Anda di halaman 1dari 2

Faal ginjal

pada stadium permulaan faal ginjal masih normal, masih sanggup untuk mensekresikan urea,
kreatinin dan hasil-hasil metabolisme proteinmlainnya. bila sindroma nefrotik telah berjalan lama
dan menetap, biasanya telah terdapat kerusakan progresif dari glomerulus. Pada sindrima nefrotik
terdapat kenaikan oenjernihan ureum kreatinin dapat mencapai 200mmo per menit. Ureum serum
meninggi dapat mencapai 60-100 mg % walaupun filtrasi glomerulus normal bioa diberikan diet
kaya protein.
hiperlipoproteinemia
ienaikan kolesterol total serum dapat mencapai 400-600 mg% dan lipid 2-3 gram %. Biasanya
terjadi enurunan konsentarsi albumin serum disertai kenaikan konsenyrasi kolesterol total serum.
Konsentrasi HDL menunjukkan kenaikan sedangbpasa pasien sindroma nefrotik sedang tetapi
cenderung menurun bila terdapat hipoalbunemia berat.Konsentrasi LDL dan VLDL meninggi pada
permulaan penyakit, tetapi LDL akan menurunnpaea hipoalnumemia yang berat.
Perubahan protein serum
hipoproteinemia terutama disebabkan penurunan albumin dak jarang kurang dari 1 gram %.
Globulin serum cenderung normal atau sedikit meninggi . Bila sudah terdqpat kerusakan berat dari
glomerulus biasanya proteinuria non selektif dan gamma globulin dapat lolos melalui urin.
Gamma globulin seringkali meninggi, heta tlobulijndan fibrinogene cenderung meninggi pula.
Perubahan faal ginjal lainnya
metabolisme kalsium
Penurunan kalsium plasma sangat jarang dijumpai kecuali pada anak-anak. Pada sindroma
nefrotik dengan proteinemia masif jarang disertai hiperkalsiuri.
Aminosiduria
Aminosiduria jarang terjadi tetapi dapat menyebabkan keseimbangan negatif dari nitrogen bila
dalam keadaan berat.
Glikosuria
Hal ini terjadi diduga akibat kelainan faal tubulus ginjal.
Protein bound iodine
PenurunanPBI mungkin berhubungan eengan elskresi thyroxin binding protein. Penurunan
kecepatan metanolisme basal diduga berhubungan dengan edema.
pemeriksan radiologi
foto polos perut dan peilogram
Kedua ginjal membesar, mungkin disertai kompresi kalises akibat sembab intrarenal. Pemeriksaan
radiologi ini tidak rutin, diperlukan untukmmenentukan lokalisasi biopsi ginjal.

inferior veno-cavogram
pemeriksaan ini diperlukan untuk menentukan trombose vena renalis ataunkenaikan tekanan vena
renalis.
foto thorax
foto thorax digunakn untuk mengenal hidrothorax dan infeksi paru.
pemeriksan EKG
pemeriksaan ini digunakan untuk mengenal komplikasi penyakit jantung iskemia, hipokalemia
yang berhubungan dengannhiperaldosteronisme dan efek samping diuretik.