Anda di halaman 1dari 9

SAP ( SATUAN ACARA PENYULUHAN )

DIIT RENDAH GARAM

OLEH:
1. NIZAR JULIZA, S.Kep.
2. M. SYAWAL HARAHAP, S.Kep.

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS


FAKULTAS KEPERAWATAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2015
SATUAN ACARA PENYULUHAN

Tema

: Peningkatan pengetahuan tentang pengaruh garam untuk


pasien CKD di Ruang Hemodialisa, RSUP HAM Medan

Topik Penyuluhan

: Pengaruh garam untuk pasien CKD

Sasaran

: Pasien CKD dan keluarga di Ruang Hemodialisa, RSUP


HAM Medan

Tempat

: Ruang Hemodialisa, RSUP HAM Medan

Hari/tanggal

: Sabtu, 02 Mei 2015

Metode

: Ceramah dan Tanya Jawab

TUJUAN PENYULUHAN
a. Tujuan Umum
Setelah

diberikan

pendidikan

kesehatan

diharapkan

meningkatnya

pengetahuan tentang pengaruh garam untuk pada pasien CKD di Ruang


Hemodialisa, RSUP HAM Medan.
b. Tujuan Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan diharapkan pasien CKD dan keluarga di Ruang
Hemodialisa, RSUP HAM Medan :
1. Menyebutkan pengertian garam dengan bahasa yang sederhana
2. Menyebutkan tujuan diit rendah garam
3. MenjelaskanMengapa harus membatasi garam
4. Menyebutkan dampak konsumsi garam berlebih bagi organ tubuh minimal
3.
5. Menyebutkan manfaat Diit Rendah Garam minamal 2.
6. Menyebutkan bahan makanan yang sebaiknya dihindari minimal 3.
KEGIATAN PENYULUHAN
a. Materi :
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Pengertian garam
Tujuan diit rendah garam
Mengapa harus membatasi garam
Dampak konsumsi garam berlebih bagi organ tubuh
Manfaat Diit Rendah Garam
Bahan makanan yang sebaiknya dihindari

b. Langkah-langkah Kegiatan
No

1.

Kegiatan

Uraiankegiatan

Pembukaan

Pemateri
- Mengucapkan salam

Peserta
- Menjawab salam

(5 menit)

- Menyampaikan tujuan

- Menyetujui tujuan

- Mmelakukan apresiasi
2.

penyuluhan

- Mengikuti apresiasi
Penyuluhan - Mahasiswa menjelaskan tentang - Pasien dan keluarga
(15 menit)

diit rendah garam meliputi :

memperhatikan penjelasan

Pengertian, tujuan diit rendah

yang diberikan

garam, mengapa harus


membatasi garam, dampak
konsumsi garam berlebih bagi
organ tubuh, manfaat diit
rendah garam, bahan makanan
yang sebaiknya dihindari
- Mahasiswa memberikan
kesempatan kepada pasien dan
keluarga untuk
mempraktekkan napas dalam
- Mahasiswa memberikan

- Pasien dan keluarga


menanyakan tentang materi
yang belum dipahami.

kesempatan kepada pasien dan


keluarga untuk bertanya bila
ada penjelasan yang kurang
dipahami.
- Mahasiswa menstimulasi pasien

- Pasien dan keluarga


menjawab pertanyaan yang
diajukan.

dan keluarga lainnya untuk


menjawab pertanyaan yang
diajukan.
- Mahasiswa menjelaskan kembali

- Pasien dan kelurga


menanggapi stimulus

materi yang belum dipahami


- Pasien dan keluarga
memperhatikan penjelasan

5.

