Anda di halaman 1dari 11

STRATEGI PELAKSANAAN ASUHAN KEPERAWATAN

PADA KLIEN DENGAN ISOLASI SOSIAL


SP

:1

Hari/tanggal

: Senin, 5 Oktober 2015

Waktu

: 11.00 wita

Pertemuan

:I

Tindakan kep. : Bina hubungan saling percaya (BHSP) dengan klien


A. Proses keperawatan
1. Kondisi klien
Klien lebih suka menyendiri di tempat duduk, tidak suka berinteraksi
dengan pasien lain, apabila ditanya pasien hanya menjawab singkat,
kontak mata pasien kurang.
2. Diagnosa keperawatan
Isolasi sosial
3. Tujuan khusus
TUK 1 : Klien dapat membina hubungan saling percaya
4. Tindakan keperawatan
a. Sapa klien dengan ramah, baik verbal maupun non verbal.
b. Tanyakan nama lengkap klien dan nama panggilan yang disukai klien
c. Jujur dan menepati janji
d. Tunjukkan sikap empati dan menerima klien apa adanya
e. Berikan perhatian terhadap klien dan perhatikan kebutuhan dasar klien
B. Strategi Komunikasi dalam Pelaksanaan Tindakan Keperawatan
1. Fase Orientasi
a. Salam terapeutik
Selamat siang ?
Perkenalkan nama saya Indah, nama lengkap Bapak siapa? Bapak
lebih suka dipanggil siapa?
Baiklah pak, disini saya akan menemani Bapak, saya akan duduk
disamping Bapak, jika ingin mengatakan sesuatu saya siap
mendengarkan
b. Evaluasi/validasi
Bagaimana perasaan Bapak hari ini? Saya ingin sekali membantu
Bapak dalam menghadapi masalah dan saya berharap Bapak mau
bekerja sama dengan saya. Bapak, saya boleh tahu apa yang terjadi di
rumah sehingga Bapak sampai dibawa kemari? Bagaimana kalau hari
ini kita berbicara tentang keadaan Bapak? Apakah Bapak bersedia?

c. Kontrak
Berapa lama kita akan berbincang-bincang?
Dimana tempat yang Bapak sukai?
Baikklah kita akan berbicara di tempat ini saja, berapa lama?
Bagaimana kalau 15 menit? Apakah Bapak setuju?
2. Fase kerja
Bapak, kalau saya boleh tahu Bapak berasal dari mana?
Bapak bersaudara berapa?
Siapa orang terdekat yang sering Bapak ajak berbagi cerita?
Apa kebiasaan yang sering Bapak lakukan sehari-hari?
Dulu sebelum Bapak dibawa kesini, apa hobi atau kebiasaan yang sering
Bapak lakukan?
Selain itu apakah ada lagi?
Bapak, apakah masih ingat siapa yang membawa Bapak kesini?
Apakah Bapak ingat mengapa Bapak dibawa kesini?
3. Fase terminasi
a. Evaluasi
Bagaimana perasaan Bapak setelah berbincang-bincang selama 15
menit dengan saya?
Apakah Bapak masih ingat apa yang kita bicarakan tadi?
Kalau Bapak ingat, coba sebutkan hal-hal yang sudah kita bicarakan
tadi?
Wah, bagus sekali, Bapak bisa mengingat apa yang telah kita
bicarakan tadi.
Terima kasih ya Pak, Bapak sudah mau berkenalan dan berbincangbincang dengan saya.
b. Rencana Tindak lanjut
Bapak, nanti apakah Bapak bersedia berbincang-bincang lagi dengan
saya? Nanti kita akan membicarakan hobby serta cerita Bapak
sebelum ke tempat ini dan masalah yang Bapak alami.
c. Kontrak
Baikklah Pak, waktu kita sudah habis karena sesuai dengan perjanjian
tadi kita mengobrol sekitar 15 menit, jadi pembicaraan kita cukupkan
sampai disini.
Besok sore kita lanjutkan lagi ya, Pak. kira-kira Bapak besok jam
berapa bersedia bertemu lagi? Berapa lama? Tempatnya dimana?
Baikklah, jam 11.00 kita akan bertemu di sini lagi selama 15 menit
dari jam 11.00 hingga jam 11.15.

