Anda di halaman 1dari 12

PEDOMAN MAHASISWA KEPERAWATAN

KUMPULAN ASUHAN
KEPERAWATAN
(Askep Koma
Miksedema)

2012

WWW.SAKTYAIRLANGGA.WORDPRESS.COM

dan TRH.wordpress. Gagal Jantung. 4. TRH dari hipotalamus tinggi karena tidak adanya umpan balik negatif baik dari TSH maupun HT.saktyairlangga. Hypotermia www. Trauma. Koma miksidema diakibatkan oleh malfungsi kelenjar tiroid.Definisi Koma Miksedema Miksedema adalah keadaan lebih lanjut yang diakibatkan oleh karena kadar hormon tiroid dalam darah berkurang. 7. narkotika. maka kadar HT yang rendah disebabkan oleh rendahnya kadar TSH. TSH. yang mempengaruhi semua sistem tubuh. Beberapa faktor yang memicu terjadinya koma miksidema secara tiba-tiba terutama pada penderita hipotiroidisme. maka kadar HormonTiroid (HT) yang rendah akan disertai oleh peningkatan kadar Tiroid Stimulating Hormon (TSH) dan Tiroid Releaxing Hormon (TRH) karena tidak adanya umpan balik negatif oleh HT pada hipofisis anterior dan hipotalamus. Hormon tiroid dalam darah berkurang karena kurang aktifnya kelenjar tiroid dalam menghasilkan hormon tiroid atau hormon tiroid yang dihasilkan terlalu sedikit (Hipotiroidisme) pada orang dewasa. Krisis miksedema berarti kekurangan/kekrisisan hormon tiroid dalam darah. 5. 2. Koma Miksedema adalah keadaan yang mengancam nyawa yang ditandai oleh eksaserbasi (perburukan) semua gejala hipotiroidisme. pembedahan kelenjar tiroid. dan obat anesthesi). Obat-obatan (sedative. Penurunan Hormon Tiroid dalam darah menyebabkan laju metabolism basal turun. antara lain : 1. Faktor infeksi. Perdarahan saluran pencernaan. atau karena pengaruh radioaktif yodium pada pengobatan gangguan tiroid. Etiologi Koma Miksedema Banyak kasus koma miksidema dilatarbelakangi karena Hipotiroidisme berat. 3. Hipotiroidisme yang disebabkan oleh malfungsi hipotalamus akan menyebabkan rendahnya kadar HT. Stroke.com Page 2 . Apabila hipotiroidisme terjadi akibat malfungsi hipofisis. 6. atau hipotalamus. hipofisis. Apabila disebabkan oleh malfungsi Kelenjar Tiroid.

Patofisiologi Koma Miksedema Kebanyakan pasien dengan koma myxedema memiliki riwayat hipotiroidisme. Manifestasi Koma Miksedema Ketika pasien mengalami koma miksedema berikut adalah tanda-tanda yang diperlihatkan: 1. kejang.saktyairlangga. Pembengkakan yang signifikan (edema) diseluruh tubuh dengan mata bengkak dan penebalan lidah 4. dan hilangnya pertiga bagian luar alis 5. Penatalakasanaan Koma Miksedema www. Kerja jantung melambat dan terjadi gangguan pemompaan darah. Saluran pencernaan tidak berfungsi dengan baik dan kadang-kadang menjadi lumpuh. Dalam situasi ini. Penumpukan cairan di sekitar paru-paru dan jantung (efusi pleura dan efusi pericardium) 7. disorientasi. suhu inti mungkin serendah 26. Kesulitan bernafas 6..com Page 3 .wordpress. sehingga mengharuskan operasi. dan akhirnya koma. 9. Rambut jarang. tetapi lebih disebabkan oleh kegagalan kelenjar hipofisis atau hipotalamus memberiakn sinyal kepada kelenjar tiroid untuk melakukan fungsi normal. Gangguan mental yang parah termasuk halusinasi. masalah tidak disebabkan oleh ketidakmampuan kelenjar tiroid untuk membuat hormon tiroid. 8.6o C 2. kering. 3. Kegagalan pengobatan gangguan kelenjar tiroid. Suhu tubuh biasanya rendah (hipotermi). tetapi tidak menerima sinyal dari kelenjar pituitari atau hipothalamus untuk membuat hormon tiroid yang mampu memproduksi.8. Peningkatan cairan dalam tubuh sebgai contoh penurunan kadar natrium karena pengenceran yang disebabkan oleh tubuh mempertahankan air ekstra. kelenjar tiroid normal.Sangat jarang.

