Anda di halaman 1dari 11

BAB I

PENDAHULUAN

A.

Latar Belakang

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan teknologi kedokteran
menyebabkan diketahuinya bakteri, protozoa, jamur, dan virus sebagai penyebab
penyakit hubungan seksual. Sebagian besar penyakit tersebut bisa disembuhkan
kecuali AIDS. Di indonesia penyakit ini sudah banyak menjalar dengan
perkembangan penularan yang sangat cepat, penyakit ini dapat melumpuhkan
semua kemampuan daya tahan tubuh terhadap berbagai bateri, protozoa, jamur
dan virus lainnya.
Dalam penelitian lebih lanjut dijumpai bahwa makin bertambah penyakit
yang timbul akibat hubungan sekssual, dari sudut etimologi ternyata penyakit
hubungan seksual berkembang sangat cepat berkaitan dengan pertambahan dan
terjadinya migrasi penduduk, bertambahnya kemakmuran, serta terjadi perubahan
perilaku

seksual

yang

makin

bebas

tanpa

batas.

Demikian untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dan keluarga telah
ditemukan lima penyakit hubungan seksual yang banyak dijumpai sebagai upaya
untuk lebih memperhatikan kesehatan reproduksi sehingga lebih menjamin
peningkatan sumber daya manusia.

B. Apa isu advokasi di Indonesia yang mengatur perundang-undangan rentang PMS ? . Apa Prinsip etik dan hokum PMS ? 4. Apa Aspek Etik dan Hukum PMS ? 3.Menurut the Centers for Disease Control (CDC) terdapat lebih dari 15 juta kasus PMS dilaporkan per tahun. Kelompok remaja dan dewasa muda (15-24 tahun) adalah kelompok umur yang memiliki risiko paling tinggi untuk tertular PMS. Rumusan Masalah 1. Apa Pengertian Penyakit Menular Seksual (PMS) ? 2. 3 juta kasus baru tiap tahun adalah dari kelompok ini.

atau PMS adalah berbagai infeksi yang dapat menular dari satu orang ke orang yang lain melalui kontak seksual. herpes. kutil kelamin. Kontak seksual juga meliputi ciuman. seluruhnya adalah PMS yang disebabkan oleh virus. Namun. Pengertian Penyakit menular seksual. sementara yang lainnya bahkan dapat mematikan. hepatitis. tidak ada kontak seksual yang dapat benar-benar disebut sebagai “seks aman” . Sifilis. dan pemakaian “mainan seksual”. kontak oralgenital.BAB II PEMBAHASAN A. Beberapa PMS dapat berlanjut pada berbagai kondisi seperti Penyakit Radang Panggul (PRP). dan kutil kelamin. Penting untuk diperhatikan bahwa kontak seksual tidak hanya hubungan seksual melalui alat kelamin. AIDS. Satusatunya yang betul-betul “seks aman” adalah abstinensia. seperti vibrator. AIDS. kanker serviks dan berbagai komplikasi kehamilan. PMS lain. seperti herpes. Beberapa dari infeksi tersebut sangat tidak mengenakkan. Sebetulnya. bahkan PMS yang mudah diobati seperti gonore telah menjadi resisten terhadap berbagai antibiotik generasi lama. Sehingga. Hampir seluruh PMS dapat diobati. Hubungan seks dalam konteks hubungan monogamy di mana kedua individu bebas dari IMS juga . dan bahkan gonore seluruhnya sudah pernah dikenal sebagai penyebab kematian. tidak dapat disembuhkan. pendidikan mengenai penyakit ini dan upaya-upaya pencegahan penting untuk dilakukan.

