Anda di halaman 1dari 49

DISCLAIMER

Seluruh dokumen E-Trik di dalam CD ini dapat digunakan dan disebarkan secara bebas untuk tujuan belajar bukan komersial (non-profit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang disertakan dalam dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang, kecuali mendapatkan ijin tertulis terlebih dahulu dari Penerbit Maxikom.

E-Trik Flash MX 2004

Suara

Sudirman

E-Trik Flash MX 2004 Suara Sudirman

SUARA

A. MENGISI SUARA MUSIK

Dalam membuat animasi terasa kurang lengkap tanpa adanya sentuhan suara di dalamnya. terutama suara musik. Selama animasi berjalan akan terasa lebih hidup apabila terdapat sentuhan musik di dalamnya. Musik dapat di kombinasikan dengan animasi apapun. berikut ini kita akan mencoba bagaimana cara memberikan musik ke dalam Frame yang ada di dalam Flash.

1. Klik menu File> Import> Import to Library. Cari dan pilih file OUT- KAST -Hey Ya pada folder “ suara” . Lihat gambar 5.1.

KAST -Hey Ya pada folder “ suara” . Lihat gambar 5.1. Gambar 5.1 memilih file untuk

Gambar 5.1 memilih file untuk di importkolom teks

2. Tekan Control+ L untuk menampilkan palet Library. anda akan melihat simbol OUTKAST -Hey Ya yang anda Import barusan. Lihat gambar

5.2.

. anda akan melihat simbol OUTKAST -Hey Ya yang anda Import barusan. Lihat gambar 5.2. Gambar

Gambar 5.2 Palet Library.

2

3.

Beri nama “musik” pada Layer tesebut.Lihat gambar 5.3.

Beri nama “musik” pada Layer tesebut.Lihat gambar 5.3. Gambar 5.3 Beri nama musik pada Layer. 4.

Gambar 5.3 Beri nama musik pada Layer.

4. Klik kanan pada Frame 285, pilih Insert Frame.

5. Pada palet Properties, pilih sound : OUTKAST -Hey Ya, Effect : None, Sync : Event dan pilih Repeat.

6. Tekan Enter untuk mendengarkan musik pada dokumen Flash.

B. MENGISI SUARA VOCAL

Di dalam pembuatan animasi tidak kalah penting ialah memasukkan suara vocal, bagaimana memasukkan berbagai macam suara, baik suara obrolan, berteriak, menangis dan sebagainya.

Anda bisa mengambil suara yang telah di sediakan di dalam folder suara, atau anda juga bisa mengisinya dengan suara anda sendiri. Kini kita akan mencoba bagaimana memasukkan suara vocal ke dalam Frame yang ada di dalam flash.

1. Klik menu File> Import> Import to Library. Cari dan pilih file baby lucu, pada folder “suara 2”. Lihat gambar 5.4.

Cari dan pilih file baby lucu, pada folder “ suara 2” . Lihat gambar 5.4. Gambar

Gambar 5.4 Pilih suara pada file bahan.

3

2.

Tekan Control+ L untuk menampilkan palet Library. anda akan melihat simbol Baby lucu yang anda Import.

4. Klik kanan pada Frame 205, pilih Insert Frame.

5. Pada palet Properties, pilih sound : Baby lucu, Effect : None, Sync :

Event dan pilih Repeat.

6. Tekan Enter untuk mendengarkan suara vocal pada dokumen Flash.

C. MENGISI SUARA EFEK

Setelah mengetahui cara memasukkan suara Musik dan suara Vocal ke da- lam dokumen Flash, terasa belum lengkap apabila kita tidak memberikan suara Efek di dalam sebuah animasi. Suara Efek bisa berupa suara apa saja. misalkan suara mobil, suara orang berjalan, suara pukulan, suara ledakan dan sebagainya. Cara mengambil suara masih sama seperti yang kita pelajari sebelumnya. hanya saja kali ini kita akan mecoba menggabungkan beberapa suara Efek dalam beberapa Frame. Kali ini kita akan mencoba menciptakan suara dengan suasana di dalam hutan sesudah hujan.

2.

Kumpulkan jadi satu File suara yang akan kita kombinasikan. Di antaranya : darkwds 1, Explsion, jungle, Night 2, Rain, Rain 2, Summer, water dan Water fall.

jungle, Night 2, Rain, Rain 2, Summer, water dan Water fall. Gambar 5.5 memilih efek suara

Gambar 5.5 memilih efek suara yang akan di kombinasikan .

2.

Klik 9 Layer baru, lalu beri nama yang sama pada judul suara pada satu persatu Layer. Lihat gambar 5.6.

4

Gambar 5.6 Layer dengan masing-masing judul 2. Pada palet Properties akan muncul masing-masing judul suara

Gambar 5.6 Layer dengan masing-masing judul

2.

Pada palet Properties akan muncul masing-masing judul suara, masuk- kan dengan Layernya masing-masing. Lihat gambar 5.7

, masuk- kan dengan Layernya masing-masing. Lihat gambar 5.7 Gambar 5.7 timeline dengan bermacam perpaduan suara.

Gambar 5.7 timeline dengan bermacam perpaduan suara.

2.

Kini perpaduan beberapa suara suasana hutan telah selesai di buat. Untuk mendengarnya tekan Enter pada Keyboard.

D. MEMBUAT IDE CERITA BARU

Ide cerita animasi kita kali ini ialah “abang becak”. Seatu hari abang becak berkeliling komplek mencari penumpang. Di pinggir jalan tampak seorang ibu bertubuh gembul sedang menunggu tumpangan. Dengan senang abang becak pun menghampirinya. Tapi tanpa di duga, ibu bertubuh gembul terse- but berlari lalu melompat lalu mendarat tepat di atas abang becak. Karena sang abang becak bertubuh kurus, iapun langsung terpental ke udara. Untuk selanjutnya kita akan membuat Storyboard “abang becak“ terlebih dahulu.

E. MEMBUAT STORYBOARD

Berikut ini adalah Storyboard animasi “abang becak”. Lihat gambar 5.8.

5

Gambar 5.8 Storyboard “abangbecak” F. MEMBUAT ANIMASI F.1. Membuat Animasi Judul 1. Buka dokumen baru.

Gambar 5.8 Storyboard “abangbecak”

F. MEMBUAT ANIMASI

F.1. Membuat Animasi Judul

1. Buka dokumen baru.

2. Untuk pertama-tama kita akan Membuat judul terlebih dahulu, klik Text

tool

kita akan Membuat judul terlebih dahulu, klik Text tool kemudian drag pada Stage. 3. Pada tabel

kemudian drag pada Stage.

3. Pada tabel Properties pilih Font georgia, Font size ukuran 51, Text Col- or dengan Fill coklat muda, seperti gambar 5.9.

, Font size ukuran 51 , Text Col- o r dengan Fill coklat muda, seperti gambar

Gambar 5.9 Tabel Properties.

6

4.

Kemudian ketik huruf “ “abang becak” “ pada kolom Font yang masih kosong seperti pada gambar di bawah ini.

Font yang masih kosong seperti pada gambar di bawah ini. Gambar 5.10 judul. 5. Klik kanan

Gambar 5.10 judul.

