Anda di halaman 1dari 2

KOMUNIKASI EFEKTIF DENGAN SBAR

NO. DOKUMEN

Rumah Sakit
Universitas Airlangga
Surabaya

/UN3.9.1/PP/2016

NO. REVISI

HALAMAN

00

1/2

DITETAPKAN OLEH
DIREKTUR,
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

PENGERTIAN

TANGGAL TERBIT
Januari 2016

Prof. Dr. Nasronudin, dr., Sp.PD, KPTI, FINASIM
NIP. 195611031984031001

Komunikasi efektif dengan SBAR adalah komunikasi lisan yang
dilakukan pada saat serah terima pasien, dan pelaporan hasil

TUJUAN

kritis.
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk:
1. Membantu Tenaga Kesehatan melakukan komunikasi lisan
teknik SBAR.
2. Tidak ada kesalahan dalam menerima pesan/instruksi.

KEBIJAKAN

3. Mendapat kejelasan informasi dari pelaporan.
Kebijakan direktur rumah sakit nomor ..../UN3.24/2016 tentang
komunikasi efektif untuk mendorong pasien dan keluarganya

PROSEDUR

dalam proses pelayanan.
1. Laporkan situasi pasien (Situation) oleh Petugas Kesehatan
meliputi:
a. Nama pasien, umur, dan lokasi tempat pasien dirawat
b. Masalah yang ingin disampaikan
c. Tanda-tanda vital
d. Kekhawatiran petugas akan kondisi pasien saat itu
2. Sampaikan latar belakang (Background) pasien antara lain
masalah pasien sebelumnya
3. Sampaikan penilaian (Assessment) terhadap kondisi pasien
dengan menyampaikan
a. Masalah saat ini
b. Hasil penunjang yang sudah dilakukan

Sampaikan rekomendasi (Recommendation) a. REVISI HALAMAN 00 2/2 /UN3.9. Terapkan teknik TBaK apabila DPJP menyampaikan instruksi UNIT TERKAIT verbal Unit gawat darurat Unit rawat jalan Unit rawat inap Kamar operasi Intensive Care Unit (ICU) Neonatal Intensive Care Unit (NICU) Unit Catheterization Laboratory Unit radiologi Unit laboratorium .KOMUNIKASI EFEKTIF DENGAN SBAR NO.1/PP/2016 4. Apakah diperlukan kriteria tambahan? 5. DOKUMEN Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya NO. Apakah ada saran dokter? b.