Anda di halaman 1dari 9

ANALISIS ANTRIAN

Bahan Kuliah
Fakultas :
Program Studi :
Tahun Akademik :
Kode - Nama Mata Kuliah :
Pertemuan :
Dosen :

Ilmu Komputer
Teknik Informatika
Ganjil 2012/2013
CCR314 Riset Operasional
13 (On-Line)
Taufiqur Rachman, ST., MT

UNIVERSITAS ESA UNGGUL


Jl. Arjuna Utara No.9, Tol Tomang, Kebon Jeruk
Jakarta Barat 11510, Telepon: 021 5674223

Materi #12 CCR314 Riset Operasional

6623 Taufiqur Rachman

Analisis Antrian
Definisi
Analisis antrian merupakan bentuk analisis probabilitas. Hasil dari
analisis antrian yaitu karakteristik operasional yang merupakan nilai rata-rata
dari karakteristik yang menggambarkan kinerja suatu sistem antrian.
Sedangkan hasil dari karakteristik operasional yaitu statistik operasi yang
dapat digunakan untuk mengambil keputusan dalam suatu operasi yang
mengandung masalah antrian.
Model Antrian
Terdapat beberapa model sistem antrian, antara lain:
1. Sistem pelayanan tunggal (single-server system).
Merupakan bentuk paling sederhana dari sistem antrian. Dalam sistem
ini, kombinasi antara mesin kas dan tempat kasir disebut server (fasilitas
pelayanan) dan para pelanggan yang menunggu giliran yang membentuk
suatu baris disebut waiting line atau antrian (queue).
2. Sistem pelayanan multiple (multiple-server system).
Adalah baris antrian tunggal yang dilayani oleh lebih dari satu pelayan.
Contoh penerapan sistem ini terdapat pada bank yang ada bagian tertentu
menangani pertanyaan-pertanyaan atau pengaduan-pengaduan dari
customer.
Gambar berikut ini menunjukkan komponen-komponen dari model
antrian.

Gambar 1. Komponen Satu Saluran Satu Tahap

Gambar 2. Komponen Satu Saluran Banyak Tahap

Universitas Esa Unggul Jakarta, 2012

2/9

Materi #12 CCR314 Riset Operasional

6623 Taufiqur Rachman

Gambar 3. Komponen Banyak Saluran Satu Tahap

Gambar 4. Komponen Banyak Saluran Banyak Tahap


Dalam model antrian terdapat faktor-faktor untuk menganalisa antrain,
antara lain:

Disiplin antrian, yaitu urutan di mana para pelanggan yang menunggu


dilayani.

Populasi pelanggan, yaitu sumber pelanggan yang mungkin terbatas atau


tidak terbatas.

Tingkat kedatangan, yaitu frekuensi pelanggan datang dalam antrian


berdasarkan suatu distribusi probabilitas.

Tingkat pelayanan, yaitu jumlah rata-rata pelanggan yang dapat dilayani


selama suatu periode tertentu.
Sistem Antrian Pelayanan Tunggal
Sistem antrian pelayanan tunggal memiliki karakteristik sebagai berikut:

1. Populasi pelanggan yang tidak terbatas.


2. Disiplin antrian pertama datang, pertama dilayani.
3. Tingkat kedatangan berdasarkan distribusi Poisson.
4. Waktu pelayanan eksponensial.
Universitas Esa Unggul Jakarta, 2012

3/9

Materi #12 CCR314 Riset Operasional

6623 Taufiqur Rachman

Dengan karakteristik tersebut, dan asumsi bahwa:


dimana:

= tingkat kedatangan
= tingkat pelayanan

Berlaku formula sebagai berikut:


1. Probabilitas tidak adanya pelanggan dalam suatu
sistem antrian (baik sedang dalam antrian maupun
sedang dilayani).
2. Probabilitas terdapat n pelanggan dalam suatu
sistem antrian.
3. Rata-rata jumlah pelanggan dalam suatu sistem
antrian.
4. Rata-rata jumlah pelanggan yang berada dalam
baris antrian.
5. Waktu rata-rata dihabiskan seorang pelanggan
dalam keseluruhan sistem antrian (yaitu, waktu
menunggu dan dilayani).
6. Waktu
rata-rata
yang
dihabiskan
seorang
pelanggan untuk menunggu dalam antrian sampai
dilayani.
7. Probabilitas bahwa pelayan sedang sibuk (yaitu,
probabilitas seorang pelanggan harus menunggu),
dikenal dengan faktor utilisasi.
8. Probabilitas bahwa pelayan menganggur.

Sistem Antrian Pelayanan Multiple


Formula antrian untuk sistem pelayanan
berdasarkan asumsi:

Disiplin antrian pertama datang pertama dilayani.

Kedatangan berdasarkan distribusi Poisson.

Waktu pelayanan eksponensial.

Populasi yang tidak terbatas.

Universitas Esa Unggul Jakarta, 2012

multiple dikembangkan

4/9

Materi #12 CCR314 Riset Operasional

6623 Taufiqur Rachman

Parameter model pelayanan multiple adalah sebagai berikut:


= tingkat kedatangan.

= tingkat pelayanan.