5. Klik kanan pada Frame 10 lalu pilih Insert keyframe

6. Masukkan Create Motion Tween Pada Frame 1 dan juga Frame 10.

7. Sorot Frame 1.

8. Klik Free Tansfrom Tool

,
,

9. Pada saat judul masih di Tarnsform keluarkan “judul 1” di luar atas area Stage. seperti gambar di bawah ini.

1” di luar atas area Stage. seperti gambar di bawah ini. Gambar 5.11 judul di luar

Gambar 5.11 judul di luar area Stage.

10. Sorot Frame 10. Lalu tempatkan “judul 1” di tengah area Stage seperti gambar 5.12

10. Lalu tempatkan “judul 1” di tengah area Stage seperti gambar 5.12 Gambar 5.12 judul di

Gambar 5.12 judul di dalam area stage.

7

11.

Klik kanan pada Frame 11, 12, 13, dan juga Frame 14 , lalu pilih Insert Keyframes.

12. Posisikan “judul 1” pada masing-masing Frame seperti gambar 5.13.

1” pada masing-masing Frame seperti gambar 5.13. Frame 11 Frame 13 Frame 12 Frame 14 Gambar

Frame 11

pada masing-masing Frame seperti gambar 5.13. Frame 11 Frame 13 Frame 12 Frame 14 Gambar 5.13

Frame 13

masing-masing Frame seperti gambar 5.13. Frame 11 Frame 13 Frame 12 Frame 14 Gambar 5.13 judul

Frame 12

Frame seperti gambar 5.13. Frame 11 Frame 13 Frame 12 Frame 14 Gambar 5.13 judul pada

Frame 14

Gambar 5.13 judul pada masing masing Frame.

13. Klik kanan pada Frame10 lalu pilih Copy Frames

14. Klik kanan pada Frame 16 lalu pilih Paste Frames.

15. Klik kanan pada Frame 41 lalu pilih Insert keyframe

16. Pada Frame 41, posisikan “judul 1” di area atas Stage, seperti pada gam- bar 5.14.

Frame 41, posisikan “judul 1” di area atas Stage, seperti pada gam- bar 5.14. Gambar 5.14

Gambar 5.14 judul pada Frame 40.

8

17.

Klik kanan pada Frame 80 pilih Insert Frame.

18.

19.

20.

21.

Beri nama Layer, dengan nama “judul 1”.

Buat layer baru dengan meng-klik Insert Layer

1”. Buat layer baru dengan meng-klik Insert Layer beri nama “judul 2”. Klik kanan pada Frame

beri nama“judul 2”.

Klik kanan pada Frame 18 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

Masih dengan Font Georgia namun ubah Font Size ukuran 18, Fill war- na tidak berubah, seperti gambar berikut ini.

18, Fill war- na tidak berubah, seperti gambar berikut ini. Gambar 5.15 Tabel Properties. 22. Ketik

Gambar 5.15 Tabel Properties.

22.

Ketik huruf “dipersembahkan oleh :” pada keyboard.

Ketik huruf “ dipersembahkan oleh : ” pada keyboard. Gambar 5.16 kalimat yang telah di ketik.

Gambar 5.16 kalimat yang telah di ketik.

23.

24.

25.

Klik kanan pada Frame 25 dan Frame 41 lalu pilih Insert keyframe.

Masukkan Create Motion Tween Pada Frame 18, 25 dan juga Frame 41 tersebut.

Sorot Frame 41. Lalu letakkan “judul 2” di bawah “judul 1”, seperti gambar 5.17.

Frame 41. Lalu letakkan “judul 2” di bawah “judul 1” , seperti gambar 5.17. Gambar 5.17

Gambar 5.17 judul pada frame 41.

9

26.

Sorot Frame 25. Lalu kecilkan, letakkan “judul 2” tempatkan pada area stage. seperti gambar berikut.

2” tempatkan pada area stage. seperti gambar berikut. Gambar 5.18 judul pada frame 25. 27. Sorot

Gambar 5.18 judul pada frame 25.

27. Sorot Frame 18. Lalu kecilkan dan putar balik “judul 2” tempatkan pada area Stage.seperti gambar 5.19.

2” tempatkan pada area Stage . seperti gambar 5.19. Gambar 5.19 judul yang telah di balik

Gambar 5.19 judul yang telah di balik pada frame 18.

28. Buat layer baru dengan meng-klik Insert Layer

frame 18. 28. Buat layer baru dengan meng-klik Insert Layer beri nama “judul 3”. 29. Klik

beri nama“judul 3”.

29. Klik kanan pada Frame 41 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

30. Ganti Font dengan Kozuka mincho Pro B, Font Size ukuran 18, Fill warna tidak berubah.

31. Ketik huruf “ udie’ pada keyboard. Lihat gambar 5.20.

huruf “ udie’ ” pada keyboard. Lihat gambar 5.20. Gambar 5.20 ketik “ udie ‘ ”

Gambar 5.20 ketik “ udie ‘ ” pada frame 41.

32. Klik kanan pada Frame 48 lalu pilih Insert keyframe.

10

33. Masukkan Create Motion Tween Pada Frame 41 dan Frame 48.

34. Sorot Frame 41, Lalu letakkan “judul 3” pada area Stage, seperti gam- bar berikut.

“judul 3” pada area Stage, seperti gam- bar berikut. Gambar 5.21 posisi judul pada frame 41.

Gambar 5.21 posisi judul pada frame 41.

35. Sorot Frame 48, naikkan “judul 3” di area Stage, seperti gambar 5.22.

“judul 3” di area Stage, seperti gambar 5.22. Gambar 5.22 judul yang telah di geser ke

Gambar 5.22 judul yang telah di geser ke atas.

36. Buat Layer baru dan beri

nama“backround 1”. Tempatkan Layer

“background 1” di deretan paling atas.

37. Ambil gambar “background 1pada File bahan animasi. Caranya klik File + Import + Import to Library.

38. Drag gambar “background 1” ke area Stage seperti gambar 5.23.

“background 1” ke area Stage seperti gambar 5.23. Gambar 5.23 posisi background pada area stage. 39.

Gambar 5.23 posisi background pada area stage.

39. Kembali buat layer baru dnn beri nama“becak 1”.

11

40.

Klik kanan pada Frame 50 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

41. Ambil gambar “becak 1” pada File bahan animasi “abang becak”.

42. Drag gambar “becak 1” di luar area Stage seperti gambar di bawah ini.

1” di luar area Stage seperti gambar di bawah ini. Gambar 5.24 posisi becak di kiri
1” di luar area Stage seperti gambar di bawah ini. Gambar 5.24 posisi becak di kiri

Gambar 5.24 posisi becak di kiri luar area stage.

43. Klik kanan pada Frame 80 lalu pilih Insert keyframe.

44. Masukkan Create Motion Tween Pada Frame 50 dan Frame 80.

45. Sorot Frame 80, Lalu pindahkan gambar “becak 1” ke luar area Stage sebelah kanan, seperti gambar 5.25.

ke luar area Stage sebelah kanan , seperti gambar 5.25. Gambar 5.25 posisi becak di kiri

Gambar 5.25 posisi becak di kiri luar area stage.

F. 2 Membuat Animasi background.

1. Buat Layer baru, beri nama “background 2”tempatkan Layer di bawah Layer “background 1”.

2. Klik kanan pada Frame 81 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

3. Ambil gambar “background 2” pada File bahan animasi “abang becak”. drag gambar background ke area Stage seperti gambar 5.26.

12

Gambar 5.26 background 2. 4. Klik kanan pada Frame 105 lalu pilih Insert keyframe .

Gambar 5.26 background 2.

