Anda di halaman 1dari 43

Lapkas Dengue Fever

Herlan Boga KZ
2007730065
Kepaniteraan Klinik
Ilmu Kesehatan Anak
RS Islam Cempaka Putih
2016
Pembimbing
dr. Yulia Hernawati, Sp.A

Identitas pasien
Nama

: An. H
Tempat,Tanggal Lahir : Jakarta, 26 Agustus 2011
Usia : 4 th 3 bulan
JK : laki - laki
Nama Ayah : Tn. S
Pekerjaan ayah : Wiraswasta
Nama Ibu : Ny. A
Pekerjaan ibu : Ibu Rumah tangga
Alamat : Cempaka putih barat
Masuk RS : 23-01-2016
BB : 16 kg
PB : 95 cm

Anamnesis
Keluhan

Utama
Demam sejak 5 hari SMRS
Keluhan

Tambahan

Batuk
nafsu makan menurun

Riw. Peny. Sekarang

Os datang ke IDG RS Islam Cempaka Putih


dengan keluhan demam sejak 5 hari SMRS.
Demam dirasakan hilang timbul, demam
terutama sejak sore sampai keesokan
paginya. Demam timbul pertama tidak tinggi
lama kelamaan menjadi demam tinggi.
Semenjak demam os tidak nafsu makan, os
makan sedikit tapi tidak muntah. Os
merasakan batuk tidak berdahak
berbarengan dengan mulainya demam. Os
tidak merasakan sesak. Os merasakan
pusing dan terlihat malas beraktifitas hanya

Os tidak pernah mimisan selama demam


berlangsung. Keluhan gusi berdarah disangkal ibu
os. BAK tidak ada keluhan, BAB tidak mencret,
tidak keras, dan tidak pernah berdarah.
Ibu os telah membawa berobat ke klinik umum
dan diberikan obat penurun panas dan obat batuk
namun tidak ada perubahan.
Lingkungan rumah antar tetangga rapat. Saluran
got jarang dibersihkan dan tidak tertutup. Bak
kamar mandi dikuras setiap 2 hari sekali. Rumah
jarang disemprot semprotan serangga untuk
mengusir nyamuk. Tidur tidak memakai kelambu.

Lanjutan
RPD
Os tidak pernah merasakan keluhan yang sama seperti sekarang
sebelumnya.
Riw. Kejang demam (-), sesak nafas (-), Tb paru (+) pengobatan 6
bulan tuntas pada waktu umur 1 tahun.
RPK
Ayah os menderita keluhan yang sama dengan os dan dalam
waktu yang bersamaan, dan dirawat di RS yang lain.
Riw. Pengobatan
Ibu os membawa ke klinik 24 jam dan diberi obat penurun panas
dan obat batuk namun tidak ada perbaikan.
Riw. Alergi

Alergi obat & makanan (-)

Lanjutan
Riw.

Kehamilan & Kelahiran

Anak ke 1
ANC rutin ke bidan setempat
Pasien lahir cukup bulan di tolong bidan
BB lahir 3700 gram
PB lahir 48 cm

Kesan

: kehamilan dan kelahiran baik

Lanjutan
Riw. Tumbuh kembang
Motorik kasar

: duduk usia 6 bulan. Bisa berdiri tanpa


pegangan usia 10 bulan. Berjalan usia 11 bulan. Berlari
tanpa terjatuh usia 1,5 tahun.
Motorik halus : ibu lupa
Bicara : Bisa berbicara lancar usia 1,5 tahun.
Sosial : anak aktif

Kesan : Tumbuh kembang baik


Riw. Imunisasi
Imunisasi dasar sudah lengkap
Kesan : imunisasi dasar lengkap

Lanjutan
Riw. Makanan
ASI : setelah lahir sampai usia 2 tahun
Susu formula : susu sapi dimulai sejak

umur 1 tahun 7 bulan sampai sekarang.


