Anda di halaman 1dari 1

Tinjauan Pustaka Sel Tumbuhan

Pada tumbuhan istilah sel meliputi protoplasma dan dinding sel yang ada
sedangkan pada organisme multi sel yang ada membentuk struktur kompleks yaitu
jaringan dan organ. Sel pada organisme multi sel tidak sama satu dengan lainnya
tetapi masing-masing memiliki struktur dan fungsi yang berbeda. Pada awalnya
struktur dinding sel yang ada pada tumbuhan dianggap sebagai sel mati hasil
ekskresi zat hidup dalam sel akan tetapi baru-baru ini makin banyak ditemui bukti
bahwa ada satuan organik yang ada diantara protoplas dan dinding, khususnya
pada sel muda. (Saktiono,1989)
Sel tumbuhan mempunyai dua bagian pokok yang berbeda dari sel hewan
yaitu vakuola, plastida dan dinding sel. Vakuola dan plastida merupakan bagian
hidup dari sel tumbuhan dan disebut protoplas. Sedangkan dinding sel yang
berfungsi untuk melindungi isi sel/lumen yang ada di protoplasma merupakan
bagian sel yang mati. Hal ini terlihat pada sel gabus tumbuhan yang tergolong sel
mati karena hanya memiliki inti sel dan sitoplasma, sehingga ruang antar selnya
kosong. Bentuk sel gabus heksagonal, tersusun rapat antara satu dengan lainnya.
Adapun jaringan-jaringan yang terdapat pada sel tumbuhan yaitu :
1. Jaringan epidermis terletak pada permukaan akar, daun, dan batang. Epidermis
dilapisi zat lemak yaitu kutikula dan kitin.
2. Jaringan parenkim dan kolenkim, parenkim atau jaringan dasar fungsinya
memperkuat kedudukan jaringan-jaringan lain. Jaringan ini terdapat pada seluruh
tumbuhan.
3. Sklerenkim, merupakan kumpulan dari sel-sel.
4. Jaringan meristem, yaitu sekelompok sel-sel yang aktif membelah dan
memperbanyak diri.
5. Jaringan pengangkut berfungsi untuk mengantarkan dan menyebarkan suatu zat
makanan yang diperlukan oleh sel tumbuhan. (Winarno,1981)