4. Klik kanan pada Frame 105 lalu pilih Insert keyframe.

5. Klik kanan pada Frame 106 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

6. Ambil gambar “background 3” pada File bahan animasi “abang becak”. drag gambar background tersebut ke area Stage, lihat gambar 5.27.

background tersebut ke area Stage , lihat gambar 5.27. Gambar 5.27 background 3. 7. Klik kanan

Gambar 5.27 background 3.

7. Klik kanan pada Frame 121 lalu pilih Insert keyframe.

8. Masukkan Create Motion Tween Pada Frame 106 dan Frame 121.

9. Sorot Frame 121, Lalu perbesar gambar “background 3”, seperti gam- bar 5.28.

stage
stage

Gambar 5.28 background 3 yang telah diperbesar.

10. Klik kanan pada Frame 138 lalu pilih Insert keyframe.

13

11.

Klik kanan pada Frame 139 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

12. Drag gambar “background 2” ke dalam area Stage, perbandingan pada Stage dapat anda lihat pada gambar sebelah kiri.

stage
stage
bagian yang di sorot
bagian yang di sorot

Gambar 5.29 background yang di perbesar.

13. Tempatkan gambar “background 2” tersebut di tengah stage, sehingga gambar Stage tertutup.

14. Klik kanan pada Frame 173 lalu pilih Insert keyframe.

15. Masukkan Create Motion Tween Pada Frame 122 dan Frame 173.

16. Sorot Frame 172, Lalu kecilkan gambar “background 2” rata dengan Stage.

17. Klik kanan pada Frame 173 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

18. Sorot Frame 173, Lalu drag kembali gambar “background 3” ratakan dengan area Stage, seperti gambar 5.30.

3” ratakan dengan area Stage , seperti gambar 5.30. Gambar 5.30 background 3 yang di perbesar.

Gambar 5.30 background 3 yang di perbesar.

19. Klik kanan pada Frame 182 lalu pilih Insert keyframe.

20. Perbesar “background 3” seperti gambar 5.31.

14

bagian yang di sorot stage
bagian yang di sorot
stage

Gambar 5.31 background 3 yang di perbesar.

21. Klik kanan pada Frame 183 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

22. Ambil gambar “background 4” pada File bahan animasi “abang becak”. drag gambar background ke area Stage, lihat gambar 5. 32

23. Klik kanan pada Frame 201 lalu pilih Insert keyframe

24. Sorot Frame 201, Lalu perbesar gambar “background 3”, seperti gam- bar 5.32

Stage
Stage

sebelum

Stage
Stage

sesudah diperbesar

Gambar 5.32 background 4 yang diperbesar.

25. Setelah “background 4” selesai diperbesar, putar background tersebut seperti gambar 3.7.

Drag
Drag

26. Klik Free Transform Tool, lalu drag titik 1 ke titik 2 seperti berikut.

berhenti di titik ini

klik di titik ini

titik 1 ke titik 2 seperti berikut. berhenti di titik ini klik di titik ini Gambar
titik 1 ke titik 2 seperti berikut. berhenti di titik ini klik di titik ini Gambar

Gambar 5.33 background 4 sebelum di putar.

15

27.

Setelah objek “background 3” di putar, memang tak tampak perubahan sedikit pun.tapi anda bisa memainkan Frame yang telah berhasil di buat dengan menekan Enter pada keyboard.

Stage
Stage

Gambar 5.34 background 4 setelah di putar.

28. Klik kanan pada Frame 202 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

29. Ambil gambar “background 5” pada File bahan animasi “abang becak”. drag gambar background ke area Stage, Lihat gambar 5.35.

sebelum diperbesar
sebelum diperbesar
sesudah diperbesar Stage
sesudah diperbesar
Stage

Gambar 5.35 background 5 pada area stage.

30. Klik kanan pada Frame 236 lalu pilih Insert keyframe

31. Setelah “background 5” selesai diperbesar, putar background tersebut seperti gambar berikut.

32. Klik Free Transform Tool, lalu drag titik 1 ke titik 2 seperti berikut.

Drag berhenti di titik ini
Drag
berhenti di titik ini

klik di titik ini

Gambar 3.36 background 5 setelah diputar.

16

33.

Klik kanan pada Frame 237 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

34. Ambil gambar “background 6” pada File bahan animasi “abang becak”. lihat gambar 5.37.

35. Klik kanan pada Frame 237 lalu pilih Remove Tween.

36. Klik kanan pada Frame 259 lalu pilih Insert Frame.

36. Klik kanan pada Frame 259 lalu pilih Insert Frame. Gambar 5.37 background 6 pada area

Gambar 5.37 background 6 pada area stage.

37. Klik kanan pada Frame 260 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes

38. Ambil gambar “ledakan merah” pada File bahan animasi “abang be- cak”. drag gambar ke area Stage, lihat gambar di bawah ini.

. drag gambar ke area Stage , lihat gambar di bawah ini. Gambar 5.38 ledakan merah

Gambar 5.38 ledakan merah pada frame 260.

39. Klik kanan pada Frame 261 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes

40. Ambil gambar “ledakan biru” pada File bahan animasi “abang becak”. drag gambar ke area Stage, lihat gambar 5.39.

17

Gambar 5.39 ledakan biru pada frame 261. 41. Klik kanan pada Frame 262 lalu pilih

Gambar 5.39 ledakan biru pada frame 261.

41. Klik kanan pada Frame 262 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes

42. Ambil gambar “ledakan kuning” pada File bahan animasi “abang be- cak”. drag gambar ke area Stage, lihat gambar 5.40.

be- cak”. drag gambar ke area Stage, lihat gambar 5.40. Gambar 5.40 ledakan kuning pada frame

Gambar 5.40 ledakan kuning pada frame 262.

43. Klik kanan pada Frame 260 lalu pilih Copy Frames

44. Klik kanan pada Frame 263 lalu pilih Paste Frames

45. Klik kanan pada Frame 261 lalu pilih Copy Frames

46. Klik kanan pada Frame 264 lalu pilih Paste Frames

47. Klik kanan pada Frame 262 lalu pilih Copy Frames

48. Klik kanan pada Frame 265 lalu pilih Paste Frames

49. Klik kanan pada Frame 266 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

50. Ambil gambar “background 7” pada File bahan animasi.

51. Drag gambar jam “background 7“ ke tengah area Stage yang masih ko- song, seperti gambar 5.41.

18

Gambar 5.41 Background 7 pada Frame 291. 52. Klik kanan pada Frame 291 lalu pilih

Gambar 5.41 Background 7 pada Frame 291.

52. Klik kanan pada Frame 291 lalu pilih Insert keyframe

53. Masukkan Create Motion Tween Pada Frame 266 dan Frame 291.

54. Sorot Frame 266, Lalu perbesar gambar “background 3”, seperti gam- bar 5.42.

gambar “background 3” , seperti gam- bar 5.42. Area Stage Gambar 5.42 background 7 dan area

Area Stage

Gambar 5.42 background 7 dan area stage yang akan di sorot.

55. Klik kanan pada Frame 292 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes, drag kembali background 5 ke area Stage.

Blank Keyfremes, drag kembali background 5 ke area Stage. Gambar 5.43 background 3 yang diperbesar. 56.

Gambar 5.43 background 3 yang diperbesar.

56. Klik kanan pada Frame 311 lalu pilih Insert keyframe

57. Sorot Frame 311, perbesar “background 3”, seperti gambar 5.44.

19

area Stage
area Stage

Gambar 5.44 background 3 yang diperbesar.

