Anda di halaman 1dari 2

LABORATORIUM GEOLOGI OPTIK

LOKASI

SATUAN

DEPARTEMEN TEKNIK GEOLOGI FT UGM

Desa Kedewan, Kecamatan Kedewan

Batupasir gampingan

Pemeriksa

: Ria Nur Andini

No. Lokasi

STA 7

Jenis Batuan

: Sedimen Mix-silisiklastik

No. Peraga

13.63.007

Nama Batuan:

Micritic Sandstone (Mount,1985)

Nama Lapangan : Batupasir Gampingan

A
B
C
D
E
F
G
Nikol Bersilang (Perbesaran 40x)
1

A
B
C
D
E
F
G
Keping Gips (Perbesaran 40x)
1
A
B
C
D
E
F
G

Batupasir gampingan

Deskripsi Petrografi :

Nikol Sejajar ( Perbesaran 40x)


1

Bagian

Sayatan tipis pada kenampakan nikol sejajar (//)


berwarna coklat muda kehijauan dan pada
kenampakan nikol bersilang (X) berwarna a b u - a b
u coklat g e l a p kehijauan . Pada kenampakan
sayatan batuan terdiri dari komponen silisiklastik
sebanyak 80% dan komponen karbonat 20 %.
Komponen silisiklastik terdiri dari butiran sebanyak
60% dan matrik
sebanyak
10%.
Ukuran
butirannya berkisar antara 0,1mm-1mm sedangkan
ukuran matrik <0,03mm. Batuan memiliki tekstur
grain supported, dengan sortasi baik, bentuk butir
subrounded-sub angular, kemas tertutup, hubungan
antar
butir
point
contact
jenis
porositas
intracorpuscules. Komposisi fragmen terdiri dari
kuarsa,
mineral opak, glaukonit, dan fragmen
foraminifera. Komposisi matrik berupa
material
silisiklastik berukuran pasir sangat halus hingga lanau.
Komposisi Sparit berupa material karbonat ukuran
lempung.
Deskripsi Komposisi :
Fragmen :
1. Kuarsa (E7)
Pada kenampakan nikol sejajar (//), kuarsa
memiliki
warna
kuning kecoklat-coklatan,
ukuran mineral 0,1-0,2mm, relief rendah,
bentuk tabular euhedral, belahan dan pecahan t i
d a k t e r l i h a t , tidak
ada
pleokroisme,
transparan, inklusi tidak ada. Pada kenampakan
nikol bersilang (X), mineral ini memiliki warna
interferensi kuning (orde 1), gelapan tidak terlihat,
tidak ada kembaran kelimpahannya adalah 25 %.
2. Glaukonit (G6)
Pada kenampakan nikol sejajar (//), mineral
memiliki
warna
hijau, ukuran mineral
1mm, relief sedang, bentuk tabular, belahan
dan pecahan t i d a k t e r l i h a t , pleokroisme
rendah, translusen, inklusi tidak ada. Pada
kenampakan nikol bersilang (X), mineral ini
memiliki warna interferensi hijau gelap (orde 2),
kelimpahannya adalah 40 %.
3. Fosil foraminifera (D5)
59

Pada kenampakan nikol sejajar (//) butiran


memiliki warna colorless ukuran fosil 0,5mm 1mm, relief sedang, bentuk bulat-elips, belahan
dan pecahan t i d a k
a d a , tidak
ada
pleokroisme, translusen. Pada kenampakan nikol
bersilang (X), fosil memiliki warna interferensi
abu-abu (orde 1), gelapan dan kembaran tidak
ada, kelimpahannya adalah
14%.
4. Mineral Opak (A2)
Pada kenampakan nikol sejajar (//), mineral opak
memiliki warna hitam, ukuran mineral 0,10,3 mm, relief rendah, bentuk tabular euhedral,
belahan dan pecahan t i d a k t e r l i h a t , tidak
ada
pleokroisme, opak, inklusi tidak ada (D4).
Pada kenampakan nikol bersilang (X), mineral ini
tidak memiliki warna interferensi, gelapan tidak
ada, tidak ada kembaran kelimpahannya adalah 3
%.

Matrik :
1. Material silisiklastik berukuran lanau-lempung
Pada kenampakan nikol sejajar (//), berwarna
coklat, ukuran butir <0,03mm, relief rendah,
bentuk, belahan dan pecahan t i d a k
t e r l i h a t , tidak ada pleokroisme, translusen.
Pada kenampakan nikol bersilang
(X),
berwarna
interferensi coklat muda,
kelimpahannya adalah 12 %.
Sparit :
Material karbonat berukuran lempung-lanau Pada
kenampakan nikol sejajar (//), berwarna putih,
ukuran butir <0,03mm, relief rendah, bentuk,
belahan
dan
pecahan
t id ak t er lihat ,
tidak
ada
pleokroisme,
translusen. Pada
kenampakan nikol bersilang
(X), berwarna
interferensi putih, kelimpahannya adalah 6 %.

60