pasien dengan koma miksedema sering merasakan sakit sehingga konversi ini terganggu. terutama pada pasien usia lanjut. miksedema koma umumnya dikelola oleh seorang spesialis tiroid (endokrinologi) karena pengobatan dapat rumit dan kritis. penggantian awal dilakukan dengan infus intravena.Perawatan mungkin termasuk dapat membantu pasien untuk bernapas dan pemanasan mereka untuk menaikkan suhu tubuh normal. Sering kali.wordpress. www. biasanya ada tumpang tindih dari dua hormon. manajemen berbeda. Pada pasien yang baik. Namun. karena sistem usus mungkin tidak menyerap baik. Sementara gangguan tiroid ringan dapat dikelola oleh dokter perawatan primer. banyak dokter memilih untuk mengobati pasien dengan T3 awalnya dan mulai terapi T4 juga. dalam kasus miksedema koma. Secara umum. Kelenjar tiroid juga memproduksi sejumlah kecil hormon lain. Banyak pendekatan yang berbeda digunakan. T3. Karena terapi T4 dapat mengambil satu bulan atau lebih untuk bekerja. Akibatnya.com Page 4 . Ini adalah metabolisme lebih aktif dari dua hormon. Perawatan diambil untuk menghindari kelainan irama jantung (aritmia) dan stres pada jantung.saktyairlangga. T4 diubah menjadi T3 di aliran darah. antibiotik dimulai sampai dapat dipastikan bahwa infeksi tidak terjadi lagi. yang dapat disebabkan oleh mengganti hormon tiroid terlalu cepat. Sementara hipotiroidisme umum tanpa miksedema biasanya dirawat dengan penggantian T4 (hormon yang dihasilkan dalam jumlah besar oleh kelenjar tiroid). Metode penggantian hormon tiroid pada pasien dengan koma miksedema adalah kontroversial.

operasi tiroid. TSH tinggi.saktyairlangga. B5 (Bowel) Konstipasi 6. B1 (Breathing) RR : dipsnea Sesak nafas saat melakukan aktifitas 2. yodium radioaktif atau pengobatan untuk penyakit tiroid. 2. pekerjaan. Data Demografi Identitas pada klien yang harus diketahui diantaranya: nama. Riwayat penyakit keluarga C. Kadar T4 serum rendah. status perkawinan. 3.ASUHAN KEPERAWATAN Asuhan Keperawatan pada Koma Miksedema Pengkajian A. Respon TSH ke TRH meningkat. B4 (Bladder) Oliguria 5.com Page 5 . jenis kelamin.wordpress. Riwayat penyakit dahulu Pasien pernah terkena hipotiroidisme. 4. reflek tendon menurun D. alamat. B3 (Brain) Penurunan kesadaran sampai koma 4. agama. Keluhan utama Sesak napas dan menggigil. www. 2. B6 (Bone) Parastesia. pendidikan. Pemeriksaan Fisik ( ROS : Review of System ) 1. B2 (Blood) Nadi : bradikardia Irama : regular Tekanan darah : hipotensi Pembesaran jantung. suku/bangsa. cardiac output menurun 3. umur. dan penanggung biaya. Data Laboratorium Pemeriksaan menunjukkan : 1. B. Riwayat Sakit dan Kesehatan 1. Riwayat penyakit saat ini Pasien dengan koma myxedema memiliki riwayat hipotiroidisme.

