Anda di halaman 1dari 17

SISTEM PROSESOR

PARALEL

Oleh :
Irwan Paundra Sakti
NRP: 7107040020

PENDAHULUAN I
Rancangan

prosesor paralel merupakan


pengembangan terakhir dari ilmu
pengetahuan komputer yang didasari oleh
kebutuhan menyelesaikan beberapa
instruksi secara paralel dalam waktu yang
bersamaan dengan mengurangi masalah
ketergantungan data, prosedural, unit
fungsional, output dan anti
ketergantungan yang menyebabkan suatu
instruksi terhenti atau harusmenunggu
instruksi lainnya selesai untuk dapat
diproses

PENDAHULUAN II
Kinerja dari sistem komputer paralel dapat
dilihat pada faktor Speedup dan scaleup
dari suatu program. Speedup diindikasikan
dengan seberapa banyak waktu
yang diperlukan untuk menyelesaikan
beberapa masalah yang sama oleh N
prosesor. Sedangkan scaleup
didindikasikan oleh seberapa banyak
permasalahan besar dapat diselesaikan
oleh N prosesor

PENDAHULUAN III
Operasi

seperti ini hanya dapat


dilakukan oleh komputer yang
memiliki dua atau lebih unit prosesor
(CPU) yang terhubung melalui
beberapa jaringan koneksitas.
kita dapat menganalogikan paralel
komputer sebagai suatu Bank dimana
teler merupakan prosesor paralel dan
transaksi dengan konsumen sebagai
task yang akan diproses

Paradigma SIMD
SIMD

merupakan salah satu bentuk


dari paralel sinkron yang memproses
satu instruksi dengan banyak prosesor
elemen pada waktu yang sama.
Data diproses oleh masing-masing
elemen pemroses yang berbeda dari
satu prosesor ke prosesor lainnya.
Sehingga satu program dan satu
kontrol unit bekerja secara bersamaan
pada kumpulan data yang berbeda

Paradigma SIMD
Untuk

memproses datasecara
efisien, SIMD membuat
pengaturan proses menjadi dua
phase, yaitu :
1.Memilah dan mendistribusikan
data (data partitioning and
distribution)
2. memproses data secara paralel
(data paralel prosesing)

Paradigma SIMD
Cara

terbaik dalam menggunakan SIMD


adalah dengan mencocokan banyaknya
permasalahan dengan banyaknya prosesor
paralel
SIMD sering diidentikan sebagai
permasalahan paralel yang sederhana,
padahal tidaklah benar karena paradigma
SIMD sangat berguna dalam menyelesaikan
permasalahan yang memiliki beberapa data
yang perlu diperbaharui secara serempak.
Khususnyas angat berguna untuk
perhitungan numerik biasa seperti
perhitungan matrix dan vektor

Paradigma MIMD
MIMD

berarti banyak prosesor yang


dapat mengeksekusi instruksi dan data
yang berbeda-beda secara bersamaan
Secara umum MIMD digunakan ketika
banyak permasalahan heterogen yang
harus diselesaikan pada waktu yang
sama.
MIMD sangat baik digunakan untuk
menyelesaikan permasalahan yang
besar, sebab melebihi data dan kontrol
yang harus dilewatkan dari task ke task

Mengapa digunakan sistem


MIMD ?

1. Bahwa tiap-tiap prosesor bekerja secara


independen kecuali untuk sistem
sinkoron tertentu harus menunggu.
Prosesor menjalankan task yang pendek
sebagai contoh selesainya mengevaluasi
vektor satu elemen sebelum prosesor
memproses task lebih jauh. Tentu saja
prosesor dalam waktu yang singkat
dapat melakukan beberapa pekerjaan
yang berbeda, seperti waiting,
comparing dan sending data

Mengapa digunakan sistem


MIMD ?

2. Bahwa pada program paralel untuk


menyelesaikan suatu task baik jumlahnya
diketahui ataupun tidak, menggunakan
prosesor yang jumlahnya tidak diketahui
pula. Hal tersebut menggambarkan dua ciri
mendasar dari sistem MIMD, yaitu :
a. Kelamahan pada sentralisasi dan
mekanisme sistem sinkron secara umum
b. Penggeneralisasian task yang heterogen
yang
dioperasikan secara bersamaan,
contohnya
dalam memproses operasi
yang berbeda
dengan data berbeda dan
dalam jangka waktu
yang berbeda pula.

Faktor Speedup
Kita

dapat mengetahui
kemampuan dari sistem
komputer paralel N prosesor,
dengan menggunakan Formula
Amdahl
TN = f * T1 + (1 f) * T1/N
SN = T1/TN
dimana 0 f
1
dan 1 SN N

Untuk

suatu program yang


pengurutannya tetap, Speedup
maksimum dapat dihitung secara
langsung berdasarkan jumlah
prosesor yang digunakan
Speedup maksimal suatu
program hanya dapat diperoleh
jika tidak ada proses pengurutan
atau f = 0

Faktor Scaleup
Selama

program yang sama


digunakan sebagai ukuran, faktor
f akan tetap konstan.
Bagaimanapun, tidak dapat
menganggap semua program
paralel tidak tergantung pada
ukurannya, yang telah diproses
dengan presentasi minimum dari
setiap statemen terurut

efisiensi

tertinggi akan didapat pada


paralel komputer dengan jumlah
prosesor terbanyak
Scaleup dari sejumlah permasalahan
n pada k prosesor dibandingkan
dengan sejumlah permasalahan m
(m < n) pada satu prosesor
didefinisikan sebagai berikut
Jika : T1(m) = Tk(n)
Maka : SCk = n/m

Nilai

SCk mengindikasikan
seberapa banyak program besar
dapat diproses dalam k prosesor
pada waktu yang sama seperti
pada satu prosesor
SCk = k Ini berarti bahwa waktu
proses suatu program tergantung
pada parameter lain, yang tidak
secara presisi menentukan
banyaknya permasalahan.

Perbedaan

MIMD dengan SIMD


Berdasarkan teori di atas, tidak ada
perbedaan Kinerja pada sistem paralel
MIMD dan SIMD.
Setiap program hanya memiliki dua
perbedaan saja : satu untuk paralel
prosesor asinkron (PMIMD) dan satu
lagi untuk paralel prosesor sinkron
(PSIMD).
Biasanya sistem SIMD memiliki beban
prosesor yang lebih kecil daripada
sistem MIMD

selesai