Penutup
(10 menit)

- Mahasiswa mengajukan

- Pasien dan keluarga

beberapa pertanyaan lisan

menjawab pertanyaan yang

untuk mengetahui tingkat

diajukan

pengetahuan pasien dan


keluarga tentang materi yang
telah diberikan
- Mahasiswa menyimpulkan
materi
- pasien memperhatikan.
- Mahasiswa mengucapkan salam

- Pasien dan keluarga


menjawab salam

penutup
SARANA PENUNJANG
a. Metode

: Ceramah, tanya jawab.

b. Media

: Leaflet

LAMPIRAN MATERI
DIIT RENDAH GARAM
1. Pengertian
Garam merupakan salah satu bumbu perasa yang paling digemari. Garam
sendiri adalah suatu mineral yang terdiri dari natrium klorida (40 persen
natrium dan 60 persen klorida). Garam merupakan sumber utama natrium dan
menjadi

unsur

yang

sangat

penting

bagi

kesehatan.

Tubuh

kita

membutuhkannya untuk membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh,


membantu mengirimkan impuls saraf dan proses kontraksi dan relaksasi otot.
2. Tujuan diit rendah garam
Membantu menghilangkan retensi garam/air dalam jaringan tubuh dan
menurunkan tekanan darah pada hipertensi seperti yang ada pada penyakit
jantung, ginjal, hati, kehamilan, dll.
3. Mengapa harus membatasi garam
Garam mempunyai sifat yang mudah menyerap air sehingga meningkatkan
rasa haus dan menahan air di tubuh. Ketika terlalu banyak garam dalam
tubuh, maka tubuh memerlukan air untuk mencairkan kandungan garam
dalam darah. Umumnya, sel-sel tubuh melepaskan simpanan air untuk
mengencerkan garam dari darah. Sel-sel membutuhkan air untuk bekerja dan
inilah yang menyebabkan Anda merasa lebih mudah haus setelah makan
garam. Konsumsi garam dalam jumlah berlebihan juga dapat merugikan
kesehatan, yang dapat menyebabkan gangguan keseimbangan kalsium dan
menyebabkan penyakit darah tinggi, sehingga memicu risiko penyakit
jantung.
4. Penyakit yang dapat timbul akibat mengkonsumsi garam berlebih bagi
organ tubuh
Tekanan darah tinggi (hipertensi) : Asupan garam yang tinggi
diketahui dapat meningkatkan tekanan darah, dimana diketahui
menyebabkan beberapa penyakit serius sperti penyakit jantung,
parlysis, dan struk. Fakta ini telah dibuktikan oleh penelitian
INTERSALT melibatkan lebih dari 10.000 orang pada 52 pusat studi,

meskipun efeknya (penyakit) berbeda antara satu orang dengan yang


lainnya. Asupan garam berlebihan akan meningkatkan jumlah
natrium dalam darah. Ketidakseimbangan ini membuat ginjal
kesulitan untuk membuang kelebihan air dari dalam tubuh. Tekanan
pada pembuluh darah dan kelebihan air di dalam tubuh meningkatkan
tekanan darah. Tekanan darah memicu risiko penyakit jantung, gagal
ginjal atau gangguan otak jika tidak terkontrol
Penyakit kardiovaskuler : Para peneliti yang bekerja dalam sebuah
penelitian besar yang dilakukan pada 2007 menemukan bahwa pasien
dengan tekanan darah tinggi yang normal mendapat keuntungan
secara signifikan dengan mengurangi asupan garam mereka, oleh
karena itu risiko mereka menderita penyakit kardiovaskuler menurun
hingga 25 persen untuk 10 hingga 15 tahun mendatang.
Kemungkinan mereka meninggal akibat penyakit kardiovaskuler pun
juga turun sebanyak 20 persen.
Stroke : Mereka yang mengonsumsi sedikit garam kurang rentan
untuk mengidap stroke. Bahkan, penelitian menyebutkan, mengurangi
satu gram asupan garam dapat menekan risiko mengalami stroke
hingga seperenam. Jika dikurangi dua gram, risiko menurun hingga
sepertiga, dan jika dikurangi tiga gram, kemungkinan terkena stroke
berkurang hingga setengahnya.
Kembung : Kurangnya air dalam tubuh karena garam berlebihan
menyebabkan kembung. Garam dapat menahan air pada tubuh dan
dapat menyebabkan kembung. Mengkonsumsi banyak air putih akan
membantu mengeluarkan atau kelebihan garam natrium dari tubuh
Jarang buang air kecil : Ginjal membantu mengencerkan garam
dengan memperlambat produksi urin dan konservasi air. Anda
mungkin merasa sensasi terbakar setelah buang air kecil. Hal ini
terutama karena kelangkaan air yang menyebabkan pembakaran pada
saat buang air kecil.
5. Manfaat Diit Garam
Agar dapat mengontrol tekanan darah
Alasan pertama yang bisa Anda jadikan acuan melakukan diet garam
adalah untuk mengontrol dan mengendalikan tekanan darah. Ini

