Anda di halaman 1dari 10

SISTEM PERNAPASAN AVES

Makalah
Untuk memenuhi tugas mata kuliah
Struktur Perkembangan Hewan 1
yang dibina oleh Dra. Amy Tenzer, M.S. dan Siti Imroatul Maslikah, S.Si., M.Si.

Oleh:
Kelompok 3A
Offering B

Firmanya M.

(130341614810)

Sri Wahyuni Umar L. (130341603398)


Wiwit Rahayu

(130341603362)

UNIVERSITAS NEGERI MALANG


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI
April 2014

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas limpahan rahmat dan
karunia-Nya. Sholawat serta salam selalu tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW atas
petunjuk untuk selalu berada di jalan yang diridhoi-Nya. Sehingga dalam pembuatan makalah
yang berjudul Sistem Pernapasan Aves ini dapat selesai dalam waktu yang telah ditentukan.
Pada kesempatan ini, kami selaku penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada
1. Tuhan Yang Maha Esa, yang masih membukakan pikiran dan pintu hati kami
2. Dra. Amy Tenzer, M.S dan Siti Imroatul Maslikah, S.Si, M.Si selaku Dosen
pengampu mata kuliah Struktur Perkembangan Hewan yang selalu memberikan
arahan dan bimbingan kepada kami
3. Semua pihak yang telah membantu kami dalam penyelesaian makalah ini.
Semoga dengan pembuatan makalah ini, akan memberikan pengetahuan kepada kita
semua untuk tahu mengenai Sistem Pernapasan Aves. Kami berharap semoga makalah ini
dapat bermanfaat bagi orang yang membacanya. Apabila dalam penulisan makalah ini masih
terdapat banyak kekurangan kami mohon maaf. Kritik dan saran yang membangun dapat di
berikan kepada kami agar dapat menjadi pembelajaran bagi penulisan makalah kami
selanjutnya. Terima kasih.

Malang, 1 April 2014

DAFTAR ISI
Halaman Judul .....................................................................................................
Kata Pengantar ....................................................................................................
Daftar Isi ...............................................................................................................
BAB I Pendahuluan
1.1 LatarBelakang ..................................................................................................
1.2 Tujuan ..............................................................................................................
1.3 Rumusan Masalah............................................................................................
BAB II Pembahasan
2.1 Pengertian Sistem Pernapasan .........................................................................
2.2 Sistem Respirasi Aves .....................................................................................
2.3 Mekanisme Pernapasan pada Burung .............................................................
BABIII Penutup
3.1 Kesimpulan ......................................................................................................
3.2 Saran ................................................................................................................
Daftar Pustaka.....................................................................................................

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Untuk pernapasan hewan-hewan tertentu memiliki alat pernapasan. Alat-alat pernapasan
tersebut berperan dalam proses pemasukan oksigen dari lingkungan luar dalam tubuh serta
pengeluaran karbondioksida dari tubuh ke lingkungan luar. Alat-alat pernapasan pada hewan
berbeda-beda sesuai dengan perkembangan struktur tubuh dan tempat hidupnya. Alat
respirasi pada hewan bervariasi antara hewan yang satu dengan hewan yang lain, ada yang
berupa paru-paru, insang, kulit maupun selaput rongga mulut. Dalam makalah ini, kami
khusus membahas tentang system pernapasan pada aves.
1.2 Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan sistem pernapasan?
2. Apa fungsi organ pernapasan pada hewan vertebrata khususnya pada aves ?
3. Apa yang membedakan sistem pernapasan aves dengan hewan vertebrata lainnya?
1.3 Tujuan
Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan dari makalah ini, yaitu:
1. Untuk dapat mengetahui organ pernapasan pada hewan vertebrata khususnya pada
aves.
2. Untuk dapat mengetahui fungsi organ pernapasan pada hewan vertebrata khususnya
pada aves.
3. Untuk mengetahui perbedaan
lainnya.

sistem pernapasan aves dengan hewan vertebrata

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Sistem Pernapasan
Metabolisme normal dalam sel-sel makhluk hidup memerlukan oksigen dan
karbondioksida sebagai sisa metabolism harus dikeluarkan dari tubuh. Pertukaran gas O2 dan
CO2 dalam tubuh makhluk hidup disebut pernapasan atau respirasi. O2 dapat keluar masuk
jaringan dengan cara difusi. (Tenzer,2014)
Hewan-hewan vertebrata terlalu besar untuk terjadinya interaksi secara langsung antara
masing-masing sel tubuh dengan lingkungan luar. Untuk itu organ-organ tertentu bergabung
dalam system pernapasan dikhususkan untuk melakukan pertukaran gas-gas pernapasan bagi
keperluan seluruh tubuh hewan. (Tenzer,2014)
2.2 Sistem Respirasi pada Aves