58. Klik kanan pada Frame 352 lalu pilih Convert to Keyframes.

59. Klik kanan pada Frame 353 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

60. Ambil gambar “background 8” pada File bahan animasi.

61. Drag gambar jam “background 8“ ke tengah area Stage yang masih ko- song, seperti gambar di bawah ini.

Stage yang masih ko- song, seperti gambar di bawah ini. Gambar 5.45 background 8 pada area

Gambar 5.45 background 8 pada area stage.

62. Klik kanan pada Frame 362 lalu pilih Insert keyframe.

63. Sorot Frame 362, Lalu perbesar gambar “background 8”, seperti gam- bar 5.46.

bagian gambar yang di sorot
bagian gambar yang di sorot

area Stage

Gambar 5.46 background yang telah di perbesar

20

64. Klik kanan pada Frame 363 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes. 65. Ambil gambar
64.
Klik kanan pada Frame 363 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.
65.
Ambil gambar “background 9” pada File bahan animasi.
66.
Drag gambar jam “background 9“ ke tengah area Stage yang masih ko-
song, seperti gambar 5.47.
67.
Klik kanan pada Frame 386 lalu pilih Insert keyframe
68.
Sorot Frame 386, Lalu tekan tanda panah atas pada Keyboard sehingga
gambar background seakan bergerak ke bawah. Lihat gambar 5.47.
sebelum digeser
sesudah digeser
Frame 363
Frame 386
Gambar 5.47 gambar background sebelum dan sesudah di geser.
69.
Klik kanan pada Frame 408 lalu pilih Convert to Keyframes.
70.
Klik kanan pada Frame 409 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.
71.
Tempatkan“background 5”. pada area Stage . Lihat gambar 5.48
Gambar 5.48 hasil copy background 5.
72.
Klik kanan pada Frame 520 lalu pilih Insert Frame.
72.
Tekan Ctrl + S untuk menyimpan file sementara.

21

F. 3 membuat animasi abang becak

1. Buat Layer baru dengan meng-klik Insert Layer mang”.

Buat Layer baru dengan meng-klik Insert Layer mang”. beri nama “ma- 2. Klik kanan pada Frame

beri nama “ma-

2. Klik kanan pada Frame 81 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

3. Ambil dan drag gambar “mamang 1” letakkan dan kecilkan, seperti gambar 5.49

“mamang 1” letakkan dan kecilkan, seperti gambar 5.49 Gambar 5.49 posisi mamang pada area stage 4.

Gambar 5.49 posisi mamang pada area stage

4. Klik kanan pada Frame 105 pilih Insert Keyframe.

5. Masukkan Create Motion Tween Pada Frame 81 dan Frame 105.

6. Sorot Frame 105, Lalu perbesar dan drag keluar keluar area Stage gam- bar “mamang 1”, seperti gambar 5.50.

keluar area Stage gam- bar “mamang 1” , seperti gambar 5.50. Gambar 5.50 objek mamang keluar

Gambar 5.50 objek mamang keluar dari area stage.

22

7.

Klik kanan pada Frame 106 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

8. Kembali klik kanan pada Frame 139 lalu pilih Convert to Blank Key- fremes.

9. Ambil dan drag gambar “mamang 2” letakkan di tengah area Stage sep- erti gambar 5.51.

2” letakkan di tengah area Stage sep- erti gambar 5.51. Gambar 5.51 posisi pada Frame 139.

Gambar 5.51 posisi pada Frame 139.

10. Klik kanan pada Frame 173 pilih Insert Keyframe.

11. Masukkan Create Motion Tween Pada Frame 139 dan Frame 173.

12. Sorot Frame 173, Lalu perbesar dan drag keluar keluar area Stage gam- bar “mamang 2”, seperti gambar berikut.

Stage gam- bar “mamang 2” , seperti gambar berikut. Gambar 5.52 posisi keluar area stage pada

Gambar 5.52 posisi keluar area stage pada frame 173.

13. Klik kanan pada Frame 174 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

14. Kembali klik kanan pada Frame 202 lalu pilih Convert to Blank Key- fremes.

15. Ambil dan drag gambar “mamang 3” letakkan di tengah area Stage sep- erti gambar 5.53.

23

Gambar 5.53 posisi tubuh mamang pada area stage. 16 . Klik kanan pada Frame 219

Gambar 5.53 posisi tubuh mamang pada area stage.

16. Klik kanan pada Frame 219 pilih Insert Keyframe.

17. Sorot Frame 219, kecilkan dan tempatkan gambar “mamang 3”, seperti gambar di bawah ini.

gambar “mamang 3” , seperti gambar di bawah ini. Gambar 5.54 posisi mamang setelah di majukan.

Gambar 5.54 posisi mamang setelah di majukan.

18. Klik kanan pada Frame 220 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

19. Buat Layer baru dengan meng-klik Insert Layer mamang”.

Buat Layer baru dengan meng-klik Insert Layer mamang”. beri nama “kepala 20. Pastikan Layer “kepala”

beri nama “kepala

20. Pastikan Layer “kepala” berada di atas Layer yang lain.

21. Kini klik kanan pada Frame 202 lalu pilih Convert to Blank Key- fremes.

22. Ambil dan drag gambar “kepala” letakkan di bagian leher tubuh seperti gambar berikut.

gambar “kepala” letakkan di bagian leher tubuh seperti gambar berikut. Gambar 5.55 posisi kepala pada frame

Gambar 5.55 posisi kepala pada frame 202.

24

23. Klik kanan pada Frame 219 pilih Insert Keyframe.

24. Masukkan Create Motion Tween Pada Frame 202 dan Frame 219.

25. Sorot Frame 219, miringkan gambar “kepala”, seperti gambar 5.56.

219, miringkan gambar “kepala” , seperti gambar 5.56. Gambar 5.56 posisi kepala seolah mendungak pada frame

Gambar 5.56 posisi kepala seolah mendungak pada frame 219.

26. Kini klik kanan pada Frame 220 lalu pilih Convert to Blank Key- fremes.

27. Buat Layer baru dengan meng-klik Insert Layer mamang”.

Buat Layer baru dengan meng-klik Insert Layer mamang”. beri nama “topi 28. Pastikan Layer “topi mamang”

beri nama “topi

28. Pastikan Layer “topi mamang” di bawah Layer “kepala mamang”.

29. Kini klik kanan pada Frame 202 lalu pilih Convert to Blank Key- fremes.

30. Ambil dan drag gambar “topi mamang” letakkan di atas kepala tokoh, seperti gambar di bawah.

letakkan di atas kepala tokoh, seperti gambar di bawah. Gambar 5.57 posisi topi pada frame 202.

Gambar 5.57 posisi topi pada frame 202.

31. Klik kanan pada Frame 219 pilih Insert Keyframe.

32. Masukkan Create Motion Tween Pada Frame 202 dan Frame 219.

33. Sorot Frame 219, pindahkan gambar “topi mamang”, Lihat gambar

5.58.

25

Gambar 5.58 posisi topi pada frame 219 . 34. Klik kanan pada Frame 220 lalu

Gambar 5.58 posisi topi pada frame 219.