sangat penting untuk diupayakan mengingat apabila kita memiliki


tekanan darah yang tidak terkontrol (tekanan darah tinggi), maka
resiko penyakit stroke atau jantung akan menghantui kehidupan
kesehatan Anda.
Mencegah osteoporosis
Osteoporosis adalah penyakit yang ditakuti sebagian besar manula
(manusia lanjut usia), tapi bukan hanya manula saja yang berpotensi
terserang penyakit pengeroposan tulang ini, karena manusia berumur
muda pun memiliki resiko yang tinggi apabila tubuhnya terlalu
banyak mendapatkan asupan garam yang terlampau banyak,
penyebabnya

adalah

kandungan

garam

dalam

tubuh

bisa

menghambat kalsium sebagai mineral pembentuk tubuh menjadi


kurang maksimal fungsinya.
Menghindari potensi terserang kanker lambung
Belum dijelaskan secara jelas tentang kandungan garam terhadap
penyakit kanker lambung, akan tetapi Anda harus segera
menimimalisir konsumsi garam apabila ingin menghindari potensi
penyakit ini, sebab beberapa penelitian menyebutkan bahwa manusia
yang tidak bisa mengontrol asupan garam dalam makanan yang
dikonsumsinya, sekitar 78 persennya terserang penyakit ini.
Menghindari dehidrasi dan rasa haus
Tidak perlu dijelaskan secara terinci tentang hal ini, karena Anda
pasti bisa merasakannya sendiri tentang rasa haus yang dirasakan
jika terlalu banyak asupan garam yang kita makan. Rasa haus ini
bisa mendatangkan potensi penyakit lain seperti obesitas apabila rasa
haus tersebut Anda obati dengan aneka minuman yang manis, tinggi
kadar soda, dan lain sebagainya.
6. Bahan makanan yang sebaiknya dihindari
Sumber karbohidrat: roti, biscuit, dan semua kue yang dibuat dengan
garam dapur dan soda
Sumber protein hewani: jeroan, keju, sarden, bahan makanan yang
diawetkan dengan garam dapur seperti ikan asin, kornet, dendeng,
abon, daging asap, ebi, ikan kaleng, telur asin
Sumber protein nabati: semua kacang-kacangan yang dimasak
dengan daram dapur.

Sayur-sayuran yang diawetkan dengan garam dapur: asinan, sawi


asin, sayuran dalam kaleng,
Lemak: margarine dan mentega biasa
Bumbu: garam, baking powder, soda kue, msg, kecap, terasi, petis,
tauco, tomato ketchup.

DAFTAR PUSTAKA
Alimul, A., A,. A. (2006). Pengantar kebutuhan dasar manusia 1. Jakarta:
Salemba Medika.
Potter, P.,A & Perry, A.,G.(2005). Buku ajar fundamental keperawatan:
Konsep,proses,dan praktik (edisi 4). Jakarta : EGC.
Smeltzer, S. C. & Bare, B. G. (2001). Buku ajar keperawatan medikal-bedah
Brunner & Suddarth (Edisi 8).Jakarta: EGC.