Anda di halaman 1dari 8

SATUAN ACARA BERMAIN (SAB)

MOZAIK BIJI-BIJIAN

OLEH :
TIM PKRS RUANG 7B
RSUD DR. SAIFUL ANWAR MALANG

PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT (PKRS)


RSUD DR. SAIFUL ANWAR MALANG
MALANG
2016

SATUAN ACARA BERMAIN (SAB)


MOZAIK BIJI-BIJIAN
DI RUANG 7B IRNA IV
RSUD DR. SAIFUL ANWAR MALANG

Oleh :
Kelompok 17
Any Setyorini

140070300011171

Gita Puspitasari

140070300011145

Merchilliea Eso N. G

140070300011149

Novita Wulandari

140070300011117

JURUSAN KEPERAWATAN
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG
2016

LEMBAR PENGESAHAN

Permainan telah disetujui dan disahkan pada :


Hari

Tanggal

Pembimbing Akademik

Pembimbing Klinik

Mengetahui,
Kepala Ruang 7B RSSA Malang

BAB I
SATUAN ACARA BERMAIN
1.1 Pelaksanaan Kegiatan
Waktu & Tempat
a. Waktu permainan
1. Lama bermain

: 60 menit

2. Hari/tanggal

: Jumat, 29 Januari 2016

3. Jam

: 10.45 11.45 WIB

b. Tempat bermain

: Ruang 7B RSSA Malang

c. Jenis permainan

: Mozaik biji-bijian

1.2 Tujuan
1.2.1

Tujuan Umum
Mengetahui pengaruh terapi bermain terhadap proses adaptasi/hospitalisasi anak
usia 6-13 tahun (childhood) yang menjalani rawat inap di Ruang 7B IRNA IV RSSA
Malang.

1.2.2

Tujuan Khusus
1. Mengetahui respon verbal, psikomotor dan emosional anak usia 6-13 tahun
(childhood).
2. Menghilangkan / mengurangi perasaan takut dan kecemasan.
3. Mengurangi rasa sakit yang diderita.
4. Memenuhi kebutuhan aktifitas bermain.
5. Mengembangkan kreativitas.

1.3 Manfaat
1.3.1

Bagi Anak
a. Dapat mengurangi stress hospitalisasi pada anak.
b. Anak dapat bersosialisasi dengan pasien lainnya dan perawat.
c. Memenuhi kebutuhan bermain anak.
d. Tahap perkembangan anak dapat tetap terpenuhi.

1.3.2

Bagi Orang Tua


Mengurangi tingkat kecemasan orang tua.

1.3.3

Bagi Perawat

a. Meningkatkan kepercayaan anak terhadap perawat dan mahasiswa.


b. Mempermudah dalam melakukan tindakan keperawatan.
1.4 Sasaran
Anak usia 6-13 tahun yang dirawat di ruang 7B RSUD Dr. Saiful Anwar Malang yang
masih mampu beraktivitas.
1.5 Pengorganisasian

Keterangan :
: Leader
: Co. Leader
: Observer
: Fasilitator
: Anak/orang tua
Leader

: Any Setyorini

Co. Leader

: Gita Puspitasari

Observer

: Merchilliea Eso N. G.

Fasilitator

: Novita Wulandari

Deskripsi Tugas
a. Leader
o

Memimpin jalannya acara.

Membuka pertemuan.

Mengatur setting tempat

Menutup kegiatan bermain

b. Co. Leader

Membantu tugas dari leader

Menggantikan posisi leader bila diperlukan

c. Fasilitator
o

Sebagai pemandu jalannya acara

Sebagai tempat bertanya leader dan co. leader tentang kegiatan yang akan
dilakukan

Memberi petunjuk dalam acara supaya berlangsung baik

d. Observer
o

Mengobservasi jalannya acara

Memberi penilaian

Memberi saran dan kritik setelah acara selesai

Mengevaluasi dan umpan balik kepada leader dan co.leader

D. Kegiatan
NO
1

TAHAP
Persiapan

WAKTU
15 menit

KEGIATAN
1. Menyiapkan tempat / ruangan
2. Menyiapkan kertas, lem, dan biji-bijian (biji jagung,
beras, kacang hijau, kedelai, ketan hitam)

Orientasi

5 menit

3. Menyiapkan peserta
1. Salam terapeutik (salam dari terapis kepada anak)
2. Evaluasi atau validasi (Menanyakan perasaan anak
saat ini)
3. Kontrak
a. Terapis menjelaskan tujuan kegiatan
b. Terapis menjelaskan aturan mainnya:
Jika ada anak yang ingin meninggalkan ruangan

Tahap kerja

30 menit

harus minta izin kepada terapis


1. Anak diberikan kebebasan dalam memilih biji-bijian
sesuai selera.
2. Anak diberikan kebebasan dalam berkarya.

4.