SP

:2

Hari/tanggal

:Selasa, 6 Oktober 2015

Waktu

: 11.00 wita

Pertemuan

: II

Tindakan kep. : Mengeskplor penyebab klien menarik diri


A. Proses keperawatan
1. Kondisi klien
Klien lebih suka menyendiri di tempat duduk, tidak mau kontak dengan
yang lain, lebih banyak diam, kontak mata singkat.
2. Diagnosa keperawatan
Isolasi Sosial
3. Tujuan khusus
TUK 2 : Klien dapat menyebutkan penyebab menarik diri
4. Tindakan keperawatan
a. Kaji pengetahuan klien tentang perilaku menarik diri dan tandatandanya
b. Berikan kesempatan kepada klien untuk mengungkapkan perasaan,
penyebab menarik diri atau tidak mau bergaul.
c. Diskusikan bersama klien tentang perilaku menarik diri, tanda-tanda
dan penyebab muncul.
d. Berikan pujian terhadap kemampuan klien dalam mengungkapkan
perasaannya.
B. Strategi Komunikasi dalam Pelaksanaan Tindakan Keperawatan
1. Fase Orientasi
Selamat siang Pak?
Apakah Bapak masih ingat dengan saya?
Bagaimana perasaan Bapak hari ini?
Bapak sesuai dengan janji kita kemarin, hari ini kita bertemu disini untuk
berbincang-bincang tentang penyebab Bapak menyendiri di tempat duduk.
Kita akan berbincang-bincang selama 15 menit dimulai dari sekarang
pukul 11.00 11.15. Apakah Bapak bersedia?
2. Fase kerja
Biasanya kalau jam-jam seperti ini, apa yang biasa Bapak lakukan disini
atau dirumah?
Bapak biasa melakukan sendiri atau bersama teman-teman?
Bagaimana perasaan Bapak berdiam diri di tempat duduk ini?

Jika Bapak berdiam diri di tempat duduk ini, apa yang biasa Bapak
lakukan dan pikirkan?
Apa yang menyebabkan Bapak berdiam diri di tempat duduk ini?
Selain berdiam diri di tempat duduk, apa yang biasa Bapak lakukan?
Mengapa Bapak enggan berhubungan atau bertemu dengan orang lain
atau dengan teman-teman?
Apakah Bapak sudah pernah berkenalan dengan teman-teman disini?
Siapa yang terlebih dulu memulai perkenalan dengan teman-teman?
3. Fase terminasi
a. Evaluasi
Bagaimana perasaan Bapak setelah berbincang-bincang selama 15
menit dengan saya?
Apakah Bapak masih ingat apa yang kita bicarakan tadi?
Kalau Bapak ingat, coba sebutkan hal-hal yang sudah kita bicarakan
tadi?
Wah, bagus sekali, Bapak bisa mengingat apa yang telah kita
bicarakan tadi.
Terima kasih ya Pak, sudah mau berbincang-bincang dengan saya.
b. Rencana Tindak lanjut
Bapak, besok apakah Bapak bersedia berbincang-bincang lagi dengan
saya? Besok kita akan membicarakan keuntungan berhubungan
dengan orang lain dan kerugian tidak berhubungan dengan orang lain.

c. Kontrak
Baiklah Pak, sekarang sudah jam 11.15, waktu kita sudah habis
karena sesuai dengan perjanjian tadi kita mengobrol sekitar 15 menit,
jadi pembicaraan kita cukupkan sampai disini.
Nanti kita bertemu lagi ya, Pak. Jika bapak ingin mencari saya, saya
ada di ruang perawat saya dinas pagi dari jam 08.00 14.00, kira-kira
Bapak jam berapa bersedia bertemu lagi? Berapa lama? Tempatnya
dimana? Disini atau di taman depan?
Baikklah, jam 10.00 kita akan bertemu di sini lagi selama 15 menit
dari jam 10.00 hingga jam 10.15.

