Anda di halaman 1dari 1

Manajemen definitif pada open pneumotoraks adalah menutup luka dan segera memasang

intercostal chest drain. Seringkali luka terlihat sebagai luka pada dinding dada yang mengisap
pada setiap inspirasi (sucking chest wound). Apabila lubang ini lebih besar daripada 1/3 diameter
trachea, maka pada inspirasi, udara lebih mudah melewati lubang pada dinding dada
dibandingkan melewati mulut, sehingga terjadi sesak yang hebat. Dengan demikian maka pada
open pneumothorax, usaha pertama adalah menutup lubang pada dinding dada ini, sehingga open
pneumothorax menjadi close pneumothorax (tertutup). Dengan demikian maka yang harus
dilakukan adalah menutup dengan plester 3 sisi.
Caranya adalah sehelai plastik tipis berbentuk segi empat diplester 3 sisinya,
sedangkan satu sisi yang tidak diplester menjadi katup satu arah. Dengan penutupan
seperti ini, pada saat penderita inspirasi, diharapkan akan terjadi efek katup (Flutter type valve)
untuk memungkinkan udara yang tadinya masuk ke dalam rongga paru akan keluar
melalui katup searah tersebut . Jika penderita melakukan ekspirasi maka katup searah
akan menutup sehingga menghalangi udara luar masuk ke rongga dada melalui luka
tembus dada tersebut. Hal ini mungkin sulit bila dilakukan pada luka yang luas dan efeknya
sangat bervariasi. Sesegera mungkin chest drain harus dipasang dan luka ditutup.