Kondom sangat berguna dalam mencegah beberapa penyakit seperti HIV dan gonore. Kemajuan dunia kedokteran kemudian bisa membuktikan bahwa ternyata penyakit yang bisa ditimbulkan dari hubungan seksual terutama yang menyimpang. juga bagi kalangan medis di Indonesia. apalagi hubungan seksual bukan dengan istri sendiri sehngga lahirlah istilah Sexually Transmitted Disease (STD) yang kemudian di Indonesia akan menjadi “Penyakit Hubungan Seksual”. Istilah PMS yang kita kenal sekarang ini sebenarnya relatif masih baru. Kondom umumnya dianggap merupakan perlindungan terhadap IMS. yang merupakan penyebab kutil kelamin. sifilis. juga bagi kalangan sebelumnya adalah “Penyakit Kelamin” atau yang dalam istilah medis disebut Venereal Diseases (VD) yang lebih diartikan sebagai bagian dari penyakit kulit. Cara Penularan Secara umum. Semua bentuk lain kontak seksual juga berisiko. Sayangnya. . herpes dan penyakit-penyakit lain dapat menular lewat aktifitas yang nampaknya tidak berbahaya ini. Kebanyakan orang menganggap berciuman sebagai aktifitas yang aman. Kondom memberi proteksi kecil terhadap penularan HPV. PMS memang bisa ditularkan lewat hubungan seksual. Namun kondom kurang efektif dalam mencegah herpes.dianggap “aman”. Sebab yang umum kita kenal. maka para medis menguraikan sebab-sebab atau cara-cara yang sering mengakibatkan penularan PHS. Akan tetapi. trikomoniasis dan klamidia. karena hubungan seksual ternyata banyak ragamnya dan setiap cara juga bisa saja mengundang resiko penyakit yang tersendiri.

2. yang di dalam bahasa Indonesia disebut Pekerja Sek Komersil (PSK) Pada masa kini pasien yang menderita penyakit kelamin makin sering dihadapi dokter. Heteroseksual : hubungan seksual antara pria dan wanita (suamiistri) 2. Ano-genital sodomi : antar-organ genital dengan anus Cara-cara kontak atau hubungan seksual tersebut menetukan masuknya kuman ke dalam tubuh dan juga menentukan kelainan awal pada organ yang sakit. Promiskuitas adalah sebutan untuk seorang yang melakukan hubungan seksual dengan banyak paliter. Prostitusi adalah suatu kegiatan seksual dengan banyak padangan tanpa seleksi dan menerima bayaran. Biseksual : hubungan seksual antara sesama jenis dan juga dengan lain jenis (baik pria dengan pria. Oro-genital (oral sex): antar-organ genital dengan mulut 3. shingga memudahkan di dalam menentukan diagnosis. masalahnya menjadi tidak . menghadapi pasien penderita PMS dari aspek kesehatan tidak akan banyak masalah karena banyak pilihan pengobatan dapat diberikan. Isitilah lain dalam penyakit hubungan seksual : 1. Namun sebagai dokter yang diajarkan untuk bertindak holistik.1. pria dengan wanita atau wanita dengan wanita) Organ yang digunakan : 1. Lesbian : hubungan seksual antara wanita dengan wanita 4. Homoseksual : hubungan seksual antara pria dengan pria 3.Gento-genital (vagina sex) : antara organ genital (alat kelamin) 2. Bagi dokter. Bahkan banyak pula yang masih di bawah umur.

Penyebaran penyakit HIV/AIDS lebih berbahaya karena tidak saja menggangu kesehatan.apalagi untuk pasien yang menderita HIV positif atau AIDS masalahnya akan menjadi lebih rumit.sederhana apabila yang dihadapi adalah salah satu pasutri. pasangan tetap/pacar. sifilis atau herpes genitalis yang penularannya terutama karena hubungan seksuil. Aspek Hukum PMS Pada masa kini PMS ini yang lebih sering dihadapi para dokter. karena menyangkut masyarakat luas. maka didalamnya sudah termasuk masalah penyakit AIDS. Pembahasan tentang aspek hukum Penyakit AIDS lainnya dibahas tersendiri lebih jauh. sifilis dan herpes genitalis. tetapi mengundang kematian. melalui jarum suntik yang terkontaminasi oleh virus dan melalui placenta. dalam arti apabila yang dibicarakan tentang aspek hukum PMS. karena perbedaan demikian. penularan penyakit AIDS bisa pula karena transfusi darah. terutama penyakit genorea. Bila pasien belum terikat dalam perkawinan. . pembahasan aspek hukum PMS dan penderita dengan HIV/AIDS dipisahkan. para dokter dan kalangan kesehatan lainya selain memahami aspek medis juga harus memahami aspek hukum yang terkait dengan penyakit ini. Berbeda dengan PMS seperti gonorea. begitu pula bila kita mengetahui profesi pasien wanita tuna susilia. dalam pengobatan tentu diharapkan pasien tidak memindahkan penyakit ini pada orang lain. Oleh karena itu dalam menghadapi penderita PMS dan atau HIV/AIDS. B.

