Anda di halaman 1dari 3

ULKUS PEPTIKUM

DEFINISI

Suatu gambaran bulat atau semi bulat/oval, ukuran 5 mm kedalam


submukosal
pada
mukosa
lambung
akibat
terputusnya
kontinuitas/integritas mukosa lambung
Luka terbuka dengan pinggir terbuka dengan pinggir edema disertai
indurasi dengan dasar tukak.

ETIOLOGI dan FAKTOR RESIKO


i Kelainan struktural pada saluran cerna
ii Bakteri H.Pylorik
iii Hcl
iv Pola makan yang tidak seimbang
v Stress
vi Zat kimia iritan cth;, nikotin, kafein, teh
vii Obat-obatan seperti OAINS, Antibiotik, teofilin, digitalis
viii Alkohol
ix Faktor usia semakin tua semakin beresiko
x Adanyan penyakit sistemik dan penyakit lain seperti gangguan hepar atau
biliary
EPIDEMIOLOGI
1. Wanita lebih banyak dari pria
2. Semakin tinggi usianya semakin beresiko
3. Orang Asia seperti Jepang lebih beresiko karena jenis makanan yang
dikonsumsi
MANIFESTASI
i
ii
iii
iv
v
vi

Dispepsia akibat gangguan motilitas


Nyeri ulu hati/terbakar
Rasa penuh & cepat kenyang, kembung dan sendawa
Mual muntah
Rasa sakit yang mengganggu aktivitas dan tidur secara intermitten
Rasa sakit muncul setelah makan dan hilang setelah mengkonsumsi obat
antasida.
vii Nyeri tekan pada perut yang tak terlokasi khusus
DIAGNOSIS
1. Anamnesa
2. PF adanya rasa nyeri tekan pada abdomen, pasien tampak kesakitan,
takikardia dan bisa syok
3. PP dengan radiologis (USG dan endoskopi dengan mengambil sampel
biopsi), Lab gangguan fungsi hati, pankreas, Gdarah, UBT (Urease Breath
test) untuk tes H.Pylori

Patogenesi Ulkus

TATALAKSANA
Tujuan terapi adalah:
1.
2.
3.
4.

Menghilangkan keluhan
Menyembuhkan
Mencegah kekambuhan
Mencegah komplikasi
a. Non Medikamentosa
1. Istirahat
2. Diet yang baik dan teratur. Hindari makanan yang keras, pedas,
asam dll
b. Medikamentosa:
Antasida 3 x 1 tablet sebelum makan
Sukralfat
Prostaglandin 4 x 200 mg
PPI /Proton Pump Inhibitor
Omeprazole 2 x 20 mg
Antagonis reseptor H2/ARH2
Simetidine 2 x 400mg atau 800mg /hari pada malam hari
Ranitidine 300 mg malam hari
c. Operasi