SP

:3

Hari/tanggal

: Rabu, 7 Oktober 2015

Waktu

: 10.00 wita

Pertemuan

: IV

Tindakan kep. : Mengeksplore klien untuk menyebutkan keuntungan berhubungan


dengan orang lain dan kerugian tidak berhubungan dengan orang lain.
A. Proses keperawatan
1. Kondisi klien
Klien lebih suka menyendiri di tempat tidurnya, tidak mau kontak dengan
yang lain, lebih banyak diam, kontak mata singkat.
2. Diagnosa keperawatan
Isolasi Sosial
3. Tujuan khusus
TUK 3 : : Klien dapat menyebutkan keuntungan berhubungan dengan
orang lain dan kerugian tidak berhubungan dengan orang lain
4. Tindakan Keperawatan
a. Kaji pengetahuan klien tentang menfaat dan keuntungan berhubungan
dengan orang lain
b. Beri kesempatan kepada klien untuk mengungkapkan perasaan tentang
keuntungan berhubungan dengan orang lain.
c. Diskusikan bersama klien tentang keuntungan berhubungan dengan
orang lain
d. Beri reinforcement positif terhadap kemampuan klien mengungkapkan
perasaan tentang keuntungan berhubungan dengan orang lain
e. Kaji pengetahuan klien tentang kerugian bila tidak berhubungan
dengan orang lain
f. Beri kesempatan kepada klien untuk mengungkapkan perasaan tentang
kerugian tidak berhubungan dengan orang lain.
g. Diskusikan bersama klien tentang kerugian tidak berhubungan dengan
orang lain
h. Beri reinforcement positif terhadap kemampuan klien mengungkapkan
perasaan tentang kerugian tidak berhubungan dengan orang lain
B. Strategi Komunikasi dalam Pelaksanaan Tindakan Keperawatan
1. Fase Orientasi
Selamat pagi Bapak ?
Apakah Bapak masih ingat dengan saya? Iya, Bapak benar sekali.
Bagaimana perasaan Bapak hari ini?

Bapak sudah makan ?


Bapak, sesuai dengan janji kita kemarin, hari ini kita bertemu disini untuk
berbincang-bincang tentang keuntungan berhubungan dengan orang lain
dan kerugian tidak berhubungan dengan orang lain. Kita akan berbincangbincang selama 15 menit dimulai dari sekarang pukul 10.00 10.15.
Apakah Bapak bersedia?
2. Fase kerja
bapak, apakah menurut Bapak berhubungan dengan orang lain bisa
membawa manfaat atau keuntungan?
Wah, Bapak benar sekali, coba Bapak jelaskan apa saja yang Bapak
ketahui tentang manfaat atau keuntungan berhubungan dengan orang
lain?
Dari manfaat yang sudah Bapak sebutkan tadi, manfaat yang mana yang
sudah pernah Bapak rasakan?
Bagaimana perasaan Bapak tentang keuntungan berhubungan dengan
orang lain?
Selain keuntungan, apakah menurut Bapak jika tidak berhubungan
dengan orang lain bisa menimbulkan kerugian?
Bapak benar sekali, coba Bapak jelaskan apa saja yang Bapak ketahui
tentang kerugian tidak berhubungan dengan orang lain?
Dari kerugian yang sudah Bapak sebutkan tadi, kerugian yang mana yang
sudah pernah Bapak rasakan?
Bagaimana perasaan Bapak tentang kerugian tidak berhubungan dengan
orang lain?
3. Fase terminasi
a. Evaluasi
Bagaimana perasaan Bapak setelah berbincang-bincang selama 15
menit dengan saya?
Apakah Bapak masih ingat apa yang kita bicarakan tadi?
Kalau Bapak ingat, coba sebutkan hal-hal yang sudah kita bicarakan
tadi?
Wah, bagus sekali, Bapak bisa mengingat apa yang telah kita
bicarakan tadi.
Terima kasih ya Pak, Bapak sudah mau berbincang-bincang dengan
saya.
b. Rencana Tindak lanjut
Bapak, besok apakah bersedia berbincang-bincang lagi dengan saya?
Besok kita akan bertemu lagi untuk latihan berkenalan dengan orang
lain ya, Pak

