Anda di halaman 1dari 3

PETUGAS TERKAIT :

1. SPV.P2TL UPJ
2. AMU P2TL APJ
3. STAF P2TL
4. Petugas lapangan
5. Pelanggan
PERALATAN KERJA :
1. Tang segel.
2. Tang Amper.
3. Tang potong .
4. Tang kombinasi .
5. Kalkulator
6. Tespen
7. Stop whatch
8. Tang KW
PERLENGKAPAN K3 :
1.Sarung tangan kulit
2.Sepatu karet
3.Topi pengaman
PERALATAN PENDUKUNG :
1. Radio komunikasi ( HT)
2. Kendaraan Operasional
3. Surat tugas.
4. Alat tulis
5. Formulir B.A TUL 1-19
Material :
1. Kawat segel
2. Timah segel
3. Isolasi

PROSEDURE KERJA :
1 Berdasarkan PK yang diterima dari atasan terkait
2 petugas pemeriksa ( P2TL ) melakukan :
a. Menyiapkan peralatan kerja & peralatan K3 yang diperlukan untuk pemeriksaan (P2TL)
b. Menyiapkan Target Operasi ( TO)

1 Melaksanakan pekerjaan sesuai dengan jadual yang sudah ditentukan.


2 Membuat laporan kepada atasan yang menugaskan.

LANGKAH KERJA :
1. Ucapkan salam serta sopan dan santun terhadap pelanggan.
2. Informasikan kepada pelanggan sebelum melakukan kegiatan pemeriksaan.
3. Lakukan pemeriksaan dengan teliti,antara lain ,perhatikan segel tera /segel OK(besi),segel
pembatas ( MCB) dan putaran KWH.
4.Minta hidupkan seluruh peralatan yang menggunakan tenaga listrik.
5.Lakukan pengukuran menggunakan tang amper ,hitung daya /amper yang digunakan dan
berapa daya /amper yang terpasang,bandingkan apakah daya yang digunakan sesuai dengan daya
terpasang ( kontrak).

6.Turunkan pembatas ( MCB/NH.Fuse),perhatikan seluruh peralatan yang menggunakan tenaga


listrik masih ada yang aktip/nyala.
7.Bila ada kelainan yang mencurigakan atau ada pelanggaran ,jelaskan kepada pelanggan jenis
pelanggarannya.
8.Buat berita acara pemeriksaan /surat panggilan yang ditanda tangani petugas pemeriksa dan
pelanggan.
9.Tentukan hari dan tanggal serta alamat kantor yang jelas untuk mempercepat penyelesaiannya.
10.Lakukan penyegelan kembali .
11.Bawa barang bukti ( fisik) pelanggaran ke kantor PLN.
12.Mohon pamit untuk meninggalkan pelanggan .

HAL-HAL YANG TIDAK BOLEH DILAKUAKN OLEH PETUGAS P2TL SAAT


MELAKUKAN PEMERIKSAAN :

1. Jangan bicara dan berprilaku yang tidak sopan pada saat melakukan pemeriksaan .
2. Jagan menyatakan seseorang (pelanggan ) telah melakukan pelanggaran atau pencurian tenaga
listrak.
3. Jangan bicara soal pelanggaran / melanggar hukum atau melanggar aturan PLN.
4. Jangan memberikan perhitungan /perkiraan tagihan susulan ( TS).
5. Jangan melakukan /berbuat yang dapat memancing emosi pelanggan .
Lakukan tidakan yang aman :
1. Jangan menyinggung-nyinggung masalah hukum pada waktu melakukan pemeriksaan
pemakaian tenaga listrik .
2. Utamakan ,prosedur yang harus dipatuhi dan ditaati.
3. Hindari pihak ke tiga yang dapat memperkeruhkeadaan.
4. Jangan ada celah untuk melakukan kompromi pada pihak lain ( pelanggan ) sehingga dapat
berakibat patal bagi petugas P2TL.
DASAR-DASAR HUKUM :
1. Kep Men PUTL No.024/1978
2. UU Kelistrikan No.015/1985
3. SK.Direksi No.068/010/DIR/2000
4. Surat tugas
NAh demikian sahabat blogger tata cara atau SOP yang harus dilakukan dan ditaati para petugas
P2TL tersebut semoga ada manfaatnya Ya............

Anda mungkin juga menyukai