Anda di halaman 1dari 3

2.6.

2 Kriteria dan indikator kecukupan keminatan Jaringan
Komputer
(Jarkom)
Pada keminatan Jaringan Komputer terdapat penelitian dengan model
implementatif yang dijelaskan kecukupannya disesuaikan dengan tipe penelitian
implementatif (pembangunan, pengembangan, perancangan) dan nonimplementatif (khususnya analitik). Setiap model penelitian mempunyai kriteria
dan indikator kecukupan, yaitu:
1. Kriteria pengujian dianggap cukup dengan indikator yang disesuiakan dengan
permasalahan yang diangkat seperti:
a. Pengujian kinerja jaringan (network performance) berdasarkan
parameter-parameter tertentu, misalnya delay, paket loss, jitter,
throughput, atau duplikasi data.
b. Pengujian kehandalan dan ketersediaan sistem yang dibangun, misalnya
stress test, downtime, brute force.
c. Menggunakan minimal dua skenario pengujian.
2. Kriteria kompleksitas dianggap cukup dengan indikator sebagai berikut:
Dapat menunjukkan topologi, arsitektur jaringan yang digunakan, dan
metode yang dipilih untuk menyelesaikan permasalahan.
3. Kriteria uniqueness dalam keminatan jaringan komputer dengan indikator
sebagai berikut:
Menunjukkan kekhasan bidang skripsi jaringan dengan melibatkan minimal
dua layer Internet (Link Layer, Network Layer, Transport Layer, dan
Application Layer).
4. Kriteria penelitian di bidang keamanan jaringan dianggap cukup dengan
indikator sebagai berikut:
a. Membahas minimal satu aspek dalam keamanan jaringan pada kasus yang
diangkat, aspek tersebut meliputi: availability, integrity, reliability,

b. Kebutuhan yang dimaksud bukan menjelaskan kebutuhan perangkat keras atau perangkat lunak yang digunakan dalam lingkungan penelitian. Sistem yang dibuat dapat diterapkan dengan simulasi atau testbed. Menjelaskan secara fungsional/non-fungsional bagian dari sistem yang akan dibangun.1 Kriteria dan indikator penelitian implementatif pengembangan (development) pada keminatan Jaringan Komputer 1. 2. Terdapat desain atau arsitektur dari penelitian/sistem sebelumnya.2. Kriteria penelitian di bidang keamanan jaringan dianggap cukup dengan indikator sebagai berikut: a. b. Sistem yang dibuat dapat diterapkan dengan simulasi atau testbed. b. Kriteria cara/metode/proses pengembangan dianggap cukup dengan indikator sebagai berikut: a. 2. dan non-repudation.6. 2. implementasi dan pengujian.authentication. . Kriteria luaran penelitian dianggap cukup dengan indikator sebagai berikut: Menghasilkan perangkat keras atau perangkat lunak baru. 2.6.2. Terdapat komponen desain. 3. Kriteria analisis kebutuhan dianggap cukup dengan indikator sebagai berikut: Terdapat penambahan atau perbaikan fungsi/metode terhadap penelitian/sistem terdahulu yang dianggap perlu. arsitektur. Kriteria cara/metode/proses pembangunan dianggap cukup dengan indikator sebagai berikut: a.2 Kriteria dan indikator penelitian implementatif pengembangan lanjut (enhancement) pada keminatan Jaringan Komputer 1. Diperbolehkan hanya mengeksploitasi layer aplikasi dengan mengimplementasikan minimal satu metode tertentu. b.

6.3 Kriteria dan indikator penelitian implementatif perancangan (design) pada keminatan Jaringan Komputer 1. Menjelaskan metode/cara dalam pengambilan data b. Data dalam penelitian dapat digali dengan testbed atau simulasi 2. Menjelaskan metode/cara dalam menganalisis data c. Kriteria luaran penelitian dianggap cukup dengan indikator sebagai berikut: Hasil dari penelitian menunjukkan adanya perbaikan dari penelitian sebelumnya. Kriteria luaran penelitian dianggap cukup dengan indikator sebagai berikut: Topologi atau arsitektur jaringan 3.4 Kriteria dan indikator penelitian non-implementatif analitik pada keminatan Jaringan Komputer 1. 2.3. Kriteria penerapan dianggap cukup dengan indikator sebagai berikut: Sistem yang dibuat dapat diterapkan dengan simulasi atau emulasi.2. 2.2. Kriteria data penelitian yang digunakan dalam penelitian dianggap cukup dengan indikator sebagai berikut: a.6. 2. Kriteria luaran penelitian dianggap cukup dengan indikator sebagai berikut: Terdapat analisis secara matematis atau statistik . Melakukan uji validitas data d. Kriteria analisis kebutuhan sistem dianggap cukup dengan indikator sebagai berikut: Terdapat penjelasan tentang kebutuhan rancangan terhadap permasalahan yang diangkat.