Anda di halaman 1dari 1

SetenangJiwa di SejuknyaFajar

Adalah fajar.
Yang selalu menjadi pembeda.
Antara malam menenangkan dan pagi yang begitu memesona.
Adalah fajar.
Yang selalu menjadi penanda
Bahwa disetiap ketentraman, ada kemantapan hati yang menetap disana.
Demi fajar yang selalu berganti.
Hari demi hari.
Sungguh, setiap manusia selalu tak pernah berpuas diri.
Mencari tak kunjung henti.
Dan demi fajar yang selalu mewarnai langit.
Disetiap pagi hingga akhir masa menjemput.
Sungguh, setiap insane seharusnya teringat.
Bahwa hidup tidak pernah soal kebahagiaan sesaat.
Dijalan hidup yang penuh lika-liku ini,
Pejuang fajar mestinya telah mengerti.
Untuk membedakan ribuan jalan yang terbentang dihadapan.
Dan memilih satu diantaranya. Yakni jalan yang berujung pada keridhaan.
Dijalan hidup yang bagai dihias jutaan gelombang meriak.
Semoga pejuang fajar selalu teguh hati meski cobaan datang berarak.
Karena dalam sanubari, panggilan rindu itu senantiasa terngiang dan menyemarak.
Disetiap fajar yang berganti, menjadikannya selalu tenang melewati pagi demi
pagi nan begitu sejuk.
**
“Wahai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhannmu dengan ridha (puas), dan
diridhai. Maka masuklah dalam golongan hamba-hamba Ku. Dan masuklah dalam
surgaKu.” [QS. Al-Fajr: 27-30]