Makanan saat ini :
Nasi + sayur + telur/ayam
3 kali/hari dalam 1 piring

Kesan : kuantitas & kualitas baik

Status Gizi
: 16 kg/51 bln median Gizi baik
TB/U : 95 cm/51 bln -2 SD Normal
BB/TB : 16 kg/95 cm 2 SD Normal
BB/U

Pemeriksaan Fisik
Keadaan
umum
Sakit
sedang
Composme
ntis

TTV
Nadi
102x/mnt
Suhu 38 C
Nafas
24x/mnt
TD tidak

Lanjutan
Kulit
Ptekiae (-)
Sianosis (-)

Kepala
Normocephal
Rambut hitam, tipis, dan tidak mudah

rontok

Lanjutan
Mata
Refleks pupil
ishokor
Konjungtiva
tidak anemis
Sklera tidak
ikterik
Palpebra tidak
edema

Hidung
Tidak ada
Septum deviasi
Sekret tidak
ada
Epistaksis tidak
ada

Lanjutan
Mulut
Bibir
kering (-),
Gusi
berdarah
(-), Coated
tongue (-),
caries gigi
(-)
Faring
hiperemis
(+), T2/T2
hiperemis

Leher
Tidak ada
pembesaran
KGB
Tidak ada
pembesaran
tiroid

Telinga
secret (-),
darah (-)

Lanjutan
Paru
Pergerakan
simetris
Nyeri tekan
tidak ada
Vesikuler
Ronkhi tidak
ada

Jantung
BJ I & II
murni,
murmur (-),
gallop (-)

Lanjutan
Abdomen

Ekstremitas

Supel
Nyeri tekan
(-)
Hepatomegal
i (-)
Splenomegali
(-)

Edema
peritibial -/ RCT < 2
detik
Akral hangat
Sianosis (-)

PEMERIKSAAN
LABORATORIUM
tgl 23 januari 2016 di sunter medical center
Pemeriksaan

