

Kepala membuka vulva, perineum


Kepala menonjol
Kepala keluar di ikuti seluruh tubuh

Keadaan Umum Bayi Baru Lahir :


a. Berat Badan Bayi
: 3500 gram
b. Panjang Badan
: 52 cm
c. Lingkar Kepala
: 34 cm
d. Lingkar Dada
: 33 cm
e. Lingkar Lengan
: 12 cm
APGAR SCORE : 8/9/10
Tanggal / jam

Karakteristik
yang di nilai
Denyut jantung
Pernafasan
Reflek
Tonus Otot
Warna Kulit

19 Mei 2014
08.10

1 menit

5 menit

10 menit

2
3
1
1
1

3
3
1
1
1

3
4
1
1
1

3. Kala III
Tanggal
19 Mei 2014

Jam
08.10
08.15

Hasil Observasi
Pemotongan Tali pusat
Plasenta lahir spontan dengan berat 6500 gram
dan berdiameter 19 cm, lengkap.
Monitor Perdarahan 300 cc perdarahan dalam
batas normal

4. Kala IV
Tanggal

19 Mei
2014

Jam

08.30
08.45

36
36

84
86

TD

160/110
160/110

Hasil obs

Perdarahan
10 cc

Kontr

Kandung

aksi

kemih

Keras
Keras

Kosong
Kosong

U
2
jr

09.00
09.30
10.00

36
36
36

86
86
85

160/110
160/110
150/100

40 cc
50 cc
50 cc

b
w
h
ps
t

Keras
Keras
Keras

Kosong
Kosong
kosong

G. ANALISA DATA
Nama Pasien : Ny. S
Ruang
: Ruang VK
No
1

Data
DS : Ibu merasa perut kenceng. Sakit di pinggang
belakang dan menjalar ke sekitarnya
P: Kontraksi uterus
Q: Nyeri melilit
R: sakit di pinggang belakang sampai bagian bawah

Problem
Nyeri Akut
(kala I)

Etiologi
Kontraksi
Uterus

perut
S : Skala nyeri 8
T : Jika perut kenceng
DO : Ibu meringis kesakitan , ketuban sudah pecah

sejak jam 03.00, palpasi TFU : 31 cm . his sering +


DJJ : 140 x/menit
VT 4cm, portio lunak
TD : 130/80 mmHg
N : 84 x/ menit, R : 20 , T : 36C
DS : Ibu merasa his / kontraksi semakin kuat merasa
nyeri, ingin menegejan
DO : Vulva dan anus membuka, perineum tegang,

Resiko terjadi

Penekanan

trauma jalan

Jalan Lahir

lahir (Ruptur)

pemeriksaan dalam lengkap. Kepala mulai tampak


3

di vulva. His kuat , DJJ : 140 x/menit


DS: Ibu mengatakan mules-mules
DO : Kontraksi uterus baik. TFU setinggi 2 jari di
atas pusat, Tanda tanda pelepasan plasenta

DS: Ibu mengatakan lemas


DO : Ibu terpasang IVFD drip MgSO4, pasien

Resiko

Peningkatan

kekurangan

kehilangan

volme cairan

cairan tidak

Intoleransi

di sadari
Kelemahan

Aktivitas

Umum

melaporkan adanya kelelahan dan kelemahan,


erlihat lemah dan lemas

H. DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Nyeri Akut b.d tekanan mekanik pada bagian presentasi dilatasi regangan,
tegangan emosional, adanya kontraksi uterus
2. Resiko terjadinya trauma jalan lahir (rupture) b.d penekanan jalan lahir
3. Resiko kekurangan volume cairan b.d peningkatan kehilangan cairan secara
tidak di sadari
4. Intoleran aktivitas b.d kelemahan umum

I. INTERVENSI
Dx

NOC

NIC

Setelah di lakukan tindakan

NIC : Manajemen nyeri


Tindakan :
- Observasi isyarat isayarat

keperawatan selama 1 x 24 jam di


harapkan nyeri dapat berkurang.
NOC : Kontrol nyeri
KH :
- Mampu mengontrol nyeri
- Melaporka bahwa nyeri
berkurang
- Mengatakan rasa nyaman

non verbal dari


ketidaknyamanan
- Kaji lokasi nyeri dan skala
nyeri
- Kontrol factor lingkungan
- Ajarkan teknik non
farmakologi

