Anda di halaman 1dari 7

c

Ê Ê



 ‘    

Bunyi adalah suatu bentuk gelombang longitudinal yang merambat secara


perapatan dan perenggangan terbentuk oleh partikel zat perantara serta ditimbulkan
oleh sumber bunyi yang mengalami getaran.

Apabila sebuat senar gitar kita petik maka akan terjadi getaran pada senar gitar
yang menimbulkan bunyi. Jika senar dawai gitar tersebut kita pegang, maka getaran
dan bunyi pada senar akan hilang.

Gema terjadi jika bunyi dipantulkan oleh suatu permukaan, seperti tebing
pegunungan, dan kembali kepada kita segera setelah bunyi asli dikeluarkan.
Kejernihan ucapan dan musik dalam ruangan atau gedung konser tergantung pada cara
bunyi bergaung di dalamnya. Bunyi atau suara adalah kompresi mekanikal atau
gelombang longitudinal yang merambat melalui medium. Medium atau zat perantara
ini dapat berupa zat cair, padat, gas. Jadi, gelombang bunyi dapat merambat misalnya
di dalam air, batu bara, atau udara jadi, gema adalah gelombang pantul/ reaksi dari
gelombang yang dipancarkan bunyi.

Gelombang bunyi terdiri dari molekul-molekul udara yang bergetar maju-


mundur. Tiap saat, molekul-molekul itu berdesakan di beberapa tempat, sehingga
menghasilkan wilayah tekanan tinggi, tapi di tempat lain merenggang, sehingga
menghasilkan wilayah tekanan rendah. Gelombang bertekanan tinggi dan rendah
secara bergantian bergerak di udara, menyebar dari sumber bunyi. Gelombang bunyi
ini menghantarkan bunyi ke telinga manusia,Gelombang bunyi adalah gelombang
longitudinal.

 ‘ S    

Ïada suhu udara 15 derajat selsius bunyi dapat merambat di udara bebas pada kecepatan
340 meter per detik. Rumus cepat rambat bunyi adalah v = S/t yaitu jarak tempuh dibagi
waktu tempuh. Suhu udara yang lebih panas atau lebih dingin memengaruhi kecepatan
bunyi di udara. Semakin rendah suhu udara makan cepat rambat bunyi semakin cepat
karena partikel udara lebih banyak.

Bunyi tidak dapat terdengar pada ruang hampa udara karena bunyi membutuhkan zat
perantara untuk menghantarkan bunyi baik zat padat, cair maupun gas.

Bunyi pantul dibedakan menjadi 3 macam yaitu :


•

1.‘ Bunyi pantul memperkuat bunyi asli yaitu bunyi pantul yang dapat memperkuat
bunyi asli. Biasanya terjadi pada keadaan antara sumber bunyi dan dinding pantul
jaraknya tidak begitu jauh (kurang dari 10 meter)
2.‘ Gaung adalah bunyi pantul yang terdengar hampir bersamaan dengan bunyi asli.
Biasanya terjadi pada jarak antara 10 sampai 20 meter.
3.‘ Gema adalah bunyi pantul yang terdengar setelah bunyi asli. Biasanya terjadi pada
jarak lebih dari 20 meter

Ïerbedaan antara Nada dengan Desah, Nada adalah bunyi yang mempunyai
frekuensi teratur sedangkan Desah adalah bunyi yang mempunyai frekuensi tidak
teratur.

Beberapa manfaat gelombang bunyi dalam hal ini adalah pantulan gelombang
bunyi adalah
1.‘ dapat digunakan untuk mengukur kedalaman laut disini yang digunakan adalah
bunyi ultrasonik
2.‘ mendeteksi janin dalam rahim, biasanya menggunakan bunyi infrasonik
3.‘ mendeteksi keretakan suatu logam dan lain-lain.
4.‘ diciptakannya speaker termasuk manfaat dari bunyi audiosonik.

Ïersamaan yang digunakan dalam bunyi sama dengan dalam gelombang yaitu v = s/t.
Untuk bunyi pantul digunakan persamaan v = 2.s/t

 ‘ ! "

Sumber bunyi berasal dari benda yang bergetar. Dari sumber bunyi ke telinga
terjadi perambatan enerfi. Gelombang bunyi termasuk gelombang mekanik dan
longitudinal. Gelombang bunyi merambat melalui medium seperti gas, cair atau padat.
Kecepatan perambatan gelombang bunyi di dalam zat padat lebih cepat dibandingkan
dengan kecepatan di dalam gas atau udara. Gelombang bunyi tidak dapat merambat di
dalam ruang hampa. Untuk menentukan kecepatan bunyi di udara dapat digunakan
percobaan resonasi. Bunyi termasuk gelombang longitudinal yang dapat merambat pada
medium padat, cair atau gas.

 Ê ##


!adalah gejala mengeras dan melunaknya bunyi yang terjadi


secara teratur disebabkan oleh interferensi dua nada yang
frekuensinya berbeda sedikit.

fi ¹ f2 Þ $%&'
% !(gejala terjadinya dua pengerasan bunyi yang
berturutan. (% !$) &! *&) + 

ô

 "adalah ikut bergetarnya suatu benda karena pengaruh


getaran benda lain di dekatnya. Jadi freknensi kedua benda
sama.

f1 = f2 Þ Df = 0 Þ bunyi saling berinterferensi sempurna


(saling menguatkan).