= jumlah pelayan.

c = rata-rata pelayanan efektif sistem tersebut, dimana nilainya harus


melebihi tingkat kedatangan (c > ).
Formula Sistem Antrian Pelayanan Multiple, antara lain:
1. Probabilitas tidak adanya pelanggan dalam sistem tersebut.

2. Probabilitas terdapat n pelanggan dalam sistem antrian tersebut.


;
untuk

untuk

3. Jumlah rata-rata pelanggan dalam sistem antrian tersebut.

4. Waktu rata-rata yang dihabiskan pelanggan dalam sistem antrian.

5. Jumlah rata-rata pelanggan dalam antrian tersebut.

6. Waktu rata-rata yang dihabiskan pelanggan dalam antrian menunggu untuk


dilayani.

Universitas Esa Unggul Jakarta, 2012

5/9

Materi #12 CCR314 Riset Operasional

6623 Taufiqur Rachman

7. Probabilitas seorang pelanggan yang datang dalam sistem tersebut harus


menunggu untuk dilayani.

Keterangan: Dalam formula di atas jika c=1 (yaitu, terdapat satu pelayan),
maka formula tersebut menjadi pelayanan tunggal.
Contoh
Petugas pelayanan pinjaman pada sebuah bank mewawancara seluruh nasabah
yang ingin membuka rekening pinjaman baru. Tingkat kedatangan para
nasabah tersebut adalah 4 nasabah per jam berdasarkan distribusi Poisson, dan
petugas rekening tersebut menghabiskan waktu rata-rata 12 menit untuk setiap
nasabah yang ingin membuka rekening baru.
A. Tentukan karakteristik operasi untuk sistem ini.
B. Tambahkan seorang petugas baru pada sistem tersebut, sehingga
sekarang menjadi sistem antrian pelayanan multiple dengan dua saluran
dan tentukan karakteristik operasi yang diminta pada bagian A.
Jawaban A
Karakteristik operasi untuk sistem tersebut adalah sistem pelayanan tunggal,
dengan:
= 4 nasabah per jam kedatangan
= 5 nasabah per jam yang dilayani

Probabilitas tidak adanya nasabah dalam sistem (P0)

Jumlah nasabah rata-rata dalam sistem antrian (L)

Jumlah nasabah rata-rata dalam baris antrian (Lq)

Waktu rata-rata yang dihabiskan seorang pelanggan dalam keseluruhan


sistem antrian (W)

Universitas Esa Unggul Jakarta, 2012

6/9

Materi #12 CCR314 Riset Operasional

6623 Taufiqur Rachman

Waktu rata-rata yang dihabiskan seorang pelanggan untuk menunggu dalam


antrian sampai dilayani (Wq)

Probabilitas petugas rekening baru akan sibuk dan nasabah harus menunggu
(Pw)

Jawaban B
Ketika ditambahkan 1 orang petugas baru, maka karakteristik operasi untuk
sistem tersebut adalah sistem pelayanan multiple, dengan:
= 4 nasabah per jam kedatangan
= 5 nasabah per jam yang dilayani
c = 2 petugas yang datang

Probabilitas tidak adanya nasabah dalam sistem (P0)

Jumlah nasabah rata-rata dalam sistem antrian (L)

Jumlah nasabah rata-rata dalam baris antrian (Lq)

Waktu rata-rata yang dihabiskan seorang pelanggan dalam keseluruhan


sistem antrian (W)

Universitas Esa Unggul Jakarta, 2012

7/9

Materi #12 CCR314 Riset Operasional

6623 Taufiqur Rachman

Waktu rata-rata yang dihabiskan seorang pelanggan untuk menunggu dalam


antrian sampai dilayani (Wq)

Probabilitas petugas rekening baru akan sibuk dan nasabah harus menunggu
(Pw)

Referensi
Heizer, Jay and Render, Barry. Operations Management (Manajemen
Operasi). Edisi Tujuh. Salemba Empat. 2005
Taylor III, Bernard W. Intorduction to Management Sicience (Sains
Manajemen). Edisi Delapan. Salemba Empat. 2008

Universitas Esa Unggul Jakarta, 2012

8/9

Materi #12 CCR314 Riset Operasional

6623 Taufiqur Rachman

Tugas On-Line 5
Soal
1. Restoran cepat saji mempunyai loket drive-through. Pelanggan dalam mobil
datang rata-rata 10 orang per jam. Dibutuhkan rata-rata 4 menit untuk
menerima dan mencatat pesanan. Restoran mempunyai target penyiapan
pesanan 3 menit. Apakah sistem saat ini dapat mencapai target tersebut?
2. Sebuah toserba memiliki 3 pramuniaga dengan 10 pelanggan datang per
jamnya dan tiap pramuniaga dapat melayani 4 pelanggan per jam. Tentukan
probabilitas tidak adanya pelanggan yang akan dilayani dan jumlah rata-rata
pelanggan yang dilayani oleh tiap pramuniaga.
Cara Menjawab
Kirimkan jawaban tersebut pada hybrid learning di Tugas On-line 5 CCR-314,
paling lambat Minggu, 13 Desember 2012, pkl. 13.30 wib.
### Selamat Mengerjakan ###

Universitas Esa Unggul Jakarta, 2012

9/9