c. Kontrak
Baiklah Pak, sekarang sudah jam 10.15, waktu kita sudah habis
karena sesuai dengan perjanjian tadi kita mengobrol sekitar 15 menit,
jadi pembicaraan kita cukupkan sampai disini.
Besok saya dinas siang dari jam 14.00 20.00, kira-kira Bapak jam
berapa bersedia besok bertemu lagi? Berapa lama? Tempatnya dimana?
Disini atau di taman depan?
Baikklah, jam 17.00 kita akan bertemu di sini lagi selama 20 menit
dari jam 17.00 hingga jam 17.20.

SP
:4
Hari, tanggal : Kamis, 8 Oktober 2015
Waktu
: 17.00 WITA
Pertemuan

: Ke-4 (keempat)

Tindakan keperawatan : Mengeksplore kemampuan klien untuk melaksanakan


hubungan sosial
A. Proses Keperawatan
1. Kondisi Klien
Klien tampak duduk di kursi kayu depan kamarnya. Pasien tampak sedang
memikirkan sesuatu.
2. Diagnosa Keperawatan
Isolasi sosial
3. Tujuan khusus
TUK 4 : Klien dapat melaksanakan hubungan sosial.
4. Tindakan Keperawatan
a. Mendorong dan membantu klien untuk berhubungan dengan orang
lain melalui tahap :
Klien Perawat
Klien Perawat Perawat lain
Klien Perawat Perawat lain Klien lain
b. Memberi reinforcement positif terhadap keberhasilan yang telah
dicapai.

c. Membantu klien untuk mengevaluasi manfaat berhubungan.


d. Mendiskusikan jadwal harian yang dilakukan bersama klien dalam
mengisi waktu.
e. Memotivasi klien untuk mengikuti kegiatan ruangan.
f. Memberi reinforcement positif atas kegiatan klien dalam kegiatan
ruangan.

B. Strategi Pelaksanaan Tindakan Keperawatan (SP)


1. Fase Orientasi
a. Salam terapeutik
Pagi Pak. Bagaimana perasaan Bapak sekarang?
b. Evaluasi/Validasi
Sudah makan Pak? Tadi makan apa saja? Lauknya apa? Isi sayur?
Apa nama sayurnya? Yang mana paling enak Bapak makan?
c. Kontrak
Topik :
Bapak, sesuai dengan janji kita tadi, sekarang kita bertemu disini
untuk berbincang-bincang tentang cara berkenalan dengan orang lain.
Waktu :
Kita akan berbincang-bincang selama 20 menit dimulai dari sekarang
pukul 17.00 WITA 17.20 WITA. Apakah Bapak bersedia?
Tempat :
Tempatnya dimana? Bagaimana kalau di kursi dekat meja tempat
makan? Disana juga sedang ada banyak orang Pak. Ayo ngobrol
disana.
2. Fase Kerja
Nah Pak, kemarin sama tadi kan kita sudah banyak cerita tentang Bapak.
Bagaimana kalau sekarang prakteknya? Yuk, coba kenalan sama perawat
yang disana. Ayo, pertama bilang salam dulu. Setelah itu, sebutkan nama
Bapak. Nah baru setelahnya tanya nama lawan bicara Bapak? Asalnya dari
mana. Ayo coba dulu Pak. Sama perawat itu coba.
Tadi kan sudah sama perawat. Sekarang coba yuk sama temannya. Ayo
coba ulang cara-cara yang tadi saya beritahu.
3. Fase terminasi
a. Evaluasi
Bagaimana perasaan Bapak setelah tadi praktek berkenalan sama
beberapa orang? Senang kan Pak. Nah dengan banyak kenalan, seelah