Terminasi

5 menit

3. Memberikan bantuan atau arahan jika diperlukan


1. Terapis menanyakan perasaan anak setelah
mengikuti terapi bermain
2. Terapis memberikan pujian atas keberhasilan anak
3. Terapis memotivasi anak untuk membuat mozaik
bijian-bijian agar selalu merasa senang dan gembira
meskipun berada di lingkungan rumah sakit.

4. Kontrak kegiatan yang akan datang


5. Terapis membuat kontrak untuk terapi bermain
selanjutnya
5

Evaluasi

5 menit

6. Menyepakati waktu dan tempat


1. Mengevaluasi kemampuan anak sesuai dengan
tujuan terapi bermain

E. Antisipasi Masalah
Jika pada saat kegiatan berlangsung terjadi masalah seperti anak tiba-tiba
menolak atau tidak mau mengikuti kegiatan maka perawat akan menganjurkan kepada
orang tua anak untuk membujuk dan mau mendampingi anak pada saat dilakukan terapi
bermain.
F. Evaluasi

1. Menerapkan sarana permainan terapi mozaik biji-bijian yang tepat sehingga anak
secara proaktif dapat mengikuti program permainan.

2. Menerapkan tempat yang tepat untuk bermain di rumah sakit, sehingga anak merasa
senang dan tidak merasa takut dengan lingkungannya.

3. Menerapkan waktu yang tepat untuk melakukan permainan sehingga anak tidak
kehilangan waktu bermain.

4. Menerapkan sosialisasi yang tepat sehingga anak butuh terhadap program terapi di
rumah sakit dan tidak merasa terisolir.

No
1

Indikator

Anak dapat membuat mozaik biji-bijian


Anak dapat mengikuti kegiatan dengan
baik.

Anak merasa senang.

Anak tidak takut lagi dengan petugas


kesehatan atau perawat.

Anak

kooperatif

dengan

keperawatan yang diberikan

tindakan

Nilai
3

BAB II
MATERI
1. Definisi Mozaik Biji-Bijian
Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, mozaik adalah seni dekorasi bidang
dengan kepingan bahan kertas berwarna yang disusun dan ditempelkan dengan
perekat

(Depdiknas

2001).

Dari

definisi

mozaik

tersebut

dapat

diuraikan

pengertiannya, yaitu pembuatan karya seni rupa dua atau tiga dimensi yang
menggunakan material yang dipotong-potong atau sudah berbentuk potongan
kemudian disusun dengan ditempelkan pada bidang datar dengan cara dilem.
Mozaik yang kami buat ini bukan dari potongan kertas melainkan dari bahan
biji-bijian. Mozaik Biji-bijian ini untuk anak usia Madrasah Ibtidaiyah/Sekolah Dasar.
2. Alat dan Bahan Mozaik Biji-Bijian
a. Kertas gambar berpola
b. Lem kayu
c. Biji-bijian (biji jagung, beras, kacang hijau, kedelai, dan ketan hitam)
3. Aturan Bermain Mozaik Biji-Bijian
Aturan bermainnya adalah sebagai berikut :
-

Anak-anak dikumpulkan dalam satu lingkaran.

Terapis menjelaskan aturan permainan, yaitu anak anak tidak boleh berebut
biji-bijian atau kertas gambar.

Masingmasing anak diberi biji-bijian (biji jagung, beras, kacang hijau, kedelai,
dan ketan hitam) dan kertas gambar yang telah terdapat pola.

Olesi kertas berpola menggunakan lem.

Tempel biji-bijian pada pola yang telah dibuat dan diolesi lem tadi, sesuai dengan
kreasi masing- masing anak (kombinasi warna dan jenis biji-bijian).

Anak anak diberi waktu selama 30 menit untuk membuat mozaik biji-bijian.

Pada akhir permainan, akan ditentukan 3 karya mozaik biji-bijian terbaik.

Pembuat karya-karya terbaik akan mendapatkan hadiah.