34. Klik kanan pada Frame 220 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

35. Buat Layer baru dengan meng-klik Insert Layer becak”.

Buat Layer baru dengan meng-klik Insert Layer becak”. beri nama “atap 36. Pastikan Layer “kepala” berada

beri nama “atap

36. Pastikan Layer “kepala” berada di atas Layer “mamang 3”.

37. Kini klik kanan pada Frame 202 lalu pilih Convert to Blank Key- fremes.

38. Ambil dan drag gambar “atap becak” seperti gambar 5.59.

dan drag gambar “atap becak” seperti gambar 5.59. Gambar 5.59 posisi tutup becak. 39 . Klik

Gambar 5.59 posisi tutup becak.

39. Klik kanan pada Frame 219 pilih Insert Keyframe.

40. Masukkan Create Motion Tween Pada Frame 202 dan Frame 219.

41. Sorot Frame 219, ikuti gerak gambar kepala, berikut ini.

219. 41. Sorot Frame 219, ikuti gerak gambar kepala, berikut ini. Gambar 5.60 posisi tutup becak

Gambar 5.60 posisi tutup becak pada frame 219.

26

42.

Kini klik kanan pada Frame 220, pilih Convert to Blank Keyfremes.

43. Kembali ke Layer “mamang”.

44. Kini kita melangkah ke Frame 237, kembali pilih Convert to Blank Keyfremes.

45. Ambil dan drag gambar “mamang 4” letakkan di tengah area Stage sep- erti gambar 5.61.

4” letakkan di tengah area Stage sep- erti gambar 5.61. Gambar 5.61 posisi mamang 4 pada

Gambar 5.61 posisi mamang 4 pada area stage.

46. Klik kanan pada Frame 259 pilih Insert Keyframe.

47. Sorot Frame 259, pindahkan gambar “mamang 4”, ke tengah area Stage seperti gambar 5.62.

4” , ke tengah area Stage seperti gambar 5.62. Gambar 5.62 mamang 4 setelah di majukan.

Gambar 5.62 mamang 4 setelah di majukan.

48. Kini klik kanan pada Frame 260 lalu pilih Convert to Blank Key- fremes.

49. Kembali ke Layer “kepala mamang”.

50. Pada Layer kepala mamang”, klik kanan pada Frame 237 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes

27

51.

Ambil kembali gambar “kepala mamang”, dan letakkan seperti gambar berikut.

“kepala mamang” , dan letakkan seperti gambar berikut . Gambar 5.63 posisi kepala pada frame 237.

Gambar 5.63 posisi kepala pada frame 237.

52.

Klik kanan pada Frame 251 dan Frame 259 pilih Insert Keyframe.

53.

Sorot Frame 259, Gerakkan gambar kepala, seperti gambar 5.64.

Frame 259, Gerakkan gambar kepala, seperti gambar 5.64. Gambar 5.64 posisi kepala pada frame 260. 54.

Gambar 5.64 posisi kepala pada frame 260.

54.

Klik kanan pada Frame 260 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

55.

Kembali ke Frame 292 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

56.

Ambil dan drag gambar “mamang 5” letakkan di tengah area Stage sep- erti gambar 5.65.

Ambil dan drag gambar “mamang 5” letakkan di tengah area Stage sep- erti gambar 5.65.

Gambar 5.65 posisi mamang 5 pada frame 292.

57.

Klik kanan pada Frame 311 pilih Insert Keyframe.

28

58.

Sorot Frame 311, kecilkan gambar “mamang 5”, hingga nyaris hilang seperti gambar 5.66.

“mamang 5” , hingga nyaris hilang seperti gambar 5.66. Gambar 5.66 kecilkan gambar hingga nyaris hilang

Gambar 5.66 kecilkan gambar hingga nyaris hilang pada frame 311.

59.

60.

Klik kanan pada Frame 330 pilih Insert Keyframe.

Sorot Frame 330, pindahkan gambar“mamang 5”, seperti gambar 5.67.

330, pindahkan gambar “mamang 5” , seperti gambar 5.67. Gambar 5.67 pindahkan gambar dan sedikit diputar
330, pindahkan gambar “mamang 5” , seperti gambar 5.67. Gambar 5.67 pindahkan gambar dan sedikit diputar

Gambar 5.67 pindahkan gambar dan sedikit diputar pada frame 330.

61.

62.

Klik kanan pada Frame 352 pilih Insert Keyframe.

Sorot Frame 352, perbesar gambar mamang 5, seperti gambar 5.68.

Frame 352, perbesar gambar mamang 5 , seperti gambar 5.68. Gambar 5.68 posisi gambar yang telah

Gambar 5.68 posisi gambar yang telah diperbesar.

63.

64.

Kini klik kanan pada Frame 353, pilih Convert to Blank Keyfremes.

berikan Insert Keyframes di Frame 353, Frame 355, Frame 358, dan Frame 362, letakkan gambar mamang 5”, pada masing-masing Frame, seperti gambar 5.69.

29

Frame 353 Frame 358 Frame 355 Frame 362 Gambar 5.69 posisi gambar mamang pada masing-masing

Frame 353

Frame 353 Frame 358 Frame 355 Frame 362 Gambar 5.69 posisi gambar mamang pada masing-masing frame.

Frame 358

Frame 353 Frame 358 Frame 355 Frame 362 Gambar 5.69 posisi gambar mamang pada masing-masing frame.

Frame 355

Frame 353 Frame 358 Frame 355 Frame 362 Gambar 5.69 posisi gambar mamang pada masing-masing frame.

Frame 362

Gambar 5.69 posisi gambar mamang pada masing-masing frame.

65. Klik kanan pada Frame 363 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

66. Ambil dan drag gambar “mamang 6” letakkan di tengah area Stage sep- erti gambar 5.70.

6” letakkan di tengah area Stage sep- erti gambar 5.70. Gambar 5.70 mamang 6 pada area

Gambar 5.70 mamang 6 pada area stage.

67. Klik kanan pada Frame 386 pilih Insert Keyframe.

68. Ikuti gerak naik Background, seperti gambar 5.71.

30

Gambar 5.71 posisi mamang pada frame 386. 69. Klik kanan pada Frame 409 pilih Convert

Gambar 5.71 posisi mamang pada frame 386.

69. Klik kanan pada Frame 409 pilih Convert to Blank Keyfremes.

F. 4 Membuat animasi ibu ( penumpang )

1. Buat Layer baru dengan meng-klik Insert Layer

) 1. Buat Layer baru dengan meng-klik Insert Layer beri nama “ibu”. 2. Klik kanan pada

beri nama “ibu”.

2. Klik kanan pada Frame 106 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

3. Ambil dan drag gambar “ibu 1” letakkan pada area Stage, seperti gambar

5.72.

1” letakkan pada area Stage , seperti gambar 5.72. Gambar 5.72 posisi ibu di area background

Gambar 5.72 posisi ibu di area background pada frame 106.

4. Klik kanan pada Frame 121 pilih Insert Keyframe.

5. Masukkan Create Motion Tween Pada Frame 106 dan Frame 121.

6. Sorot Frame 121, Lalu perbesar gambar “ibu 1” mengikuti gerak back- ground, seperti gambar 5.73.

31

Gambar 5.73 posisi ibu setelah diperbesar. 7 . Klik kanan pada Frame 138 pilih Insert

Gambar 5.73 posisi ibu setelah diperbesar.

7. Klik kanan pada Frame 138 pilih Insert Keyframe.

8. Klik kanan pada Frame 139 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

9. Klik kanan pada Frame 174 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

10. Ambil dan drag gambar “ibu 2” letakkan pada area Stage, seperti gambar

5.74.

