Anda di halaman 1dari 5

ABSTRAK

PENGARUH STAPEDECTOMY TERHADAP KEJADIAN


BENIGNA PAROXYSMAL POSITIONAL VERTIGO (BPPV)
DITINJAU DARI KEDOKTERAN DAN ISLAM

Benign paroxysmal positional vertigo (BPPV) adalah vertigo yang berulang kali disebabkan oleh
perubahan kepala dari satu posisi ke satu posisi yang lainnya. Hal ini terjadi beberapa detik
setelah dari perubahan posisi kepala yang berlangsung kurang dari satu menit. Tindakan
stapedektomi pada pasien dengan gangguan pendengaran merupakan tindakan yang efektif
dengan berbagai teknik yang semakin lama semakin disempurnakan, dan menjadi tindakan
standar pada penatalaksanaan. Akan tetapi, penatalaksanaan stapedektomi dapat menyebabkan
BPPV.
Tujuan penulisan skripsi ini adalah mengetahui pandangan kedokteran dan Islam mengenai
pengaruh stapedectomy terhadap kejadian BPPV.
Stapedektomy dapat dianggap sebagai salah satu factor etiologi BPPV, pada pasien-pasien yang
telah dilakukakan stapedectomy tersebut mempunyai labirin membranous yang dekat dengan
footplate. Sehingga menunjukan gejala BPPV setelah stapedektomy.
Menurut pandangan Islam, kesehatan yang sempurna dapat memberikan kualitas hidup yang
baik. Islam menganjurkan untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani, sehingga tidak
mengganggu aktivitas beribadah sebagai salah satu cara menciptakan ketenangan jiwa. Jika
terjadi BPPV, ajaran Islam menganjurkan untuk berobat kepada ahlinya dengan obat dan cara
yang dihalalkan, tidak boleh berobat dengan yang diharamkan, maka hendaklah bersabar,
berobat, dan yakin bahwa kesembuhan datang dari Allah SWT. Kedokteran dan Islam sejalan
bahwa tatalaksana BPPV dengan stapedektomi adalah salah satu cara pengobatan yang
dianjurkan karena dapat memperbaiki kualitas hidup.
Tindakan ini disarankan kepada dokter untuk memberi edukasi kepada pasien sebelum
melakukan pengobatan. Para ulama diharapkan dapat menjelaskan kepada masyarakat bahwa
memiliki kesehatan yang baik akan mendapat kemudahan dalam menjalani aktifitas sehari-hari
termasuk dalam melaksanakan ibadah, oleh sebab itu ajaran Islam menganjurkan untuk berobat
apa bila sakit dengan salah satu caranya adalah berobat kepada ahlinya selain ini para ahli pun
harus bersikap sangat hati-hati dalam melakukan tugasnya.
Kata kunci : BPPV,stapedecctomy,islam

PERNYATAAN PERSETUJUAN

Skripsi ini telah kami setujui untuk dipertahankan di hadapan Penguji Bidang
Medik dan Penguji Bidang Agama Skripsi Fakultas Kedokteran Universitas
YARSI.

Jakarta, September 2015

Pembimbing Medik

(dr. Arroyan Wardhana, Sp.THT-KL)

Pembimbing Agama

(Dra. Hj. Siti Nur Riani, M.Ag)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur senantiasa penulis haturkan ke hadirat Allah SWT yang
telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, serta shalawat dan salam kepada
Nabi Muhammad SAW, dan para sahabat serta pengikutnya hingga akhir zaman.
Karena atas rahmat dan ridha-Nya, penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan
judul PENGARUH STAPEDECTOMY TERHADAP KEJADIAN BENIGNA
PAROXYSMAL

POSITIONAL

KEDOKTERAN

DAN

ISLAM

VERTIGO
sebagai

(BPPV)
salah

satu

DITINJAU
persyaratan

DARI
untuk

mendapatkan gelar profesi Dokter Muslim di Fakultas Kedokteran Universitas


YARSI.
Berbagai kendala yang telah dihadapi penulis hingga skripsi ini selesai
tidak terlepas dari bantuan dan dukungan dari banyak pihak. Atas bantuan yang
telah diberikan, baik moril maupun materil, maka selanjutnya penulis ingin
menyampaikan ucapan terima kasih kepada:
1.
Dr. Insan Sosiawan A. Tunru, Ph.D selaku Dekan Fakultas
Kedokteran Universitas YARSI Jakarta.

2.

Dr. Insan Sosiawan A. Tunru, Ph.D selaku dosen yang telah


menyetujui judul Skripsi Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

3.

Jakarta.
dr. Arroyan Wardhana, Sp.THT-KL selaku dosen Pembimbing
Medik yang telah banyak memberikan bimbingan, perhatian, waktu,
semangat, serta masukan kepada penulis dalam proses penyelesaian

4.

skripsi ini.
Dra. Hj. Siti Nur Riani, M.Ag selaku dosen Pembimbing Agama
Islam yang telah banyak memberikan bimbingan, nasehat, serta

5.

masukan kepada penulis.


Suami tercinta Muhammad Fadly Hatta yang selalu mendukung

6.

dan memberikan semangat kepada penulis selama penulisan skripsi.


Kedua orangtuaku tercinta, ayahanda H. Mavendry SE dan ibunda
Hj. dr. Laura Sitanggo SpU atas doa yang tidak pernah putus,
kasih sayang, serta segala dukungan yang telah diberikan kepada

7.
8.

penulis, baik berupa moril maupun materil.


Anak tersayang Muhammad Ghazy Adha Lubis
Kakak-Adik tersayang penulis, dr.Muhammad Previo Hibatur
Rahman dan Muhammad Rangga Hibatul Haqq yang sudah

9.

membantu menyemangati selama penulisan skripsi.


Sahabat tercinta penulis, Olivia Oktaviani Prastiwi, Nadira
Danata, Melinda Anzani Putri, Rhemenda Permata Adedangga,
Putri Adnyani, Rizky Amalia Sharfina, Syabrina Pratiwi Noer
Dhamalia, Nur Amirah Tri, Siti Ratu Annisa yang tidak hentinya
mendoakan dan mendukung.

10.

Dosen-dosen pengajar Fakultas Kedokteran Universitas YARSI


Jakarta atas ilmu dan pengetahuan serta bimbingan yang telah

11.

diberikan kepada penulis.


Staf dan karyawan P2K Universitas YARSI Jakarta atas bantuan

12.

yang telah diberikan kepada penulis.


Staf dan karyawan Perpustakaan Universitas YARSI Jakarta atas
bantuan yang telah diberikan kepada penulis.
Penulis

menyadari

bahwa

skripsi

ini

masih

jauh

dari

kesempurnaan, oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran


yang bersifat membangun sehingga penyusunan ini dapat lebih baik
sesuai dengan hasil yang diharapkan.
Akhir kata, dengan mengucapkan Alhamdulillah, semoga Allah
SWT selalu meridhai kita semua.

Jakarta, September 2015

Penulis