Anda di halaman 1dari 4

BAB II

GAMBARAN UMUM

A. Sejarah KPU
Secara ringkas mungkin, KPU yang ada sekarang merupakan KPU IV (ke
empat) yang dibentuk sejak era Reformasi 1998. KPU Pertama (1999-2001)
dibentuk dengan Keppres No. 16 Tahun 1999, beranggotakan 53 orang
anggota, dari unsur pemerintah dan Partai Politik. KPU pertama dilantik
Presiden BJ Habibie. KPU Kedua (2001-2007) dibentuk dengan Keppres No
10 Tahun 2001, beranggotakan 11 orang, dari unsur akademis dan LSM. KPU
kedua dilantik oleh Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada tanggal 11
April 2001. KPU Ketiga (2007-2012) dibentuk berdasarkan Keppres No
101/P/2007 yang berisikan tujuh orang anggota yang berasal dari anggota
KPU Provinsi, akademisi, peneliti dan birokrat dilantik tanggal 23 Oktober
2007 minus Syamsulbahri yang urung dilantik Presiden karena masalah
hukum. Untuk menghadapi pelaksanaan Pemilihan Umum 2009, image KPU
harus diubah sehingga KPU dapat berfungsi secara efektif dan mampu
memfasilitasi pelaksanaan Pemilu yang jujur dan adil. Terlaksananya Pemilu
yang jujur dan adil tersebut merupakan faktor penting bagi terpilihnya wakil
rakyat yang lebih berkualitas, dan mampu menyuarakan aspirasi rakyat.
Sebagai anggota KPU, integritas moral sebagai pelaksana pemilu sangat
penting, selain menjadi motor penggerak KPU juga membuat KPU lebih

kredibel dimata masyarakat karena didukung oleh personal yang jujur dan
adil.

B. Tugas Pokok KPU


KPU mempunyai tugas kewenangan sebagai berikut:
1. Merencanakan dan mempersiapkan pelaksanaan Pemilihan Umum.
2. Menerima, meneliti dan menetapkan Partai-partai Politik yang berhak
sebagai peserta Pemilihan Umum.
3. Menetapkan keseluruhan hasil Pemilihan Umum di daerah pemilihan
untuk DPR, DPRD I dan DPRD II.
4. Mengumpulkan dan mensistemasikan bahan-bahan serta data hasil
Pemilihan Umum.
5. Memimpin tahapan kegiatan Pemilihan Umum.
C. Tujuan KPU
1. Meningkatkan kapasitas dan kualitas pelaksana Pemilihan Umum.
2. Meningkatkan pemahaman tentang hak dan kewajiban politik rakyat
dalam Pemilihan Umum.
3. Melaksanakan Undang-Undang di bidang politik secara murni dan
konsekwen.
4. Meningkatkan kesadaran rakyat yang tinggi tentang Pemilihan Umum
yang demokratis.
D. Visi dan Misi KPU
1. Visi
Terwujudnya Komisi Pemilihan Umum sebagai penyelenggara Pemilihan
Umum yang memiliki integritas, profesional, mandiri, transparan dan
akuntabel, demi terciptanya demokrasi Indonesia yang berkualitas
berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam wadah Negara Kesatuan
Republik Indonesia.
2. Misi

a. Membangun lembaga penyelenggara Pemilihan Umum yang memiliki


kompetensi, kredibilitas dan kapabilitas dalam menyelenggarakan
Pemilihan Umum.
b. Menyelenggarakan Pemilihan Umum untuk memilih Anggota Dewan
Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan
Rakyat Daerah, Presiden dan Wakil Presiden serta Kepala Daerah dan
Wakil Kepala Daerah secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur,
adil, akuntabel, edukatif, dan beradab.
c. Meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pemilihan Umum yang
bersih, efisien dan efektif.
d. Melayani dan memperlakukan setiap peserta Pemilihan Umum secara
adil dan setara, serta menegakkan peraturan Pemilihan Umum secara
konsisten sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
e. Meningkatkan kesadaran politik rakyat untuk berpartisipasi aktif
dalam Pemilihan Umum demi terwujudnya cita-cita masyarakat
Indonesia yang demokratis.

E. Alamat KPU Kabupaten Tanah Bumbu


Jl. Lokalitbang Kelurahan Gunung Tinggi Kabupaten Tanah Bumbu.
KETUA
Drs. H. SAMSANI, M.Hum
DIVISIHUMAS, DATA INFORMASI DAN HUBUNGAN ANTAR LEMBAGA
DIVISI, RUMAH
TANGGA
DAN ORGANISASI
F. Stuktur KPU Kabupaten
Tanah
Bumbu

STRUKTUR ORGANISASI
KOMISI PEMILIHAN MUM KABUPATEN TANAH BUMBU
PERIODE TAHUN 2013-2018
ANGGOTA
ANGGOTA
ANGGOTA
ANGGOTA
Drs. FAISAL RIZA
HASMIYA NINGSIH, S.Pd
IRWANDI, S.Sos
MAKHRURI, SE
DIVISI HUKUM DAN PENGAWASAN
DIVISI PERENCANAAN,
DIVISI KEUANGAN
SOSIALISASI,
DAN
PENDIDIKAN,
LOGISTIK PEMILIH, DANDIVISI
PENGEMBANGAN
TEKHNIS PENYELENGGARA
SDM

Bagan 1. Struktur Organisasi KPU Kab. Tanah Bumbu

Bagan 1. Strutur KPU Kabupaten Tanah


Bumbu