Hasil

Satuan

Nilai normal

Hemoglobin

10.6

g/dl

14-16

Leukosit

3.4

Ribu/mm3

5-10

Hematokrit

32

40-48

Trombosit

259

Ribu/mm3

150-400

Tgl 23 januari 2016 di RSIJCP


Pemeriksaan

Hasil

Satuan

Nilai rujukan

Hemoglobin

12.0

g/dl

10.7-14.7

Leukosit

3.65

10/L

5.00-14.50

Hematokrit

35

31-43

Jumlah trombosit

152

10/L

217-491

Eritrosit

4.72

10/L

3.70-5.70

MCV/VER

74

fL

72-88

MCH/HER

25

Pg

23-31

MCHC/KHER

34

g/dl

32-36

Anti dengue igM

(-) Negatif

Negatif

Anti dengue igG

(-) Negatif

Negatif

Pemeriksaan lab tgl 24


Januari 2016 RSIJCP
Pemeriksaan

Hasil

Satuan

Nilai rujukan

Hemoglobin

12.4

g/dl

10.7-14.7

Leukosit

3.57

10/L

5.00-14.50

Hematokrit

36

31-43

Jumlah trombosit

133

10/L

217-491

Eritrosit

4.66

10/L

3.70-5.70

MCV/VER

74

fL

72-88

MCH/HER

26

Pg

23-31

MCHC/KHER

34

g/dl

32-36

Pemeriksaan lab tgl 25


januari 2016 RSIJCP
Pemeriksaan

Hasil

Satuan

Nilai rujukan

Hemoglobin

12.6

g/dl

10.7-14.7

Leukosit

3.67

10/L

5.00-14.50

Hematokrit

37

31-43

Jumlah trombosit

120

10/L

217-491

Eritrosit

4.96

10/L

3.70-5.70

MCV/VER

74

Fl

72-88

MCH/HER

26

Pg

23-31

MCHC/KHER

35

g/dl

32-36

Resume
ANAMNESIS
demam sejak 5 hari SMRS, demam dirasakan hilang timbul,
demam terutama sejak sore sampai keesokan paginya. Demam
timbul pertama tidak tinggi lama kelamaan menjadi demam tinggi.
Semenjak demam os tidak nafsu makan, os merasakan batuk
tidak berdahak berbarengan dengan mulainya demam. Os
merasakan pusing dan terlihat malas beraktifitas hanya mau tidur,
Ibu os telah membawa berobat ke klinik umum dan diberikan obat
penurun panas dan obat batuk namun tidak ada perubahan.
Lingkungan rumah antar tetangga rapat. Saluran got jarang
dibersihkan dan tidak tertutup. Bak kamar mandi dikuras setiap 2
hari sekali. Rumah jarang disemprot semprotan serangga untuk
mengusir nyamuk. Tidur tidak memakai kelambu.
PEMERIKSAAN FISIK
TTV : Suhu 38 C
Faring : Faring hiperemis (+), T2/T2 hiperemis (+)

Diagnosa Kerja
Diagnosis Kerja
Demam dengue
Tonsilitis
Diagnosis banding
Demam tifoid

Rencana
pemeriksaan
Darah Rutin per 12
jam
Widal test hari ke 7
demam

Rencana Terapi
Non-Farmakoterapi:
IVFD RL 18 tpm
(makro) jika masih
demam & IVFD RL.
Diet tinggi protein
tinggi karbohidrat.
Farmakoterapi
Paracetamol syr 3dd 1
cth
Edukasi :
banyak minum air
putih 1,5-2 liter/hari
bersihkan lingkungan
rumah
tidur memakai
kelambu

Analisa kasus

Sesuai dengan dengue fever tanpa


perdarahan

TINJAUAN PUSTAKA

Definisi
Demam

dengue atau DBD adalah


penyakit infeksi yang disebabkan oleh
virus dengue yang disebarkan oleh
nyamuk
aedes
aegypti
dengan
manifestasi klinis demam, nyeri otot
atau nyeri sendi yang disertai
leucopenia,
ruam,
limfadenopati,
trombositopenia, dan hemoragik.

Etiologi
Virus dengue termasuk dalam genus
Flavivirus, keluarga Flaviviridae.
Flavivirus merupakan virus dengan diameter
30 nm terdiri dari asam ribonukleat rantai
tunggal dengan berat molekul 4x10 6.
Ada 4 serotipe yaitu DEN-1, DEN-2, DEN-3,
DEN-4.
Serotipe DEN-3 merupakan jenis yang sering
dihubungkan dengan kasus-kasus parah.

Patofisiologi
1. Virus
dalam
darah
manusia
masuk ke
dalam
tubuh
nyamuk
saat
gigitan
pertama
3. Virus
memasuki
tubuh
manusia
pada
gigitan
kedua.

2. Virus
berkemb
ang
dalam
tubuh
nyamuk
& masuk
kelenjar
saliva

Lanjutan

Lanjutan

Manifestasi Klinis

Kriteria DBD WHO 1975

Demam tinggi mendadak dan terus menerus 2-7


hari.

Manifestasi perdarahan, minimal uji tourniquet


positif dan salah satu bentuk perdarahan lain
(peteki,
purpura,
ekimosis,
(epistaksis,
perdarahan gusi), hematemesis dan atau melena.

Pembesaran hati.

Syok yang ditandai oleh nadi lemah dan cepat


disertai tekanan nadi menurun ( 20 mmHg),
tekanan darah menurun (tekanan sistolik 80

DD

GEJALA KLINIS

DBD

++

Nyeri Kepala

+++

Muntah

++

Mual

++

Nyeri otot

++

Ruam kulit

++

Diare

Batuk

Pilek

++

Limfadenopati

Obstipasi

Uji turniquet +

++

++++

Petekie

+++

Perdarahan sal cerna

++

Hepatomegali

+++

Nyeri perut

+++

++

Trombositopenia

++++

Syok

+++

Buku Ajar Infeksi dan Pediatrik Tropis edisi ke-2. Penerbit Bagian Ilmu Kesehatan Anak
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia 2002.

