Anda di halaman 1dari 8

9.2.

VARIANS BERSYARAT
Varians dari fungsi padat peluang f(y/x) disebut varians bersyarat dari Y oleh
X = x. Varians bersyarat didefenisikan sebagai berikut :
Defenisi 9.3
Misalkan X dan Y adalah dua variabel acak dengan fungsi padat gabungan f(x,y) dan
f( y / x) adalah fungsi kepadatan bersyaratan dari Y oleh X = x. Varians bersyarat dari
Y oleh X = x dinotasikan oleh Var (Y / x) dan didefenisikan sebagai berikut :
x
2
Y |(E ( Y |x ) )
Var ( Y |x )=E
2

E ( Y |x ) dinotasikan sebagai rata-rata bersyarat dari Y oleh X = x.

Dimana

Contoh 9.6.
Misalkan X dan Y adalah variabel acak kontinu dengan fungsi kepadatan peluang
gabungan :

y
f ( x , y ) = e untuk 0< x < y <
0 untuk yang lainnya

Apa varians bersyarat dari Y jika diketahui X = x ?


Penyelesaian :
Fungsi kepadatan marginal dari f1(x) diberikan oleh :

f 1 ( x )= f ( x , y ) dy

e y dy
x

[ ey ] x

ex .
Sehingga, fungsi kepadatan bersyarat dari Y oleh X = x adalah :
h ( y |x ) =

f (x, y)
f1(x)

ey
ex
( yx )

untuk y > x .

Sehingga X = x, Y berdistribusi eksponensial dengan parameter


parameter x. Rata-rata bersyarat dari Y oleh X = x adalah :

E ( Y |x ) = y h ( y |x ) dy

y e( yx ) dy
x

( z+ x ) ez dz dimana z = yx
0

ez dz + zez dz
0

x
0

x ( 1) + ( 2)

= x + 1.

=1

dan tempat

Dengan cara yang sama, kita dapat menghitung distribusi moment kedua dari
h(y / x).

E ( Y | x ) = y 2 h ( y |x ) dy
2

y 2 e( y x ) dy
x

(z + x)2 ez dz dimana z = yx
0

dz + z e dz +2 x z ez dz
2 z

x 2 ( 1 ) + ( 3 ) +2 x (2)
x 2+2+2 x
2

( 1+ x ) +1

x
2

Maka :

Y
Var ( Y |x )=E

|(E ( Y |x ) )

(1+ x) +1(1+ x)

= 1.

Remark 9.2
Varians dari Y adalah 2. Ini bisa ditunjukkan dengan mengikuti : ketika marginal
dari Y adalah 2. Ini bisa ditunjukkan dengan mengikuti : ketika marginal dari Y
y

f 2 ( y )= ey dx= y e y

diberikan oleh :

Nilai ekspektasi dari Y adalah

E ( Y )= y 2 e y dy= (3 )=2, dan E ( Y 2 )= y 3 e y dy = ( 4 )=6.


0

Sehingga varians

dari Y adalah Var(Y) = 6 4 = 2. Jika diketahui X = x maka variansnya adalah 1.


Teorema 9.3
Misalkan X dan Y adalah dua variabel acak dengan rata rata
standar deviasi

dan

E x ( Var ( Y |X ) ) =( 1 2 ) Var (Y )

Contoh 9.7

dan

. Jika Ekspektasi bersyarat dari Y oleh X = x adalah

linear dalam x, maka :

Dimana

X dan Y

dinotasikan dengan koefisien korelasi dari X dan Y.

Misalkan

E ( Y |X =x ) =2 x

dan

Var ( Y | X=x )=4 x

, dan misalkan X

berdistribusi seragam pada interval dari 0 sampai 1. Apa varians dari Y ?


Penyelesaian :
Jika

E ( Y |X =x )

adalah sebuah fungsi linear dari x maka :

E ( Y |X =x ) = Y +

Dan

Y
( x X )
X

E x ( Var ( Y |X ) ) = 2Y ( 12 )

Kita diberikan bahwa :


Y +

Y
( x X )=2 x
X

Y
=2
X

=2

Diketahui bahwa :

X
Y

(9.6)

Var ( Y | X=x )=4 x 2

Ketika X ~ UNIF (0,1) di dapat kepadatan dari X menjadi f(x) = 1 pada interval
(0,1), sehingga :

E x ( Var ( Y |X ) ) = Va r ( Y |X =x ) f ( x ) dx

4 x 2 dx
0

3 1

[ ]

x
4
3

4
.
3
Melalui teorema 9.3, diperoleh :
4
=E ( Var ( Y | X ) )
3
x
2Y ( 12 )

2
Y

14

2X
2Y

Y 4 X
Sehingga :
4
2
2
Y = + 4 X
3

Ketika X ~ UNIF (0,1), varians dari X didapat

adalah :

2X =

1
.
12

Sehingga Varians dari Y

4 4 16 4 20 5
2Y = + = + = = .
3 12 12 12 12 3

Contoh 9.8
Misalkan

E ( X |Y = y ) =3 y

kepadatan Y adalah :

dan

Var ( X |Y = y ) =2

, dan misalkan fungsi

f ( y )=

e y untuk y >0
0 untuk yang lainnya

Apa varians dari X ?


Penyelesaian :
Melalui teorema 9.3, diperoleh :
Var ( X |Y = y ) = 2X ( 12 )=2

X+

Dan :

X
( y y )=3 y
Y

=3

Maka :

(9.7)

Y
X .

Dari (9.7) , kita peroleh :

2
X

E y ( Var ( X |Y ) ) =2 sehingga :

19

2Y
2X

=2

X =9 Y +2
Sekarang kita menghitung varians dari Y. Untuk ini, kita butuh E(Y) dan E(Y2).

E ( Y )= y f ( y ) dy
0

y ey dy
0

(2)

= 1.

Dengan cara yang sama diperoleh :

E ( Y 2 )= y 2 f ( y ) dy
0

y 2 e y dy
0

(3)

= 2
Sehingga :
2

2
Var ( Y )=E ( Y ) [ E (Y ) ] =21=1.

Jadi, Varians dari X bisa dihitung :


2X =9 2Y +2
= 9(1) + 2
= 11.