2” letakkan pada area Stage , seperti gambar 5.74. Gambar 5.74 posisi ibu 2. 11. Klik

Gambar 5.74 posisi ibu 2.

11. Klik kanan pada Frame 177 pilih Insert Keyframe.

12. Perbesar dan pindahkan gambar “ibu 2”, seperti gambar berikut ini.

Perbesar dan pindahkan gambar “ibu 2” , seperti gambar berikut ini. Gambar 5.75 posisi ibu 2

Gambar 5.75 posisi ibu 2 setelah diperbesar.

32

13.

Klik kanan pada Frame 179 pilih Insert Keyframe.

14.

Perbesar dan pindahkan gambar “ibu 2”, seperti gambar berikut ini.

pindahkan gambar “ibu 2” , seperti gambar berikut ini. Gambar 5.76 posisi ibu 2 pada frame

Gambar 5.76 posisi ibu 2 pada frame 179.

15.

Klik kanan pada Frame 181 pilih Insert Keyframe.

16.

Perbesar dan pindahkan gambar “ibu 2”, seperti gambar di bawah ini.

pindahkan gambar “ibu 2” , seperti gambar di bawah ini. Gambar 5.77 posisi tokoh 3 pada

Gambar 5.77 posisi tokoh 3 pada Frame 181.

17.

Klik kanan pada Frame 182 pilih Insert Keyframe.

18.

Perbesar dan pindahkan gambar “ibu 2”, seperti gambar 5.78.

18. Perbesar dan pindahkan gambar “ibu 2” , seperti gambar 5.78. Gambar 5.78 posisi tokoh 3

Gambar 5.78 posisi tokoh 3 pada Frame 182.

33

19.

Klik kanan pada Frame 176 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

20.

Ambil dan drag gambar “ibu 3” letakkan pada area Stage, seperti gambar

5.79.

5.79.
 

Gambar 5.79 posisi ibu 3 pada Frame 176.

21.

Copy Frame 176 dan Paste Frame pada Frame 178 .

22.

Perbesar dan pindahkan gambar “ibu 3”, seperti gambar berikut ini.

 
 

Gambar 5.80 posisi ibu 3 pada Frame 176.

23.

Copy Frame dan Paste Frame pada Frame 180 .

24.

Perbesar dan pindahkan gambar “ibu 2”, seperti gambar berikut ini.

Perbesar dan pindahkan gambar “ibu 2” , seperti gambar berikut ini. Gambar 5.81 posisi ibu 3

Gambar 5.81 posisi ibu 3 pada Frame 180.

34

25.

Klik kanan pada Frame 183 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

26. Ambil dan drag gambar “ibu 4” letakkan pada area Stage, seperti gambar

5.82.

4” letakkan pada area Stage, seperti gambar 5.82. Gambar 5.82 posisi ibu 4 pada Frame 183.

Gambar 5.82 posisi ibu 4 pada Frame 183.

27. Klik kanan pada Frame 200 pilih Insert Keyframe.

28. Perbesar gambar ”ibu 4”, seperti gambar berikut ini.

Perbesar gambar ”ibu 4” , seperti gambar berikut ini. Gambar 5.83 posisi “ibu 4” pada Frame

Gambar 5.83 posisi “ibu 4” pada Frame 200.

29. Klik kanan pada Frame 202 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

30. Klik kanan pada Frame 220 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

31. Ambil dan drag gambar “ibu 5” letakkan pada area Stage, seperti gambar

5.84.

drag gambar “ibu 5” letakkan pada area Stage , seperti gambar 5.84. Gambar 5.84 posisi “ibu

Gambar 5.84 posisi “ibu 5” di Frame 220.

35

32.

Klik kanan pada Frame 236 pilih Insert Keyframe.

33.

Perbesar gambar “ibu 5”, seperti gambar berikut ini.

Perbesar gambar “ibu 5” , seperti gambar berikut ini. Gambar 5.85 posisi “ibu 5” di Frame

Gambar 5.85 posisi “ibu 5” di Frame 236.

34.

35.

36.

Klik kanan pada Frame 237 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

Klik kanan pada Frame 252 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

Ambil dan drag gambar “ibu 6” letakkan pada area Stage, seperti gam- bar 5.86.

6” letakkan pada area Stage, seperti gam- bar 5.86. Gambar 5.86 posisi “ibu 6” di Frame

Gambar 5.86 posisi “ibu 6” di Frame 252.

37.

Klik kanan pada Frame 259 pilih Insert Keyframe, Pindahkan gambar ibu 6, seperti gambar berikut ini.

Insert Keyframe, Pindahkan gambar ibu 6, seperti gambar berikut ini. Gambar 5.87 posisi “ibu 6” di

Gambar 5.87 posisi “ibu 6” di Frame 259

36

38.

Klik kanan pada Frame 260 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

39. Klik kanan pada Frame 268 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

40. Ambil dan drag gambar “ibu 7” letakkan pada area Stage, seperti gambar

5.88.

7” letakkan pada area Stage , seperti gambar 5.88. Gambar 5.88 posisi “ibu 7” di Frame

Gambar 5.88 posisi “ibu 7” di Frame

41. Klik kanan Frame 291 pilih Insert Keyframe, perkecil gambar ibu 6, seperti gambar berikut ini.

perkecil gambar ibu 6, seperti gambar berikut ini. Gambar 5.89 posisi “ibu 6” setelah diperkecil 42.

Gambar 5.89 posisi “ibu 6” setelah diperkecil

42. Klik kanan pada Frame 292 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

43. Klik kanan pada Frame 387 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

44. Ambil dan drag gambar “ibu 2” letakkan pada area Stage, seperti gambar

5.90.

“ibu 2” letakkan pada area Stage, seperti gambar 5.90. Gambar 5.90 Drag kembali gambar ibu 2,

Gambar 5.90 Drag kembali gambar ibu 2, di Frame 387.

37

45.

Klik kanan pada Frame 390 pilih Insert Keyframe, masukkan gambar “ibu 2” ke dalam area Stage, seperti gambar berikut ini.

2” ke dalam area Stage, seperti gambar berikut ini. Gambar 5.91 posisi ibu 2 di sisi

Gambar 5.91 posisi ibu 2 di sisi kanan area Stage.

46.

Klik kanan pada Frame 403 pilih Insert Keyframe

47.

Klik kanan pada Frame 387 lalu pilih Copy Frames

48.

Klik kanan pada Frame 408 lalu pilih Paste Frames

F. 5 Membuat animasi mulut bergerak

1. Buat Layer baru dengan meng-klik Insert Layer

bergerak 1. Buat Layer baru dengan meng-klik Insert Layer beri nama “mulut”. Pastikan Layer tersebut berada

beri nama “mulut”.

Pastikan Layer tersebut berada di atas Layer “ibu”.

2. Klik kanan pada Frame 122 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

3. Ambil dan drag gambar “bahan ibu 1” letakkan pada bagian muka sang ibu seperti gambar berikut.

letakkan pada bagian muka sang ibu seperti gambar berikut. Gambar 5.92 posisi “bahan ibu 1” di

Gambar 5.92 posisi “bahan ibu 1” di area muka.

4. Klik kanan pada Frame 125 dan Frame 127 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

38

5. Namun sorot pada Frame 127 saja, ambil gambar “bahan ibu 2” latakkan pada bagian muka yang sama seperti gambar berikut.

latakkan pada bagian muka yang sama seperti gambar berikut. Gambar 5.93 posisi tokoh 3 pada frame

Gambar 5.93 posisi tokoh 3 pada frame 93.