II

Setelah di lakukan tindakan


keperawatan selama 1 x 24 jam di
harapkan pasien tidak tejasi rupture
NOC : Kontrol resiko
KH :
- Bayi lahir selamat
- Luka perineum teratur
- Perdarahan tidak lebih dari 500

NIC : Kontrol rupture


Tindakan :
- Atur posisi nyaman
- Kosongkan kandung
kemih
- Pimpin persalinan dengan
benar

cc
III

Setelah di lakukan tindakan


keperawatan selama 1 x 24 jam di
harapkan tidak terjadi kekurangan
volume cairan
NOC : Kontrol resiko
KH :
- TTV dalam normal
- Tidak mengalami perdarahan
-

NIC : Kontrol cairam


Tindakan :
- Pantau status nutrisi /
dehidrasi
- Tingkatkan asupan oral
- Pantau cairan dan obat
obatan intravena
- Pantau perdarahan

yang berlebih
Pengeluaran dan asupan cairan
seimbang

IV

Setelah di lakukan tindakan


keperawatan selama 1 x 24 jam di
harapkan aktivitas klien meningkat
NOC : Toleransi aktivitas
KH :
- TTV normal

NIC : Terapi aktivitas


Tindakan :
- Menentukan penyebab
toleransi aktivitas
- Monitor TTV
- Anjurkan pemberian

paraf

- Aktivitas mandiri

nutrisi

J. IMPLEMENTASI
Tanggal / jam

Dx
I

Implementasi
Mengkaji KU pasien

Respon
KU cukup, pasie
merasa mules
mules pada peut
bagian bawah.
P: Kontraksi uterus
Q: Nyeri melilit
R: sakit di pinggang
belakang sampai
bagian bawah perut
S : Skala nyeri 8
T : Jika perut

Memonitor TTV

Melakukan Pemeriksaan Leopold

kenceng
TD : 130/80 mmHg
N: 84 x/menit
RR: 20 x/menit
S : 36 C
TFU : 31 cm
L I : bokong. L II:
Puka, LIII: Kepala,
L IV: kepala masuk

Menghitung DJJ

pap.
Pasien kooperatif .

Melakukan pemeiksaan dalam

DJJ : 140 x/menit


Pasien kooperatif,

Memasang infuse RL + drip

pembukaan 1 jari
Pasien kooperatif

Oksitosin
Melakukan pemeriksaan VT

Portio lunak ,

Memimpin persalinan

pembukaan lengkap
Paien
mendengarkan

Paraf

dengan baik dan


Membantu persalinan
memotong tali pusat

mau melakukannya
Bayi keluar
Tali pusat berhasil

Memberikan injeksi oksitosin

di potong
Obat berhasil

Membantu mengeluarkan plasenta

masuk
Plasenta berhasil di

Monitor status hidrasi, menganjurkan

keluarkan
Tidak ada hidrasi

ibu untuk minum


Monitor TTV

TD : 160/110
mmHg
N: 86 x/ mnt, RR :

Meemberikan drip MgSO4

20 x/menit, S : 36C
Obat berhasil

Monitor perdarahan
Menganjurkan keluarga untuk

masuk lewat Infus


Perdarahan 300 cc
Keluarga pasien

membantu aktivitas pasien


Meengobservasi tetesan infuse

kooperatif
Tetesan dig anti

MgSO4
Menganjurkan pasien untuk istirahat

menjadi 12 tpm
Pasien istirahat

K. EVALUASI
Tanggal / jam
19 Mei 2014

Dx Catatan Perkembangan
I
S : Pasien mengatakan nyerinya sudah mendingan
O : skala nyeri 3. KU cukup, TD 160/110 mmHg,

II

S : 36C, N : 86 x/menit, R : 20 x/menit


A : masalah teratasi
P : Hentikan intervensi
S : Pasien mengataka nyeri berkurang saat sedang
berkontraksi

paraf

III

O : skala nyeri 2 bayi lahir spontan


A : masalah trauma jalan lahir sudah teratasi
P : hentikan intervensi
S : Pasien mengatakan setelah minum segelas teh
manis sudah tidak haus lagi
O : , TD 160/110 mmHg, S : 36C, N : 86 x/menit,

IV

R : 20 x/menit
A: masalah etratasi sebagian
P : Lanjtukan Intervensi (kaji intake dan output)
S : Pasien mengatakan lemas
O : pasien terlihat lemah dan berbaring di tempat
tidur, ada oedem di ekstremitas bawahnya
A : masalah belum teratasi
P : Lanjutkan Intervensi
- Monitor input dan output
- Tingkatkan asupan nutrisi