6‘   !", ! ! -!(


d  


 = gaya tegang tali = m.g


gaya beban
 = massa tali / panjang tali = m/l

6‘   !".!" !+ !(

c ‘ zat padat 


 


2. zat cair 


 
  
 
 





 


E = modulus elastis zat padat

 = kerapatan medium perambat


B = modulus Bulk zat cair

6‘   !" !  .+(

,$! 

l = panjang gelombang (m)


f =frekuensi gelombang (Hz)

6‘   !".!" !+ !(


 


Ï = tekanan gas (N/m2)

Jika perambatan bunyi dalam gas dianggap sebagai proses adiabatik maka:


d 

!"
  #$%&' ()*+),-
!d

r = kerapatan gas
T = suhu mutlak
M = massa satu mol gas(BM)

 ‘ # 

Sumber bunyi (berupa benda-benda yang bergetar) terbagi tiga, yaitu dawai (senar/tali)
pipa organa terbuka dan pipa organa tertutup.

6‘ # /#."+
Ê/ S$
#."+0

$.1%'+! untuk fo Þ n = 0 => $%'!


6# /#
Ê/ //

$.'1%+! untuk fo ® n = 0 Þ $2!


3

6‘ 
Ê4 S #
& # 

Dawai : fo : f1 : f2 = 1: 2 :3 ...
Ïipa Organa Terbuka (ÏOB) : fo : f1 : f2 = 1 :2 :3 ...
Ý

Ïipa Organa Tertutup (ÏOT) : fo : f1 : f2 = 1 : 3 : 5 ...

¯   ~    -5bagian yang dijepit/ditekan selalu timbul


simpul (s) gelombang. Jadi 6.
& "5bagian terbuka selalu timbul perut (p)
gelombang sedangkan bagian terlutup selalu timbul simpul
(s) gelombang. Jadi7. + 8$. /+
- f1 disebut nada atas 1 f2 disebut nada atas 2 dst

‘  )"! 

Efek Doppler menjelaskan peristiwa terjadinya perubahan frekuensi yang terdengar .+
)   ) !    

fp= frekuensi pendengar


fs = frekuensi sumber
fp = fs v ± vp
v = kecepatan bunyi di udara
v ± vs
vp = kecepatan pendengar
vs = kecepatan sumber

6‘ Ketentuan :
vp = (1+ 6 pendengar mendekati sumber
(0 )6 pendengar diam
( &+ 6 pendengar menjauhi sumber

vs $ (1 )6 sumber mendekati pendengar


(0) 6 sumber diam
(& ) 6 sumber menjauhi pendengar

4 ‘ Ê 9!)).
 /
 +


/ #
/#
.
+

v = kecepatan bunyi di udaravp = kecepatan pendengarvs = kecepatan sumber

Intensitas bunyi .
+adalah jumlah energi bunyi yang menembus tegak lurus bidang
per detik.

. . 6
:%; Ï = daya bunyi (watt)
/ 012
ë
A = luas bidang bole (m²
atau cm²)
A = 4pR²
R = jarak suatu titik ke
sumber bunyi


ë 212 3 42 3 /2 3 "d 6
:;
:;
 

6‘ /4
/ #
/#
./
+

/
$%<!".
!"+
TI mempunyai satuan desibell (dB)
Io = intensitas ambang
Io = 10E-16 watt/cm² pada frekuensi 100 Hz

        ) %<<<


=>(

%< &%?3
3%< &3-;
<3/
3%'< 

¯
Dua buah kawat sejenis masing-masing memiliki panjang L den 2L serta tegangan kawat
 dan 4. Jika frekuensi nada dasar dalam kawat yang pendek 60 Hz, tentukan frekuensi
harmonik kedua dalam kawat yang lebih panjang !
  
$.%!+5.4+ Þ kedua kawat sama (sejenis)

nada dasar pada kawat pendek : (syarat fo Þ L = ½ l)


"$@5.4+ = 60 Hz 6 2 = 4 L2 = 2L

f2 = 3/(2 L2) 5(2/m) = 3/2.1/(2 L2).5(/m)


nada kedua pada kawat panjang: (syarat f2 Þ L2 = 3/2l)

f2 = 3/2.2.1/(2L) 5(/m) = 3.60 = 180 Hz



¯

Nada dasar yang dihasilkan oleh seutas dawai sama dengan nada atas kedua yang
dihasilkan oleh pipa organa tertutup. Hitung perbandingan panjang pipa organa tertutup
terhadap panjang dawai !

  

Dawai : fO 6 Ld = 1/2 ld fo = f2
ld = 2 Ld v/ld = v/lT
6
ÏOT : f2 6 LT = 5/4lT 1/(2 Ld) = 5 LT/4
lT = 4/5 LT LT/LD = 2×5 /4 = 5:2
$

¯ 
Kebisingan dari sebuah mesin tik sama dengan 70 dB. Berapa dB kebisingan suatu kantor
akibat 100 buah mesin tik ?

  
Anggap intensitas satu mesin tik = I1
maka intensitas 100 mesin tik = I2 = 100 I1,

Cari penambahan kebisingan akibat 100 mesin tik :


DTI = 10 log I2/I1 = 10 log 100 I1/I1 = 20 dB
Jadi kebisingan 100 mesin tik adalah : TI2 = TI1 + DTI = 90 dB