6. Klik kanan pada Frame 122 lalu pilih Copy Frames

7. Klik kanan pada Frame 130 lalu pilih Paste Frames

8. Klik kanan pada Frame 127 lalu pilih Copy Frames

9. Klik kanan pada Frame 132 lalu pilih Paste Frames

10. Klik kanan pada Frame 133 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

F. 6 Membuat animasi mata abang becak bergerak

1. Buat Layer baru dengan meng-klik Insert Layer

bergerak 1. Buat Layer baru dengan meng-klik Insert Layer beri nama “mata mamang”. Pastikan Layer tersebut

beri nama “mata

mamang”. Pastikan Layer tersebut berada di atas Layer “mamang”.

2. Klik kanan pada Frame 139 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

3. Dengan Brush Tool buat bola mata dengan memberi dua titik pada mas- ing-masing bola mata. Lihat gambar 5.94.

Tool buat bola mata dengan memberi dua titik pada mas- ing-masing bola mata. Lihat gambar 5.94.

Gambar 5.94 bola mata.

39

4.

Klik kanan pada Frame 173 pilih Insert Keyframe

5.

Masukkan Create Motion Tween Pada kedua Frame tersebut.

6.

Sorot juga pada Frame 173, perbesar gambar bola mata mengikuti bentuk mata sebelumnya.

7.

Klik kanan pada Frame 174 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

F. 7 Membuat animasi bayangan

1.

2.

3.

4.

Non aktifkan Layer background.

Buat Layer baru dengan meng-klik Insert Layer

gan“. Pastikan Layer tersebut berada dibawah Layer “mamang”.

Layer tersebut berada dibawah Layer “mamang”. beri nama “bayan- Klik kanan pada Frame 237 lalu pilih

beri nama “bayan-

Klik kanan pada Frame 237 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

Ambil dan drag gambar “bayangan” letakkan pada bagian atas luar area Stage seperti gambar berikut.

pada bagian atas luar area Stage seperti gambar berikut. Gambar 5.95 posisi bayangan pada Frame 237.

Gambar 5.95 posisi bayangan pada Frame 237.

5.

6.

7.

Klik kanan pada Frame 251 pilih Insert Keyframe

Masukkan Create Motion Tween Pada kedua Frame tersebut.

Sorot Frame 251, pindahkan gambar “bayangan” ke dalam area Stage , seperti gambar 5.96.

40

Gambar 5.96 posisi bayangan di bawah gambar becak. 8. Klik kanan pada Frame 252 lalu

Gambar 5.96 posisi bayangan di bawah gambar becak.

8. Klik kanan pada Frame 252 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

F. 8 Membuat animasi pohon bergerak

1.

2.

3.

Buat Layer baru dengan meng-klik Insert Layer hon“.

3. Buat Layer baru dengan meng-klik Insert Layer hon“. beri nama “po- Klik kanan pada Frame

beri nama “po-

Klik kanan pada Frame 353 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

Ambil dan drag gambar “pohon” letakkan dan drag di tengah area Stage seperti gambar berikut.

dan drag di tengah area Stage seperti gambar berikut. Gambar 5.97 posisi pohon pada Frame 353.

Gambar 5.97 posisi pohon pada Frame 353.

4.

5.

6.

Klik kanan pada Frame 354, 355, 356, 357, 358, 359, 360, 361, 362 pilih Insert Keyframe

Ubah posisi pohon pada masing-masing Frame seperti gambar 5.98.

Klik kanan pada Frame 263 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

41

posisi pohon pada Frame 354 posisi pohon pada Frame 357 posisi pohon pada Frame 360

posisi pohon pada Frame 354

posisi pohon pada Frame 354 posisi pohon pada Frame 357 posisi pohon pada Frame 360 posisi

posisi pohon pada Frame 357

posisi pohon pada Frame 354 posisi pohon pada Frame 357 posisi pohon pada Frame 360 posisi

posisi pohon pada Frame 360

354 posisi pohon pada Frame 357 posisi pohon pada Frame 360 posisi pohon pada Frame 355

posisi pohon pada Frame 355

357 posisi pohon pada Frame 360 posisi pohon pada Frame 355 posisi pohon pada Frame 358

posisi pohon pada Frame 358

360 posisi pohon pada Frame 355 posisi pohon pada Frame 358 posisi pohon pada Frame 361

posisi pohon pada Frame 361

355 posisi pohon pada Frame 358 posisi pohon pada Frame 361 posisi pohon pada Frame 356

posisi pohon pada Frame 356

358 posisi pohon pada Frame 361 posisi pohon pada Frame 356 posisi pohon pada Frame 359

posisi pohon pada Frame 359

361 posisi pohon pada Frame 356 posisi pohon pada Frame 359 posisi pohon pada Frame 362

posisi pohon pada Frame 362

Gambar 5.98 posisi pohon pada masingmasing Frame.

F. 9

Membuat animasi roda berputar

1. Non aktifkan Layer background.

2. Buat Layer baru dengan meng-klik Insert Layer

2. Buat Layer baru dengan meng-klik Insert Layer beri nama “roda“. Pastikan Layer tersebut berada di

beri nama “roda“.

Pastikan Layer tersebut berada di bawah Layer “mamang”.

3. Klik kanan pada Frame 394 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

4. Ambil dan drag gambar “roda” letakkan pada bagian kiri luar luar area Stage seperti gambar berikut.

letakkan pada bagian kiri luar luar area Stage seperti gambar berikut. Gambar 5.99 letak roda pada

Gambar 5.99 letak roda pada Frame 394.

42

5.

Klik kanan pada Frame 396 pilih Insert Keyframe

6.

7.

8.

Masukkan Create Motion Tween Pada kedua Frame tersebut.

Klik kanan pada Frame 398, 401, 404, 406 dan Frame 408 pilih Insert Keyframe

Ubah posisi roda pada masing-masing Frame seperti gambar 5.100.

posisi roda pada masing-masing Frame seperti gambar 5.100. posisi roda pada Frame 396 posisi roda pada

posisi roda pada Frame 396

Frame seperti gambar 5.100. posisi roda pada Frame 396 posisi roda pada Frame 404 posisi roda

posisi roda pada Frame 404

5.100. posisi roda pada Frame 396 posisi roda pada Frame 404 posisi roda pada Frame 398

posisi roda pada Frame 398

396 posisi roda pada Frame 404 posisi roda pada Frame 398 posisi roda pada Frame 406

posisi roda pada Frame 406

404 posisi roda pada Frame 398 posisi roda pada Frame 406 posisi roda pada Frame 401

posisi roda pada Frame 401

398 posisi roda pada Frame 406 posisi roda pada Frame 401 posisi roda pada Frame 408

posisi roda pada Frame 408

Gambar 5.100 posisi roda pada masing-masing Frame.

9.

Klik kanan pada Frame 409 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

F. 10 Membuat animasi penutup

1. Buat Layer baru dengan meng-klik Insert Layer

penutup 1. Buat Layer baru dengan meng-klik Insert Layer beri nama “kata penutup“. letakkan Layer

beri nama “kata

penutup“. letakkan Layer “penutup” di atas Layer background.

2. Kita masih menggunakan Frame Standar yaitu Frame 1. Klik Text tool

menggunakan Frame Standar yaitu Frame 1. Klik Text tool kemudian drag pada Stage. 3. Pada tabel

kemudian drag pada Stage.