Masalah baru muncul bila pasangannya ingin mengetahui penyakit pasien dari dokter. Bila belum mengetahui. biarpun dalam ikatan suami isteri harus dihindari dokter. kecuali terpaksa bila pasien mau tahu tentang penyakitnya.? Berbicara terbuka dihadapan kedua pasutri tanpa mengetahui terlebih dahulu apakah pasien setuju kalau penyakitnya boleh diketahui oleh pasangannya. sementara penyakitnya diobati. maka sebaiknya dokter mengobati tanpa harus menyatakan ia telah tertular.KUH perdata 1366 dan sanksi administratif seperti dijelaskan dalam UU keshatan pasal 23 tahun 1992 ayat 1: “ Terhadap tenaga kesahatan yang melekukan kesalahan atau kelalaian dalam melaksanakan profesinya dapat dikenakan tindakan disiplin . Bila dokter menduga pasangannya telah telah tertular tanpa disadarinya. Persoalannya menjadi mudah bila pasangannya telah mengetahui pasien penderita PMS. Membuka rahasia pasien kepada orang lain. Untuk itu para dokter perly berhati-hati menghadapi situasi demikian. Dan bolehkah dokter menyampaikan penyakit salah seorang pasutri kepada lainnya..” .Sikap para dokter tentu akan berbeda bila yang dihadapi salah satu dari pasutri yang menderita PMS. Saknsi hukum terhadap pelanggaran ini terdapat pada KUHP pasal 332. rahasia jabatan dan pekerjaan yang menjurus kepada mallpraktek. bisa membawa persoalan tentang wajib simpan rahasia kedokteran. maka harapan dokter pada pasien adalah agar ia tidak memindahkan penyakit pada pasangannya.

masyarakatpun dapat menjatuhi hukuman dengan menjahui dokter yang tidak hati-hati dalam menjaga rahasia pasien.Selain sanksi hukum atau sanksi adminstratif yang bisa menyebabkan dicabutnya izin menjalankan praktek. .

Pencegahan penularan infeksi penyakit di komunitas : Tanyakan kepada wanita yang ada rawat mengenai infeksi penyakit kelamin yang mungkkin dialaminya atau dialami pasanganny. semakin jiwanya tertolong Undang yang mengatur tentang penyakit emnular yaitu 1. Undang-undang no. wanita (bahkan bahkan anak-anak) bisa tertular penyakit kelamin ini. yang ditransmisikan kepa host yang rentan Wabah Penyakit Menular Kejadian berjangkitnya suatu penyakit menular dalam masyarakat yang jumlah penderitanya meningkat secara nyata melebihi kedaan yang lazim pada waktu da daerah tertentu serta dapat menimbulkan malapetak ( UU.6 tahun 1962 tentang wabah. . Wabah1984 Penyakit menular seksual adalah infeksi yang di tularkan dari satu orang ke orang lain saat berhubungan badan.BAB III KESIMPULAN A. sifilis. tapi semakin banyak informasi yang anda ketahui. Trikomoiasis. Penyakit yang umum terjadi adalah: gonore. herpes. Semua orang. KESIMPULAN Penyakit Menular : Adalah penyakit yang disebabkan oleh agen infeksi atau toksisnya yang berasal dari sumber penularan atau reservoir. pria. Mungkin wanita itu merasa malu untuk membicarakannya. HIV/Aids .

co. · Buku etika kedokteran dan hukum kesehatan edesi 3.scribd.google.saya sebagai penulis meminta kritik dan saranya untuk menyempurnakan makalah yang saya buat. SARAN Setelah mengetahui beberapa pengertian penyakit menular seksual diatas. cara mengatasi dan cara penularanya penyakit menular sseksual. Undang-undang no.com/doc/4819072/Penyakit-Hubungan-Seksual · www.blogspot.4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular. saya sebagai penulus mengharapkan agar para pembaca lebih berhati-hati terhadap penyakit ini.2. Undang-undang RI no.com/2009/11/pms-penyakit-menular-seksual.org/wiki/Penyakit_menular_seksual · http://www.6 tahun 1962 tentang wabah.id/books? id=3UeW24_pnIkC&pg=PA138&lpg=PA138&dq=etika+dan+aspek+hukum+pen yakit+menular. Oleh karena itu. dan dapat mengetahui dengan jelas beberapa faktor penyebab. 3.+wabah+penyakit+menular+seksual&source · http://id.penyakitmenularseksual. B.wikipedia. DAFTAR PUSTAKA · http://midwifeipeah. .7 tahun 1968 tentang perubahan pasal 3 undang-undang no.html · http://books.com/ · Buku etika kedokteran dan hukum kesehatan edisi 4.