Anda di halaman 1dari 5

Iqbal n makiy

Isosorbidedinitrat
ISDN diberikan 3 kali sehari, yaitu jam 06.00, 12.00 dan 18.00 karena dari jam 18.00 petang
sampai jam 06.00 pagi digunakan sebagai waktu toleransi akumulasi penhilangan nitrat di dalam
tubuh, karena eliminasi nitrat di dalam tubuh membutuhkan waktu selama 10-12 jam. Jika nitrat
mengenmdap dalam darah maka dapat menyebabkan methemoglobinemia simptomatik.
ISDN merupakaan relaksasiototpolos vascular yang mengakibatkan vasodilatasi umum. Nitrat
dimetabolisme menjadi radikal bebas nitrat oksida. Nitrat oksida dianggap sebagai factor
penurun relaksasi endothelium yang memodulasi vascular tone. Nitrat oksida mengaktifkan
guanilatsiklase, mengakibatkan peningkatan guanosin-3, 5 monofosfat (siklik GMP) yang
akhirnya mengarah ke defosforilasi rantai ringan myosin, sehingga menghasilkan vasodilatasi.
ISDN banyak digunakan sebagai vasodilator (pelebar pembuluh darah) terutama pada kondisi
angina pectoris dancongestive heart failure, yaitu ketika jantung tidak mampu memompa cukup
darah untuk memenuhi kebutuhan tubuh. ISDN lebih bermanfaat untuk tujuan pencegahan
serangan angina, untuk pencegahan ISDN lebih disukai dalam bentuk long acting.
Nitrat meredakan angina pectoris dengan menginduksi relaksasi otot polos vascular perifer,
sehingga ada pelebaran arteri dan vena, hal ini mengurangi aliran balik vena darah kejantung
yang pada gilirannya menyebabkan tuntutan penurunan oksigen pada jantung. Dan nitrat dapat
meningkatkan pasokan oksigen miokard dengan dilatasi arteri coroner besar dan
mendistribusikan aliran darah, meningkatkan suplai oksigen ke daerah iskemik.
ISDN digunakan secara sublingual 2,5-5 mg mono nitrate dinitrate. Jika bantuan tidak tercapai
setelah dosis tunggal selama serangan akut, dapat memberikan dosist ambahan pada interval 5
sampai 10 menit; memberikan tidak lebih dari 3 dosis dalam periode 15 hingga 30 menit.
Digunakan pada serangan akut angina pectoris. Onset 2-3 menit, durasi 1-3 jam.
ISDN diberikansecaraperoral (tablet konvensional) 5-20 mg diberikan 2-3 kali sehari, diikuti
dengan dosis pemeliharaan 10-40 mg diberikan 2-3 kali sehari (beberapa pasien mungkin
memerlukan dosis yang lebih tinggi). Digunakan untuk pencegahan serangan angina pectoris.
Onest 30-60 menit, durasi 4-6m.
Untuk angina, ISDN diberikan secara peroral dengan dosis 5-40 mg terbagi dalam 4 waktu,
perhari, atau 40 mg setiap 8-12 jam dalam bentuk sustained release. Atau diberikan secara sub
lingual 2,5-5 mg setiap 5-10 menit, maksimal 3 dosis dalam 15-30 menit.

Tugas Telaah resep

Iqbal n makiy

Telaah resep:

Kejelasan tulisan dari resep

Benar nama obat

Benar dosis

Frekuensi dan rute pemberian obat

Kontraindikasi obat

Duplikasi obat

Riwayat alergi

Interaksi obat

Berat badan pasien

benar
Benarpasien

Benarobat.

Benardosis.

Benarcarapemberian.

Benarrutepemberian.

R/ Vestein 75 mg
Salbutamol 0,25 mg
Dexamethason 0,125 mg
Vitamin C 10 mg
m.f.pulvdtd no XV
S. 3.d.d I

Vestein
Kandungan: erdostein 300 mg

Indikasi: mukolitik pada gangguan saluran nafas akut dan kronik


Dosis: Dewasa: 2-3 kali sehari 300 mg. Anak 20-30 kg 3 x sehari 175 mg, anak 15-20 kg 2 x
sehari 175 mg.
Kontraindikasi: hipersensitif, pasien gagal fungsi hati berat, pasien gagal ginjal berat, hipertiroid,
gastritis, glaucoma, hipertrofi, prostat, ulkus peptikum aktif.
Peringatan: penderita gangguan fungsi hati berat sebaiknya dosis tidak melebihi 300 mg/hari.
Efek samping: mual, muntah, nyeri perut, diare, kesulitan bernafas, gatal, ruam kulit.

Salbutamol
Kandungan: salbutamol 2 mg
Indikasi: kejang bronkus pada semua jenis asma bronkial, bronchitis kronis dan emphysema.
Kontraindikasi: penderita yang hipersensitif terhadap obat ini
Dosis: Dewasa (>12 tahun): 2-4 mg, 3-4 kali sehari. Anak 2-6 tahun 1-2 mg, 3-4 kali sehari, 6-12
tahun 2 mg, 3-4 kali sehari.
Efek samping: pada dosis yang dianjurkan tidak ditemukan adanya efek samping yang serius.
Pada pemakaian dosis besar dapat menyebabkan tremor halus pada otots kelet, palpitasi, kejang
otot, takikardi, sakit kepala dan ketegangan.
Peringatan: hati-hati pada penderita thyrotoxicosis, hipertensi, gangguan kardiovaskular,
hipertiroid, dan diabetes mellitus
.
Dexamethasone
Kandungan: dekamethason 0,5 mg
Dosis: dewasa 4 kali sehari satu atau dua tablet sesudah makan. Anak 3-4 kali sehari setengah
tablet sesudah makan dan sebelum tidur.

Indikasi: antiinflamasi, rematik arthritis, alergi dermatitis, penyakit kulit


Kontraindikasi: penderita yang hipersensitivitas terhadap deksametason, penderita infeksi jamur
sistemik, jangan diberikan kepada penderita herpes, simpleks pada mata, tuberculosis aktif,
wanita hamil, karena akan terjadi hipoadrenalisme pada bayi yang dikandungnya.
Efek samping: pengobatan yang berkepanjangan dapat mengakibatkan efek katabolic steroid
seperti kehabisan protein, osteoporosis, dan penghambatan pertumbuhan anak.

Vitamin C
Kandungan: vitamin C 50 mg
Indiaksi: membantu memenuhi kebutuhan vitamin C
Dosis: 1 kali sehari 1 tablet