Anda di halaman 1dari 2

REAGEN NESSLER UNTUK UJI

AMMONIA
January 30, 2014 ansarikimia Leave a comment
KALIUM tetraiodomerkurat(II) ialah senyawa anorganik yang terdiri dari kation kalium dan
anion tetraiodimerkurat(II). Senyawa ini terutama digunakan sebagai reagen Nessler, suatu
larutan 0,09 mol/L kalium tetraiodomerkurat(II) (K2[HgI4]) dalam 2,5 mol/L KOH, digunakan
untuk mendeteksi ammonia.
Nama IUPAC senyawa ini adalah Kalium tetraiodo-merkurat(II). Nama lainnya adalah Merkuri
kalium iodida, reagen Nessler (komponen dasar).
Sifat-sifat Reagen Nessler

Rumus molekul: HgI4K2

Berat molekul: 786,40 gr/mol

Penampilan: Kristal kuning

Bau: Tidak berbau

Densitas: 4,29 gr/cm3

Kelarutan dalam air: Sangat larut

Kelarutan dalam pelarut lain: Larut dalam alkohol, eter dan

Aseton.

Bahaya: MSDS eksternal untuk reagen Nessler.

Anion lain: Merkuri(II) iodida
Reagen Nessler

Dinamakan sesuai dengan penemunya, yaitu Julius Nessler, suatu larutan alkali dari K2HgI4
yang disebut reagen Nessler. Larutan pucat ini menjadi kuning gelap dengan adanya ammonia.
Pada konsentrasi lebih tinggi, dapat membentuk endapan coklat. Kepekaan seperti uji noda
adalah sekitar 0,3 μg NH3 dalam 2 μL.

Reagen Nessler umumnya dibuat dengan menggabungkan Kalium iodida (KI) dan Merkuri(II) klorida (HgCl). . Kegunaan reagen Nessler adalah untuk uji ammoniak.Hg(NH3)2I2 dan sebagai NH2.NH4+ + 2[HgI4]2− + 4OH− → HgO·Hg(NH2)I ↓ + 7I− + 3H2O Rumus untuk endapan coklatnya diberikan sebagai 3HgO.  Tambahkan 500 mL NaOH 5 M.Hg2I3. Cara pembuatan Larutan Reagen Nessler di laboratorium adalah sebagai berikut:  Larutkan 50 gr KI dalam 50 mL akuades dingin. karena larutan ini dapat dipengaruhi/sensitif terhadap cahaya. Larutan K2HgI4 bereaksi dengan garam Cu(I) yang menghasilkan CuHgI4. Pembuatan Reagen Nessler Kristalkan dari larutan Merkuri iodida encer yang dipekatkan dengan kalium iodida ialah KHgI3.H2O monohidrat. dan encerkan dengan akuades sampai 1 liter. Reagen Nessler dapat digunakan dengan tabung Nessler. yang berwarna jingga pucat.  Simpan dalam botol berwarna gelap (coklat).  Buat larutan jenuh Merkuri(II) klorida (± 22 gr dalam 350 mL akuades).  Saring dan ambillah larutan yang jernih. Dalam larutan berair kompleks triiodo ini mem-berikan dianion tetraiodo tetrahedral.  Teteskan larutan jenuh Merkuri(II) klorida ini ke dalam larutan KI hingga terjadi endapan.