3. Pada tabel Properties pilih Font Times New Roman, Font size ukuran 22, Text Color dengan Fill coklat muda, seperti gambar 5.101.

43

Gambar 5.101 Tabel Properties. 4. Kemudian ketik huruf “ “the end ” “ pada kolom

Gambar 5.101 Tabel Properties.

4. Kemudian ketik huruf “ “the end

“ pada kolom Font yang masih ko-

song seperti pada gambar di bawah ini.

Font yang masih ko- song seperti pada gambar di bawah ini. Gambar 5.102 The end 5.

Gambar 5.102 The end

5. Untuk memisahkan teks, klik menu modify > Break Apart atau lang- sung tekan Ctrl + B. Lihat gambar 5.103.

Apart atau lang- sung tekan Ctrl + B . Lihat gambar 5.103. Gambar 5.103 Tiap teks

Gambar 5.103 Tiap teks terpisah.

6. Untuk mendistribusikan tiap karakter ke dalam layer terpisah, klik Mod- ify > Timeline > Distribute to Layer atau langsung tekan Ctrl + D. hasilnya lihat 5.104.

to Layer atau langsung tekan Ctrl + D. hasilnya lihat 5.104. Gambar 5.104 Tiap Later karakter

Gambar 5.104 Tiap Later karakter menjadi terpisah.

44

7.

Dengan menekan tmbol Shift, sorot seluruh layer dan pindahkan posisi KeyFrame pada tiap Layer “kata penutup” ke Frame 421 seperti gam- bar di bawah ini.

penutup” ke Frame 421 seperti gam- bar di bawah ini. Gambar 5.105 posisi keyframe pada tiap

Gambar 5.105 posisi keyframe pada tiap layer.

8.

masih dengan menekan Shift pada Keyboard, pindahkan satu persatu Frame seperi pada gambar berikut.

pindahkan satu persatu Frame seperi pada gambar berikut. Gambar 5.106 Frame yang dipindahkan. 10 . Sorot

Gambar 5.106 Frame yang dipindahkan.

10.

Sorot Frame 454 pada Layer “t”, tahan Shift lalu klik tanda panah arah kiri sebanyak 3 kali. hasilnya huruf “t” akan terpisah. Lihat gambar

5.107.

hasilnya huruf “t” akan terpisah. Lihat gambar 5.107. 11 . 12 . 13. 14. 15. 16

11.

12.

13.

14.

15.

16.

Gambar 5.107 posisi huruf “t”.

Lakukan hal serupa pada huruf-huruf yang lain.

Untuk layer“h” sorot pada Frame 457, lalu berikan Insert keyframes.

Untuk layer“e” sorot pada Frame 460, lalu berikan Insert keyframes.

Untuk layer“e” sorot pada Frame 463, lalu berikan Insert keyframes.

Untuk layer“n” sorot pada Frame 465, lalu berikan Insert keyframes.

Untuk Layer“d” sorot pada Frame 469, lalu berikan Insert keyframes.

45

17.

Untuk Layer“.( titik 1 )” sorot pada Frame 472, lalu berikan Insert keyframes.

18. Untuk Layer“.( titik 2 )” sorot pada Frame 475, lalu berikan Insert keyframes.

19. Untuk Layer“.( titik 3 )” sorot pada Frame 478, lalu berikan Insert key- frames. Hasilnya pada palet timeline akan tampak seperti berikut.

Hasilnya pada palet timeline akan tampak seperti berikut. Gambar 5.108 Hasil pada Timeline. 20. Tahan tombol

Gambar 5.108 Hasil pada Timeline.

20. Tahan tombol Shift, pilih Frame 489 pada Layer “t” dan . ( titik 3 ) un- tuk menyorot seluruh Frame 489 pada tiap Layer. lihat gambar 5.109.

seluruh Frame 489 pada tiap Layer . lihat gambar 5.109. Gambar 5.109 Timeline, menyorot semua Frame.

Gambar 5.109 Timeline, menyorot semua Frame.

21. Tekan F5 untuk menambah Frame.

menyorot semua Frame. 21. Tekan F5 untuk menambah Frame. Gambar 5.110 Timeline, Frame 489. 22. Tahan

Gambar 5.110 Timeline, Frame 489.

22. Tahan tombol Shift, pilih Frame 490 pada Layer “t” dan . ( titik 3 ) untuk menyorot seluruh Frame 489 pada tiap Layer.

23. Setelah semua Layer tersorot, klik kanan pada Frame 490 pilih Insert Keyframe. Lihat gambar 5.111.

tersorot, klik kanan pada Frame 490 pilih Insert Keyframe. Lihat gambar 5.111. Gambar 5.111 Timeline, Frame

Gambar 5.111 Timeline, Frame 490.

46

24.

Masih pada Frame 190, tahan kembali tombol Shift, Sorot semua Layer, klik kanan pilih Create Motion Tween. Lihat gambar 5.112.

klik kanan pilih Create Motion Tween . Lihat gambar 5.112. Gambar 5.112 Timeline, Frame 190. 25.

Gambar 5.112 Timeline, Frame 190.

25. Pada Frame 500, Sorot semua Layer, Klik kanan pilih Insert Key- fremes. Lihat gambar berikut.

Klik kanan pilih Insert Key- fremes. Lihat gambar berikut. Gambar 5.113 Timeline, Frame 500. 26. Sorot

Gambar 5.113 Timeline, Frame 500.

26. Sorot semua Layer, pada Frame 500.

27. Pada saat semua huruf masih terseleksi, klik Free Transform Tool, lalu perbesar “kata penutup” pada Stage seperti berikut.

perbesar “kata penutup” pada Stage seperti berikut. Gambar 5.114 kata penutup yang telah diperbesar. 28. Pada

Gambar 5.114 kata penutup yang telah diperbesar.

28. Pada Frame 510, Sorot semua Layer, Klik kanan pilih Insert Key- fremes. Lihat gambar berikut.

Klik kanan pilih Insert Key- fremes. Lihat gambar berikut. Gambar 5.115 Timeline, Frame 510. 29. Sorot

Gambar 5.115 Timeline, Frame 510.

29. Sorot semua Layer pada Frame 520,, Klik kanan pilih Insert Key- fremes. Lihat gambar 5.116.

30. Sorot semua Layer pada Frame 520, Lalu putar huruf , kecilkan dan drag keluar area Stage, seperti pada gambar 5. 116

47

Gambar 5.116 posisi kata penutup pada Frame 520. F. 11 Memasukkan suara animasi 1. Buat

Gambar 5.116 posisi kata penutup pada Frame 520.

F. 11 Memasukkan suara animasi

1.

Buat Layer baru, beri nama “suara“.

2.

Klik kanan pada Frame 6 lalu pilih Convert to Blank Keyfremes.

3.

Klik menu File > Import > Import to Library, pilih file “suara ”, pada File bahan animasi “abang becak”, kemudian drag suara 2 cam.

4.

Tekan Control+ L untuk menampilkan palet Library.

5.

Pada palet Propertis, di bagian Sound Pilih “2 cam” yang anda Import sebelumnya. Lihat gambar 5.117.

Gambar 5.117 palet Library.
Gambar 5.117 palet Library.

6.

Tekan Ctrl + Enter pada keyboard untuk menjalankan animasi.

6.

Simpan File dengan menekan Ctrl + S, beri nama file sesuai denagn ke- inginan anda.

48