itu ngobrol, waktu Bapak kan jadi terisi. Tidak ada waktu lagi jadinya
untuk sendirian. Makanya diterusin begitu Pak ya. Ngobrol-ngobrol
dengan teman satu kamar dulu boleh. Sama perawat yang di depan
station itu juga bagus Pak.
4. Rencana Tindak Lanjut
Bapak, nanti siang setelah makan siang apakah Bapak bersedia
berbincang-bincang lagi dengan saya?
5. Kontrak
Topik :
Besok saya masuk pagi Pak dari jam 08.00 WITA 14.00 WITA. Besok
ayo kenalan lagi Pak. Nah mulai besok juga ayo Bapak mulai sering keluar
dari kamar ya. Ke ruang rekreasi boleh. Ikut yang lain menonton TV.
Tempat :
Dimana Bapak ingin bertemu? Oh, di kursi depan nurse station ya Pak?
Wah sepertinya Bapak sudah nyaman disana ya. Baiklah Pak, besok ya
kita ketemu lagi.
Waktu :
Jam berapa maunya Pak? Pagi? Oh jam 11.00 WITA? Ayo Pak.

SP

:5

Hari, tanggal : Jumat, 9 Oktober 2015


Waktu

: 11.00 WITA

Pertemuan

: Ke-5 (kelima)

Tindakan keperawatan : Mengeksplore pengetahuan klien menggunakan obat


sesuai program yang telah ditetapkan
A. Proses Keperawatan
1. Kondisi Klien
Pasien tampak menunggu di kursi kayu depan kamarnya.
2. Diagnosa keperawatan
Isolasi sosial
3. Tujuan Khusus: Klien dapat menggunakan obat sesuai program yang telah
ditetapkan.
4. Tindakan Keperawatan
a. Memberi salam terapeutik.
b. Menjelaskan manfaat menggunakan obat secara teratur dan kerugian
jika tidak menggunakan obat.
c. Memotivasi klien untuk meminum obat secara benar dan sesuai
program yang telah ditetapkan.
d. Memberi pujian atas usaha yang telah dilakukan klien.
B. Strategi Pelaksanaan Tindakan Keperawatan (SP)
1. Orientasi
a. Salam terapeutik
Selamat siang Pak.
b. Evaluasi
Bagaimana perasaan Bapak hari ini? Sudah minum obat tadi?
c. Kontrak
Topik: Sesuai janji yang sudah kita kemarin, sekarang kita
mengobrol lagi ya, berkenalan dengan orang lain juga. Tetapi lebih
dahulu bicara tentang obat yang bapak konsumsi selama dirawat disini
dan betapa pentingnya mengonsumsi obat sesuai program.
Waktu: Janji kita kemarin kita akan mengobrol dari sekarang. Bapak
mau ngobrolnya 10 menit dari sekarang sampai jam 11.10 WITA?.
Tempat: Tempatnya disini saja? Baik Pak.
2. Kerja

Bapak obat apa saja yang Bapak konsumsi?


Adakah seseorang yang menemani atau mengingatkan Bapak minum
obat? Bapak bisa jelaskan kapan saja Bapak minum obat?
Ya sekarang saya jelaskan ya, obat ini diminum sesudah makan sebanyak
dua kali dalam sehari.
Apakah Ibu paham dengan tulisan 2x1 pada obat ini? 2x1 artinya dalam
24 jam Bapak minum obat sebanyak duakali yaitu pagi dan sore.
Mari saya bantu meminumkan obatnya
3. Terminasi
a. Evaluasi
Subjektif: Setelah kita ngobrol tadi selama 10 menit,bagaimana
apakah Bapak sudah mengerti?
Objektif : Klien mau menjawab pertanyaan perawat dan bertanya halhal yang belum jelas.
b. Tindak lanjut
Bapak sekarang sudah jam 11.10 WITA. Sesuai dengan janji kita
hanya 10 menit. Kalau nanti ada yang mau ditanyakan kepada saya
lebih baik Bapak sampaikan sekarang karena saya sudah selesai
praktek disini dan Bapak bisa bertanya dengan petugas/perawat disini
ya Pak.
c. Kontrak yang akan datang
Pak sampai jumpa lagi, sekarang pertemuan kita yang terakhir. Ingat
pesan-pesan saya ya. Sampai jumpa. Terima kasih atas kepercayaan
yang diberikan selama ini kepada saya dalam merawat Bapak.

Anda mungkin juga menyukai