Anda di halaman 1dari 2

KHOTBAH EKSPOSITORI

PRIBADI YANG SUKSES ( Kejadian 50 : 19-21 )


Pendahuluan :
Sukses merupakan impian setiap manusia, akan tetapi setiap manusia
memiliki standard sukses menurut pemikiran mereka, itu berarti sukses adalah
sesuatu yang relatif. Sukses adalah pencapaian target yang maksimal, ada ukuran
di dalamnya. Nah yang menjadi pertanyaannya adalah apakah sukses menurut
manusia itu sesuai dengan sukses menurut Tuhan? sama seperti manusia memiliki
standard atau ukuran dalam kesuksesan, Tuhan juga memiliki standar sukses untuk
manusia. Bagaimana menjadi pribadi yang sukses menurut ukuran Tuhan?
Pribadi yang Sukses menurut ukuran Tuhan :
1. Sukses menempatkan Allah pada posisiNya ( ayat 19 )
Apa yang dilakukan oleh saudara-saudara yusuf sudah sepatutnya mendapat
pembalasan yang setimpal, akan tetapi yusuf tidak melakukannya. Mengapa
demikian? Kalimat yang dilontarkan yusuf aku inikah pengganti Allah?
menyatakan bahwa yusuf tahu apa yang seharusnya dia lakukan dan apa yang
seharusnya Tuhan lakukan dalam artian yusuf menempatkan Allah pada
posisiNya, bahwa Allah adalah hakim dari segala hakim, hanya Dialah yang berhak
memberi hukuman. Untuk dapat menempatkan Allah pada posisiNya, terlebih
dahulu kita harus mengenal siapa Allah yang kita sembah lalu mereview apa saja
yang telah Allah lakukan dalam hidup kita dan mengenal pribadi Allah melalui
pembelajaran Alkitab.
2. Sukses mengerti Rancangan Allah ( ayat 20 )
Dalam ayat ini yusuf menyatakan bahwa ia tahu bahwa Allah mereka-rekakan
kebaikan dalam kehidupannya, meskipun diawali oleh penderitaan. Dalam hal ini
yusuf bukan sok tau tentang apa yang Tuhan rancangkan, tetapi yusuf mengerti
dan percaya bahwa Allah yang dia sembah adalah Allah yang merancangkan
kebaikan dalam hidupnya. Begitu juga dengan kita manusia, walaupun sepanjang
perjalanan hidup kita banyak sekali masalah, cobaan, dan penderitaan, yakinlah
bahwa Allah yang kita sembah adalah Allah yang merancangkan damai sejahtera,
Allah yang merancangkan masa depan yang penuh harapan bagi kehidupan orang
yang percaya kepadaNya.
3. Sukses memberikan lebih dari yang diharapkan ( ayat 21)
Nats ini menceritakan penyesalan dari saudara-saudara yusuf yang telah
berbuat jahat padanya dan dengan rasa bersalah mereka mengharapkan
pengampunan dari yusuf. Tetapi yusuf bukan saja sekedar memberikan
pengampunan kepada saudara-saudaranya, ayat ini menjelaskan bahwa yusuf mau
menerima mereka dan mau menanggungjawabi kehidupan saudara-saudaranya
serta anak istri mereka. Dalam hal ini yusuf telah memberikan lebih dari yang di
harapkan dalam hal pengampunan. Masih banyak lagi hal hal lain yang dimana
kita sebagai orang yang percaya kepada Tuhan dituntut untuk memberikan lebih
dari yang diharapkan karena itulah yang membuat kita beda dan dari situlah
tercermin Pribadi Allah dalam kehidupan kita.

Penutup :
Menempatkan Allah pada posisiNya, Mengerti Rancangan Allah, Memberikan
lebih dari yang diharapkan adalah ukuran yang Tuhan letakkan melalui pribadi yusuf
yang juga menjadi ukuran yang Tuhan letakkan kepada kita orang orang percaya.
haleluya