Anda di halaman 1dari 5

Organoleptis

Bau

: aromatik lemah

Rasa

: agak aromatik kelat

Warna : hijau
Fragmen pengenal : fragmen epidermis atas; fragmen epidermis bawah dengan stomata; fragmen
mesofil; hablur kalsium oksalat berbentuk prisma yang lepas; serabut hablur dengan hablur
kalsium oksalat berbentuk prisma; fragmen kayu penebalan spiral dan tangga.

Mikroskopis
Epidermis atas terdiri dari satu lapis sel berbentuk persegi empat, kutikula tebal dan licin, pada
pengamatan tangensial tampak berbentuk polygonal dengan dinding samping lurus, tidak
terdapat stomata dan rambut penutup. Sel epidermis bawah serupa dengan epidermis atas,
stomata tipe aksinositik. Jaringan palisade terdiri dari 2-3 lapis sel, pada jaringan palisade
terdapat terdapat sel minyak dan hablur kalsium oksalat berbentuk prisma; sel minyak berisi
minyak atsiri berwarna kekuningan, berukuran lebih kurang 44m. jaringan bunga karang terdiri
dari beberapa lapis sel berbentuk tidak beraturan tersusun agak mendatar, didalam jaringan
bunga karang terdapat hablur kalsium oksalat serupa dengan hablur di jaringan palisade. Berkas
pembuluh bikolateral dikelilingi serabut sklerenkim yang berdinding tebal, berlignin dan disertai
serabut hablur yang berisi hablur kalsium oksalat berbentuk prisma.

Skrining utk gol. polifenol & tannin


4.1. Preparasi sampel
1.

0,3 gram ekstrak ditambah 10 ml akuades panas, diaduk dan dibiarkan sampai temperatur
kamar, lalu tambahkan 3 4 tetes 10% NaCl, diaduk, dan disaring.

2. Filtrat dibagi menjadi tiga bagian masing-masing + 4 ml dan disebut sebagai larutan IVA,
IVB, dan IVC.
4.2. Uji gelatin
1. Larutan IVA digunakan sebagai blanko, larutan IVB ditambah dengan sedikit larutan gelatin
dan 5 ml larutan NaCl 10%.
2. Jika terjadi endapan putih menunjukkan adanya tanin.
4.3. Uji ferriklorida
1. Sebagian larutan IVC diberi beberapa tetes larutan FeCl3, kemudian diamati terjadinya
perubahan warna.
2. Jika terjadi warna hijau kehitaman menunjukkan adanya tanin.
3. Jika pada penambahan gelatin dan NaCl tidak timbul endapan tetapi setelah ditambahkan
dengan larutan FeCl3 terjadi perubahan warna menjadi hijau biru hingga hitam, menunjukkan
adanya senyawa polifenol.
FeCl3 positif, uji gelatin positif tanin (+)
FeCl3 positif, uji gelatin negatif polifenol (+)
FeCl3 negatif polifenol (-), tannin (-)
4.4. Kromatografi lapis tipis
Sebagian lar. IVC digunakan utk pemeriksaan dengan KLT.
Fase diam : Kiesel gel GF 254
Fase gerak : Kloroform - Etil asetat Asam formiat ( 0,5 : 9 : 0,5 )
Penampak noda : Pereaksi FeCl3
Jika timbul warna hitam menunjukkan adanya polifenol dalam sampel.

1. Purwodadi
Wilayah Purwodadi bagian selatan terdiri dari pegunungan dan perbukitan dengan
ketinggian permukaan tanah antara 186 meter sampai 2.700 meter yang membentang mulai dari
kecamatan Tutur, Prigen
2. Trawas
Topografi wilayah kabupaten Mojokerto kecamatan Trawas cenderung cekung ditengahtengah. Tinggi kecamatan Trawas dari permukaan laut 600m, dan luas daerah 6.594Km 2
(pemerintahan setda kab.Mojokerto, 2015)
3.

Temanggung
Permukaan wilayah Kabupaten Temanggung termasuk dataran tinggi. Pola topografi
wilayah secara umum mirip sebuah cekungan raksasa yang terbuka dibagian tenggara, dibagian
selatan dan barat dibatasi oleh 2 buah gunung yaitu gunung Sumbing (3.340m dpl) dan gunung
Sindoro (3.1115m dpl). Di bagian utara dibatasi oleh sebuah pegunungan kecil yang membujur
dari timur laut ke arah tenggara. Dengan topografi semacam itu, wilayah kabupaten Temanggung
berada pada ketinggian 1000m.

Spektrofotometri
Mengukur interaksi radiasi 200-700 nm dengan elektron-elektron pada ikatan dalam molekul
Kelebihan spektrofotometri Uv-vis
- murah, mudah, cepat, tangguh
- peka (ppm), presis
- luas (hampir semua senyawa organik, an-organik, tersedia banyak cara)
Kekurangan spektrofotometri Uv-vis:
- relatif konvensional
- kharakteristik, tapi tidak spesifik (moderately
selective)
- untuk analit dalam campuran sangat terbatas