4. Hiponatremia.com Page 6 . DS : pasien mengeluh sesak DO : RR =30 x/menit Adanya otot bantu nafas. DS : pasien mengatakan mengigil DO : suhu = 34oc 3. www. DS :keluarga mengatakan pasien selalu dibantu dlm pemenuhan KDM DO : DS : pasien lama untuk menjawab ketika bertanya DO :status kesadaran Eyes = 1 Motorik = 1 Verbal = 1 Penyerapan air meningkat Metabolisme menurun Intoleransi aktifitas Penurunan ADP dan ATP metabolism anaerob Lelah Hipometabolisme Perubahan perfusi jaringan serebral Produksi ADP dan ATP Otot pernafasan inadekuat Suplay O2 otak menurun Gangguan neurologis Diagnose keperawatan 1. Pola nafas tidak efektif berhubungan dengan ketidakadekuatan kerja otot pernafasan.saktyairlangga. 5.wordpress. Kadar koleserol meningkat. hipoksia. cuping hidung 2. Analisa data No.3. Data 1. DS : DO : peristaltic usus = 1x/menit Etiologi Penurunan ADP dan ATP Masalah Pola nafas tidak efektif Otot pernafasan inadekuat Dypsnea Metabolism tubuh menurun Hipotermia Penurunan ADP dan ATP Produksi kalor tubuh menurun Metabolism turun Konstipasi GI aktifitas menurun Peristaltic usus menurun 4.

Berikan suhu ruang yang hangat. Konstipasi berhubungan dengan penurunan kerja peristaltik usus. Intoleransi aktifitas berhubungan dengan penurunan energi. 3. Berikan oksigen Rasional : oksigen membantu untuk pemenuhan kebutuhan oksigen. 4.saktyairlangga. Berikan posisi semi fowler.com Page 7 . Konstipasi berhubungan dengan penurunan aktifitas GI. Kriteria hasil : BAB lancar . 2. b. Rasional : pemantauan suhu tubuh untuk meminimalkan suhu pasien agar tidak turun. c. d. Hipotermia berhubungan dengan penurunan produksi kalor tubuh. d. Intervensi keperawatan 1. Tujuan : setelah 1x24 jam suhu meningkat. Kriteria hasil : suhu 37oc. Berikan health education untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung air dan lunak. Rasional : bedrest dianjurkan untuk meminimalkan penggunaan oksigen dalam tubuh. b.wordpress. Perubahan perfusi serebral berhubungan dengan penurunan suplay oksigen. Pola nafas tidak efektif berhubungan dengan ketidakadekuatan kerja otot pernafasan. akral HKM Intervensi : a. Kolaborasi pemberian obat laksatif. c. Anjurkan pasien untuk menggunakan selimut atau baju tebal. Kriteria hasil : RR= 24x/menit. 3. 5. Tujuan : setelah 2x24 jam pasien tidak mengalami konstipasi. Anjurkan pasien untuk bedrest. tidak sesak nafas Intervensi : a. Tujuan : setelah 1x24 jam pola nafas menjadi efektif. Pantau RR klien.2. b. Rasional : laksatif mempermudah BAB. Rasional : selimut atau baju tebal bertujuan untuk mengurangi penguapan suhu tubuh. Rasional : menjaga pola diet pasien www. Rasional : pemantauan bertujuan untuk mengetahui perkembanagan nafas klien. Anjurkan pasien untuk menghindari pendingin. Rasional : menghindari pendingin agar pasien lebih nyaman dan suhu tidak menurun. Rasional : agar pasien nyaman dan suhu ruangan tidak mempengaruhi suhu tubuh pasien. konsistensi lunak. Pantau suhu tubuh pasien. Intervensi : a. Rasional : posisi semifowler membantu dalam pengaliran oksigen. Hipotermia berhubungan dengan penurunan produksi kalor tubuh.