Lanjutan
Trombositopeni
a
(
100.000/ul).
Hemokonsentra
si (yang dilihat
dari
peningkatan
nilai hematokrit
20%).
Dibuktikan
dengan

Pemeriksaan penunjang
HHTL
Uji

serologis

Tatalaksana Tersangka DBD


Demam tinggi, mendadak <7 hari
Lesu, tidak ada ISPA
Ada kedaruratan
Syok
Kejang
Kesadaran menurun
perdarahan

Tidak ada kedaruratan


Uji Torniquet
negatif

positif

Trombosit
100.000/ul

Trombosit
>100.000/ul
Rawat jalan
kontrol tiap hari
sp demam reda

Rawat inap

Nasehat orang tua


Demam menetap >3 hari
Periksa Hb, Ht, leukosit, trombosit

Tatalaksana
dengue
Dapat minum
Minum banyak 1 2 l/hari
Parasetamol
Antikonvulsif bila perlu

Tidak dapat minum


Muntah terus menerus

Infus D5%:NaCl 0.9%=3:1


Tetesan rumatan
Periksa Hb, Ht, trombo tiap 6-12jam

Monitor klinis & lab


Tanda syok
Diuresis
Perdarahan
Hb,Ht,trombo tiap 6-12jam

Perbaikan

Demam

Pulang

Ht naik, trombosit turun

Infus ganti Ringer laktat

Tatalaksana DBD Ht
Cairan >20%
awal
67ml/kgBB/jam
Monitor tanda vital
Hb,Ht,trombo tiap 6 jam
Perbaikan

Tidak ada perbaikan


Gelisah
Distres nafas
Frek nadi naik
Ht tinggi
Tek nadi
<20mmHg
Diuresis kurang

Tidak gelisah
Nadi kuat
Tek drh stabil
Ht turun
Diuresis 1ml/kgBB/jam

Tetesan dikurangi
5ml/kgBB/jam

Tetesan dinaikkan
10-15 ml/kgBB/jam

Evaluasi 15 menit

3ml/kgBB/jam
Stop dalam 24-48jam

Tatalaksana DSS

Tanda vital tidak stabil

DBD syok

O2 2-4 l/menit
Penggantian Vol cairan plasma :
RL/NaCL 0,9% : 20ml/kgbb/jam
secepatnya (bolus dalam 30 menit)

Evaluasi 30 menit, syok telah teratasi? ( pantau tanda


Vital tiap 10 menit ).

Ya
Tetesan sesuaikan
10mg/kgBB/jam

valuasi ketat
anda vital, Diuresis,tanda perdarahan
HHTL

Tidak

Lanjutkan cairan
20mg/kgBB/jam +
Dekstran/FPP 10-20ml/kgBB/jam (
max 30 )
Koreksi asidosis
Evaluasi 1 jam

Teratasi

Stabil dlm 24 jam/Ht< 40


Tetesan 5 ml/kgBB/jam

Tidak teratasi

Ht
turun

Stop cairan tidak >48 jam


setelah syok teratasi

Transfusi darah segar


10 ml/kgBB diulang
Sesuai kebutuhan

naik
Koloid
20ml/kgBB

Kriteria Memulangkan
Tidak

demam selama 24 jam tanpa


antipiretik
Nafsu makan membaik
Klinis perbaikan
Hematokrit stabil
Trombosit > 50.000/ul dan cenderung
meningkat
Tidak dijumpai distres pernapasan
3 hari setelah syok teratasi

Pencegahan

Pembersihan jentik
Program

pemberantasan sarang nyamuk

(PSN)
Menggunakan ikan (cupang, sepat)

Pencegahan gigitan nyamuk


Menggunakan kelambu
Menggunakan obat nyamuk (bakar, oles)
Tidak melakukan kebiasaan berisiko (tidur

siang, menggantung baju)


Penyemprotan (fogging)

Referensi

Buku ajar infeksi pediatri tropis 2008

Pelayanan medis RSCM 2007

Patogenesa & perubahan patofisiologi infeksi


virus dengue, penelitian DBD FK Unair Surabaya

Pedoman diagnosis dan terapi, ilmu kesehatan


anak edisi ke 3, 2005

Diagnosis Fisis pada Anak, Sagung seto 2003

Pedoman terapi dengue WHO 2014

TERIMA KASIH