Gambar : Sistem pernapasan pada burung (Soewasono,1990)

1) Jalur Pernapasan Burung


Pada burung, tempat berdifusinya udara pernapasan terjadi di paru-paru. Paru-paru
burung berjumlah sepasang dan terletak dalam rongga dada yang dilindungi oleh tulang
rusuk.
2) Alat Pernapasan Burung
Selain paru-paru, burung biasanya memiliki beberapa pasang perluasan paru-paru yang
disebut pundi-pundi hawa atau kantung udara (saccus pneumaticus) yang menyebar
sampai ke perut, leher, dan sayap. Umumnya pada burung mempunyai lima pasang
kantong udara, yaitu :
- Kantung servikal, terdapat pada pada pangkal leher
- Kantung interklavikula, terdapat di antara tulang selangka atau korakoid.
- Kantung toraksika anterior dan kantung torasika posterior, terdapat pada rongga dada
- Kantung udara abdominal, terdapat di antara lipatan usus atau rongga perut
Kantung udara berhubungan dengan paru-paru, berselaput tipis, tetapi tidak terjadi difusi
udara pernapasan. Adanya kantung udara mengakibatkan, pernapasan pada burung
menjadi efisien. Kantung udara memiliki beberapa fungsi berikut.
1. Membantu pernapasan, terutama pada waktu terbang, karena menyimpan oksigen
cadangan.
2. Membantu mempertahankan suhu badan dengan mencegah hilangnya panas badan
secara berlebihan.
3. Membantu memperkeras suara dengan memperbesar ruang siring.
4. Mengatur berat jenis (meringankan) tubuh pada saat burung terbang.
2.3 Mekanisme Pernapasan pada Burung

Gambar : Sistem Pernapasan pada burung yang khas. (Soewasono,1990)


1. Pada Saat Istirahat
o Fase Inspirasi : tulang rusuk bergerak ke depan volume rongga dada membesar
tekanan mengecil udara akan masuk melalui saluran pernapasan.
Saat inilah sebagian oksigen masuk ke paru-paru dan O2 berdifusi ke dalam darah
kapiler, dan sebagian udara dilanjutkan masuk ke dalam katong-kantong udara.
o Fase Ekspirasi : tulang rusuk kembali ke posisi semula rongga dada mengecil
tekanan membesar. Pada saat ini udara dalam alveolus dan udara dalam kantongkantong hawa bersama-sama keluar melalui paru-paru. Pada saat melewati alveolus,
O2 diikat oleh darah kapiler alveolus, dan darah melepas CO2. Dengan demikian,
pertukaran gas CO2 dan O2 dapat berlangsung saat inspirasi dan ekspirasi.
2. Pada Saat Terbang
Pada saat terbang, burung tidak dapat menggerakkan tulang rusuknya.Oleh sebab itu,
pada saat burung terbang yang berperan penting dalam pernapasan adalah kantong hawa.
Inspirasi dan ekspirasinya dilakukan secara bergantian oleh pundi-pundi hawa antar
tulang korakoid (bahu) dan pundi hawa bawah ketiak.
o Fase Inspirasi : Pada saat sayap diangkat, pundi hawa antar tulang korakoidterjepit,
sedangkan pundi hawa ketiak mengembang, akibatnya udara masuk ke pundi hawa
ketiak melewati paru-paru, terjadilah inspirasi. Saat melewati paruparu akan terjadi
pertukaran gas O2 dan CO2.

o Fase Ekspirasi : Sebaliknya pada saat sayap diturunkan, pundi hawa ketiak terjepit,
sedangkan pundi hawa antar tulang korakoid mengembang, sehingga udara mengalir
keluar dari kantong hawa melewati paru-paru sehingga terjadilah ekspirasi. Saat
melewati paru-paru akan terjadi pertukaran gas O2 dan CO2.Dengan cara inilah
inspirasi dan ekspirasi udara dalam paru-paru burung saat terbang. Jadi pertukaran
gas pada burung saat terbang juga berlangsung saat inspirasi dan ekspirasi.

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan

3.2 Saran
1. Dalam mencari sumber informasi mengenai sistem pernapasan amphibia sebaiknya
berasal dari sumber-sumber terpercaya agar informasi yang didapatkan benar adanya.
2. Memperbanyak informasi, memperoleh pemahaman dan pengetahuan yang lebih luas
serta mendalam.

DAFTAR PUSTAKA
Tenzer, Amy, dkk. 2014. Struktur Perkembangan Hewan. Malang: UM Press.
Soewasono. 1990. Diktat Asistensi Anatomi Hewan-Zoologi.Yogyakarta : Universitas Gadjah
Mada.
Sukiya.2005.Biologi Vertebrata. Malang : UM Press.