Intoleransi aktifitas berhubungan dengan penurunan energi. Berikan stimulasi lewat percakapan dan aktifitas yang. Kriteria hasil : peningkatan GCS. Rasional : mengetahui perkembangan GI pasien 4. Bantu pasien untuk memenuhi kebutuhan ketika pasien sedang lemah dan lelah. b.com Page 8 .wordpress. Jadwalkan pasien untuk istirahat dan mobilisasi sesuai dengan kondisi. Jelaskan kepada pasien dan keluarga bahwa perubahan pada fungsi kognitif dan mental merupakan akibat dan proses penyakit. c. Pantau gerakan peristaltic usus dan GI. Rasional : Memudahkan stimulasi dalam batas-batas toleransi pasien terhadap stres. Tujuan : setelah 2x24 jam partisipasi pasien meningkat untuk memenuhi kebutuhannya.c. Intervensi : a. Rasional : istirahat untuk menurunkan penggunaan energi b. Tujuan : setelah 2x24 jam kebutuhan oksigen serebral terpenuhi. Rasional : untuk memantau tingkat kesadaran pasien. Perubahan perfusi serebral berhubungan dengan penurunan suplay oksigen. Evaluasi status kesadaran.saktyairlangga. Berikan oksigen. Kriteria hasil : pasien dapat melakukan aktifitas secara mandiri Intervensi : a. tidak bersifat mengancam. d. www. Rasional : Meyakinkan pasien dan keluarga tentang penyebab perubahan kognitif dan bahwa hasil akhir yang positif dimungkinkan jika dilakukan terapi yang tepat. Rasional : meringankan tingkat aktifitas pasien 5. Rasional : membantu pasien untuk mendapatkan kebutuhan oksigen.

saktyairlangga.PENUTUP KESIMPULAN Gawat darurat endokrin adalah keadaan gawat darurat yang diakibatkan gangguan dari sistem endokrin.wordpress. Keadaan gawat darurat endokrin bisa diakibatkan oleh karena terganggunya produksi horman baik kelebihan maupun kekurangan produksi hormon oleh suatu kelenjar endokrin.com Page 9 . www. sehingga terjadi kondisi mengancam jiwa seseorang yang memerlukan pertolongan segera agar tidak terjadi kematian. Sebagai perawat kita harus mengetahui konsep dan penanganan koma miksedema dan krisis tiroid secara cepat dan tepat agar pasien tidak berlanjut ke keadaan yang lebih buruk. Diperlukan penatalksanaan sesegera mungkin agar tidak berlanjut ke keadaan yang lebih fatal yaitu penurunan kesadaran bahkan sampai dengan kematian.

Buku Saku Diagnosa Keperawatan Edisi 7. Lynda. Jakarta : ECG Brooker.saktyairlangga. 2007. 2001. Textbook of Medical-Surgical Nursing 3th Edition Juall.com/2011/02/asuhan-keperawatan-pasiendengan. Buku Saku Diagnosa Keperawatan Edisi 10.DAFTAR PUSTAKA (Anonim) http://vitriexbont. Kamus Saku Keperawatan Edisi 1. Gawat Darurat di Bidang Penyakit Dalam.wordpress. Jakarta : EGC Brunner & Suddent. 2001. Christine.html disitasi pada tanggal 20 September 2011pukul 19.com Page 10 . Jakarta : EGC www. 1999. Made. Jakarta : EGC Wilkinson.05 WIB Bakta.blogspot.

narkotika. Trauma. faktor infeksi. Gagal Jantung.serebral Gangguan perfusi jaringan perifer . Stroke. Energy otot ↓ hypothermia. perdarahan saluran pencernaan. dan obat Nutrisi kurang dari kebutuhan Metabolisme tubuh ↓ Produksi ATP dan ADP ↓ anesthesi).WOC KOMA MIKSEDEMA Koma Miksedema Hipotiroidisme Obat-obatan (sedative. kegagalan pengobatan gangguan Pembentukan kalor tubuh ↓ kelenjar tiroid. Hipotermi Metabolism anaerob Tidak adekuatnya kerja otot pernafasan Kekuatan kontraksi otot jantung ↓ kelelahan Penurunan fungsi pernafasan bradikardia Intoleransi aktifitas hipotensi Depresi ventilasi Supply O2 ke otak ↓ Aktivitas GI ↓ CO ↓ Gerak peristaltic usus ↓ Suplay darah ke tubuh menurun Konstipasi Dyspnea Gangguan neurologis Pola nafas inefektif Penurunan kesadaran koma Perubahan perfusi jar.

com Page 12 .wordpress.www.saktyairlangga.