Anda di halaman 1dari 13

SISTEM KESEHATAN MALAYSIA

Anggota kelompok :
Rizky Ariyanti G1F012070
Wahyu Nunggal P G1F012072
Lala Febria G1F012074
Rafdy Falih A G1F012076
Novita Cahya P G1F012078

A. SISTEM KESEHATAN

Sebagai negara persemakmuran, sistem jaminan sosial


di Malaysia berkembang lebih awal dan lebih pesat
dibandingkan dengan perkembangan sistem jaminan
sosial di negara lain di Asia Tenggara. Pada tahun 1951
Malaysia sudah memulai program tabungan wajib
pegawai untuk menjamin hari tua Employee Provident
Fund (EPF) melalui Ordonansi EPF. Selain itu,
Malaysia juga memiliki sistem jaminan kecelakaan
kerja dan pensiun cacat yang dikelola oleh Social
Security Organization (SOCSO).

Pada 1980-an, hal ini mulai berubah dengan permintaan


pelayanan kesehatan dan pemanfaatan yang didorong
oleh peningkatan pendapatan dan muncul kelas
menengah, serta peningkatkan urbanisasi. Pengaruh
internasional dan kebijakan pemerintah yang didukung
pertumbuhan sektor swasta, sehingga dalam sistem
pelayanan kesehatan yang sekarang jauh lebih kompleks

B. PHARMACEUTICAL SYSTEM

Malaysia adalah salah satu negara yang di depan di


antara negara-negara berkembang, di mana praktek
klinis dan pharmaceutical care secara bertahap
mendominasi gambaran praktik farmasi profesional.

Kegiatan penting yang berorientasi pada praktek farmasi klinis


meliputi peningkatan proses kontrol obat, pengembangan fisik
dan sumber daya manusia, keterampilan farmasi klinis, dan
pelatihan berlatih apoteker. Sejumlah apoteker Malaysia telah
mengembangkan unit-dosis sistem distribusi obat, konseling
pasien, therapeutic drug monitoring (TDM), informasi obat, dan
layanan total parenteral nutrisi (TPN)

C. SISTEM PEMBIAYAAN

Sistem pembiyaan kesehatan di Malaysia terbagi menjadi dua


yaitu kesehatan publik dan kesehatan privat. Untuk kesehatan
publik sumber dana berasal dari beberapa sumber yaitu pajak
masyarakat yang dibayarkan langsung kepada pemerintah
federal, anggaran pendapatan negara tahunan, dan dari
lembaga SOSCO dan EPF.

Biaya kesehatan ditanggung oleh pemerintah dan masyarakat.


Biaya berasal dari pajak yang dibayarkan oleh masyarakat kepada
pemerintah federal dan masyarakat juga diharuskan membayar
iuran biaya sebesar 1RM-5RM . Alokasi dana ditentukan oleh
Kementrian keuangan dan sistem pembiayaan kesehatan langsung
dikendalikan oleh kementrian kesehatan / Ministry of Health
(MoH).

KELEBIHAN MODEL PEMBIAYAAN MALAYSIA

Masyarakat membayar iuran dengan harga yang


sangat murah
Terjamin kesejahteraan tenaga kesehatan
Biaya operasional kesehatan tergolong murah
Anggaran kesehatan dialokasikan juga untuk
pembiyaan pendidikan tenaga kesehatan
Pelayanan kesehatan milik pemerintah terstandarisasi
Akses pelayanan kesehatan mudah.

Pajak langsung dibayarkan ke pemerintah


federal
Mencangkup lebih banyak orang sampai 100%
(universal coverage)
Sumber pendanaan berasal dari banyak sektor
( pajak, APBN, EPF, SOSCO, dll)
Lebih mudah dikelola

KEKURANGAN MODEL PEMBIAYAAN


MALAYSIA

Antrian warga untuk berobat panjang


Mengalami kerugian apabila terjadi
pembengkakan biaya untuk tahun
selanjutnya
Bersifat kurang stabil
Tidak efisien
Rentan terhadap moral hazard

KESIMPULAN

Malaysia menganut sistem yang hampir sama


dengan Negara Inggris.
Sistem pembiayaan ada dua yaitu privat dan
publik.
Sistem pembiayaan malaysia banyak memiliki
kelebihanan maupun kekurangan

PERTANYAAN
Muti: sebagian dari pemerintah, udah
menyeluruh belum? Kalo belum ada rencana
untuk menyeluruh gak dari pem malaysia
Boma: sistem kesehatan di malaysia, pake
ina cbgs free for service? Moral hazard?
Mita: sosco dan epf itu gimana? Malaysia
dan indonesia dibandingin bedanya dimna?

GRACIAS